MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:51
Penderita DBD Makin Berkurang

Hingga Agustus, 95 Warga Menderita DBD

UPAYA MEMINIMALISIR: Meski fogging dapat membunuh nyamuk dewasa, namun tak dapat membunuh jentik yang bersarang digenangan air. Sehingga, pencegahan 3M Plus dinilai lebih efektif. IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tarakan dalam tahun ini mengalami penurunan (lihat grafis) dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Pemberdayaan masyarakat dengan sosialisasi 3M plus lebih efektif dibandingkan dengan pemberantasan melalui fogging.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Witoyo mengatakan fogging atau pengasapan mengandung bahan kimia. Sehingga tidak dapat dilakukan dengan sembarangan tanpa terjadwalkan. Fogging dilakukan jika ditemukan kasus penularan DBD, maka diinformasikan ke Dinas Kesehatan dan ditindaklanjuti oleh Puskesmas.

“Jadi nanti Puskesmas yang akan menindaklanjuti ke lapangan kalau ada ditemukan kasus,” ujarnya kepada Radar Tarakan saat ditemui di kantornya, Rabu (11/10).

Sebelum fogging, maka dilakukan penyelidikan epidemiologi di daerah yang terjangkit kasus DBD. Jika penularan kasus memang berasal di daerah tersebut maka dapat dijadwalkan untuk dilakukan fogging.

“Kalau dicurigai penularan berarti ini hasil penyelidikan epidomoliginya positif. Segera diinformasikan untuk dijadwalkan fogging,” sambungnya.

Witoyo melanjutkan, apabila ada warga yang meminta agar dilakukan fogging di wilayahnya maka dilihat dulu kondisi dan keadaan lingkungannya. Warga setempat harus berupaya semaksimal mungkin agar genangan-genangan air di lingkungannya tidak ada lagi.

“Ditanyai dulu alasannya kenapa, kalau memang daerahnya hutan, lingkungannya memang tidak mendukung maka yang bersangkutan berupaya supaya tidak ada genangan jentik-jentik,” lanjut Witoyo.

Witoyo mengatakan, fogging itu hanya pelengkap saja dan hanya membasmi nyamuk dewasa. Namun yang paling utama adalah 3M (Menutup, Menguras dan Mendaur Ulang). Sehingga nyamuk dibasmi bersama jentik-jentiknya. Hal tersebut mengajak masyarakat ikut berperan dalam memberantas DBD mulai dari jentiknya. Selain 3M maka dapat dilakukan plus lainnya seperti memakai kelambu atau lotion anti nyamuk.

“Kalau nyamuknya dibunuh tapi jentiknya masih ada yah sama saja bohong,” tuturnya.

Dalam membasmi jentik nyamuk, tentu pihaknya sudah mempersiapkan pendistribusian Bacilus Thuringiensis Israelensis (BTI) dalam bentuk cairan. BTI ini aman untuk manusia namun dapat mencegah berkembangnya jentik menjadi nyamuk. Pendistribusian ini akan dilakukan dalam Oktober ini, dan sangat diprioritaskan di daerah yang belum terjangkau air bersih dari PDAM. Atau daerah yang menampung air hujan.

“Jadi itu kita kerjasama dengan mahasiswa dari UBT dan Kaltara. Itu nanti masing-masing dari Puskesmas yang akan buat jadwalnya kapan akan membagi-bagikan,” terangnya.

Standar angka bebas jentik secara nasional minimal 95 persen, tetapi untuk Kota Tarakan masih berada jauh dari terget, yakni hanya 40 persen. Oleh karena itu kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk membersihkan rumah dan lingkungan sekitar.

“Jadi ini perlu koordinasi dari Ketua RT atau lurah untuk berantas semua. Kalau satu atau sebagian rumah saja kan tidak maksimal tetap saja beresiko,” pungkas Witoyo. (*/one/udn)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 09:06

Jalan Gunung Amal Dikepung Mahasiswa

TARAKAN - Aksi tuntut perbaikan Jalan Gunung Amal yang dilakukan mahasiswa cukup menyita perhatian,…

Rabu, 18 Oktober 2017 14:00

24 SKPD Rebutan Mobil Bekas

TARAKAN – Mobil dinas yang sudah dikembalikan anggota DPRD Tarakan ke Pemkot Tarakan ternyata…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:59

Jasad Bayi Pertama Kali Ditemukan Istri Karyawan

TARAKAN – Setelah kasusnya diproses hampir dua bulan, Selasa (17/10) kemarin polisi bersama Kejaksaan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:56

Target PBB Masih 50 Persen

TARAKAN – Masyarakat Bumi Paguntaka ternyata masih banyak yang belum melaksanakan kewajibannya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:54

Perbatasan ‘Dihantui’ Ancaman Kejahatan

TARAKAN – Kondisi wilayah perbatasan di Indonesia masih terbuka lebar, pengawasannya pun masih…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:52

Partai Pika Tak Penuhi Persyaratan

TARAKAN – Partai Indonesia Kerja (PIKA) dan Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo) akhirnya…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:44

Hanya 100 Ormas yang Masih Aktif

TARAKAN – Dari 823 jumlah organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:42

Pendaftar PPK dan PPS Masih Sepi Peminat

TARAKAN – Selain membuka pendaftaran partai politik (parpol) peserta Pemilu 2019, KPU Kota Tarakan…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:41

Puskesmas Masih Kekurangan SDM

TARAKAN – Kepala Dinas Kesehatan Tarakan, Subono mengatakan, jika dilihat dari segi bangunan,…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:40

Lagi, Air Meluap ke Badan Jalan

TARAKAN – aktivitas warga tentu terganggu jika jalan digenangi air, apalagi saat hujan. Biasanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .