MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 07 November 2017 13:27
Bakar Solar Masih Belum Cukup

Pemadaman Bergilir Kembali Terjadwalkan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemadaman bergilir kembali diterapkan oleh PT. PLN Unit Layanan Khusus  (ULK)  Tarakan, lantaran persoalan kekurangan pasokan gas masih terjadi. Padahal pembakaran solar telah dilakukan namun belum juga bisa mencukupi.

Manager pada PT. PLN (Persero) ULK Tarakan, Totok Suharto mengatakan jadwal pemadaman bergilir kembali diterapkan PLN dalam sepekan ini. Pemadaman bergilir yang terjadwalkan sejak Senin (6/11) hingga Senin pekan depan (jadwal pemadaman dapat dibaca selengkapnya di halaman A2).

Pemadaman ini kata Totok,  tergantung dari pasokan gas yang dikirim dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, yang saat ini hanya bisa menyuplai sekira 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Dalam hal ini dari segi mesin pembangkit dan jaringan milik PLN tidak ada masalah, hanya saja peran pasokan gas sangat berpengaruh.

“Jadi kita tidak bisa prediksi pemadamannya sampai kapan, tergantung dari pasokan gas dari Pertamina Bunyu,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (6/11).

Jika pasokan gas kembali normal, maka jadwal pemadaman tersebut sudah tidak berlaku. Tetapi tidak menutup kemungkinan pemadaman dilakukan jika ada pemeliharaan peralatan-peralatan. “Kalau gasnya belum stabil maka jadwal pemadaman tetap berlaku sehingga masyarakat bisa tahu,” jelasnya.

Dalam mengatasi kekurangan pasokan gas, PLN sudah menggunakan mesin diesel dengan daya 13,9 Megawatt (MW). Hanya saja tidak dapat menutup kekurangan pasokan gas dari Pertamina Bunyu. Dengan demikian PLN tetap berharap agar apa yang diupayakan oleh Pertamina Bunyu dapat segera mengatasi kekurangan pasokan gas ini.

“Meskipun solar sudah digunakan tapi pemadaman tetap terjadi, karena tidak bisa menutup kekurangan gas,” terangnya.

Secara terpisah, Asisten Manger Tekhnik, Suyatmanto menambahkan, belakangan ini maraknya pencurian peralatan PLN seperti kabel gardu, pengaman trafo di daerah Markoni. Hal ini tentu juga berdampak pada pemadaman aliran listrik.

“Jadi kalau pengaman trafonya dicuri kan nanti trafonya bisa meledak, nah ke depannya kan bisa terjadi pemadaman juga,” beber Suyatmanto.

Dengan demikian, ia berharap agar masyarakat yang melihat kejadian serupa dapat segera melaporkan ke pihak keamanan maupun PLN. “Jadi semoga masyarakat melaporkan lah kalau ada melihat seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Humas PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, Wahyu Pribadi Oetomo mengatakan sejauh ini pasokan gas yang disuplay ke PLN Tarakan sebesar 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Sedangkan untuk per 6 November belum dapat dilaporkan pasokan yang disuplay ke PLN.

“Kalau untuk yang hari ini belum bisa dilaporkan karena kan jangka waktunya 24 jam, jadi laporannya besok pagi,” terangnya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Senin (6/11).

Untuk mengantisipasi produktivitas pasokan gas menurun, pihaknya terus melakukan perawatan sumur, dan pindah lapisan ke lapisan yang lainnya melalui kegiatan work over atau kerja ulang sumur. Sebab sekira 50 sumur yang aktif, sehingga mana yang dapat diproduksi maka akan disalurkan ke PLN Tarakan.

“Jadi alat pengeboran sudah beroperasi selama 24 jam untuk mencari sumber cadangan migas yang baru, jadi semoga melalui kegiatan ini bisa mendapatkan gas untuk pelanggan,” harap Wahyu. (*/one/nri)


BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 15:31

Mencari Bantuan, Malah Diminta Menunjukkan KTP

PALU - Warga Desa O’o, Kecamatan Kulawi Selatan, Kabupaten Sigi akhirnya dapat bernapas lega.…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:25

Pengajuan Izin Sempat ‘Dipimpong’

TARAKAN – Izin operasional transportasi online hingga kini masih bergulir. Padahal pengajuan tersebut…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:15

Santap Siang Bersama Dahlan Iskan, Nikmati Masakan Khas Banjar

Salah seorang di antara 35 pelajar Kaltara yang ikut program beasiswa  Indonesia Tionghoa Culture…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:10

Mulai Mahal, Bulog Jual Beras Murah

TARAKAN - Program penjualan beras murah yang digagas PT Bulog, membuat sebagian besar masyarakat cukup…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:39

Banyak SD Belum Sesuai Standar

TARAKAN – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:32

Kondisi Posyandu Memprihatinkan

TARAKAN – Ketua RT 3, Kelurahan Sebengkok, Syamsudin mengatakan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)…

Kamis, 18 Oktober 2018 12:12

Bawaslu: Jangan Terjun ke Politik Tanpa Tahu Aturan

Tarakan — Tahapan kampanye pilpres dan Pileg 2019 yang rawan terhadap pelanggaran, membuat Badan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:44

2018, Pencari Kerja 1.186 Jiwa

LEDAKAN penduduk semakin tinggi dan tidak diimbangi dengan pertumbuhan lapangan kerja menyebabkan meningkatnya…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:40

Wali Kota Harapkan Bantuan Pusat

TARAKAN – Masih adanya beberapa infrastruktur penunjang olahraga di Tarakan yang perlu mendapatkan…

Kamis, 18 Oktober 2018 11:38

ISU CDOB, KURANG MENDULANG SUARA

TARAKAN – Calon daerah otonomi baru (CDOB) kembali jadi bancakan sejumlah elit parpol yang akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .