MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:08
Nakhoda dan ABK Kabur Tinggalkan BB

Tahun Ini, 12 Ton Kepiting Bertelur Hampir Terjual ke Tawau

DILEPASKAN : Petugas Polair, Karantina dan PSDKP Tarakan saat melepaskan kepiting bertelur di Mako Polair Juata Tarakan, Jumat (20/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Satpolair Polda Kaltim kembali mengamankan Barang Bukti (BB) berupa dua unit mesin berkapasitas 200 PK, satu speedboat serta 50 koli kepiting bertelur yang ditemukan di Sungai Siandau, Tanjung Palas, Kaltara. Namun, nakhoda beserta anak buah kapal (ABK) kabur sebelum petugas mendatangi speedboat tersebut.

Berdasarkan data laporan Karantina Tarakan, sejak Januari hingga Oktober, sudah dilakukan pengamanan sebanyak 13 kali tangkapan kepiting bertelur,  dengan berat 404 Koli atau 12 ton, serta 36.900 ekor kepiting selama 10 bulan.

Dirpolair Polda Kaltim Kombes Omad melalui Kepala Satuan Pangkalan II AKP Bachtiar menjelaskan, diamankannya BB tersebut merupakan hasil laporan dari masyarakat sekitar akan adanya penyelundupan kepiting bertelur, yang kabarnya hendak di jual ke Tawau, Malaysia.

“Kapal patroli kami mendatapatkan informasi disekitaran tambak terdapat speedboat yang memuat kepiting bertelur,” ungkap Bachtiar, kepada Radar Tarakan.

Berdasarkan informasi itu, petugas langsung melakukan penyisiran di sekitar wilayah tersebut. Kemarin tepat pukul 05.30 wita, petugas menemukan speedboat yang didalamnya terdapat 50 koli kepiting bertelur, namun ABK dan nakhodanya.  “Dari info yang kami dapat, mereka sudah lari saat polair menuju lokasi tersebut,” jelas Bachtiar.

Sehingga BB pun langsung digiring ke Mako Polair Juata, untuk dilakukan pengamanan dan pemeriksaan. Setelah itu kepiting-kepiting yang dilarang untuk diperdagangkan tersebut, langsung dilepaskan di perairan Tarakan. “Kami langsung koordinasikan dengan Karantina dan PSDKP Tarakan guna mengambil tindakan selanjutnya,” ujar Bachtiar.

BB speedboat  dan mesin rencananya akan diamankan sebagai barang temuan di Mako Polair Polda Kaltim, hingga nanti ada yang mengaku pemilik dari BB tersebut. Dari informasi yang diterima Polair, nakhoda dan ABK sempat melarikan diri ke perkampungan Siandau.  “Setelah kami ke sana tidak menemukan mereka,” ungkap Bachtiar.

Sementara itu, Kepala Stasiun PSDKP Tarakan, Akhmadon SPi MM, mengatakan saat ini mereka sedang fokus memberantas dan melakukan pengawasan terhadap perdagangan ilegal kepiting bertelur ini. “Kan sudah ada aturan yang mengatur ini,” singkat Akhmadon.

Kepala Pengawas, Pengendalian, Data, dan Informasi dari Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Kota Tarakan, M Zainul Arifin menambahkan, landasan hukum ekspor kepiting betina bertelur harus sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Nomor 56/2016.

“Para pengepul kepiting lebih memilih menjual ke Tawau dari pada ke Jakarta atau Surabaya, sebab harga yang ditawarkan sangat jauh berbeda,” ungkap Zainul.

Selain itu mereka juga menjual ke negara tetangga pada waktu-waktu tertentu. Saat harga-harga mulai naik,sehingga nilai jual kepiting juga meinggi. Atas tangkapan kepiting bertelur ini, maka bertambah pula jumlah tangkapan dalam setiap tahunnya di Kaltara.(eru/nri)


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 12:44

Air Sampai Masuk Dalam Rumah

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka sejak pukul 03.00 Wita kemarin hingga pagi hari…

Kamis, 23 November 2017 12:41

Tanggul Penahan Teror Warga

TARAKAN -  Bencana longsor kembali terjadi di Kota Tarakan, sejak hujan deras yang sedari dini…

Kamis, 23 November 2017 12:39

Irau Tengkayu Kembali Dilaksanakan Setiap Tahun

TARAKAN – Festival Irau Tengkayu yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sesuai keputusan Wali…

Kamis, 23 November 2017 12:38

Kukuh Tak Ingin Niaga, MAF Terancam Tutup

TARAKAN – Setelah sekian lama melayani penerbangan di kawasan perbatasan Kaltara, Mission Aviation…

Kamis, 23 November 2017 12:36

Misi Operasi Senyap Melalui Tempur Jelajah

TARAKAN – Tiga  pesawat Skadron Udara 16  (Skadud 16), yang berasal dari Lanud Roesmin…

Kamis, 23 November 2017 12:34

Tak Capai Target, PGN Tambah Dua Kelurahan

TARAKAN - Jaringan gas (Jargas) sebanyak 5.000 sambungan tahun depan di tiga kelurahan telah selesai…

Kamis, 23 November 2017 12:32

Tim Gabungan Gelar Razia, Menyasar Wajib Pajak

TANA TIDUNG – Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Tana Tidung berkerja sama dengan…

Kamis, 23 November 2017 12:23

Jalan Menuju Dua Sekolah Becek

TARAKAN – Jalan selalu saja dikeluhkan masyarakat, khususnya RT 16, Kelurahan Karang Harapan.…

Rabu, 22 November 2017 13:21

Badrun Menunggu Menit-Menit Akhir

TARAKAN – Kontestasi pemilihan wali kota Tarakan 2018 masih samar, apakah hanya akan diikuti dua…

Rabu, 22 November 2017 13:14

PLN Dalam Masa Pemeliharaan, Pemadaman Dua-Tiga Jam

TARAKAN – Pemadaman listrik di luar jadwal masih terjadi. Namun, durasi pemadaman tidak terlalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .