MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:33
Ada Maskapai Baru Masuk Malinau

Direncanakan Terbang Perdana 1 November

TAMPAK SIBUK: Di Bandara Kolenel RA Bessing Malinau dalam setiap harinya rata-rata ada 12 kali take off dan landing pesawat. Tampak saat peswat Kalstar saat masih beroperasi mengantre untuk take off setelah pesawat Susi Air landing di Bandara Kolonel RA Bessing. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Semenjak Maskapai Kalstar tidak lagi terbang melayani berbagai rute di Kalimantan, berimbas juga bagi masyarakat Kabupaten Malinau. Karena, selain transportasi sungai, transportasi udara lah yang juga sangat berperan penting untuk angkutan barang dan orang di Malinau menuju kota lainnya.

Namun, masyarakat Malinau tampaknya akan bernafas lega, karena ada maskapai baru yang telah mengajukan slot time untuk penerbangan yang rutenya sama dengan Kalstar. Maskapai itu adalah Xpress Air.

“Perwakilan Xpress Air datang ke Perum Lembaga Penyelenggaraan Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) Kantor Cabang Pembantu Malinau untuk mengajukan permohonan slot time periode winter,” ujar Kepala Perum LPPNPI Cabang Pembantu Malinau Setio Utomo kepada Radar Tarakan, di ruang kerjanya, Jumat (20/10).

Untuk pesawat yang digunakan, terang pria yang akrab disapa Tomo ini, jenisnya sama dengan pesawat Kalstar yang melayani rute Malinau lalu, yaitu ATR 42 seri 300 yang seat-nya 48. Sedangkan jam operasional sesuai slot time yang diajukan, tambahnya, Xpress Air akan terbang setiap hari dan sekali sehari, baik dari Malinau ke Tarakan maupun sebaliknya. Namun, di hari Senin, Rabu dan Jumat terbangnya sore sekitar jam 3, kemudian di hari Selasa, Kamis, Sabtu dia terbang pagi dan landing di Malinau jam sekira jam 8 pagi.

Lebih lanjut diterangkannya, sesuai prosedur, pihak Xpress Air sudah mengajukan permohonan slot time. Karena, permohonan slot time merupakan syarat yang wajib diajukan oleh operator maskapai yang akan baru beroperasi di satu bandara. Dan setelah mendapatkan rekomendasi persetujuan slot time dari Perum LPPNPI Cabang Pembantu Malinau dan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kolonel RA Bessing Malinau, data persetujuan tersebut akan dibawa pihak maskapai ke Dirjen Perhubungan Udara dan setelah itu akan diterbitkan izin rute ke daerah yang dituju.

“Setelah izin rute didapat, berarti mereka sudah sah dan bisa beroperasi ke Malinau sesuai dengan rute yang diajukan dan jam-jam (jadwal penerbangan) yang diajukan,” terangnya.

Sementara itu, pihak Xpress Air berencana akan sesegera mungkin bisa melayani penerbangan di Malinau setelah mendapatkan izin rute. “Tanggal 1 November ini direncanakan mereka akan melaksanakan penerbangan perdana, Tarakan – Malinau dan Malinau – Tarakan,” kata Tomo Lagi.

Diungkapkan, pihaknya bersama UPBU Malinau sudah bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau dalam hal ini Bupati Malinau Yansen TP. Silaturahmi tersebut dalam rangka  menyampaikan niat baik dari Xpress Air yang memang mempunyai niat baik untuk mengembangkan rute usahanya sampai ke Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Malinau.

“Bupati pun juga sangat mendukung adanya operator maskapai baru sebagai pengganti Kalstar ini. Dan diharapkan juga ada maskapai-maskapai lain yang melayani rute Malinau,” tuturnya.

“Wings Air kan berencana juga masuk ke Malinau. Ya, mudahan-mudahan kalau Wings Air jadi, berarti nanti akan ada dua operator tambahan selaian Susi Air dan MAF,” tambahnya.

Semenjak Kalstar tidak terbang lagi, dikatakan pria yang sebelumnya pernah bertugas di Tarakan ini, tingkat keterisian penumpang penuh terus di maskapai lainnya yang masih beroperasi di Malinau. Penumpang banyak yang kecewa, karena tidak bisa mendapatkan tiket, termasuk juga para pejabat yang memiliki urusan pemerintahan yang butuh waktu cepat menuju ibu kota provinsi maupun ibu kota negara.

“Kan sering menggunakan transportasi udara, dengan tidak adanya kalstar, otomatis kan tinggal satu Susi Air dengan jadwal penerbangan ada yang sehari 2 kali, ada yang sehari Cuma sekali dan kapasitas seat-nya juga sangat terbatas. Jadi tingkat keterisian Susi Air ya penuh terus tiap hari,” ungkapnya.

Diakuinya, Bandara Kolonel RA Bessing Malinau merupakan bandara tersibuk dan terbesar kedua setelah Bandara Juwata Tarakan, karena dalam setiap harinya pesawat take off dan landing rata-rata 12 kali. “Bandara Malinau nomor 2 se-Kaltara,” ujarnya.

Terpisah, Jimmy (34), salah seorang warga Malinau yang ditemui media ini di saat mencari tiket untuk penerbangan ke Tarakan mengaku agak kesusahan mendapatkan tiket pesawat semenjak Kalstar tidak terbang lagi. Ia sempat kecewa, karena tidak dapat tiket untuk keluarganya yang akan ke Malinau.

Dia mengaku bukannya tidak mau menggunakan transportsi sungai, namun ia memikirkan kasihan keluarganya terutama yang sudah berumur harus menempuh perjalanan selama 3 jam kalau menggunakan speed boat. “Kalau kita yang muda tidak masalah, saya kasihan sama orang tua dan anak-anak saja. Kalau naik pesawat kan hanya kurang lebih 20 menit,” ungkapnya.

Setelah mendengar aka nada maskapai baru yang akan melayani rute Malinau – Tarakan dan sebaliknya, ia pun merasa senang dan berharap tiketnya juga jangan terlalu mahal, agar bisa dijangkau semua kalangan masyarakat. “Wah bagus tuh, mudah-mudahan ada banyak maskapaia lain juga,” harapnya. (ags/puu)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 09:41

Masyarakat Dilarang Tebang Kayu di DAS

MALINAU – Untuk menjaga kelestarian alam dan juga menjaga sumber air untuk masyarakat Kabupaten…

Sabtu, 24 Februari 2018 09:40

Polres Malinau Miliki Dua Pejabat Baru

MALINAU – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Malinau AKBP Bestari H. Harahap, SIK, MT, Jumat…

Jumat, 23 Februari 2018 10:44

Penerbangan Perdana, Seat Penuh

MALINAU – Harapan masyarakat Kabupaten Malinau dan sekitarnya memiliki pilihan moda transportasi…

Jumat, 23 Februari 2018 10:13

Kades Harus Paham UU tentang Desa

MALINAU – Sebagai penyelenggara pemerintahan di desa, Kepala Desa (Kades) harus paham Undang-undang…

Jumat, 23 Februari 2018 10:11

Puluhan PPL Terima SK Perpanjangan Kontrak Kerja

MALINAU - Sebanyak 24 orang Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang diperpanjang kontrak kerjanya oleh…

Jumat, 23 Februari 2018 10:03

Wings Air Layani Malinau, Pemkab Ucapkan Terima Kasih

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau,…

Jumat, 23 Februari 2018 10:00

Yansen TP Tekankan Aparat Desa Bekerja Sesuai Aturan

MALINAU-Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si  kembali mengingatkan kepada seluruh aparat desa bahwa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:04

Tingkatkan Kapasitas Aparat-Lembaga Desa

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa…

Kamis, 22 Februari 2018 10:02

Pemerintahan Desa Harus Mampu

MALINAU – Pembangunan di Kabupaten Malinau bertumpu pada desa dan Rukun Tetangga (RT), untuk itu…

Kamis, 22 Februari 2018 10:01

Bupati Malinau Harapkan Berkelanjutan

MALINAU-Bupati Malinau Dr.Yansen TP,MSi menegaskan, penandatanganan  Memorandum of Understanding…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .