MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:29
Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah
JANGAN TINGGALKAN SEJARAH: Wabup saat menjadi irup saat meninggal mimbar utama upacara peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017.(FOTO WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi menegaskan, dengan peringatan hari pahlawan 10 November 2017 diharapkan semua dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia.  Menurutnya, perjuangan kemerdekaan itu tidak hanya berhenti pada 17 Agustus 1945 saja. Hal itu yang harus diingatkan kepada semua generasi muda Indonesia  khususnya di Kabupaten Malinau. “Sebab, pembangunan yang dirasakan sekarang ini juga bagian dari harga dari pejuang generasi masa lalu,” ungkap Wabup kepada media ini usai mimpin upacara peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2017 kemarin.

 “Sejarah itu adalah bagian dari hidup bangsa dan tidak hanya bangsa. Kitapun juga kalau diri kita mau tahu tentang kita, kita harus membuka sejarah kehidupan kita,” ungkap Wabup.

Wabup kembali menekankan, fakta –fakta sejarah tidak boleh disembunyikan agar generasi ke depan mengetahuinya. Jangan sampai generasi atau sejarah yang sampai ke generasi selanjutnya itu dilupakan begitu saja. Tetapi jika ada buku-buku sejarah yang dilupakan atau ditarik karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan, menurut Wabup boleh saja dilakukan agar generasi ke depan itu punya referensi dan pegangan untuk membangun generasi selanjutnya. “Banyak generasi tidak paham sejarah. Jangankan paham sejarah nasional, sejarah daerahnya mungkin saja tidak tahu atau sejarah keluarganya pun tidak tahu. Inilah yang kita harapkan jangan meninggalkan sejarah,” ungkap Wabup Topan Amrullah.

Dikatakan Wabup, meninggalkan sejarah sulit untuk membangun ke depannya karena ini menjadi pondansi untuk membangun bangsa dan negeri. “Jika tidak kuat sejarah, jangan salahkan perkembangan ke depan. Apalagi sekarang generasi muda milenial Z, tetapi masih banyak generasi muda X  yang masih bertahan tidak ingin memberikan estafet pembangunan negeri pada generasi Z,” imbuhnya.

“Contoh lagi,  di Kementerian Pemuda Dan Olahraga itu yang duduk disitu harusnya anak muda, karena mereka yang paham kondisi pemuda saat ini. Seperti kalau di KNPI atau KONI tidak menafikkan generasi tua atau X dan bebibummers itu generasi Z harus ada di dalamnya,”  tambahnya lagi.

Ditegaskan Wabup, dalam mewujudkan untuk membangun ada beberapa hal harus dipegang teguh. Yakni, negeri ini dibangun berdasarkan berbagai macam ras, suku dan golongan. Kembali kepada sejarah, bahwa generasi  muda 1928 misalnya di kalangan Islam, kalangan Indonesia Timur menyatu menghilangkan ego sektoral agamanya dan sukunya. Dengan begitu baru bsia membangun  generasi  dengan baik. Tapi, kata Wabup, kalau masih ada ego agama dan lainnya itu sangat dimungkinkan tidak dapat terwujud. Kedua, kata Wabup, tidak memunafikkan bahwa perbedaan itu ada dan memang Tuhan menciptakan manusia itu berbeda seperti dijelaskan dalam kitab suci agama Islam itu bahwa jelas dijalaskan Allah menciptakan manusia berjenis laki dan perempuan serta sudah berbeda-beda berlainan bangsa , ada bangsa yang berkulit warna merah , dan orang berkuit hitam. “Intinya, semua itu agar saling mengenal satu salam lain. Sama dengan Indonesia, kita 17.000 pulau dan lebih 700 suku. Jika semua memegang ego masing-masing, sudah dipastikan untuk membangun itu sangat sulit karena ada unsur perbedaanya, sama seperti di Malinau ada 10 etnis besar dan sejumlah paguyuban lainnya dari luar Malinau. “Kalau kita masih menggunakan ego sektoral etnis, jadi konflik. Kalau sudah konflik, kita tidak bisa membangun negeri ini harus bergotong royong dan meninggalkan atribut, atribut itu agama, suku maupun partai. Semua harus menyatu dalam perbedaan kita untuk membangun negeri,” tukasnya.(ida/puu)


BACA JUGA

Jumat, 24 November 2017 11:40

Sistem Pemerintahan ada Bagian-bagiannya

MALINAU – Di hadapan para kepala desa (kades) yang baru dilantik pada hari Selasa (21/11), Bupati…

Jumat, 24 November 2017 11:38

Wujudkan Administrasi yang Bersih

MALINAU – Demi menjaga tertib administrasi, pemerintah daerah melalui Bagian Keuangan adakan  pelaksanaan…

Jumat, 24 November 2017 11:35

Bantuan Sifatnya Hanya Stimulan

MALINAU-Koordinator Wilayah Kalimantan Utara Kementerian Kelautan Perikanan RI, Ir Wahyutomo mengungkapkan,…

Kamis, 23 November 2017 11:59

Semua Kegiatan Harus Rampung

MALINAU-Bupati  Dr Yansen TP MSi meminta kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang ada di…

Kamis, 23 November 2017 11:56

Kades Jadi Kekuatan Pembangunan Malinau

MALINAU-Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi menegaskan, para kepala desa (Kades) harus menjadi kekuatan…

Kamis, 23 November 2017 11:54

Bakal Diramaikan Delapan Pemain Nasional

MALINAU - Tournamen sepakbola Bupati Malinau Cup II yang digelar di Stadion Kabupaten Malinau bakal…

Rabu, 22 November 2017 12:06

Bupati Lantik 28 Kepala Desa

MALINAU - Pelantikan dan pengambilan sumpah janji kepala desa (Kades) terpilih periode 2017-2023 oleh…

Rabu, 22 November 2017 12:00

Bupati: Malinau Lebih Dulu Fokus Membangun Desa

MALINAU - Bupati Malinau Dr Yansen TP MSi menegaskan, sebagai bupati dirinya sangat menghargai hasil…

Rabu, 22 November 2017 11:55

Kades Harus Paham Tentang Pemerintahan Desa

MALINAU – Usai dilantik di ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, di hari yang sama, Selasa (21/11),…

Rabu, 22 November 2017 11:52

Keputusan Tetap Pada Gubernur

Batas akhir rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2018 yang harus dikumpulkan Pemerintah Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .