MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 11 November 2017 10:27
Jembatan Tambang AMNK Ambruk
AMBRUK: Kondisi Jembatan AMNK yang jebol oleh derasnya aliran sungai. DOK. FPPM MALINAU

PROKAL.CO, MALINAU – General Manager (GM) PT Artha Marth Nahakramo (AMNK) Iwan Norman, pastikan jebolnya jembatan menuju tambang milik AMNK tidak menghambat pekerjaan, karena hanya timbunan yang tergerus air disatu sisi.

“Itu jalan timbunan tanah yang munuju jembatan tergerus air, kalau jembatanya tidak masalah,” ungkapnya saat bekomunikasi dengan awak media melalui pesan singkat (10/11) sekitar pukul  14.35 WITA, karena yang bersangkutan masih berada diluar daerah menjalani cuti.

Saat ditanya lebih lanjut terkait kelangsungan operasional tambang dirinya mengaku tidak ada masalah karena semua pekerja masih melakukan aktifitas. “Soal pekerjaan saat ini masih terus beraktivitas ditambang. Saat ini masih menunggu air surut baru akan dilakukan penimbunan kembali dilokasi jembatan yang tergerus,” lanjutnya.

Selain itu terkait Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) infonya telah dilakukan di PT.AMNK beberapa waktu lalu oleh Tim dari Provinsi tidak akan berpengaruh. “Terkait Proper masih 6 bulan kedepan penilaianya, kami akan lakukan yang terbaik,” jelasnya. Jeda waktu satu jam sekitar pukul 15.30 WITA menurut pengakuan Ketua Forum Pemuda Peduli Malinau (FPPM) Malinau Elisa yang sempat mengunjungi lokasi dimana jembatan AMNK jebol berbanding terbalik, karena Elisa mengungkapkan bahwa kondisi jembatan sangat memperihatinkan karena susah dilalui.

“Kita baru pulang dari sana, tapi tidak ketemu dengan Managernya. Pengamatan kita dilapangan sangat miris, karena jembatan itu sangat memperihatinkan, bisa dilihat dari foto-foto dan video,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa dari awal kontruksi jembatan itu sudah menjadi masalah karena tidak sesuai. “Jembatan itu kontruksinya memang sudah salah dari awal. Harusnya perusahaan memperhitungkan betul-betul dengan kondisi dilapangan,” tegasnya.

Sambungnya lagi. “Saat kita mau bertolak pulang dari lokasi tadi, karena ada beberapa petugas tambang justru membuka panel bendungan limbah yang mengarah kesungai, itu yang kita curigai justru membuang limbah kesungai karena kondisi sungai sedang deras,” pungkasnya. (ewy/puu)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:42

Pandangan Umum DPRD Sangat Diapresiasi

MALINAU – Sebelum menyampaikan jawaban atas pandangan umum dari fraksi-fraksi…

Selasa, 13 November 2018 11:41

Hari Pahlawan Wajib Diperingati

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan bahwa…

Selasa, 13 November 2018 11:39

Demi Menegakkan NKRI, Pahlawan Korbankan Jiwa Raga

MALINAU - Pada momentum upacara peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan…

Senin, 12 November 2018 13:23

FKUB Harmoniskan Kehidupan Masyarakat

MALINAU – Usai mengukuhkan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)…

Senin, 12 November 2018 13:21

Pengurus FKUB Periode 2018-2023 Dikukuhkan

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si, Jumat (9/11),…

Senin, 12 November 2018 13:19

Inovatif, Malinau Juara II TTG Tingkat Nasional

MALINAU – Jumat (9/11), Mujiono, ST didampingi, Sofiana, Kepala Bidang…

Senin, 12 November 2018 08:24

Akses Sulit, Buka Jalan 1.000 Meter

MALINAU – Pembukaan jalan 1.000 meter untuk membantu memudahkan akses…

Senin, 12 November 2018 08:22

Fasilitas Masih Kurang, Petani Minta Dibuatkan Irigasi

MALINAU – Beras Daerah (Rasda) menjadi salah satu program unggulan…

Jumat, 09 November 2018 11:53

Diklat Tidak Hanya Formalitas

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan dan…

Jumat, 09 November 2018 11:52

ASN Punya Tanggung Jawab Besar

MALINAU – Aparatur Sipil Negara (ASN) pnuya tanggung jawab besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .