MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

KULINER

Sabtu, 14 Oktober 2017 10:44
Ubi Jalar, Si Akar Buah Kaya Khasiat

Resep: Tarajjo Goreng

FOTO: ANDI PAUSIAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Berbicara soal rasa, manis, bertekstur lembut saat dikunyah, itu keistimewaan yang dimiliki ubi jalar. Apalagi berbicara soal kandungan gizi, manfaat ubi jalar atau yang dikenal ketela rambat ini tak diragukan lagi untuk tubuh.

Seperti diungkapkan Nurhawa, penanggung jawab bagian gizi di Puskesmas Sebengkok Tarakan. Dikatakan Nurhawa, untuk jenis umbi-umbian salah satunya ubi jalar, memang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Baik karbohidrat, lemak dan vitamin serta mineral.

Ubi jalar mudah ditemukan di pasar tradisional. Untuk budidaya pun demikian. Akarnya yang membentuk umbi-umbian memiliki kadar karbohidrat yang bisa setara dengan nasi. Di luar negeri misalnya Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu makanan pokok. Daun umbi yang memiliki nama latin Ipomoea Batatas L ini juga bisa dibuatkan sayur-sayuran.

Menurut Wikipedia, berdasarkan riset yant dilakukan Institut Pertanian Bogor, ubi jalar merah yang berasal dari Papua mengandung senyawa beta karotena yang mampu menurunkan infeksi HIV/AIDS. Sehingga diusulkan menjadi diet utama penderita HIV/AIDS bersama bahan lain. Dibandingkan dengan bahan makanan pokok lain, ubi jalar biasa memiliki kandungan senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, yaitu mencapai 14187 IU per 100 gram porsi, atau mencapai 89 persen kebutuhan harian. Beta karotena termasuk salah satu senyawa pembentuk vitamin A.

Kembali diungkapkan Nurhawa, sama halnya dengan sejenis umbian lainnya yakni singkong pun demikian. Hanya jika dibanding, ubi jalar memiliki kandungan gizi lebih tinggi.

 “Seratus gram nasi itu setara dengan singkong dengan 100 gram kandungan kalori 175 kkal,”sebut Nurhawa.

 Tambahnya,  mengonsumsi nasi 100 gram itu untuk ukuran rumah tangga setara tiga per empat  gelas  beras sama dengan  1 potong sedang singkong. Sementara untuk ubi jalar, kandungan gizi yang paling tinggi yakni vitamin. Untuk ubi jalar sendiri, 150 gram setara 1 buah ukuran sedang  sama dengan nasi 100 gram.

Aneka makanan bisa dihasilkan dari bahan ubi. Umumnya masyarakat biasa membuat camilan ubi goreng.  Nah di suku Bugis sendiri, Tarajjo, sejenis kue tradisional berbahan ubi dan gula merah menjadi salah satu camilan yang sering dibuat masyarakat Bugis. Lantas bagaimana segi gisinya? Nurhawa menguraikan, untuk perhitungan kandungan gizi harus melihat jumlah takaran campuran untuk bahan ubi itu sendiri.

“Misalnya 50 gram ubi tambah gula merah dan minyak maka kalorinya berkisar 85 kkal termasuk kira-kira minyak yang diserap,”sebut Nurhawa lagi.

Lanjutnya, mengonsumsi ubi jalar jika hendak dijadikan pengganti nasi sebagai pengganti asupan karbohidrat, sebaiknya menghindari mengonsumsi dengan meminum teh karena kandungan zat besinya sulit terserap.

“Lebih baik dibarengi minum air putih. Kecuali kalau untuk camilan biasa, bukan pengganti nasi,”ujarnya.

Nurlia, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) juga mengaku sering membuat aneka makanan dari bahan ubi.  Salah satunya Tarajjo, resep turun temurun diperoleh dari orang tua. Cara membuatnya pun mudah.

“ Intinya tangan bersih, karena kan ini mau dihancurkan ubinya yang sudah dimasak lalu diadon campur gula merah dan dipadatkan lagi,” ungkapnya seraya menambahkan selain Tarajjo, paling sering membuat camilan ubi goreng.

“Makan ubi baik untuk tubuh. Apalagi kalau dibuat sendiri, higienisnya terjamin pasti,”pungkas perempuan yang beralamat di Jalan Kusuma Bangsa RT 1 ini.(zia/zia)

 

TARAJJO GORENG

BAHAN:

  • Ubi jalar/ketela rambat
  • Air
  • Gula merah secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya
  • Tepung

CARA MEMBUAT:

  1. Rebus ubi jalar/ketela rambat  dalam panci yang sudah diisi air hingga matang
  2. Buka lapisan terluar (kulit) ubi jalar lalu potong-potong dan hancurkan.
  3. Parut gula merah dan campurkan ke dalam adonan ubi yang sebelumnya telah dihancurkan.
  4. Padatkan adonan dalam bentuk bundar atau pipih.
  5. Campurkan tepung dan air serta tambahkan sedikit garam untuk melumuri adonan ubi jalar sebelum digoreng.
  6. Goreng adonan sampai matang mulai terlihat kecokelatan.Tiriskan.
  7. Siap dihidangkan bersama teh manis. (zia/zia)

BACA JUGA

Selasa, 29 Agustus 2017 09:53

Olahan Menu Spesial Catering

INDONESIA penuh dengan keberagaman suku dan budaya yang memiliki variasi masakan daerah yang mengunggah…

Rabu, 23 Agustus 2017 09:40

Bentuk Donat yang Lebih Variatif

BANYAK orang pastinya sudah pernah mengonsumsi kue yang umumnya berbentuk cincin yaitu donat. Dengan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:45

Jangan Monoton Sajikan Makan Siang

KETIKAterlalu sibuk dan lebih memilih untuk tidak sarapan, makan sianglah yang bisa melepaskan rasa…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:41

Sambal Turu

  BAHAN: 10 buah cabai merah keriting. 3 buah cabai rawit. 2 siung bawang putih. 3 butir bawang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .