MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 19 Oktober 2017 12:34
Sering Tertangkap, Tak Membuat Pedagang Jera

Petugas Datang, Pedagang Berlarian

KEJAR-KEJARAN: Pedagang makanan ataupun aksesoris masih kerap dijumpai di area dermaga pelabuhan Tengkayu I. Padahal di area ini jelas-jelas terlarang bagi pedagang. BANK DATA RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sering bejualan di area dermaga pelabuhan Tengkayu I tidak jera menjajakan barangnya, baik berupa makanan ringan hingga aksesoris seperti kaca mata. Padahal, aktivitas perdagangan ini dilarang keras oleh pemerintah.

Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Umar menuturkan, pihaknya sudah seringkali menangkap dan menertibkan para PKL yang memenuhi dermaga pelabuhan Tengkayu I. Pihaknya juga sudah memberikan imbauan agar tidak berjualan di area dermaga, karena akan mengganggu mobilitas penumpang. “Susah juga ya, berapa kali ditertibkan ada saja yang berjualan terus di situ. Padahal sudah dilarang berjualan di dalam,”  katanya.

Dikatakannya, jika pedagang melihat anggota Satpol PP mendatangi lokasi, para pedagang langsung akan lari, bahkan sampai meninggalkan dagangannya. “Dagangan yang ditinggalkan kami ambil, kami simpan di kantor. Jadi kalau mau ambil bisa ke kantor,” ujarnya.

Umar mengakui, selama ini penjual yang menjajakan dagangannya di dalam pelabuhan bukan hanya satu atau dua orang saja, tetapi berlainan orang. Karena setiap pedagang yang ditertibkan selalu berbeda orang, walaupun yang dijajakan produk yang sama. “Kalau sudah ditertibkan satu kali, tidak bakalan orang itu muncul lagi. Tapi orang baru lagi yang jualan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bagi pedagang yang kedapatan satu kali maka akan mendapat surat teguran dan hanya diberikan bimbingan, tetapi jika sudah kedapatan dua kali maka akan langsung mendapatkan hukuman berupa sidang tindak pidana ringan. “Kan sudah disiapkan di luar dermaga, jadi jangan lagi masuk di dalam,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pedagang makanan ringan yang ditemui di area dermaga mengaku sudah mengetahui aturan tersebut. Ia pun mengaku salah. Tetapi jika ia berdagang di area luar dermaga, terkadang calon penumpang ataupun yang tiba tidak banyak yang membeli. “Kalau di sini pas mereka lagi duduk-duduk santai. Yang awalnya tidak ingin beli, jadinya tertarik. Jadi lebih untung,” katanya.

Pedagang yang enggan disebutkan namanya ini mengaku harus waspada, sebab sewaktu-waktu ia akan ditertibkan lagi. “Memang takut sih, tapi tidak pernah tertangkap. Mau bagaimana lagi, sudah risiko cari uang,” ujarnya. (*/yus/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 15:34

Terciduk Bawa Sabu-Sabu, Pria Ini Mencoba Kabur

  TARAKAN - Petugas Avsec kembali berhasil menggagalkan upaya  penyelundupan sabu yang dilakukan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:18

Korban Tagihan ‘Gajah’ Siap Lapor

TARAKAN -Anda Lumba (28), salah satu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam di Kelurahan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:17

Inspirasi ‘Dokter Darman’ sejak di Bangku Sekolah Dasar

dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto adalah dua tokoh yang lahir dari keluarga perantau. Dari kecil berjuang…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:16

Rindu Anak-Istri, Lima Warga Filipina Baca Yasin

TARAKAN - Lima warga Filipina yang diselamatkan kapal tunda Kie Trans 29 setelah terombang-ambing di…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:12

Kenalkan Batik lewat Kontes Dangdut

PEMBAGIAN kain batik khas Kota Tarakan menghiasi kontes Liga Dangdut (Lida) Indonesia yang ditayangkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10

Dua Kadis Diperiksa Lima Jam

TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:06

Sepanjang Jalan Bergelombang

TARAKAN – Ketua RT 58, Kelurahan Karang Anyar, Obert, SE., MM mengatakan, permasalahan yang ada…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:05

Sore Ini Gowes Bareng Komunitas Sepeda se-Kota Tarakan

TARAKAN - Demi menjalin silaturahim dan meningkatkan tali persaudaraan antara sesama goweser Bumi Paguntaka,…

Sabtu, 24 Februari 2018 09:46

Loss Contact Seminggu hingga Helikopter Nyasar ke Malaysia

Sembilan personel Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung sudah menyelesaikan misi patroli patok. Ini merupakan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .