MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Oktober 2017 11:45
Tidak Tiap Hari Sampah Diangkut
BERSERAKAN: Sampah yang tak dijemput oleh petugas membuat aroma tak sedap dirasakan warga sekitar. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meskipun program Sampah Semesta disambut baik oleh masyarakat, tetapi masih ada saja yang menjadi kendala dalam merealisasikan program yang dicanangkan oleh pemerintah kota.

Pada umumnya kendala yang dialami seperti armada yang digunakan mengalami kerusakan. Sehingga penjemputan sampah terkadang terhambat. Seperti yang dikeluhkan oleh warga RT 33, Kelurahan Pamusian ini.

Ketua RT 33, Kelurahan Pamusian, Apolos mengatakan, terkait program Sampah Semesta yang dicanangkan oleh pemerintah kota sebenarnya disambut baik oleh warganya karena bersih dari sampah. Namun yang menjadi kendalanya jika armada untuk menjemput sampah rumah tangga. Sebenarnya pihaknya sudah mendapatkan bantuan armada tiga roda dari kelurahan tetapi jika ada kerusakan ditanggung oleh pemakai.

“Tapi yang menjadi kendalanya itu masalah transportasinya yang dikeluhkan langsung dari petugasnya karena kalau rusak ditanggung sama pemakainya,” ujar Apolos saat ditemui di kediamannya, Kamis (19/10).

Sedangkan untuk iuran yang disepakti bersama di lingkungan RT 33 ini sebesar Rp 20 ribu per kepala keluarga (KK). Jika ingin menaikkan nominal iuran untuk menutupi biaya kerusakan, tentu warga merasa keberatan. Dengan demikian pihaknya bermaskud sekiranya ada dana subsidi dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan armada.

“Kadang petugas minta ke kita atau pinjam, nah paling tidak ada subsidi dari pemerintah. Ini kan satu armada untuk melayani tiga RT,” terangnya.

Bahkan pihaknya sudah empat kali mengganti petugas penjemput sampah, apalagi wilayah RT 33 ini daerahnya naik tanjakan. Petugas keempat ini merupakan rekomendasi dari kelurahan. Terkadang petugas juga tidak menentu kapan akan menjemput sampah, biasanya dalam jangka dua atau tiga hari baru mengambil sampah rumah tangga. Bahkan pernah hingga satu minggu baru dijemput sehingga warga merasa kesal. Karena sampah sudah mengeluarkan aroma tidak sedap, tetapi belum dijemput oleh petugasnya.

“Karena alasannya tidak sanggup makanya berhenti. Nah kita juga tidak bisa memaksa bekerja kalau kendaraannya rusak ataukah sakit. Jadi kalau tidak dijemput warga itu berteriak-teriak lampiaskan ke Ketua RT,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga pernah mengusulkan pengadaan lampu penerangan jalan di tiga titik jalan daerah RT 33. Meskipun belum ada laporan dari warga karena jatuh, tetapi setidaknya mengantisipasi dan demi keamanan warga setempat. Apalagi daerah tersebut merupakan daerah pegunungan.

“Setiap tahun kita usulkan melalui musrenbang, nah kalau terkendala dengan anggaran tapi kenapa diminta mengusulkan. Tidak ada realisasi jadi masyarakat juga bosan,” jelasnya.

Dengan demikian pihaknya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan khususnya mengenai Program Sampah Semesta ini. Padahal program ini disambut baik oleh masyarakat tapi masih kurang efektif.

“Supaya petugas lebih rajin karena biasanya juga kendaraan pribadi yang dipakai kan kasihan juga. Dan usulan musrenbang juga direalisasikan,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 15:34

Terciduk Bawa Sabu-Sabu, Pria Ini Mencoba Kabur

  TARAKAN - Petugas Avsec kembali berhasil menggagalkan upaya  penyelundupan sabu yang dilakukan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:18

Korban Tagihan ‘Gajah’ Siap Lapor

TARAKAN -Anda Lumba (28), salah satu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam di Kelurahan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:17

Inspirasi ‘Dokter Darman’ sejak di Bangku Sekolah Dasar

dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto adalah dua tokoh yang lahir dari keluarga perantau. Dari kecil berjuang…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:16

Rindu Anak-Istri, Lima Warga Filipina Baca Yasin

TARAKAN - Lima warga Filipina yang diselamatkan kapal tunda Kie Trans 29 setelah terombang-ambing di…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:12

Kenalkan Batik lewat Kontes Dangdut

PEMBAGIAN kain batik khas Kota Tarakan menghiasi kontes Liga Dangdut (Lida) Indonesia yang ditayangkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10

Dua Kadis Diperiksa Lima Jam

TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:06

Sepanjang Jalan Bergelombang

TARAKAN – Ketua RT 58, Kelurahan Karang Anyar, Obert, SE., MM mengatakan, permasalahan yang ada…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:05

Sore Ini Gowes Bareng Komunitas Sepeda se-Kota Tarakan

TARAKAN - Demi menjalin silaturahim dan meningkatkan tali persaudaraan antara sesama goweser Bumi Paguntaka,…

Sabtu, 24 Februari 2018 09:46

Loss Contact Seminggu hingga Helikopter Nyasar ke Malaysia

Sembilan personel Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung sudah menyelesaikan misi patroli patok. Ini merupakan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .