MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 07 November 2017 13:27
Bakar Solar Masih Belum Cukup

Pemadaman Bergilir Kembali Terjadwalkan

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemadaman bergilir kembali diterapkan oleh PT. PLN Unit Layanan Khusus  (ULK)  Tarakan, lantaran persoalan kekurangan pasokan gas masih terjadi. Padahal pembakaran solar telah dilakukan namun belum juga bisa mencukupi.

Manager pada PT. PLN (Persero) ULK Tarakan, Totok Suharto mengatakan jadwal pemadaman bergilir kembali diterapkan PLN dalam sepekan ini. Pemadaman bergilir yang terjadwalkan sejak Senin (6/11) hingga Senin pekan depan (jadwal pemadaman dapat dibaca selengkapnya di halaman A2).

Pemadaman ini kata Totok,  tergantung dari pasokan gas yang dikirim dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, yang saat ini hanya bisa menyuplai sekira 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Dalam hal ini dari segi mesin pembangkit dan jaringan milik PLN tidak ada masalah, hanya saja peran pasokan gas sangat berpengaruh.

“Jadi kita tidak bisa prediksi pemadamannya sampai kapan, tergantung dari pasokan gas dari Pertamina Bunyu,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Senin (6/11).

Jika pasokan gas kembali normal, maka jadwal pemadaman tersebut sudah tidak berlaku. Tetapi tidak menutup kemungkinan pemadaman dilakukan jika ada pemeliharaan peralatan-peralatan. “Kalau gasnya belum stabil maka jadwal pemadaman tetap berlaku sehingga masyarakat bisa tahu,” jelasnya.

Dalam mengatasi kekurangan pasokan gas, PLN sudah menggunakan mesin diesel dengan daya 13,9 Megawatt (MW). Hanya saja tidak dapat menutup kekurangan pasokan gas dari Pertamina Bunyu. Dengan demikian PLN tetap berharap agar apa yang diupayakan oleh Pertamina Bunyu dapat segera mengatasi kekurangan pasokan gas ini.

“Meskipun solar sudah digunakan tapi pemadaman tetap terjadi, karena tidak bisa menutup kekurangan gas,” terangnya.

Secara terpisah, Asisten Manger Tekhnik, Suyatmanto menambahkan, belakangan ini maraknya pencurian peralatan PLN seperti kabel gardu, pengaman trafo di daerah Markoni. Hal ini tentu juga berdampak pada pemadaman aliran listrik.

“Jadi kalau pengaman trafonya dicuri kan nanti trafonya bisa meledak, nah ke depannya kan bisa terjadi pemadaman juga,” beber Suyatmanto.

Dengan demikian, ia berharap agar masyarakat yang melihat kejadian serupa dapat segera melaporkan ke pihak keamanan maupun PLN. “Jadi semoga masyarakat melaporkan lah kalau ada melihat seperti itu,” harapnya.

Sementara itu, Humas PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu, Wahyu Pribadi Oetomo mengatakan sejauh ini pasokan gas yang disuplay ke PLN Tarakan sebesar 2,8 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Sedangkan untuk per 6 November belum dapat dilaporkan pasokan yang disuplay ke PLN.

“Kalau untuk yang hari ini belum bisa dilaporkan karena kan jangka waktunya 24 jam, jadi laporannya besok pagi,” terangnya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Senin (6/11).

Untuk mengantisipasi produktivitas pasokan gas menurun, pihaknya terus melakukan perawatan sumur, dan pindah lapisan ke lapisan yang lainnya melalui kegiatan work over atau kerja ulang sumur. Sebab sekira 50 sumur yang aktif, sehingga mana yang dapat diproduksi maka akan disalurkan ke PLN Tarakan.

“Jadi alat pengeboran sudah beroperasi selama 24 jam untuk mencari sumber cadangan migas yang baru, jadi semoga melalui kegiatan ini bisa mendapatkan gas untuk pelanggan,” harap Wahyu. (*/one/nri)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 10:55

Tim Cuma Berharap Laporan

TARAKAN – Elpiji 3 kg langka. Itu sudah wajar di sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara).…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Misi Sosial dan Keberagaman Budaya Indonesia

Umumnya dunia otomotif begitu melekat dengan pria. Tapi saat ini anggapan itu perlahan hilang dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:52

Kerja Keras dan Tak Patah Semangat

KEMANDIRIAN seorang wanita tak dapat dilepaskan dari perannya sebagai ibu rumah tangga. Namun dengan…

Sabtu, 21 April 2018 10:50

Tak Ingin Anak Terseret Pengalaman yang Sama

MOMEN 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Pelopor perjuangan kaum perempuan,…

Sabtu, 21 April 2018 10:49

Mengantar Anak Sampai Sukses

RADEN Ajeng Kartini, hari lahirnya selalu menjadi pengingat bagi setiap wanita Indonesia. Kartini lekat…

Sabtu, 21 April 2018 10:48

Tidak Ada Alasan Pakai Suket

MESKI penggunaan surat keterangan (suket) pada pelaksanaan Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali…

Sabtu, 21 April 2018 10:46

Belum Terbentuk, FPI Sudah Dapat Penolakan

SPANDUK penolakan pembentukan Front Pembela Islam (FPI) itu, terpampang jelas  di sekitaran perempatan…

Sabtu, 21 April 2018 10:39

Anggaran Minim, Bukan Penghambat

TARAKAN — Kepala Kementerian Agama Kaltara, H. Suriansyah mengakui, minimnya dana pembinaan yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:38

Ramaikan Gowes Sore Ini

TARAKAN - Para goweser Bumi Paguntaka diharapakan kehadirannya dalam kegiatan gowes, Sabtu (21/4) yang…

Sabtu, 21 April 2018 10:37

Tidar dan Labobar Diusulkan Masuk Tarakan

TARAKAN - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, PT Pelni kembali mengajukan tambahan armada untuk mengatasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .