MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:29
Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah
JANGAN TINGGALKAN SEJARAH: Wabup saat menjadi irup saat meninggal mimbar utama upacara peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017.(FOTO WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi menegaskan, dengan peringatan hari pahlawan 10 November 2017 diharapkan semua dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia.  Menurutnya, perjuangan kemerdekaan itu tidak hanya berhenti pada 17 Agustus 1945 saja. Hal itu yang harus diingatkan kepada semua generasi muda Indonesia  khususnya di Kabupaten Malinau. “Sebab, pembangunan yang dirasakan sekarang ini juga bagian dari harga dari pejuang generasi masa lalu,” ungkap Wabup kepada media ini usai mimpin upacara peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2017 kemarin.

 “Sejarah itu adalah bagian dari hidup bangsa dan tidak hanya bangsa. Kitapun juga kalau diri kita mau tahu tentang kita, kita harus membuka sejarah kehidupan kita,” ungkap Wabup.

Wabup kembali menekankan, fakta –fakta sejarah tidak boleh disembunyikan agar generasi ke depan mengetahuinya. Jangan sampai generasi atau sejarah yang sampai ke generasi selanjutnya itu dilupakan begitu saja. Tetapi jika ada buku-buku sejarah yang dilupakan atau ditarik karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan, menurut Wabup boleh saja dilakukan agar generasi ke depan itu punya referensi dan pegangan untuk membangun generasi selanjutnya. “Banyak generasi tidak paham sejarah. Jangankan paham sejarah nasional, sejarah daerahnya mungkin saja tidak tahu atau sejarah keluarganya pun tidak tahu. Inilah yang kita harapkan jangan meninggalkan sejarah,” ungkap Wabup Topan Amrullah.

Dikatakan Wabup, meninggalkan sejarah sulit untuk membangun ke depannya karena ini menjadi pondansi untuk membangun bangsa dan negeri. “Jika tidak kuat sejarah, jangan salahkan perkembangan ke depan. Apalagi sekarang generasi muda milenial Z, tetapi masih banyak generasi muda X  yang masih bertahan tidak ingin memberikan estafet pembangunan negeri pada generasi Z,” imbuhnya.

“Contoh lagi,  di Kementerian Pemuda Dan Olahraga itu yang duduk disitu harusnya anak muda, karena mereka yang paham kondisi pemuda saat ini. Seperti kalau di KNPI atau KONI tidak menafikkan generasi tua atau X dan bebibummers itu generasi Z harus ada di dalamnya,”  tambahnya lagi.

Ditegaskan Wabup, dalam mewujudkan untuk membangun ada beberapa hal harus dipegang teguh. Yakni, negeri ini dibangun berdasarkan berbagai macam ras, suku dan golongan. Kembali kepada sejarah, bahwa generasi  muda 1928 misalnya di kalangan Islam, kalangan Indonesia Timur menyatu menghilangkan ego sektoral agamanya dan sukunya. Dengan begitu baru bsia membangun  generasi  dengan baik. Tapi, kata Wabup, kalau masih ada ego agama dan lainnya itu sangat dimungkinkan tidak dapat terwujud. Kedua, kata Wabup, tidak memunafikkan bahwa perbedaan itu ada dan memang Tuhan menciptakan manusia itu berbeda seperti dijelaskan dalam kitab suci agama Islam itu bahwa jelas dijalaskan Allah menciptakan manusia berjenis laki dan perempuan serta sudah berbeda-beda berlainan bangsa , ada bangsa yang berkulit warna merah , dan orang berkuit hitam. “Intinya, semua itu agar saling mengenal satu salam lain. Sama dengan Indonesia, kita 17.000 pulau dan lebih 700 suku. Jika semua memegang ego masing-masing, sudah dipastikan untuk membangun itu sangat sulit karena ada unsur perbedaanya, sama seperti di Malinau ada 10 etnis besar dan sejumlah paguyuban lainnya dari luar Malinau. “Kalau kita masih menggunakan ego sektoral etnis, jadi konflik. Kalau sudah konflik, kita tidak bisa membangun negeri ini harus bergotong royong dan meninggalkan atribut, atribut itu agama, suku maupun partai. Semua harus menyatu dalam perbedaan kita untuk membangun negeri,” tukasnya.(ida/puu)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:02

Bangun Lapangan Terbang, Bupati Terima Hibahan Tanah

MALINAU – Atas nama pemerintah daerah, Bupati Malinau Dr. Yansen…

Selasa, 18 Desember 2018 14:00

Jelang Natal dan Tahun Baru, Dishub Pantau Tiga Tempat

MALINAU – Untuk memastikan kesiapan pelayanan transportasi menyambut Natal dan…

Selasa, 18 Desember 2018 13:59

Long Sule dan Long Pipa Desa Beprestasi

MALINAU – Walaupun berada jauh dari ibu kota Kabupaten Malinau,…

Senin, 17 Desember 2018 12:28

Bupati: Presiden Saja Beri Apresiasi, Apalagi Saya!

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan, dirinya…

Senin, 17 Desember 2018 12:25

Masyarakat Bangga, Setiap Tahun Dikunjungi Bupati

MALINAU – Masyarakat Desa Long Sule dan Long Pipa, Kecamatan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:32

Pembersihan Terkendala Keterbatasan Alat

MALINAU – Dinilai tak layak lagi karena dipenuhi tanaman liar,…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:28

Stunting Turun 27 Persen

MALINAU – Stunting (kondisi di mana anak mengalami gangguan pertumbuhan…

Jumat, 14 Desember 2018 14:20

Makna Natal, Membangun Kesetaraan dan Kebersamaan

MALINAU – Memasuki perjalanan hari kelima Perjalanan Ibadah Natal Bupati…

Jumat, 14 Desember 2018 14:18

Bupati Wajibkan Masyarakat Berperan Aktif Dalam Gerdema

MALINAU – Mendengar apa yang disampaikan Camat Malinau Barat Lewi,…

Jumat, 14 Desember 2018 14:16

Masyarakat Malinau Barat Sangat Merasakan Dampak Positif Gerdema

MALINAU – Dalam Perjalanan Ibadah Natal Bupati Malinau Tahun 2018,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .