MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 28 Oktober 2017 10:18
Tutupi Defisit, Pemkab Rencana Ngutang Rp 50 Miliar
UTANG: Agar mampu menutupi kekurangan anggaran akibat defisit, Pemkab Nunukan berencana meminjam uang di perbankan. Terlihat aktivitas pelayanan di salah satu bank yang ada di Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Defisit keuangan di 2018 tampaknya tak dapat dibendung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Sejumlah kegiatan terpaksa dihapus untuk menutup kekurangan anggaran itu. Salah satu cara menututpi kondisi keuangan yang defisit ini, Pemkab Nunukan merencanakan melakukan peminjaman uang senilai Rp 50 miliar dari perbankan.

Rencana tersebut telah memperhitungkan batas maksimal komulatif pinjaman daerah berdasarkan peraturan menteri keuangan. “Pemerintah tentunya sangat berhati-hati melakukan hal tersebut dan mempertimbangkan segala risiko dari kebijakan yang diambil ini,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Darah (DPKAD) Nunukan H. Asmar, SE kepada media ini saat ditemui usai mengikut rapat paripurna APBD Perubahan di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Jumat (27/10).

Asmar menyebutkan, kondisi defisit ini terjadi tak jauh berbeda dengan 2016 sebelumnya. Hanya saja, untuk kekurangan sebagiannya telah ditutupi dengan pengurangan anggaran kegiatan. “Defisit ini kurang lebih Rp 100 miliar lagi. Tahun depan kami juga masih fokus membayar semua utang. Jadi, memang sangat berat,” akunya.

Kendati demikian, pihaknya sebelum mengambil langkah itu ada upaya koordinasi. Apaklah langkah itu sudah tepat atau seperti apa. “Setelah koordinasi dengan kementerian keuangan dan pihak bank, ternyata jalur birokrasinya memang cukup panjang. Tapi, kami tetap mengikutinya,” jelasnya.

Dikatakan, uang pinjaman di perbankan ini rencananya untuk keperluan sejumlah pekerjaan kegiatan yang belum terbayar. Kemudian ada juga kegiatan baru yang sifatnya skala prioritas. “Jadi, kegiatan-kegiatan masyarakat yang telah berjalan dan tidak sempat dibayar di 2017 ini,” ungkapnya.

Kendati demikian, kendala yang dihadapi aturan dan jalur birokrasinya yang sangat panjang. Seperti harus mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Tapi kami tetap pelajari dan melaporkannya ke bupati Nunukan seperti apa langkah-langkah yang dilakukan sembari mengantisipasi persiapan 2018 untuk segera menghitung kekurangan pembayaran utang,” pungkasnya. (oya/eza)


BACA JUGA

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Usul Mutasi Minimal 10 Tahun

NUNUKAN – Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus wajib membuat…

Jumat, 07 Desember 2018 11:59

Izin Usaha Terbentur Andalalin

NUNUKAN – Akibat tak memiliki analisis dampak lalu lintas (Andalalin),…

Jumat, 07 Desember 2018 11:54

Kali Kedua Mangkir dari Panggilan

NUNUKAN - Seorang Apatatur Sipil Negara (ASN) yang telah dilaporkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:53

Petani Butuh Tambahan Angkutan

NUNUKAN – Produksi rumput laut semakin berlimpah, namun tak sebanding…

Jumat, 07 Desember 2018 11:52

Fasilitasi Warga Lengkapi Dokumen

NUNUKAN – Agar warga Desa Balansiku tertib administrasi dan meningkatkan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:47

Kendaraan Pelat Merah Terlibat Kecelakaan Maut

NUNUKAN – Dua kendaraan bermotor terlibat kecelakaan maut di Jalan…

Jumat, 07 Desember 2018 11:45

Demi Berfoya-foya, Pria Nekat Curi Tas

NUNUKAN – Pria paruh baya nekat melakukan aksi pencurian di…

Kamis, 06 Desember 2018 12:58

Pekan Depan, SKB Digelar

NUNUKAN – Tahapan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018…

Kamis, 06 Desember 2018 12:57

Perkara Narkotika Meningkat

NUNUKAN – Periode Januari hingga November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Nunukan…

Kamis, 06 Desember 2018 12:55

Minim Penarikan Pajak Restoran

NUNUKAN – Pajak restoran 10 persen yang dibebankan ke konsumen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .