MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:51
Penderita DBD Makin Berkurang

Hingga Agustus, 95 Warga Menderita DBD

UPAYA MEMINIMALISIR: Meski fogging dapat membunuh nyamuk dewasa, namun tak dapat membunuh jentik yang bersarang digenangan air. Sehingga, pencegahan 3M Plus dinilai lebih efektif. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tarakan dalam tahun ini mengalami penurunan (lihat grafis) dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Pemberdayaan masyarakat dengan sosialisasi 3M plus lebih efektif dibandingkan dengan pemberantasan melalui fogging.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Witoyo mengatakan fogging atau pengasapan mengandung bahan kimia. Sehingga tidak dapat dilakukan dengan sembarangan tanpa terjadwalkan. Fogging dilakukan jika ditemukan kasus penularan DBD, maka diinformasikan ke Dinas Kesehatan dan ditindaklanjuti oleh Puskesmas.

“Jadi nanti Puskesmas yang akan menindaklanjuti ke lapangan kalau ada ditemukan kasus,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di kantornya, Rabu (11/10).

Sebelum fogging, maka dilakukan penyelidikan epidemiologi di daerah yang terjangkit kasus DBD. Jika penularan kasus memang berasal di daerah tersebut maka dapat dijadwalkan untuk dilakukan fogging.

“Kalau dicurigai penularan berarti ini hasil penyelidikan epidomoliginya positif. Segera diinformasikan untuk dijadwalkan fogging,” sambungnya.

Witoyo melanjutkan, apabila ada warga yang meminta agar dilakukan fogging di wilayahnya maka dilihat dulu kondisi dan keadaan lingkungannya. Warga setempat harus berupaya semaksimal mungkin agar genangan-genangan air di lingkungannya tidak ada lagi.

“Ditanyai dulu alasannya kenapa, kalau memang daerahnya hutan, lingkungannya memang tidak mendukung maka yang bersangkutan berupaya supaya tidak ada genangan jentik-jentik,” lanjut Witoyo.

Witoyo mengatakan, fogging itu hanya pelengkap saja dan hanya membasmi nyamuk dewasa. Namun yang paling utama adalah 3M (Menutup, Menguras dan Mendaur Ulang). Sehingga nyamuk dibasmi bersama jentik-jentiknya. Hal tersebut mengajak masyarakat ikut berperan dalam memberantas DBD mulai dari jentiknya. Selain 3M maka dapat dilakukan plus lainnya seperti memakai kelambu atau lotion anti nyamuk.

“Kalau nyamuknya dibunuh tapi jentiknya masih ada yah sama saja bohong,” tuturnya.

Dalam membasmi jentik nyamuk, tentu pihaknya sudah mempersiapkan pendistribusian Bacilus Thuringiensis Israelensis (BTI) dalam bentuk cairan. BTI ini aman untuk manusia namun dapat mencegah berkembangnya jentik menjadi nyamuk. Pendistribusian ini akan dilakukan dalam Oktober ini, dan sangat diprioritaskan di daerah yang belum terjangkau air bersih dari PDAM. Atau daerah yang menampung air hujan.

“Jadi itu kita kerjasama dengan mahasiswa dari UBT dan Kaltara. Itu nanti masing-masing dari Puskesmas yang akan buat jadwalnya kapan akan membagi-bagikan,” terangnya.

Standar angka bebas jentik secara nasional minimal 95 persen, tetapi untuk Kota Tarakan masih berada jauh dari terget, yakni hanya 40 persen. Oleh karena itu kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.

“Jadi ini perlu koordinasi dari Ketua RT atau lurah untuk berantas semua. Kalau satu atau sebagian rumah saja kan tidak maksimal tetap saja beresiko,” pungkas Witoyo. (*/one/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:23

Pemilik Barang Ilegal DPO

TARAKAN – Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Tarakan akhirnya menetapkan pemilik barang ilegal…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:22

Sarat Makna, di Balik Tradisi Unik

TARAKAN – Tahun Baru Imlek menjadi momen paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat keturunan Tionghoa.…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:19

Lima Nelayan Filipina sementara Ditanggung Negara

TARAKAN – Untuk mempermudah penyelidikan, kelima nelayan asal Filipina telah berada di Kantor…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:16

Kaus Rp 25 Ribu, Dapat di Mana?

TARAKAN - Selain mengatur ketentuan dari alat peraga kampanye (algaka), Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:15

10 Bulan, 503 Orang Didenda

TARAKAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan mengungkap jika 60 persen wilayah pesisir sebagai penghasil…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:12

Job Fair Direncanakan Dua Bulan Lagi

TARAKAN- Jika di tahun sebelumnya pelaksanaan job fair hanya dilaksanakan sebanyak lima kali. Namun,…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:05

Kerusakan Armada Hambat Penjemputan Sampah

TARAKAN – Ketua RT 8, Kelurahan Sebengkok, Laranto mengatakan, tidak banyak yang menjadi permasalahan…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:48

Tradisi Kental di Tengah Tanah Rantau

IMLEK merupakan perayaan yang penting bagi warga etnis Tionghoa. Akan selalu ada berbagai perayaan tradisi…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:46

Berbeda Keyakinan, Tetap Utamakan Kewajiban

Kelenteng Toa Pek Kong merupakan satu-satunya tempat ibadah umat Konghucu di Bumi Paguntaka. Kelenteng…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:45

12 Hari dengan Air Segalon

TARAKAN - Tak satu pun kata yang keluar dari bibir ke lima nelayan asal Filipina ini, kala tiba di Bumi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .