MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 26 Oktober 2017 14:32
Kabur dari Penggerebekan, BA Jadi Buron

Sempat Suruh Anak Lempar Sabu ke Kolong Rumah

DIAMANKAN: MD, anak pelaku dari BA yang ikut diamankan petugas kepolisian. SEPTIAN/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- BA, pengedar sabu yang sudah cukup lama menjalankan bisnisnya berhasil kabur dari penggerebekan yang dilakukan di rumahnya, di Jalan Aki Balak RT 64, Kelurahan Karang Anyar, Senin (23/10) sekira pukul 23.00 dini hari.

Kapolres Tarakan AKBP Dearystone M.H.R Supit melalui Perwira Urusan Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto menuturkan, BA sudah dibuntuti sejak sore hari oleh personel Satreskoba Polres Tarakan.“Kami buntuti sejak di Jalan Beringin, Timbunan, kemudian BA bersama istrinya melintas ke belakang Lapas, dibawa tembok itu tapi tidak singgah. Baru setelah itu BA pulang ke rumahnya dan melintas di Jalan Mulawarman,” ujarnya  saat dikonfirmasi Radar Tarakan, Selasa (24/10).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Denny, setibanya BA di rumahnya, beberapa menit kemudian polisi langsung masuk untuk melakukan penggeledahan. BA dan istrinya yang sempat panik kemudian awalnya hanya pasrah saja saat polisi disaksikan Ketua RT setempat melakukan penggeledahan. Saat beberapa personel membawa istri BA ke dapur untuk melakukan penggeledahan awal, sempat terdengar BA berkomunikasi dengan anaknya, berinisial MD (19) yang saat itu tengah berada di ruang tamu bersama personel lain.“ Buang barangnya ke jendela,” kata Ipda Deny, menirukan ucapan BA kepada anaknya, MD.

Lanjut Ipda Denny, MD sempat bingung, sementara BA terus menunjuk pembatas antara dinding dan lemari TV yang ada di ruang tamu. Selang beberapa menit, BA bergerak cepat mengambil satu poket sabu yang disembunyikan di dalam dompet warna merah muda di tempat penyimpanannnya tersebut kemudian melemparkan ke MD, sambil berteriak “Buang,” kata BA. MD pun lantas refleks melemparkan satu poket sabu tersebut ke jendela yang kebetulan ada di depannya, sementara BA langsung memanfaatkan kepanikan personel Satreskoba yang hendak menangkap sabu saat akan dilempar MD untuk melarikan diri.

Barang bukti yang dilempar berhasil didapat, karena ada warga yang kebetulan ada di lokasi tersebut melihat MD melemparkan sabu tersebut ke bawah kolong rumah warga yang ada di depan rumahnya. Diakui Denny barang bukti sabu yang berhasil disita ini memiliki berat 13,55 gram. “BA langsung melarikan diri, kami kejar, tapi tidak berhasil kita temukan. Jadi, sampai sekarang BA masih buron dan kita terus melakukan pencarian. Sementara, untuk anak dan istri BA kita amankan dan dibawa ke Polres Tarakan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dari hasil penggeledahan di dapur, ditemukan juga 163 plastik pembungkus sabu ukuran besar dan kecil, 2 buah timbangan digital, 2 dompet warna merah dan cokelat, 3 gunting, 2 penjepit besi, 2 korek api, 5 serokan kecil dari sedotan.

“Saat kami mintai keterangan, MD juga mengakui perbuatannya melemparkan sabu jadi langsung kami tetapkan tersangka dan dilakukan penahanan. MD ini terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara sesuai pasal 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, karena memiliki sabu lebih dari 5 gram,” tegas pria berpangkat balok satu ini.(*/sep)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 12:10
Terkait 2.900 Ton Beras Vietnam via Sebatik

NAH KAN..!! Kemendag Sebut Selundupan

JAKARTA – Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri pada Kementerian Perdagangan Oke Nurwan…

Rabu, 25 April 2018 11:59

AH PAYAH..!! Angka Kemiskinan Meningkat

TARAKAN - Populasi penduduk di Kaltara sedang mengalami pertumbuhan masif. Baru-baru ini Badan Pusat…

Rabu, 25 April 2018 11:57

Tak Sabar Ingin Bertemu dengan Pelajar Papua Barat

Indonesia Student & Youth Forum (ISYF) kembali menggelar Forum Pelajar Indonesia ke-10 (FOR X) dengan…

Rabu, 25 April 2018 11:55

GAWAT BAH..!! Penderita TBC Terus Bertambah

MESKI tidak menjadi kasus terbesar di Kalimantan Utara, namun penularan penyakit tuberkulosis (TBC)…

Rabu, 25 April 2018 11:53

Pusaka Tegaskan Tidak Ikut Aksi Penolakan FPI

ORGANISASI masyarakat (ormas) Pusaka Tarakan menegaskan tidak ikut ambil bagian dalam aksi damai penolakan…

Rabu, 25 April 2018 11:48

Antre Cetak E-KTP, Jaringan Malah Lelet

TARAKAN - Antrean panjang terjadi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan dikarenakan…

Rabu, 25 April 2018 11:41

AC RSUD Bocor-Bocor Tak Kunjung Diperbaiki

TARAKAN - Penanganan plafon yang bocor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan belum juga terealisasi.…

Rabu, 25 April 2018 11:32

Anggaran Menipis, Dishub Terpaksa Mengutang

TARAKAN - Traffic light yang berada di simpang Ladang, Pamusian, Tarakan Tengah, sudah dua hari tidak…

Rabu, 25 April 2018 11:30

Trayek Harus Dikurangi

TARAKAN - Bus rapid transit (BRT) yang telah beroperasi di Tarakan sejak 2017 lalu, memang masih harus…

Rabu, 25 April 2018 11:28

2022 Tak Terima Uang Tunai

Tarakan- Direncanakan bulan April ini, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) mulai diimplementasikan secara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .