MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:55
Disetujui Pusat, Ada Tarif Masuk ke Taman Berlabuh
PERLU BIAYA: Petugas parkir mengatur kendaraan yang berada di Taman Berlabuh. Nantinya, Pemkot Tarakan akan memungut retribusi bagi warga yang masuk ke taman ini. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan yang berencana menarik retribusi kepada warga yang akan memasuki Taman Berlabuh, akan resmi diberlakukan. Kebijakan ini diputuskan setelah pemerintah kota melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah menerima kabar jika keinginan pemerintah kota ini disetujui pemerintah pusat.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tarakan, Mariyam kepada Radar Tarakan kemarin (11/10). “Pemerintah pusat telah menyetujui perda tarif Taman Berlabuh,” kata Mariyam.

Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu penyerahan draf persetujuan pemerintah pusat yang saat ini masih berada di tingkat provinsi. “Kita tunggu saja, yang pasti pusat telah menyetujui. Dan tinggal memberlakukannya saja,” ungkapnya.

Rencananya, besaran tarif ke taman ini dibagi dua tipe. Pertama sebesar Rp 5000 untuk kelompok usia dewasa dan Rp 3000 untuk level anak-anak.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Broto Subagyo menuturkan, tarif retribusi Taman Berlabuh kemungkinan baru akan diberlakukan pada 2018. “Keinginannya diberlakukan tahun ini, tetapi karena berbagai pertimbangan jadi kemungkinan akan diberlakukan tahun depan,” ujarnya.

Hal ini dikarenakan masih ada pembenahan-pembenahan yang akan dilakukan pihaknya, dengan harapan nantinya membuat masyarakat nyaman dan betah berada di salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini.  “Sampai saat ini juga masih terus memperbaiki fasilitas yang rusak, dan menambah yang masih kurang,” tambahnya.

Rencana ini pun menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Ada yang setuju, adapula yang tidak setuju.  Diungkapkan Jeni (29) yang mengunjungi Taman Berlabuh kemarin, ia tidak setuju jika masuk ke taman ini harus mengeluarkan duit. Seharusnya, katanya, tidak perlu ada tarif seperti halnya masuk ke taman-taman di daerah lain. “Kalau di taman Bungkul Surabaya, tidak ada tarif. Jadi tetap ramai dikunjungi,” kata Jeni.

Terlebih lagi, Jeni mengaku sering berkunjung ke taman ini bersama keluarga, sehingga jika diterapkan tarif dipastikan hanya akan berkunjung di waktu-waktu tertentu, misalnya saat liburan anak sekolah. “Kalau ada tarif, rugi dong kalau datang terus, apalagi bersama keluarga,” bebernya.

Lain halnya diungkapkan Doni (30). Warga Kelurahan Pamusian ini mengaku tidak keberatan jika diterapkan tarif, asalkan fasilitas taman berbeda dengan yang ada saat ini. “Pelayanan dan fasilitasnya harus lebih baik lagi,” tuturnya. (*/yus/ash)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 09:06

Jalan Gunung Amal Dikepung Mahasiswa

TARAKAN - Aksi tuntut perbaikan Jalan Gunung Amal yang dilakukan mahasiswa cukup menyita perhatian,…

Rabu, 18 Oktober 2017 14:00

24 SKPD Rebutan Mobil Bekas

TARAKAN – Mobil dinas yang sudah dikembalikan anggota DPRD Tarakan ke Pemkot Tarakan ternyata…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:59

Jasad Bayi Pertama Kali Ditemukan Istri Karyawan

TARAKAN – Setelah kasusnya diproses hampir dua bulan, Selasa (17/10) kemarin polisi bersama Kejaksaan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:56

Target PBB Masih 50 Persen

TARAKAN – Masyarakat Bumi Paguntaka ternyata masih banyak yang belum melaksanakan kewajibannya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:54

Perbatasan ‘Dihantui’ Ancaman Kejahatan

TARAKAN – Kondisi wilayah perbatasan di Indonesia masih terbuka lebar, pengawasannya pun masih…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:52

Partai Pika Tak Penuhi Persyaratan

TARAKAN – Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo) akhirnya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:44

Hanya 100 Ormas yang Masih Aktif

TARAKAN – Dari 823 jumlah organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:42

Pendaftar PPK dan PPS Masih Sepi Peminat

TARAKAN – Selain membuka pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, KPU Kota Tarakan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:41

Puskesmas Masih Kekurangan SDM

TARAKAN – Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, Subono mengatakan, jika dilihat dari segi bangunan,…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:40

Lagi, Air Meluap ke Badan Jalan

TARAKAN – aktivitas warga tentu terganggu jika jalan digenangi air, apalagi saat hujan. Biasanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .