MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 20 Oktober 2017 11:45
Tidak Tiap Hari Sampah Diangkut
BERSERAKAN: Sampah yang tak dijemput oleh petugas membuat aroma tak sedap dirasakan warga sekitar. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Meskipun program Sampah Semesta disambut baik oleh masyarakat, tetapi masih ada saja yang menjadi kendala dalam merealisasikan program yang dicanangkan oleh pemerintah kota.

Pada umumnya kendala yang dialami seperti armada yang digunakan mengalami kerusakan. Sehingga penjemputan sampah terkadang terhambat. Seperti yang dikeluhkan oleh warga RT 33, Kelurahan Pamusian ini.

Ketua RT 33, Kelurahan Pamusian, Apolos mengatakan, terkait program Sampah Semesta yang dicanangkan oleh pemerintah kota sebenarnya disambut baik oleh warganya karena bersih dari sampah. Namun yang menjadi kendalanya jika armada untuk menjemput sampah rumah tangga. Sebenarnya pihaknya sudah mendapatkan bantuan armada tiga roda dari kelurahan tetapi jika ada kerusakan ditanggung oleh pemakai.

“Tapi yang menjadi kendalanya itu masalah transportasinya yang dikeluhkan langsung dari petugasnya karena kalau rusak ditanggung sama pemakainya,” ujar Apolos saat ditemui di kediamannya, Kamis (19/10).

Sedangkan untuk iuran yang disepakti bersama di lingkungan RT 33 ini sebesar Rp 20 ribu per kepala keluarga (KK). Jika ingin menaikkan nominal iuran untuk menutupi biaya kerusakan, tentu warga merasa keberatan. Dengan demikian pihaknya bermaskud sekiranya ada dana subsidi dari pemerintah untuk memperbaiki kerusakan armada.

“Kadang petugas minta ke kita atau pinjam, nah paling tidak ada subsidi dari pemerintah. Ini kan satu armada untuk melayani tiga RT,” terangnya.

Bahkan pihaknya sudah empat kali mengganti petugas penjemput sampah, apalagi wilayah RT 33 ini daerahnya naik tanjakan. Petugas keempat ini merupakan rekomendasi dari kelurahan. Terkadang petugas juga tidak menentu kapan akan menjemput sampah, biasanya dalam jangka dua atau tiga hari baru mengambil sampah rumah tangga. Bahkan pernah hingga satu minggu baru dijemput sehingga warga merasa kesal. Karena sampah sudah mengeluarkan aroma tidak sedap, tetapi belum dijemput oleh petugasnya.

“Karena alasannya tidak sanggup makanya berhenti. Nah kita juga tidak bisa memaksa bekerja kalau kendaraannya rusak ataukah sakit. Jadi kalau tidak dijemput warga itu berteriak-teriak lampiaskan ke Ketua RT,” terangnya.

Selain itu, pihaknya juga pernah mengusulkan pengadaan lampu penerangan jalan di tiga titik jalan daerah RT 33. Meskipun belum ada laporan dari warga karena jatuh, tetapi setidaknya mengantisipasi dan demi keamanan warga setempat. Apalagi daerah tersebut merupakan daerah pegunungan.

“Setiap tahun kita usulkan melalui musrenbang, nah kalau terkendala dengan anggaran tapi kenapa diminta mengusulkan. Tidak ada realisasi jadi masyarakat juga bosan,” jelasnya.

Dengan demikian pihaknya berharap agar pemerintah lebih memperhatikan khususnya mengenai Program Sampah Semesta ini. Padahal program ini disambut baik oleh masyarakat tapi masih kurang efektif.

“Supaya petugas lebih rajin karena biasanya juga kendaraan pribadi yang dipakai kan kasihan juga. Dan usulan musrenbang juga direalisasikan,” harapnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:01

Dinkes Minta Tambahan Waktu

TARAKAN – Masih rendahnya cakupan untuk anak usia 9 bulan hingga 15 tahun mendapatkan imunisasi…

Kamis, 20 September 2018 12:56

SK Pemberhentian Sudah Ditandatangani

TARAKAN — Upaya  Wakil Wali Kota Tarakan Khaeruddin Arief Hidayat untuk bisa lolos sebagai…

Kamis, 20 September 2018 12:44

Diduga Sakit dan Stres Berat

TIGA ekor beruang madu yang hidup di dua kandang di dalam Hutan Kota Sawah Lunto-Skip, Kelurahan Kampung…

Kamis, 20 September 2018 12:30

922 Gram Sabu Dilarutkan di Air

TARAKAN - Sabu-sabu sebanyak 922,12 gram dimusnahkan pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)…

Kamis, 20 September 2018 12:13

SK Honorer Tunggu Data Valid

TARAKAN - Kejelasan status tenaga honorer saat ini masih terus diperjelas. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan…

Kamis, 20 September 2018 12:10

Ditinggal, Rombong PKL Diangkut

TARAKAN - Empat unit rombong milik pedagang kaki lima (PKL) yang berada di depan Taman Berkampung, Kelurahan…

Kamis, 20 September 2018 12:08

Jaringan Bermasalah, Pencetakan E-KTP Terkendala

TARAKAN – Setelah masalah kekurangan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) terselesaikan,…

Rabu, 19 September 2018 22:02

Tolak Rekomendasi, Bisa Dipidanakan

TARAKAN – KPU Tarakan dinilai lalai, karena tidak melaksanakan rekomendasi-rekomendasi dari Bawaslu…

Rabu, 19 September 2018 21:43

“Lawan Oknum Pemecah Belah Bangsa”

TARAKAN - Menjelang tahapan kampanye Pileg dan Pilpres tahun depan, seluruh pihak terkait diminta untuk…

Rabu, 19 September 2018 11:42

Sarankan Pemerintah Tetap Merujuk PM 108

TARAKAN – Koperasi Borneo Pratama Jaya Mandiri masih menunggu kerangka hukum setelah Peraturan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .