MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 31 Oktober 2017 12:24
Kaltara Tidak Punya ‘Rumah Aman’ untuk Korban

Lobi Anggaran Ada di Tangan Gubernur

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, KEKERASAN terhadap perempuan dan anak-anak di Kota Tarakan terbilang cukup serius. Terbukti, ditemukan 34 kasus semester satu Januari hingga Juni 2017 baik itu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan seksual. Dalam hal ini, penanganan untuk para korban biasanya selalu dibawa langsung ke Jakarta. Karena Kalimantan Utara yang tidak memiliki tempat rehabilitasi.

Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sodik mudjahid mengatakan untuk fasilitas yang dibutuhkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian, memang sudah ada item anggarannya di APBN di Kementerian Sosial.

“Yah tinggal alokasinya, apakah Kaltara kebagian atau tidak. Itu semua tergantung lobi dari gubernur ataupun perwakilannya,” kata Sodik.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VIII, Desi Ratnasari mengatakan untuk Kalimantan Utara termasuk Tarakan memang saat ini belum memiliki Rumah Aman untuk korban-korban kekerasan anak dan perempuan. Padahal memang untuk melakukan rehabilitasi, akan lebih aman dilakukan di Rumah Aman. Selain itu, rehabilitasi dilakukan lebih fokus untuk mengontrol trauma healing ataupun intervensi serta penanganan trauma secara psikologis bisa ditangani secara terfokus.

“Jadi keamanan si korban jadi bisa dikontrol agar terkendali,” kata Desi.

Karena di Tarakan sendiri belum ada, tentunya ini menjadi perhatian, lanjutnya. Ia berharap,  ada dibangun Rumah Aman. “ Atau setidaknya pos atau tempat khusus untuk korban-korban ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu, salah seorang staf Analisis Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian, Siti Hadijah mengatakan untuk Kalimantan Utara, memang sampai saat ini belum memiliki tempat rehabilitasi untuk korban yan mengalami kekerasan.

“Jika kami menangani masalah anak, bingung mau dikemanakan korban ini. Kalau ditangani sendiri tidak optimal,” katanya.

Selama ini, jika memang penanganan yang dimiliki cukup serius maka pihaknya harus membawa korban langsung ke Jakarta. Sehingga memang terkendala dengan tidak dapat mengontrol perkembangan kasus yang ditangani selanjutnya.

“Jauh sekali kalau harus ke Jakarta, pastinya kami tidak bisa mengontrol lagi, dan bagaimana perkembangannya,” ujarnya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian sendiri, selama ini untuk penanganan kasus kekerasan selalu berkoordinasi dengan Satpol PP. Dan hanya berkoordinasi dengan kepolisian hanya untuk tahap yang sudah berhubungan dengan pidana.

“Kalau untuk penanganan yang kami lakukan di sini hanya bisa dilakukan seminggu atau dua minggu dan memang hanya koordinasi dengan Satpol PP,” ungkapnya. (*/yus/zia)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 11:37

Visibilitas Nol, Penyelam Diadang Arus Deras

TARAKAN – Empat penyelam yang diturunkan Kantor Pencarian dan Pertolongan…

Senin, 12 November 2018 13:56

Good Bye Adipura

Penilian Adipura semakin ketat. Lebih dari 300 kabupaten/kota berpartisipasi setiap…

Senin, 12 November 2018 13:54

Program Sampah Semesta Akan Dievaluasi

MENJADI sejarah bagi Tarakan jika dapat kembalimencatatkan diri sebagai kota…

Senin, 12 November 2018 13:53

BNNP Menunggu Penelitian Air Rebusan Pembalut

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara angkat bicara…

Senin, 12 November 2018 13:50

Pembacok Dibekuk, Korban Masih Lemah

TARAKAN – Usai menerima laporan penganiayaan dan melakukan olah tempat…

Senin, 12 November 2018 13:40

Kaltara Raih Predikat UHC

TARAKAN - Per 1 Oktober 2018, Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai…

Senin, 12 November 2018 13:34

Napi Nunukan Diduga Terlibat Sabu 4,5 Kg

TARAKAN – Meski sudah mengamankan tiga tersangka kasus sabu 4,5…

Senin, 12 November 2018 13:30

PN Tarakan Terapkan E-Court

UNTUK memudahkan pendaftaran perkara perdata, pembayaran biaya panjar dan pemanggilan…

Senin, 12 November 2018 13:28

Rute Pelayaran Kaltara Terganggu

TARAKAN - Belum tertatanya dengan baik budi daya rumput laut…

Senin, 12 November 2018 09:45

Dari Pengalaman Keluarga Bentuk Anak dengan Kasih Sayang

Tri Norviansyah (17) membawa inspirasi dari keluarganya dalam lomba karya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .