MANAGED BY:
RABU
19 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:07
Rehabilitasi Narkoba Harus ke Luar Kota
INT.

PROKAL.CO, TARAKAN – Saat ini Kota Tarakan membutuhkan tempat untuk merehabilitasi pengguna narkotika dalam kategori berat yang membutuhkan rehabilitasi rawat inap. Sebab untuk saat ini balai rehab yang dimiliki oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) yang terdekat hanya di Samarinda.

Kasi Bidang Rehabilitasi, BNNK Tarakan, Rena Herdiani menjelaskan, sebenarnya terdapat dua jenis rehabilitasi, yakni rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap. “Untuk penentuan rehab rawat jalan dan rawat inap tergantung dari hasil pemeriksaan tim assesment terpadu (TAT),” ujarnya.

Mengenai rawat jalan, lanjut Rena, hanya untuk penggunaan kategori ringan dan sedang, dan untuk yang terkategori berat itu harus melalui rawat inap.  “Tetapi tidak di sini (Tarakan) tempatnya. Untuk rawat inap via BNN di balai rehab milik BNN, dan yang terdekat dari tarakan ada di Samarinda,” ungkap Rena.

Yang menjadi kendala saat ini ketika kondisi pengguna terkategori berat. Sehingga ketika orang tua atau kerabatnya tidak mampu membiayai.

“Maka tidak akan bisa berangkat untuk direhabilitasi. Karena untuk biaya pengobatan ditanggung oleh BNN, tetapi untuk biaya keberangkatannya tidak ditanggung,” katanya.

Untuk proses rehabilitasi terdapat dua sumber, yakni yang pertama mereka yang mengkonsumsi narkoba datang sendiri untuk melapor ke BNN.   “Kemudian yang kedua mereka datang dari polres atau polsek ke kantor BNN,” tuturnya.

Selain itu, biasanya yang mengkonsumsi tersebut akan masuk dalam kategori yang direhabilitasi jika terbukti mengkonsumsi narkoba. “Dan kemudian diserahkan kepada kami untuk dibina,” ujarnya.

Hanya saja, lanjutnya, memang untuk proses rehabilitasi rawat jalan sendiri dilaksanakan karena sebelumnya mereka dibina terlebih dahulu dan diberikan edukasi.

“Sehingga mereka akhirnya mau untuk dibawa ke sini. Kebanyakan dari masyarakat tidak paham, bahwa yang akan diproses tergantung apakah terdapat barang bukti atau tidak,” jelasnya.

Rena mengatakan, setiap yang terbukti positif menggunakan narkotikan tidak akan ditangkap atau diproses hukum. Karena yang terpenting selama urinnya terindikasi positif, maka dia berhak untuk direhab.

“Tetapi kalau misalnya positif dan ada barang buktinya maka akan tetap diproses. Kalaupun misalnya terdapat barang bukti dan yang bersangkutan masih di bawah umur, maka ada pemeriksaan lagi yang lebih lanjut, itu melalui pemeriksaan dari TAT,” ungkapnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat Tarakan yang memang telah ketergantungan untuk mengkonsumsi narkotika, sebaiknya melapor ke BNN. Agar nantinya dapat dibantu untuk memulihkan dari ketergantungannya.

“Silahkan lapor aja, jangan sungkan atau malu. Karena banyak yang masih coba-coba karena masih biasa aja mereka tidak mau merehab. Dan memang sebaiknya dari sedini mungkin, jangan sampai menjadi ketergantungan nantinya,” pungkas Rena.(asf/nri)


BACA JUGA

Selasa, 18 Desember 2018 14:33

Dalih 'Buta' Aturan Oknum Parpol

TARAKAN - Kasus money politic atau politik uang yang diduga…

Selasa, 18 Desember 2018 14:29

Fasilitas Taman Berkampung Dirusak

TARAKAN - Wajah Bumi Paguntaka menjadi lebih indah dengan hadirnya…

Selasa, 18 Desember 2018 14:28

KPU: Kardus Tak Berbeda dari Aluminium

TARAKAN - Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menggunakan kotak…

Selasa, 18 Desember 2018 12:29

Ahli Sebut Video dari Terdakwa Asli

TARAKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi ahli digital…

Selasa, 18 Desember 2018 12:15

Laporan Warga Asing Dominan Illegal Fishing

TARAKAN - Beberapa perusahaan yang ada di Kaltara memakai jasa…

Selasa, 18 Desember 2018 12:14

PDAM Segera Tambah Satu Unit Pompa Utama

TARAKAN - Belum maksimalnya pelayanan air bersih di Kota Tarakan,…

Selasa, 18 Desember 2018 12:08

Sampah Semesta Belum Terlaksana Semua

TARAKAN - Program Sampah Semesta yang digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot)…

Senin, 17 Desember 2018 13:03

Cantik Instan Berbahaya

Memiliki wajah yang cerah, putih, halus, tanpa flek hitam dan…

Senin, 17 Desember 2018 13:00

Temukan Dua Kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi

Capaian imunisasi measles dan rubella (MR) di Tarakan belum cukup…

Senin, 17 Desember 2018 12:55

Mau BPJS Sehat, Naikkan Iuran!

TARAKAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mulai memikirkan rencana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .