MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:29
Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah
JANGAN TINGGALKAN SEJARAH: Wabup saat menjadi irup saat meninggal mimbar utama upacara peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017.(FOTO WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi menegaskan, dengan peringatan hari pahlawan 10 November 2017 diharapkan semua dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia.  Menurutnya, perjuangan kemerdekaan itu tidak hanya berhenti pada 17 Agustus 1945 saja. Hal itu yang harus diingatkan kepada semua generasi muda Indonesia  khususnya di Kabupaten Malinau. “Sebab, pembangunan yang dirasakan sekarang ini juga bagian dari harga dari pejuang generasi masa lalu,” ungkap Wabup kepada media ini usai mimpin upacara peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2017 kemarin.

 “Sejarah itu adalah bagian dari hidup bangsa dan tidak hanya bangsa. Kitapun juga kalau diri kita mau tahu tentang kita, kita harus membuka sejarah kehidupan kita,” ungkap Wabup.

Wabup kembali menekankan, fakta –fakta sejarah tidak boleh disembunyikan agar generasi ke depan mengetahuinya. Jangan sampai generasi atau sejarah yang sampai ke generasi selanjutnya itu dilupakan begitu saja. Tetapi jika ada buku-buku sejarah yang dilupakan atau ditarik karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan, menurut Wabup boleh saja dilakukan agar generasi ke depan itu punya referensi dan pegangan untuk membangun generasi selanjutnya. “Banyak generasi tidak paham sejarah. Jangankan paham sejarah nasional, sejarah daerahnya mungkin saja tidak tahu atau sejarah keluarganya pun tidak tahu. Inilah yang kita harapkan jangan meninggalkan sejarah,” ungkap Wabup Topan Amrullah.

Dikatakan Wabup, meninggalkan sejarah sulit untuk membangun ke depannya karena ini menjadi pondansi untuk membangun bangsa dan negeri. “Jika tidak kuat sejarah, jangan salahkan perkembangan ke depan. Apalagi sekarang generasi muda milenial Z, tetapi masih banyak generasi muda X  yang masih bertahan tidak ingin memberikan estafet pembangunan negeri pada generasi Z,” imbuhnya.

“Contoh lagi,  di Kementerian Pemuda Dan Olahraga itu yang duduk disitu harusnya anak muda, karena mereka yang paham kondisi pemuda saat ini. Seperti kalau di KNPI atau KONI tidak menafikkan generasi tua atau X dan bebibummers itu generasi Z harus ada di dalamnya,”  tambahnya lagi.

Ditegaskan Wabup, dalam mewujudkan untuk membangun ada beberapa hal harus dipegang teguh. Yakni, negeri ini dibangun berdasarkan berbagai macam ras, suku dan golongan. Kembali kepada sejarah, bahwa generasi  muda 1928 misalnya di kalangan Islam, kalangan Indonesia Timur menyatu menghilangkan ego sektoral agamanya dan sukunya. Dengan begitu baru bsia membangun  generasi  dengan baik. Tapi, kata Wabup, kalau masih ada ego agama dan lainnya itu sangat dimungkinkan tidak dapat terwujud. Kedua, kata Wabup, tidak memunafikkan bahwa perbedaan itu ada dan memang Tuhan menciptakan manusia itu berbeda seperti dijelaskan dalam kitab suci agama Islam itu bahwa jelas dijalaskan Allah menciptakan manusia berjenis laki dan perempuan serta sudah berbeda-beda berlainan bangsa , ada bangsa yang berkulit warna merah , dan orang berkuit hitam. “Intinya, semua itu agar saling mengenal satu salam lain. Sama dengan Indonesia, kita 17.000 pulau dan lebih 700 suku. Jika semua memegang ego masing-masing, sudah dipastikan untuk membangun itu sangat sulit karena ada unsur perbedaanya, sama seperti di Malinau ada 10 etnis besar dan sejumlah paguyuban lainnya dari luar Malinau. “Kalau kita masih menggunakan ego sektoral etnis, jadi konflik. Kalau sudah konflik, kita tidak bisa membangun negeri ini harus bergotong royong dan meninggalkan atribut, atribut itu agama, suku maupun partai. Semua harus menyatu dalam perbedaan kita untuk membangun negeri,” tukasnya.(ida/puu)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 14:22

Batas Negara Segera Ditinjau Kembali

RADAR NUNUKAN Batas Negara Segera Ditinjau Kembali NUNUKAN – Garis perbatasan di Kabupaten Nunukan,…

Kamis, 21 Juni 2018 14:09

Dorong Kemampuan Anggota Kelola Koperasi

MALINAU - Dasar dilakukannya pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan pengawasn koperasi, tidak lain…

Kamis, 21 Juni 2018 14:04

Semua Harus Tersentuh Pembangunan

  MALINAU – Program pembangunan Gerakan Desa Membangun (Gerdema) yang dilaksanakan oleh Pemerintah…

Kamis, 21 Juni 2018 13:18

Bulan Depan Aco Ludayeh Digelar

MALINAU – Sesuai dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau mejadikan Malinau sebagai…

Kamis, 21 Juni 2018 13:07

Koperasi Harus Didukung SDM yang Profesional

MALINAU - Dasar dilakukannya pelatihan perkoperasian untuk pengurus dan pengawasn koperasi, tidak lain…

Rabu, 20 Juni 2018 11:36

Penyuluh Terapkan Pendekatan Partisipatif

MALINAU - Seorang penyuluh sudah sepantasnya melakukan inovasi dan kreativitas untuk meningkatkan produksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Program RT Bersih Menyadarkan Masyarakat

MALINAU - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Malinau menyukuri adanya…

Rabu, 20 Juni 2018 11:22

Jadi Percontohan, Semua Desa Dimampukan

MALINAU – Beberapa waktu lalu, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie, MM…

Rabu, 20 Juni 2018 11:21

21 Juni ASN Harus Masuk Kerja

MALINAU – Tinggal sehari lagi atau tepatnya Rabu (20/6), libur dan cuti bersama Hari Raya Idul…

Rabu, 20 Juni 2018 11:19

Tanpa Alasan Jelas, Sanksi Tegas Menanti!

MALINAU – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Malinau diimbau tepat waktu masuk kerja dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .