MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 24 Oktober 2017 09:55
Taman Berlabuh Mulai Rusak dan Penuh
PADAT: Arena bermain menjadi minim karena dipata penjual. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN Taman Berlabuh merupakan primadona wisata terbaru di Kota Tarakan, terlihat taman tersebut selalu padat oleh pengunjung baik lokal maupun pendatang.

Keadaan inilah yang digunakan oleh penjual bahkan penyedia permainan untuk terus memenuhi Taman Berlabuh untuk mencari rupiah. Dengan keadaan ini, taman terlihat menjadi semakin penuh dan kekurangan tempat bahkan cukup membahayakan pengunjung akibat adanya anak yang bermain kendaraan mainan dengan kebut-kebutan.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, DPUTR Tarakan, Broto Subagyo mengatakan pihaknya akan menata kembali taman agar terlihat lebih rapi dan tertata, tidak seperti dengan kondisi saat ini yang dinilai terlalu penuh dengan penjual.

“Harusnya melihat ruang atau space yang ada di Taman Berlabuh itu untuk permainan yang ada di sana, jangan memenuhi saja,” katanya.

Dikatakannya, memang seharusnya penyedia permainan yang disetujui oleh pihaknya untuk berada di dalam Taman Berlabuh hanya berjumlah lima orang saja dan alat permainannya juga ditentukan oleh pihaknya. Tetapi sampai saat ini sudah terus dan semakin bertambah tanpa sepengetahuan dari pihaknya dan memenuhi Taman Berlabuh. Bukan hanya penyedia mainan saja yang bertambah, tetapi alat permainan juga terus bertambah karena penjual ingin berlomba-lomba menarik pengunjung.

“Tentunya ini membuat taman tidak lagi aman bagi pengunjung, karena banyak yang bermain. Terutama pada mobil-mobilan yang membahayakan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, seharusnya penyedia permainan bukan hanya mementingkan keuntungan sendiri saja, tetapi juga memperhatikan kondisi taman berlabuh untuk permainan yang terbatas dan juga memperhatikan pengunjung yang menginginkan ketenangan dan kenyamanan di taman. Karena itu pihaknya akan bekerjasama dengan penyedia retribusi untuk bersama-sama menyaring penjual untuk dikenakan tarif retribusi.

“Ini baru rencana, karena bukan hanya pengunjung saja yang akan dikenakan retribusi, tetapi tentu penjual juga diharuskan. Nantinya dari sisi keselamatan bagi orang-orang yang memberikan fasilitas penyewaan itu akan diatur dan dikenakan biaya retribusi,” ujarnya.

Broto sendiri berharap agar rasa memiliki masyarakat terhadap Taman Berlabuh itu harus kuat, karena pihaknya juga melihat pengunjung dan penjual membuang sampah tidak pada tempatnya. Petugas sendiri setiap hari harus bekerja secara ekstra untuk membersihkan taman, sehingga pihaknya berencana untuk menutup sementara taman untuk memperbaikinya.

“Rencana kami mau tutup dalam waktu satu minggu, tetapi masih melihat kondisi dulu. Karena tanamannya sudah banyak yang rusak akibat diinjak pengunjung,” pungkasnya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 20:22

Padahal Selalu Ada Pemeliharaan, Tapi Listrik Sering Padam

  TARAKAN - Masyarakat Tarakan mengeluh lantaran listrik PLN kembali padam hampir di seluruh wilayah,…

Senin, 16 Juli 2018 16:19

Arkanata Akram Menjadi Saksi Sportivitas Pecinta Sepakbola

Menyaksikan Final Piala Dunia Rusia 2018 asyiknya dengan nonton bareng (nobar). Seperti kemeriahan nobar…

Senin, 16 Juli 2018 16:17

BNNP Berharap Gedung Rehabilitasi Dihibahkan

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara berharap gedung rehabilitasi pengguna…

Senin, 16 Juli 2018 16:16

Pura-Pura Miskin Tidak Diterima

Jalur keluarga miskin (gakin) dengan kuota minimal 50 persen, dengan maskimal tidak terbatas dimanfaatkan…

Senin, 16 Juli 2018 16:15

Manipulasi SKTM, Tindak Tim Verifikasi

PENGGUNAAN surat keterangan tidak mampu (SKTM) oleh masyarakat yang tergolong mampu, membuat sistem…

Senin, 16 Juli 2018 16:13

Selamatkan Diri, Lempar Anak Lewat Jendela

TARAKAN - Apa pun pasti akan dilakukan seorang ibu saat mendapati buah hatinya dalam bahaya. Begitu…

Senin, 16 Juli 2018 09:14

Negosiasi Berjam-jam, Pelantikan FPI Batal

TARAKAN – Ratusan personel dari TNI dan Polri, Sabtu (14/7) melakukan pengamanan di terminal Bandara…

Senin, 16 Juli 2018 09:13

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf

Pemkot Sampaikan Permintaan Maaf KEDATANGAN Wakil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) di Kota Tarakan,…

Senin, 16 Juli 2018 09:12

Wisata Asyik ke Embung Geomembran

SELAIN menawarkan banyak wisata budaya, masih ada satu wisata yang enggak kalah menarik dan wajib banget…

Senin, 16 Juli 2018 09:10

Jalan Gunung Selatan Jadi Lokasi TPS

TARAKAN– Jalan Gunung Selatan yang sebenarnya merupakan “paru-paru” bagi Bumi Paguntaka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .