MANAGED BY:
SENIN
16 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 07 November 2017 13:27
Bakar Solar Masih Belum Cukup

Pemadaman Bergilir Kembali Terjadwalkan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemadaman bergilir kembali diterapkan oleh PT. PLN Unit Layanan Khusus  (ULK)  Tarakan, lantaran persoalan kekurangan pasokan gas masih terjadi. Padahal pembakaran solar telah dilakukan namun belum juga bisa mencukupi.

Manager pada PT. PLN (Persero) ULK Tarakan, Totok Suharto mengatakan jadwal pemadaman bergilir kembali diterapkan PLN dalam sepekan ini. Pemadaman bergilir yang terjadwalkan sejak Senin (6/11) hingga Senin pekan depan (jadwal pemadaman dapat dibaca selengkapnya di halaman A2).

Pemadaman ini kata Totok,  tergantung dari pasokan gas yang dikirim dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, yang saat ini hanya bisa menyuplai sekira 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Dalam hal ini dari segi mesin pembangkit dan jaringan milik PLN tidak ada masalah, hanya saja peran pasokan gas sangat berpengaruh.

“Jadi kita tidak bisa prediksi pemadamannya sampai kapan, tergantung dari pasokan gas dari Pertamina Bunyu,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (6/11).

Jika pasokan gas kembali normal, maka jadwal pemadaman tersebut sudah tidak berlaku. Tetapi tidak menutup kemungkinan pemadaman dilakukan jika ada pemeliharaan peralatan-peralatan. “Kalau gasnya belum stabil maka jadwal pemadaman tetap berlaku sehingga masyarakat bisa tahu,” jelasnya.

Dalam mengatasi kekurangan pasokan gas, PLN sudah menggunakan mesin diesel dengan daya 13,9 Megawatt (MW). Hanya saja tidak dapat menutup kekurangan pasokan gas dari Pertamina Bunyu. Dengan demikian PLN tetap berharap agar apa yang diupayakan oleh Pertamina Bunyu dapat segera mengatasi kekurangan pasokan gas ini.

“Meskipun solar sudah digunakan tapi pemadaman tetap terjadi, karena tidak bisa menutup kekurangan gas,” terangnya.

Secara terpisah, Asisten Manger Tekhnik, Suyatmanto menambahkan, belakangan ini maraknya pencurian peralatan PLN seperti kabel gardu, pengaman trafo di daerah Markoni. Hal ini tentu juga berdampak pada pemadaman aliran listrik.

“Jadi kalau pengaman trafonya dicuri kan nanti trafonya bisa meledak, nah ke depannya kan bisa terjadi pemadaman juga,” beber Suyatmanto.

Dengan demikian, ia berharap agar masyarakat yang melihat kejadian serupa dapat segera melaporkan ke pihak keamanan maupun PLN. “Jadi semoga masyarakat melaporkan lah kalau ada melihat seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Humas PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, Wahyu Pribadi Oetomo mengatakan sejauh ini pasokan gas yang disuplay ke PLN Tarakan sebesar 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Sedangkan untuk per 6 November belum dapat dilaporkan pasokan yang disuplay ke PLN.

“Kalau untuk yang hari ini belum bisa dilaporkan karena kan jangka waktunya 24 jam, jadi laporannya besok pagi,” terangnya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Senin (6/11).

Untuk mengantisipasi produktivitas pasokan gas menurun, pihaknya terus melakukan perawatan sumur, dan pindah lapisan ke lapisan yang lainnya melalui kegiatan work over atau kerja ulang sumur. Sebab sekira 50 sumur yang aktif, sehingga mana yang dapat diproduksi maka akan disalurkan ke PLN Tarakan.

“Jadi alat pengeboran sudah beroperasi selama 24 jam untuk mencari sumber cadangan migas yang baru, jadi semoga melalui kegiatan ini bisa mendapatkan gas untuk pelanggan,” harap Wahyu. (*/one/nri)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 20:22

Padahal Selalu Ada Pemeliharaan, Tapi Listrik Sering Padam

  TARAKAN - Masyarakat Tarakan mengeluh lantaran listrik PLN kembali padam hampir di seluruh wilayah,…

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .