MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:55
Disetujui Pusat, Ada Tarif Masuk ke Taman Berlabuh
PERLU BIAYA: Petugas parkir mengatur kendaraan yang berada di Taman Berlabuh. Nantinya, Pemkot Tarakan akan memungut retribusi bagi warga yang masuk ke taman ini. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan yang berencana menarik retribusi kepada warga yang akan memasuki Taman Berlabuh, akan resmi diberlakukan. Kebijakan ini diputuskan setelah pemerintah kota melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah menerima kabar jika keinginan pemerintah kota ini disetujui pemerintah pusat.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Tarakan, Mariyam kepada Radar Tarakan kemarin (11/10). “Pemerintah pusat telah menyetujui perda tarif Taman Berlabuh,” kata Mariyam.

Namun hingga saat ini pihaknya masih menunggu penyerahan draf persetujuan pemerintah pusat yang saat ini masih berada di tingkat provinsi. “Kita tunggu saja, yang pasti pusat telah menyetujui. Dan tinggal memberlakukannya saja,” ungkapnya.

Rencananya, besaran tarif ke taman ini dibagi dua tipe. Pertama sebesar Rp 5000 untuk kelompok usia dewasa dan Rp 3000 untuk level anak-anak.

Kepala Bidang Tata Ruang dan Dekorasi Kota, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), Broto Subagyo menuturkan, tarif retribusi Taman Berlabuh kemungkinan baru akan diberlakukan pada 2018. “Keinginannya diberlakukan tahun ini, tetapi karena berbagai pertimbangan jadi kemungkinan akan diberlakukan tahun depan,” ujarnya.

Hal ini dikarenakan masih ada pembenahan-pembenahan yang akan dilakukan pihaknya, dengan harapan nantinya membuat masyarakat nyaman dan betah berada di salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini.  “Sampai saat ini juga masih terus memperbaiki fasilitas yang rusak, dan menambah yang masih kurang,” tambahnya.

Rencana ini pun menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat. Ada yang setuju, adapula yang tidak setuju.  Diungkapkan Jeni (29) yang mengunjungi Taman Berlabuh kemarin, ia tidak setuju jika masuk ke taman ini harus mengeluarkan duit. Seharusnya, katanya, tidak perlu ada tarif seperti halnya masuk ke taman-taman di daerah lain. “Kalau di taman Bungkul Surabaya, tidak ada tarif. Jadi tetap ramai dikunjungi,” kata Jeni.

Terlebih lagi, Jeni mengaku sering berkunjung ke taman ini bersama keluarga, sehingga jika diterapkan tarif dipastikan hanya akan berkunjung di waktu-waktu tertentu, misalnya saat liburan anak sekolah. “Kalau ada tarif, rugi dong kalau datang terus, apalagi bersama keluarga,” bebernya.

Lain halnya diungkapkan Doni (30). Warga Kelurahan Pamusian ini mengaku tidak keberatan jika diterapkan tarif, asalkan fasilitas taman berbeda dengan yang ada saat ini. “Pelayanan dan fasilitasnya harus lebih baik lagi,” tuturnya. (*/yus/ash)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 11:19

Ngerii...Pekerja Bangunan Kesetrum Gara-Gara Ini...

TARAKAN - Salah seorang pekerja bangunan yang belum diketahui identitasnya tak sadarkan diri akibat…

Rabu, 13 Desember 2017 11:08

Penerbangan Masih Dilakukan Terbatas

TARAKAN – Solusi pemerintah kepada manajemen Mission Aviation Fellowship (MAF), ternyata tidak…

Rabu, 13 Desember 2017 11:06

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:05

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:05

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:04

Polisi Pastikan Murni Bunuh Diri

TARAKAN – Polisi memastikan meninggalnya Sebastian Selle (31) yang ditemukan gantung diri Senin…

Rabu, 13 Desember 2017 11:02

Sempat Ricuh, PH Enggan Dampingi Terdakwa

TARAKAN - Kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (24/7) lalu di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Karang…

Rabu, 13 Desember 2017 10:59

Lima Jasad Menyusul Dipindahkan, Satu Belum Ditemukan

Longsor menerjang sejumlah kawasan, Minggu 3 Desember lalu. Sekira pukul 05.30 Wita, tak lama setelah…

Rabu, 13 Desember 2017 10:43

Badrun Setuju Ince Dipertimbangkan

TARAKAN - Hingga kini penentuan wakil H. Badrun masih belum mendapatkan jawaban pasti. Meski sebelumnya…

Rabu, 13 Desember 2017 10:40

Job Fair Efektif Kurangi Angka Pengangguran

TARAKAN- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dalam menekan angka pengangguran.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .