MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 10:02
Tarakan Kekurangan 340 Guru

Harapkan Ada Moratorium

PEMBELAJARAN: Untuk menutupi kekurangan guru berstatus PNS, Pemkot Tarakan menambah tenaga mengajar dengan berstatus guru honorer yang mana biaya operasionalnya ditanggung atau ditentukan oleh sekolah masing-masing. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kebutuhan terhadap tenaga pengajar yang tinggi memang masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan di Kota Tarakan. Bahkan saat ini kekurangan tidak hanya terdapat di SD saja, namun juga SMP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tarakan.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar dan Pengembang Disdikbud Kota Tarakan, Tajuddin Noor menjelaskan, mengenai jumlah kebutuhan tenaga pengajar atau guru SD saat ini, terdapat kekurangan sekitar 260 orang.

“Itu di SD, dan untuk guru SMP saat ini masih kekurangan sekitar hingga 80 orang guru lagi,” tuturnya.

Tajuddin menjelaskan, bahwa kebutuhan guru tersebut saat ini terpenuhi, namun merupakan guru honor dan bukan pegawai. “Yang dibutuhkan saat ini adalah pegawai. Kalau selama ini kan honor yang menutupi kekurangan guru itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tajuddin mengatakan, bahwa memang saat ini tidak ada penerimaan terhadap pegawai untuk tenaga guru yang khusus ditempatkan di Tarakan. “Yang di Tanjung Selor itu untuk ditempatkan di provinsi, bukan di Tarakan,” jelasnya.

Mengenai alur penerimaan guru, Tajuddin menjelaskan, jika terdapat penerimaan pegawai maka BKD akan berkomunikasi dengan Disdikbud untuk menanyakan berapa jumlah guru yang dibutuhkan.

“Kemudian kami diminta untuk menentukan berapa jumlah guru yang dibutuhkan. Karena memang kalau teknis ada di kami semua,” tegasnya.

Mengenai apakah nantinya akan ada kebijakan pengangkatan honor seperti misalnya K1 atau K2, dirinya tidak mengetahui terkait hal tersebut. “Itu untuk kebutuhan guru kelas di Tarakan,” jelasnya.

Mengenai antisipasi untuk saat ini, Tajuddin mengatakan, menggunakan tenaga honor dan penggajiannya ditangani oleh sekolah yang juga digaji menggunakan dana tambahan seperti dana BOS.

Bahkan, lanjutnya, ada sekolah yang menggaji guru pengajar dengan menggunakan bantuan dari orang tua murid yang dikumpulkan lewat komite sekolah. “Tidak mungkinkan dibiayai oleh dana BOS semuanya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Tajuddin, sekolah saat ini tidak hanya kekurangan guru saja, namun kebutuhan seperti tenaga admin hingga penjaga sekolah saat ini juga masih kurang.  “Sebenarnya kita butuh. Cuma kerana memang dana kita kan terbatas,” ungkap Tajuddin.

Tajuddin berharap, agar kedepannya terdapat moratorium untuk guru yang ada di Tarakan. Arena sementara guru kelas memang tidak dapat digatikan. Selain itu, di satu sisi guru juga dituntut untuk selalu meningkatkan mutu.

“Karena guru itu harus berada di dalam kelas, apalagi guru kelas yang ada di SD. Mereka harus selalu memantau siswanya. Maka dari itu semoga permasalahan kekurangan guru tersebut dapat diselesaikan segera,” pungkasnya.(asf/udn)


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:53

Tiga Bulan Kursus Bahasa Tiongkok Belum Cukup

Sebanyak 34 pelajar dari Kalimantan Utara mendapat kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:50

Gubernur Jajaki Peluang Investasi dan CSR

SINGAPORE – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie melakukan pertemuan dengan…

Rabu, 26 September 2018 12:46

Analisis Perbankan, Kepariwisataan Dorong Rupiah

TARAKAN - Pertumbuhan perekonomian di Kaltara saat ini didominasi oleh sektor primer, terutama sektor…

Rabu, 26 September 2018 12:39

Bawas MA Periksa Hakim yang Dilaporkan

TARAKAN – Menindaklanjuti surat pengaduan dari salah satu pengacara kasus perdata terkait adanya…

Rabu, 26 September 2018 12:04

Sebelum Kampanye, Wajib Lapor Polisi

TARAKAN – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Kampanye Pemilihan…

Rabu, 26 September 2018 11:57

Penyidik Dapat Laporan Baru

TARAKAN – Kasus penggelapan dana koperasi di PT Idec Wood yang bergulir di penyelidikan Polres…

Rabu, 26 September 2018 11:54

DLH: Kondisi TPA di Tarakan Tak Layak

TARAKAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan harus berpikir keras. Pasalnya, satu unit …

Rabu, 26 September 2018 11:52

Pendangkalan Drainase Sebabkan Banjir

Tarakan—Minimnya anggaran Pemerintah Kota Tarakan menjadi alasan terhentinya bantuan perbaikan…

Rabu, 26 September 2018 11:48

Pelayanan Legalisasi Masih Normal

TARAKAN - Pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan dilakukan hari ini di Kaltara…

Rabu, 26 September 2018 11:44

Baznas Ajak DPRD Bayar Zakat Penghasilan

TARAKAN – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, hingga kini terus mengejar target penerimaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .