MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:47
Membahayakan Pengguna Jalan
BUTUH PERBAIKAN: Ketua RT 11 Kelurahan Lingkas Ujung, Hasnah menunjukkan jalan kayu di Gang Wakap yang kondisinya sudah rusak. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Di wilayah pesisir, jembatan tentu menjadi sarana utama oleh warga setempat. Tetapi karena kondisi jembatan yang sudah tidak memadai sehingga dikeluhkan oleh warga. Tepatnya warga RT 11 Kelurahan Lingkas Ujung.

Ketua RT 11 Kelurahan Lingkas Ujung, Hj.Hasnah mengatakan sekitar satu tahun lamanya, jembatan di Gang Wakap yang panjangnya sekira 40 meter dengan lebar 1,5 meter rusak. Jembatan yang disemenisasi tersebut berlubang, sehingga jika berkendara seraya bergelombang. Karena berlubang, saat hujan, tentu jembatan tersebut tergenang. Jika dibiarkan terus menerus, jembatan akan semakin rusak.

“Sudah lama sekali rusak. Ada lagi yang dekat rumah, nah itu jembatannya masih dari kayu,” ujarnya kepada Radar Tarakan, Rabu (11/10).

Selain jembatan yang disemenisasi, terdapat sekiranya lima titik jembatan di Gang Wakap yang masih terbuat dari kayu. Diantaranya, jembatan kayu yang panjangnya sekira 25 meter dan lebarnya dua meter dapat dikatakan sudah tidak memadai. Sebab kondisi kayunya sudah jabuk dan rapuh sehingga sangat membahayakan warga yang melintas. “Sudah tidak layak dipakai, takutnya ada anak-anak jatuh,” terangnya.

Karena kondisi jembatan yang sangat membahayakan, kendaraan roda dua tak lagi melintas di daerah tersebut. Untungnya daerah tersebut memiliki jalan tembusan sehingga pengendra roda dua dapat melewati jalan lainnya. Tetapi masih digunakan oleh pejalan kaki karena memang dekat jika ke daerah belakang.

“Jadi ini jembatan kayu ngeri sudah rusaknya. Takut juga kalau ada motor lewat, yang jalan kaki saja kaku kalau lewat,” jelas Hasnah.

Ia melanjutkan, sebelumnya pernah ia usulkan agar dilakukan perbaikan jembatan melalui swadaya masyarakat. Tetapi kemungkinan tidak disetujui oleh warga, sehingga wacana tersebut tak terlaksana. Jumlah warga RT 11, sekiranya 300 kepala keluarga (KK) tetapi mayoritas nelayan, penjaga tambak dan buruh lainnya. Kemungkinan warga merasa terbebani, sebab perbaikan jembatan membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Dulu mau patungan, kan kumpul uang tapi tidak ada warga yang bergerak, mungkin tidak setuju. Jadi mungkin mengharapkan dari pemerintah saja,” tuturnya.

Meskipun demikian, jika ada papan jembatan yang jebol, warga setempat dengan inisiatif langsung menggantinya dengan papan seadanya. Hanya saja memang tidak bertahan lama, sehingga jembatan permanen memang sangat diperlukan.

“Kalau berlubang, warga rajin aja tambal. Tapi tiangnya juga sudah tidak memadai,” ucapnya.

Padahal pihaknya sangat ingin memperbaiki jembatan tersebut, sebab sebagai akses untuk masyarakat yang berada di wilayah pesisir. Oleh karena itu, dirinya sangat berharap sekiranya pemerintah dapat memperhatikan wilayahnya.

“Besar harapan untuk jembatan ini, apalagi ini jalan umum,” tandas Hasnah. (*/one/udn)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 11:19

Ngerii...Pekerja Bangunan Kesetrum Gara-Gara Ini...

TARAKAN - Salah seorang pekerja bangunan yang belum diketahui identitasnya tak sadarkan diri akibat…

Rabu, 13 Desember 2017 11:08

Penerbangan Masih Dilakukan Terbatas

TARAKAN – Solusi pemerintah kepada manajemen Mission Aviation Fellowship (MAF), ternyata tidak…

Rabu, 13 Desember 2017 11:06

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:05

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:05

Tarakan Black Out Lagi

TARAKAN – Pemadaman listrik lagi-lagi terjadi di Bumi Paguntaka. Kurang lebih satu jam aktivitas…

Rabu, 13 Desember 2017 11:04

Polisi Pastikan Murni Bunuh Diri

TARAKAN – Polisi memastikan meninggalnya Sebastian Selle (31) yang ditemukan gantung diri Senin…

Rabu, 13 Desember 2017 11:02

Sempat Ricuh, PH Enggan Dampingi Terdakwa

TARAKAN - Kasus pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (24/7) lalu di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Karang…

Rabu, 13 Desember 2017 10:59

Lima Jasad Menyusul Dipindahkan, Satu Belum Ditemukan

Longsor menerjang sejumlah kawasan, Minggu 3 Desember lalu. Sekira pukul 05.30 Wita, tak lama setelah…

Rabu, 13 Desember 2017 10:43

Badrun Setuju Ince Dipertimbangkan

TARAKAN - Hingga kini penentuan wakil H. Badrun masih belum mendapatkan jawaban pasti. Meski sebelumnya…

Rabu, 13 Desember 2017 10:40

Job Fair Efektif Kurangi Angka Pengangguran

TARAKAN- Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dalam menekan angka pengangguran.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .