MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:18
Pasokan Gas Kurang, Diatasi Diesel

Bantuan Penambahan Daya Hanya Sementara

Irianto Lambrie Gubernur Kaltara

PROKAL.CO, TARAKAN – Tak dipungkiri krisis listrik masih menghantui beberapa wilayah di Kaltara. Penambahan daya dinilai menjadi salah satu solusi mengatasi permasalahan itu. Rencananya bulan depan masyarakat sudah bisa menikmati tambahan tersebut.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie beberapa waktu lalu sudah melakukan diskusi panjang, membahas persoalan listrik di Kaltara bersama Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Kalimantan Machnizon Masri yang juga dihadiri langsung General  Manager (GM) PT PLN wilayah Kaltim-Kaltara, Riza Gustam.

“Banyak hal yang kami bahas dan diskusikan dalam pertemuan itu. Di antaranya, mengenai program keandalan pelayanan kelistrikan di Kaltara. Saya tanyakan apa persoalan-persoalan kelistrikan di Kaltara, dan bagaimana solusi mengatasinya,” kata Irianto.

Dari hasil diskusi tersebut mengerucut satu keputusan melakukan penambahan daya, untuk memperkuat daya listrik di Bumi Banuanta. Terutama di beberapa daerah, yang kerap kali mengalami pemadaman listrik seperti Tarakan, Tanjung Selor dan Nunukan.

“Untuk mengatasi masalah ini, dua minggu ke depan (Mulai November), PLN akan menambah mesin diesel dengan total daya 5 MW ke Tarakan. Sehingga jika terjadi defisit daya saat beban puncak dan terjadi kekurangan gas maka itu bisa teratasi,” jelas Irianto.

Namun, penambahan mesin ini akan dilakukan hanya selama masa interim (sementara waktu) hingga nanti menunggu selesainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dengan kapasitas 18 MW dan tranmisinya sampai ke Tarakan.

 “Saya berharap masyarakat bersabar, jika selama ini masih sering mengalami pemadaman. Bersama PLN, kita bukan hanya diam. Kita terus berupaya mencari solusi. Dan Alhamdulillah, saya sampaikan terima kasih kepada PLN atas respons yang cepat ini. Mudah-mudahan, dengan adanya penambahan mesin diesel ini, mulai bulan depan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” ungkap Irianto.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) ULK Tarakan, Totok Suharto membenarkan rencana penambahan mesin diesel dari pusat yang rencananya akan dioperasikan November ini. Namun, tidak menutup kemungkinan juga akan mundur dari jadwal yang ditentukan.

“Jadi ini untuk mengantisipasi pemadaman jika sewaktu-waktu pasokan gas berkurang. Mudah-mudahan untuk Tarakan cukup dengan adanya tambahan daya,” ungkap lelaki asal Semarang ini.

Lebih lanjut Totok menjelaskan, biasanya terjadi penurunan pasokan gas sekitar 1,5 MW. Dengan adanya penambahan daya, diharapkan bisa menutupi jika terjadi kekurangan pasokan gas dari PT Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu. “Harapannya tidak ada penurunan. Tapi kalaupun nanti akan menurun juga langsung kami tutupi dengan diesel,” ujar Totok.

Saat ini beberapa mesin diesel sudah tersedia di wilayah Gunung Belah, hanya saja sempat tidak dioperasikan. Dengan ditambahnya daya nanti akan dapat dioperasikan setiap hari.

Diakui Totok, penambahan ini dilakukan hingga selesainya pembangunan PLTMG, yang berkapasitas 18 MW yang rencananya akan selesai tahun depan.  “Jadi ini baru proses lelang dan sebagainya, mungkin tahun depan tapi belum tahu bulan berapa pastinya. Kami harapkan secepatnya,” harap Totok.

Di sisi lain, Asisten Manager Teknik Suyatmanto didampingi Asisten Manager Perencanaan pada PT PLN (Persero) ULK Tarakan, Aris Hermawan mengungkapkan, saat ini mesin pembangkit yang ada di Tarakan tidak terdapat masalah. Hanya saja mesin pembangkit milik swasta rental di daerah Kampung Satu/Skip sudah tidak beroperasi, karena masa kontrak berakhir sejak 30 Juni 2017.

“Mesin kita memang sudah tidak ada di situ. Bukan rusak, jadi memang sudah tidak beroperasi karena kontraknya sudah habis,” terang Aris saat dihubungi.

Diakui Aris, beberapa hari lalu sempat kembali terjadi pemadaman di daerah Pantai Amal, lantaran terjadi kebakaran lahan di wilayah Binalatung. Pihaknya mendapat laporan sekira pukul 11.29 Wita. Jarak kebakaran dari mesin pembangkit Binalatung sekitar 40 meter. Sehingga untuk keamanan dengan terpaksa dilakukan pemadaman sementara.

“Jadi apinya itu pas di bawah jaringan kita,” ucap Aris.

Terkait musibah itu beberapa jalur seperti jalur Pantai Amal, wilayah Strat Buntu, Karang Anyar dipadamkan hingga pukul 18.30 Wita setelah itu, aliran listrik mulai normal kembali secara berangsur-angsur.

"Pembangkit di Binalatung sementara dimatikan, guna kelancaran proses pemadaman kebakaran lahan tersebut, untuk mengantisipasi api semakin mendekat, ke jaringan dan pembangkit PLN” katanya.(*/one/nri)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:09

Di Samping Jalan Rusak Ada Jurang

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Juata Laut, Amiruddin mengatakan beberapa usulan yang diajukan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…

Rabu, 19 September 2018 22:02

Tolak Rekomendasi, Bisa Dipidanakan

TARAKAN – KPU Tarakan dinilai lalai, karena tidak melaksanakan rekomendasi-rekomendasi dari Bawaslu…

Rabu, 19 September 2018 21:43

“Lawan Oknum Pemecah Belah Bangsa”

TARAKAN - Menjelang tahapan kampanye Pileg dan Pilpres tahun depan, seluruh pihak terkait diminta untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .