MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 14 Oktober 2017 10:51
Jalan di Tempat, Tidak Ada Investor Baru

Sektor Perkebunan Diklaim Sulit Gaet Investor

NIHIL INVESTASI: Menjelang akhir tahun, belum ada investor baru yang masuk ke Kabupaten Nunukan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hingga Oktober 2017, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nunukan belum mencatat adanya investor baru yang masuk ke Kabupaten Nunukan untuk berinvestasi.

Kepala Bidang (Kabid) Penanaman Modal, DPMPTSP Nunukan, Taufik Umar, SH mengatakan, hingga Oktober ini data investor yang tercatat ada sekira lima perusahaan penanam modal asing di bidang perkebunan. Namun, perusahaan tersebut bukan investor baru, melainkan hanya memperpanjang izinnya untuk tetap beroperasi di Kabupaten Nunukan.

“Untuk penanam modal dalam negeri, ada sekira 24 perusahaan yang melanjutkan perizinan,” kata Taufik Umar kepada Radar Nunukan, Jumat (13/10).

Menurutnya, dari 29 perusahaan yang melakukan investasi ke Kabupaten Nunukan, mayoritas perusahaan lama. Usaha di bidang perkebunan saat ini telah dibedakan dengan usaha pertambangan, karena ada beberapa izin usaha harus dikeluarkan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Seperti, PT Pertamina EP Asset 5 Tarakan serta beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan. “Perusahaan yang dikeluarkan izinnya di provinsi, tetap dilaporkan ke pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini investasi tidak bertambah diakibatkan beberapa hal. Misalkan untuk di bidang perkebunan sangat sulit didapatkan, karena lahan di Kabupaten Nunukan mayoritas telah dikelola oleh perusahaan yang lama.

Investasi bakal ada yang baru, ketika ada perusahaan lama di Nunukan yang tidak lagi beroperasi. Maka perusahaan baru tersebut dapat masuk ke Nunukan. Namun, untuk menggaet investor baru, hingga saat ini masih sulit dilakukan.

Perusahaan yang akan melakukan investasi di Nunukan telah dimudahkan Pemkab Nunukan. Bahkan, fasilitas yang diinginkan pasti akan diupayakan, seperti kebutuhan air bersih dan listrik. Karena ketika perusahaan ingin melakukan pembangunan, semua disiapkan dari investor itu sendiri.

Sedangkan persoalan izin usaha, DPMPTSP Nunukan tidak pernah mempersulit investor. Namun terkadang terbentur dengan regulasi, sehingga proses perizinan yang harus dikeluarkan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Seperti PT Hanergy Power Indonesia, saat ini masih ada beberapa tahap yang harus diselesaikan. Karena perusahaan tersebut telah dilakukan penerbitan izin lokasi, sedangkan untuk perkembangan tentu akan dilaporkan tiap tiga bulan kepada pemerintah daerah.

“DPMPTSP Nunukan tetap selalu memantau perkembangan yang dilakukan PT Henergy Power Indonesia. Komunikasi tetap berjalan hingga saat ini,” pungkasnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 13:04

Alasan Anggaran, RS Tak Dioperasikan

PELAYANAN Kesehatan di 11 kecamatan yang berada di wilayah tiga di antaranya, Kecamatan Sebuku, Sembakung,…

Kamis, 20 September 2018 12:46

Jembatan Rp 7,5 Miliar Mulai Dikerjakan

NUNUKAN – Setelah menanti 13 tahun lamanya, jembatan permukiman warga di rukun tetangga (RT) 10,…

Kamis, 20 September 2018 12:28

Ketahuan Mencuri, Pemuda Divonis Penjara Satu Tahun

NUNUKAN – Terdakwa Jamal, pemuda berusia 18 tahun dengan perkara pencurian akhirnya menjalani…

Kamis, 20 September 2018 12:26

Tak Ditahan, HM Wajib Lapor

NUNUKAN – HM, seorang pendidik dari salah satu Sekolah Menengas Pertama (SMP) di Nunukan yang…

Kamis, 20 September 2018 12:20

Pencarian Ditutup, Rini Azhara Belum Ditemukan

NUNUKAN – Tim SAR gabungan belum juga menemukan sosok Rini Azhara (7) yang hilang di pasar malam…

Kamis, 20 September 2018 12:17

Pilpres dan Pileg Dipastikan Tidak Saling Menganggu

NUNUKAN – Tim sukses untuk pemilihan presiden (pilpres) tak hanya heboh di tingkat nasional. Di…

Kamis, 20 September 2018 12:16

Satpol PP Akui Sulit Tangani Anjing Liar di Jalan Umum

NUNUKAN – Korban keberadaan anjing liar di Nunukan, baik kecelakaan lalu lintas maupun digigit…

Rabu, 19 September 2018 11:16

Tunggu Kepastian Penggunaan Jalan

NUNUKAN – Dinas Perdagangan (Disdag) Nunukan masih kesulitan dalam mengatur para pedagang ikan…

Rabu, 19 September 2018 11:13

Rini Azhara Diduga Diculik?

NUNUKAN – Kehilangan Rini Azhara (7) memasuki hari ketujuh sejak Rabu (12/9). Hingga kemarin pun…

Rabu, 19 September 2018 11:07

Produk Malaysia Memelihara Rantai Ekonomi

NUNUKAN – Sembilan bahan pokok (sembako) yang lebih mudah didapatkan dari Tawau, Malaysia membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .