MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:52
Partai Pika Tak Penuhi Persyaratan

Parsindo Siap Menjadi Peserta Pileg 2019

PENYERAHAN BERKAS: Parpol-parpol di Tarakan yang aktif sudah menyerahkan berkas untuk dilakukan verifikasi. JOHANNY SILITONGA/ RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo) akhirnya menyambangi Kantor KPU Tarakan, setelah sebelumnya dinyatakan belum melengkapi fotokopi KTA dan KTP. Namun, PIKA harus rela tidak ikut dalam pileg 2019, sebab lampirannya tidak dapat terpenuhi.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, sekira pukul 20.00 wita, Partai Parsindo datang lebih awal dengan membawa dokumen tebal berisikan 259 Fotokopi KTP. Tak hanya itu, terlihat pula membawa surat mandat dari partai pusat untuk diserahkan langsung ke KPU Tarakan.

Pemeriksaan yang berlangsung kurang lebih satu jam itu, terlihat sangat ketat dan penuh kehati-hatian, satu persatu salinan fotokopi KTP tersebut diperiksa oleh panitia KPU Tarakan.

Alhamdulillah untuk dokumen sudah dinyatakan lengkap, dan untuk KTA sendiri yang kita miliki sudah diambang batas dari nominal yang ditentukan yakni 221 fotokopi,” ungkap Sudi Herman, Selaku Ketua Parsindo Cabang Tarakan usai mengumpulkan berkas.

Adapun permasalahan yang dihadapi Parsindo saat dinyatakan berkas tak lengkap, tak lain dikarenakan adanya miss komunikasi antara Parsindo dengan KPU. Namun, sejalan hal tersebut, akhirnya Parsindo bisa memenuhi persyaratan dengan waktu yang telah diberikan 1x24 jam.

“Kami sebagai peserta pemilu ada sedikit kurang komunikasi lah dengan KPU,  dan akhirnya sudah clear,”ujarnya.

Adapun tahapan selanjutnya dikatakan Sudi, yakni tinggal menunggu hasil verifikasi dari KPU RI, untuk dilakukan pengecekan data. Dan setelah itu akan dilihat apa saja yang akan diperbaiki.

“Meski paratai ini baru berjalan kurang lebih satu tahun, kami optimislah untuk bisa masuk dan lulus dalam verifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, di pukul 20. 50 wita, terlihat pula kedatangan Partai PIKA. Partai ke 18 yang baru mengumpulkan kelengkapan berkas KTA dan KTP.

Berbeda dengan Parsindo, PIKA mengaku hanya dapat mengumpulkan sedikitnya 79 KTA dan KTP dari waktu yang telah ditentukan. Yang artinya tidak ada perubahan sejak diberikan waktu kelonggaran dalam melengkapi berkas.

“Kami sudah berusaha semampu kami dan kami juga sudah berkoordinasi ke pusat. Namun permasalahannya ialah, data yang ada SIPOL tidak sesuai dengan fakta yang ada, sehingga  untuk mengumpulkan pun juga tidak memungkinkan lagi, ”ujar Firgus Gardiansyah, selaku Ketua DPC Pika Cabang Tarakan.

Meski demikian, Partai PIKA pun hingga saat ini optimis, meski peluang untuk lulus verivikasi sangat kecil. “Tinggal menunggu arahan dari  KPU RI, apakah ini lolos atau tidak, kami hanya bersabar,” bebernya.

Firgus mengatakan, saat awal pendaftaran di PIKA dirinya sangat menyayangkan, ketika saat pendaftaran melalui  Sistem Informasi Anggota (SIA) Partai PIKA ternyata banyak yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Masyarakat ini hanya sembarang memasukan data dan juga tanpa sepengetahuan kami di sini. Dan Komunikasi antara daerah dan pusat juga, tidak terjalin dengan baik, sehingga inilah yang menyebabkan antara Internal terganggu, dan menghambat kami dalam pengumpulan berkas,” lanjutnya.

Belajar dari kasus ini, Firgus  pun menegaskan akan lebih baik dari hari ini. “Tentunya ini pelajaran bagi kami untuk lebih baik di kemudian harim,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Tarakan, Teguh Dwi Subagyo sat ditemui sekira pukul 22.00 Wita,  mengatakan hingga Selasa (17/10) pukul 21.00 Wita, sudah ada dua partai secara hampir bersamaan Persindo dan PIKA mendatangi KPU Kota Tarakan untuk menyampaikan verifikasi partai politik (parpol) yang sebelumnya berkasnya dikembalikan dikarenakan belum lengkap.

“Persindo secara persayaratan telah memenuhi persyaratan keanggotaannya dan juga sudah melampirkan fotokopi KTA dan KTP. Sehingga Persindo layak untuk diberikan tanda terima untuk melanjutkan verifikasi 15 November 2017 mendatang,”jelasnya.

Sedangkan PIKA, diktakan Teguh. Dari waktu tambahan yang telah diberikan sesuai dengan surat edaran KPU RI Nomor 585, bahwa apabila sampai Senin (16/10) pukul 24.00 waktu setempat tidak dipenuhi syarat standar minimal maka diberikan kesempatan perpanjangan melengkapai selama 1x24 jam.

“Ternyata data yang disampaikan kepada kami masih tetap sama dan  tidak ada berubah sama sekali. Dan untuk keanggotannya sendiri antar Sipol dan Bukti Pendaftaran tidak Konkrit,”beber Teguh.

Dan untuk KTA dan KTP yang diajukan PIKA sendiri, Ternyata jauh di bawah yang persyaratan minimal 221 fotokopi.  Dan bila merujuk surat edaran 585 yang baru saja dikeluarkan, ketika sampai batas waktu selesai dan data lampiran tak kunjung dilengkapi maka berkas akan disimpan untuk kemudian di laporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Kaltara paling lambat 3 hari setelah hari Selasa.

“Bukan diterima. Juga kami tidak perlu input dan tidak memberikan tanda terima kepada partai PIKA tersebut. Kelanjutan proses terhadap partai PIKA menunggu jawaban dari KPU RI setelah kami memberikan laporan,” tuturnya.

DELAPAN PARTAI TAK ADA DATANG KE KPU

SETELAH berkonsultasi dengan KPU Provinsi Kaltara terkait 27 partai yang secara nasional ada di KPU RI. Sehingga masih ada delapan partai yang hingga saat ini belum melapor ke KPU Kota Tarakan.  Apabila partai-partai tersebut telah melaporkan ke KPU RI, kemudian ditambah sesuai surat edaran ada masa perpanjangan 1x24 jam maka maknanya dalam upaya mengakomodasi partai yang telah terdaftar ke KPU RI untuk menyampaikan ke KPU Kota Tarakan.

“Sebenarnya ini adalah momen bagi partai untuk berkoordiansi dan berkonsultasi kepada KPU. Banyak partai yang memanfaatkan dengan baik kesempatan ini dan hasilnya 18 partai politik di Kota Tarakan telah menerima tanda terima dari kami,” tuturnya.  (eru/*/jhn/nri)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 22:32

Pelaku Politik Uang Kabur

TARAKAN – Hari H Pilwali Tarakan semakin dekat. Di sisa-sisa masa kampanye, Panwaslu harus ekstra…

Kamis, 21 Juni 2018 14:45

Tambah Cuti, TPP Siap Dipotong

TARAKAN - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Asman Abnur kembali…

Kamis, 21 Juni 2018 14:42

Pengamanan TPS, Dapat Bantuan Personel

TARAKAN – Hari H pencobolosan Pilwali Tarakan pada 27 Juni mendatang, Polres Tarakan siap menempatkan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:31

Tak Undang Seluruh Simpatisan

TARAKAN – Memasuki masa-masa akhir tahapan kampanye Pilwali Tarakan, kemarin pasangan calon (paslon)…

Kamis, 21 Juni 2018 14:25

Minimalisir Kecelakaan, Tutup Persimpangan

TARAKAN – Adanya penutupan beberapa persimpangan di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Mulawarman, dikeluhkan…

Rabu, 20 Juni 2018 22:01

Lagi, Gagal Jerat Oknum ASN ke Jalur Hukum

TARAKAN – Perhelatan Pilwali Tarakan tinggal menghitung hari, namun hingga kini Panwaslu Tarakan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:41

70 Persen Speedboat Reguler Buat Pintu Darurat

  TARAKAN - Belajar dari sejumlah insiden kecelakaan kapal cepat atau speedboat di laut Kaltara,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:06
Debat Kandidat Pilwali Tarakan 2018

Saling Lempar Pertanyaan, Jawaban Paslon Bikin Adem

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 15:05

Cara Para Calon Pilwali Tarakan Meyakinkan Pemilih

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…

Rabu, 20 Juni 2018 15:03

Begini Angan-Angan Para Paslon Mewujudkan Tujuan Pembangunan di Tarakan

TARAKAN - Mulai pukul 20.00 Wita, para pasangan calon (paslon) mulai memasuki panggung utama debat di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .