MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:29
Pemuda Jangan Meninggalkan Sejarah
JANGAN TINGGALKAN SEJARAH: Wabup saat menjadi irup saat meninggal mimbar utama upacara peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017.(FOTO WIDAYAT/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU-Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah SPd MSi menegaskan, dengan peringatan hari pahlawan 10 November 2017 diharapkan semua dapat mengingat kembali sejarah bangsa Indonesia.  Menurutnya, perjuangan kemerdekaan itu tidak hanya berhenti pada 17 Agustus 1945 saja. Hal itu yang harus diingatkan kepada semua generasi muda Indonesia  khususnya di Kabupaten Malinau. “Sebab, pembangunan yang dirasakan sekarang ini juga bagian dari harga dari pejuang generasi masa lalu,” ungkap Wabup kepada media ini usai mimpin upacara peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2017 kemarin.

 “Sejarah itu adalah bagian dari hidup bangsa dan tidak hanya bangsa. Kitapun juga kalau diri kita mau tahu tentang kita, kita harus membuka sejarah kehidupan kita,” ungkap Wabup.

Wabup kembali menekankan, fakta –fakta sejarah tidak boleh disembunyikan agar generasi ke depan mengetahuinya. Jangan sampai generasi atau sejarah yang sampai ke generasi selanjutnya itu dilupakan begitu saja. Tetapi jika ada buku-buku sejarah yang dilupakan atau ditarik karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan, menurut Wabup boleh saja dilakukan agar generasi ke depan itu punya referensi dan pegangan untuk membangun generasi selanjutnya. “Banyak generasi tidak paham sejarah. Jangankan paham sejarah nasional, sejarah daerahnya mungkin saja tidak tahu atau sejarah keluarganya pun tidak tahu. Inilah yang kita harapkan jangan meninggalkan sejarah,” ungkap Wabup Topan Amrullah.

Dikatakan Wabup, meninggalkan sejarah sulit untuk membangun ke depannya karena ini menjadi pondansi untuk membangun bangsa dan negeri. “Jika tidak kuat sejarah, jangan salahkan perkembangan ke depan. Apalagi sekarang generasi muda milenial Z, tetapi masih banyak generasi muda X  yang masih bertahan tidak ingin memberikan estafet pembangunan negeri pada generasi Z,” imbuhnya.

“Contoh lagi,  di Kementerian Pemuda Dan Olahraga itu yang duduk disitu harusnya anak muda, karena mereka yang paham kondisi pemuda saat ini. Seperti kalau di KNPI atau KONI tidak menafikkan generasi tua atau X dan bebibummers itu generasi Z harus ada di dalamnya,”  tambahnya lagi.

Ditegaskan Wabup, dalam mewujudkan untuk membangun ada beberapa hal harus dipegang teguh. Yakni, negeri ini dibangun berdasarkan berbagai macam ras, suku dan golongan. Kembali kepada sejarah, bahwa generasi  muda 1928 misalnya di kalangan Islam, kalangan Indonesia Timur menyatu menghilangkan ego sektoral agamanya dan sukunya. Dengan begitu baru bsia membangun  generasi  dengan baik. Tapi, kata Wabup, kalau masih ada ego agama dan lainnya itu sangat dimungkinkan tidak dapat terwujud. Kedua, kata Wabup, tidak memunafikkan bahwa perbedaan itu ada dan memang Tuhan menciptakan manusia itu berbeda seperti dijelaskan dalam kitab suci agama Islam itu bahwa jelas dijalaskan Allah menciptakan manusia berjenis laki dan perempuan serta sudah berbeda-beda berlainan bangsa , ada bangsa yang berkulit warna merah , dan orang berkuit hitam. “Intinya, semua itu agar saling mengenal satu salam lain. Sama dengan Indonesia, kita 17.000 pulau dan lebih 700 suku. Jika semua memegang ego masing-masing, sudah dipastikan untuk membangun itu sangat sulit karena ada unsur perbedaanya, sama seperti di Malinau ada 10 etnis besar dan sejumlah paguyuban lainnya dari luar Malinau. “Kalau kita masih menggunakan ego sektoral etnis, jadi konflik. Kalau sudah konflik, kita tidak bisa membangun negeri ini harus bergotong royong dan meninggalkan atribut, atribut itu agama, suku maupun partai. Semua harus menyatu dalam perbedaan kita untuk membangun negeri,” tukasnya.(ida/puu)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 09:41

Masyarakat Dilarang Tebang Kayu di DAS

MALINAU – Untuk menjaga kelestarian alam dan juga menjaga sumber air untuk masyarakat Kabupaten…

Sabtu, 24 Februari 2018 09:40

Polres Malinau Miliki Dua Pejabat Baru

MALINAU – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Malinau AKBP Bestari H. Harahap, SIK, MT, Jumat…

Jumat, 23 Februari 2018 10:44

Penerbangan Perdana, Seat Penuh

MALINAU – Harapan masyarakat Kabupaten Malinau dan sekitarnya memiliki pilihan moda transportasi…

Jumat, 23 Februari 2018 10:13

Kades Harus Paham UU tentang Desa

MALINAU – Sebagai penyelenggara pemerintahan di desa, Kepala Desa (Kades) harus paham Undang-undang…

Jumat, 23 Februari 2018 10:11

Puluhan PPL Terima SK Perpanjangan Kontrak Kerja

MALINAU - Sebanyak 24 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang diperpanjang kontrak kerjanya oleh…

Jumat, 23 Februari 2018 10:03

Wings Air Layani Malinau, Pemkab Ucapkan Terima Kasih

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:00

Yansen TP Tekankan Aparat Desa Bekerja Sesuai Aturan

MALINAU-Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si  kembali mengingatkan kepada seluruh aparat desa bahwa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:04

Tingkatkan Kapasitas Aparat-Lembaga Desa

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:02

Pemerintahan Desa Harus Mampu

MALINAU – Pembangunan di Kabupaten Malinau bertumpu pada desa dan Rukun Tetangga (RT), untuk itu…

Kamis, 22 Februari 2018 10:01

Bupati Malinau Harapkan Berkelanjutan

MALINAU-Bupati Malinau Dr.Yansen TP,MSi menegaskan, penandatanganan  Memorandum of Understanding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .