MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 31 Oktober 2017 12:24
Kaltara Tidak Punya ‘Rumah Aman’ untuk Korban

Lobi Anggaran Ada di Tangan Gubernur

ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, KEKERASAN terhadap perempuan dan anak-anak di Kota Tarakan terbilang cukup serius. Terbukti, ditemukan 34 kasus semester satu Januari hingga Juni 2017 baik itu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan seksual. Dalam hal ini, penanganan untuk para korban biasanya selalu dibawa langsung ke Jakarta. Karena Kalimantan Utara yang tidak memiliki tempat rehabilitasi.

Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sodik mudjahid mengatakan untuk fasilitas yang dibutuhkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian, memang sudah ada item anggarannya di APBN di Kementerian Sosial.

“Yah tinggal alokasinya, apakah Kaltara kebagian atau tidak. Itu semua tergantung lobi dari gubernur ataupun perwakilannya,” kata Sodik.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VIII, Desi Ratnasari mengatakan untuk Kalimantan Utara termasuk Tarakan memang saat ini belum memiliki Rumah Aman untuk korban-korban kekerasan anak dan perempuan. Padahal memang untuk melakukan rehabilitasi, akan lebih aman dilakukan di Rumah Aman. Selain itu, rehabilitasi dilakukan lebih fokus untuk mengontrol trauma healing ataupun intervensi serta penanganan trauma secara psikologis bisa ditangani secara terfokus.

“Jadi keamanan si korban jadi bisa dikontrol agar terkendali,” kata Desi.

Karena di Tarakan sendiri belum ada, tentunya ini menjadi perhatian, lanjutnya. Ia berharap,  ada dibangun Rumah Aman. “ Atau setidaknya pos atau tempat khusus untuk korban-korban ini,” ujarnya lagi.

Sementara itu, salah seorang staf Analisis Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian, Siti Hadijah mengatakan untuk Kalimantan Utara, memang sampai saat ini belum memiliki tempat rehabilitasi untuk korban yan mengalami kekerasan.

“Jika kami menangani masalah anak, bingung mau dikemanakan korban ini. Kalau ditangani sendiri tidak optimal,” katanya.

Selama ini, jika memang penanganan yang dimiliki cukup serius maka pihaknya harus membawa korban langsung ke Jakarta. Sehingga memang terkendala dengan tidak dapat mengontrol perkembangan kasus yang ditangani selanjutnya.

“Jauh sekali kalau harus ke Jakarta, pastinya kami tidak bisa mengontrol lagi, dan bagaimana perkembangannya,” ujarnya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian sendiri, selama ini untuk penanganan kasus kekerasan selalu berkoordinasi dengan Satpol PP. Dan hanya berkoordinasi dengan kepolisian hanya untuk tahap yang sudah berhubungan dengan pidana.

“Kalau untuk penanganan yang kami lakukan di sini hanya bisa dilakukan seminggu atau dua minggu dan memang hanya koordinasi dengan Satpol PP,” ungkapnya. (*/yus/zia)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 23:59

H-1 Idul Adha, Harga Daging Tetap Stabil

  TARAKAN -  Menjelang hari raya Idul Adha yang jatuh Rabu (22/8), harga pangan seperti daging…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 23:55

Pedagang Pakaian Sepi Pembeli

  TARAKAN - Jika biasanya saat memasuki perayaan Idul Adha banyak masyarakat yang berbondong-bondong…

Selasa, 21 Agustus 2018 21:09

Pawai Takbir, Momentum Doakan Korban Gempa di Lombok

TARAKAN - Menyambut Idul Adha 1439 Hijriah, Pemerintah Kota Tarakan akhirnya melepaskan puluhan rombongan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:54

Kuota Angkutan Online Se-Kaltara 191 Unit

TARAKAN- Pengoperasian kendaraan online atau angkutan sewa khusus belum dibuka, kendati diketahui kuota…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:12

Optimis PAD Sampai Target

TARAKAN - Meski jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai 30 persen, namun pihak pemerintah…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:09

Inginkan Wilayah Pesisir Diperhatikan

TARAKAN—Hingga 2018, wilayah RT 2 Kelurahan Karang Anyar Pantai, belum mendapat bantuan perbaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 16:00

Predikat SAKIP Tarakan Masih C

TARAKAN - Predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang diperoleh Bumi Paguntaka…

Selasa, 21 Agustus 2018 14:28

Dua Pelaku Penerima Sabu 1 Kg Berhasil Dibekuk di Makassar

  TARAKAN - Polres Tarakan bekerja sama dengan Polda Sulsel, Kamis (16/8) berhasil membekuk dua…

Senin, 20 Agustus 2018 23:59

RASAKAN..!! Kapal Illegal Fishing Ditenggelamkan

TARAKAN – Penenggelaman kapal ikan asing (KIA) yang melakukan illegal fishing digelar serentak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .