MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:04
Vaksin MR Sangat Dibutuhkan untuk Cegah Kecacatan
DIBUTUHKAN: Vaksin MR wajib diberikan ke anak-anak untuk mencegah terjadinya kecacatan nantinya. IST

PROKAL.CO, TARAKAN – Belum dikeluarkannya sertifikasi halal dari MUI, tak berarti vaksin measles rubella (MR) tidak dapat digunakan. Sebab, dengan vaksin ini dapat mencegah dan menekan angka kecatatan pada anak. Selain itu proses sertifikasi pun membutuhkan proses yang panjang dalam pelaksanaannya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan, Subono mengharapkan tingkat kesehatan masyarakat itu meningkat dengan menggunakan vaksin tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan dengan meningkatkan promosi dan prevensi.

“Imunisasi itu bagian dari prevensi, karena ada banyak penyakit yang bisa dicegah dengan vaksinisasi atau imunisasi. Karena lebih baik dan lebih murah mencegah daripada mengobati,” jelas Subono.

Pada prinsipnya upaya pencegahan dengan vaksin lebih sederhana dan memang sudah dikenal oleh masyarakat, tetapi dalam pelaksanaannya masih sering mendapatkan kendala. “Mungkin terdapat kesadaran ataupun presepsi yang salah terhadap imunisasi, sehingga tidak bisa 100 persen terlaksana,” ujarnya.

Mengenai Kejadian Luar Biasa (KLB) terjadi pada campak, lanjut Subono, memang telah terjadi sejak lama. Pada tahun 2016 dan dua tahun sebelumnya juga turut terjadi. “Dan memang terdapat siklus 2 tahunan untuk KLB campak tersebut,” imbuhnya.

Setelah ditelusuri, lanjut Subono, salah satu pemicunya karena terdapat beberapa anak-anak yang tidak tersentuh imunisasi sehingga terkena campak yang kemudian menular. Ketika sudah menular campak juga tidak menutup kemungkinan akan menular pada anak yang sudah imunisasi. Sehingga terciptalah angka tinggi pada pendertia campak.

 “Maka dari itu kami mengharapkan baik dari tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat ikut membantu memberikan penyadaran kepada masyarakat. Agar presentase keikutsertaan imunisasi itu bisa menjadi tinggi, dan masyarakat bisa terhindar dari penyakit tersebut,” ungkap lelaki yang gemar bersepeda ini.

Kabid Pencegahan Penyakit Dinkes Tarakan, Witoyo menambahkan bahwa secara umum, dari segi kesehatan vaksin MR mendesak dan perlu digunakan untuk kesehatan anak.

“Jika memang terpaksa digunakan, itu tidak masalah dan hal itu sudah pernah diungkapkan MUI. Kan saat ini juga sertifikasi juga sudah dalam proses pengajuan oleh Bio Farma (perusahaan penyedia vaksin MR),” jelas Witoyo, kepada Radar Tarakan.

Menurutnya, vaksin MR tersebut saat ini baru diberlakukan atau sudah digunakan di pulau Jawa, dan tahun depan baru akan digunakan di wilayah luar pulau Jawa termasuk Kaltara.

Tahun depan pula, penggunaan vaksin MR sudah dimasukkan ke dalam anggaran pemerintah, dan puskesmas juga telah membuat perencannanya untuk dimasukan ke dalam program, mulai dari sosialisasi tingkat kota hingga ke kelurahan.

“Kemarin sudah kami lakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan juga di kelurahan. Nantinya puskesmas akan menindaklanjuti termasuk melakukan pendataan-pendataannya,” tuturnya.

Vaksin MR ini nantinya akan disuntikkan di lengan. Fungsi dari vaksin ini untuk mencegah campak, jika tidak dicegah maka ketika terkena campak akan menyebabkan kejang-kejang, infeksi otak, infeksi telinga.

“Dan jika tanda-tandanya menyerang ibu hamil, maka bisa keguguran atau menyebabkan cacat pada bayinya. Kalau itu bisa dicegah dengan vaksin kenapa tidak, daripada menciptakan keturunan yang cacat kan,” imbuh Witoyo.  

Vaksin ini juga memang tergolong baru adalah rubella-nya dan untuk campak memang sudah lama digunakan. Memang sebelumnya vaksin campak sudah diberlakukan, namun vaksin untuk rubella yang baru dilakukan pada tahun ini di Jawa, dan tahun depan di luar Jawa. 

“Perbedaan antara imunisasi dan vaksinasi, yaitu imunisasi adalah proses memasukkan vaksin berupa bakteri atau virus yang telah dilemahkan,” jelasnya.

Witoyo menginformasikan kepada masyarakat bahwa tahun depan ada imunisasi gabungan antara campak dan rubella (campak Jerman) yang wajib diberikan kepada setiap anak dari umur 9 bulan hingga yang kurang dari 15 tahun.  (*/asf/nri)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:53

Tiga Bulan Kursus Bahasa Tiongkok Belum Cukup

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:50

Gubernur Jajaki Peluang Investasi dan CSR

SINGAPORE – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:46

Analisis Perbankan, Kepariwisataan Dorong Rupiah

TARAKAN - Pertumbuhan perekonomian di Kaltara saat ini didominasi oleh sektor primer, terutama sektor…

Rabu, 26 September 2018 12:39

Bawas MA Periksa Hakim yang Dilaporkan

TARAKAN – Menindaklanjuti surat pengaduan dari salah satu pengacara kasus perdata terkait adanya…

Rabu, 26 September 2018 12:04

Sebelum Kampanye, Wajib Lapor Polisi

TARAKAN – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan…

Rabu, 26 September 2018 11:57

Penyidik Dapat Laporan Baru

TARAKAN – Kasus penggelapan dana koperasi di PT Idec Wood yang bergulir di penyelidikan Polres…

Rabu, 26 September 2018 11:54

DLH: Kondisi TPA di Tarakan Tak Layak

TARAKAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan harus berpikir keras. Pasalnya, satu unit …

Rabu, 26 September 2018 11:52

Pendangkalan Drainase Sebabkan Banjir

Tarakan—Minimnya anggaran Pemerintah Kota Tarakan menjadi alasan terhentinya bantuan perbaikan…

Rabu, 26 September 2018 11:48

Pelayanan Legalisasi Masih Normal

TARAKAN - Pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dilakukan hari ini di Kaltara…

Rabu, 26 September 2018 11:44

Baznas Ajak DPRD Bayar Zakat Penghasilan

TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, hingga kini terus mengejar target penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .