MANAGED BY:
SENIN
17 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 Oktober 2017 09:55
Taman Berlabuh Mulai Rusak dan Penuh
PADAT: Arena bermain menjadi minim karena dipata penjual. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN Taman Berlabuh merupakan primadona wisata terbaru di Kota Tarakan, terlihat taman tersebut selalu padat oleh pengunjung baik lokal maupun pendatang.

Keadaan inilah yang digunakan oleh penjual bahkan penyedia permainan untuk terus memenuhi Taman Berlabuh untuk mencari rupiah. Dengan keadaan ini, taman terlihat menjadi semakin penuh dan kekurangan tempat bahkan cukup membahayakan pengunjung akibat adanya anak yang bermain kendaraan mainan dengan kebut-kebutan.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, DPUTR Tarakan, Broto Subagyo mengatakan pihaknya akan menata kembali taman agar terlihat lebih rapi dan tertata, tidak seperti dengan kondisi saat ini yang dinilai terlalu penuh dengan penjual.

“Harusnya melihat ruang atau space yang ada di Taman Berlabuh itu untuk permainan yang ada di sana, jangan memenuhi saja,” katanya.

Dikatakannya, memang seharusnya penyedia permainan yang disetujui oleh pihaknya untuk berada di dalam Taman Berlabuh hanya berjumlah lima orang saja dan alat permainannya juga ditentukan oleh pihaknya. Tetapi sampai saat ini sudah terus dan semakin bertambah tanpa sepengetahuan dari pihaknya dan memenuhi Taman Berlabuh. Bukan hanya penyedia mainan saja yang bertambah, tetapi alat permainan juga terus bertambah karena penjual ingin berlomba-lomba menarik pengunjung.

“Tentunya ini membuat taman tidak lagi aman bagi pengunjung, karena banyak yang bermain. Terutama pada mobil-mobilan yang membahayakan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, seharusnya penyedia permainan bukan hanya mementingkan keuntungan sendiri saja, tetapi juga memperhatikan kondisi taman berlabuh untuk permainan yang terbatas dan juga memperhatikan pengunjung yang menginginkan ketenangan dan kenyamanan di taman. Karena itu pihaknya akan bekerjasama dengan penyedia retribusi untuk bersama-sama menyaring penjual untuk dikenakan tarif retribusi.

“Ini baru rencana, karena bukan hanya pengunjung saja yang akan dikenakan retribusi, tetapi tentu penjual juga diharuskan. Nantinya dari sisi keselamatan bagi orang-orang yang memberikan fasilitas penyewaan itu akan diatur dan dikenakan biaya retribusi,” ujarnya.

Broto sendiri berharap agar rasa memiliki masyarakat terhadap Taman Berlabuh itu harus kuat, karena pihaknya juga melihat pengunjung dan penjual membuang sampah tidak pada tempatnya. Petugas sendiri setiap hari harus bekerja secara ekstra untuk membersihkan taman, sehingga pihaknya berencana untuk menutup sementara taman untuk memperbaikinya.

“Rencana kami mau tutup dalam waktu satu minggu, tetapi masih melihat kondisi dulu. Karena tanamannya sudah banyak yang rusak akibat diinjak pengunjung,” pungkasnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 12:12

Bawaslu Bilang ODGJ dan Orang Gila Beda, BEDANYA DIMANA YA..??

TARAKAN - Pada Pemilu 2019 mendatang, akan ada tempat pemungutan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:10

Awali dengan Senandung Harmoni Paguntaka

Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Tarakan, Lembaga Penyiaran…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:08

Pelaku Usaha BBM Eceran Butuh Petunjuk

TARAKAN – Penjualan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahkan menggunakan…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:07

Pembangunan TPA Baru Tersendat

TARAKAN - Permasalahan lahan yang berada di kawasan Bukit Indah,…

Sabtu, 15 Desember 2018 12:06

Tunggakan Terbanyak di Tarakan

TARAKAN - Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26

Pengurus Koperasi Idec Pernah Pinjam di Bank

TARAKAN - Kasus dugaan penggelapan dana Koperasi PT Idec masih…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:24

Pemerintah Harus Tegas Soal Retribusi

TARAKAN - Tidak tercapainya pendapatan asli daerah (PAD) Tarakan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:22

Hendrik Bantah Keterangan Penyidik BNNP

TARAKAN – Sidang terdakwa sabu 1 kg yang melibat Hendrik…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:20

Awal 2020, PLTS Akan Dibangun

TARAKAN – Adanya keputusan untuk membangun tempat pembangkit listrik tenaga…

Sabtu, 15 Desember 2018 11:19

Akses Jalan Rusak dan Drainase Dangkal

AKSES Jalan yang menjadi salah satu kebutuhan masyarakat kembali dikeluhkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .