MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 Oktober 2017 09:55
Taman Berlabuh Mulai Rusak dan Penuh
PADAT: Arena bermain menjadi minim karena dipata penjual. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN Taman Berlabuh merupakan primadona wisata terbaru di Kota Tarakan, terlihat taman tersebut selalu padat oleh pengunjung baik lokal maupun pendatang.

Keadaan inilah yang digunakan oleh penjual bahkan penyedia permainan untuk terus memenuhi Taman Berlabuh untuk mencari rupiah. Dengan keadaan ini, taman terlihat menjadi semakin penuh dan kekurangan tempat bahkan cukup membahayakan pengunjung akibat adanya anak yang bermain kendaraan mainan dengan kebut-kebutan.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, DPUTR Tarakan, Broto Subagyo mengatakan pihaknya akan menata kembali taman agar terlihat lebih rapi dan tertata, tidak seperti dengan kondisi saat ini yang dinilai terlalu penuh dengan penjual.

“Harusnya melihat ruang atau space yang ada di Taman Berlabuh itu untuk permainan yang ada di sana, jangan memenuhi saja,” katanya.

Dikatakannya, memang seharusnya penyedia permainan yang disetujui oleh pihaknya untuk berada di dalam Taman Berlabuh hanya berjumlah lima orang saja dan alat permainannya juga ditentukan oleh pihaknya. Tetapi sampai saat ini sudah terus dan semakin bertambah tanpa sepengetahuan dari pihaknya dan memenuhi Taman Berlabuh. Bukan hanya penyedia mainan saja yang bertambah, tetapi alat permainan juga terus bertambah karena penjual ingin berlomba-lomba menarik pengunjung.

“Tentunya ini membuat taman tidak lagi aman bagi pengunjung, karena banyak yang bermain. Terutama pada mobil-mobilan yang membahayakan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, seharusnya penyedia permainan bukan hanya mementingkan keuntungan sendiri saja, tetapi juga memperhatikan kondisi taman berlabuh untuk permainan yang terbatas dan juga memperhatikan pengunjung yang menginginkan ketenangan dan kenyamanan di taman. Karena itu pihaknya akan bekerjasama dengan penyedia retribusi untuk bersama-sama menyaring penjual untuk dikenakan tarif retribusi.

“Ini baru rencana, karena bukan hanya pengunjung saja yang akan dikenakan retribusi, tetapi tentu penjual juga diharuskan. Nantinya dari sisi keselamatan bagi orang-orang yang memberikan fasilitas penyewaan itu akan diatur dan dikenakan biaya retribusi,” ujarnya.

Broto sendiri berharap agar rasa memiliki masyarakat terhadap Taman Berlabuh itu harus kuat, karena pihaknya juga melihat pengunjung dan penjual membuang sampah tidak pada tempatnya. Petugas sendiri setiap hari harus bekerja secara ekstra untuk membersihkan taman, sehingga pihaknya berencana untuk menutup sementara taman untuk memperbaikinya.

“Rencana kami mau tutup dalam waktu satu minggu, tetapi masih melihat kondisi dulu. Karena tanamannya sudah banyak yang rusak akibat diinjak pengunjung,” pungkasnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Senin, 24 September 2018 23:32

Anak Petani yang Mendambakan Pebisnis

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Senin, 24 September 2018 23:17

173 CDOB Serbu Istana dan DPR RI

NUNUKAN - Ratusan calon daerah otonomi baru (CDOB) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan…

Senin, 24 September 2018 14:15

Karena Jari, Badan Binasa

Penyebaran informasi hoaks dengan tindakan, ucapan, dan tulisan mudah ditemui, apalagi di tahun politik.…

Senin, 24 September 2018 14:13

Dipicu Pemahaman Linguistik dan Kejiwaan

PENGGUNAAN kata-kata kebencian atau ujaran kebencian sering kali tidak disadari karena pemahaman akan…

Senin, 24 September 2018 14:11

Tiga Laka, Seorang Menderita Patah Kaki

TARAKAN – Di tengah peringatan Hari Lalu Lintas, kecelakaan justru berentetan terjadi. Minggu…

Senin, 24 September 2018 14:09

Defisit Pengaruhi Pemasukan Baznas

BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan berupaya mencapai target pendapatan di tahun ini sebesar…

Senin, 24 September 2018 14:08

Butuh Kegigihan Meyakinkan Restu Orang Tua

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Senin, 24 September 2018 13:22

Akui Minim Personel dan Alat

TARAKAN – Pengamanan pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang diakui masih minim. Terlebih…

Senin, 24 September 2018 13:16

Sulap Embung Jadi Tempat Wisata

TARAKAN – Terkait rencana pengembangan pariwisata di lokasi Embung Persemaian oleh Dinas Pariwisata…

Senin, 24 September 2018 13:13

Kerusakan Semakin Parah dan Terancam Putus

TARAKAN – Tak ada habis-habisnya permasalahan kerusakan jalan di lingkungan masyarakat. Ada saja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .