MANAGED BY:
RABU
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 12 Oktober 2017 12:45
Ratusan Tak Lulus Passing Grade

12.301 Peserta Tes Akan Dikerucutkan Menjadi 1.500

MENEGAGKAN: Peserta SKD penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara saat melihat nilai peserta yang sedang mengikuti ujian hari pertama kemarin (11/10). IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara hari pertama di laboratorium computer assited test (CAT) Jalan Durian, Tanjung Selor kemarin (11/10) berjalan dengan tertib dan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun tidak semua peserta yang keluar dari laboratorium CAT dengan wajah ceria. Sebab,  ada ratusan peserta yang tidak lulus passing grade sehingga dianggap gugur.

Seperti diketahui, ada tiga mata uji dalam SKD ini. Yaitu, Tes Karakteristik Peribadi (TKP) dengan passing grade 143 poin, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75 poin dan Tes Intelegensi Umum (TIU) 80 poin. Jika salah satu dari tiga tersebut di bawah passing grade dipastikan tidak lolos.

Selain tidak lulus, dari 100 peserta setiap sesi mengikuti SKD juga tidak semua hadir. Berdasarkan pantauan Radar Kaltara, untuk sesi pertama, peserta yang tidak hadir berjumlah sembilan orang sementara yang hadir 91 orang. Tapi dari 91 peserta hanya 21 yang lulus passing grade. Jumlah tersebut terdiri dari 19 peserta S-1 dan dua peserta D-3.

Sedangkan di sesi kedua, dari 100 peserta jumlah dalam satu sesi ada delapan yang tidak hadir. Dari jumlah tersebut pula hanya ada 18 peserta yang lolos passing grade dengan rincian 17 peserta S-1 dan satu peserta D-3. (selengkapnya baca grafis)

Supian (25) salah seorang peserta asal Malinau saat dikonfirmasi puas dengan nilai yang dihasilkannya meskipun masih belum memenuhi passing grade.

“Saya tidak lulus di TIU (tes intelegensi umum),” ucapnya.

Tapi, pria ramah itu mengatakan kegagalan di satu tempat itu bukan akhir dari sebuah perjuangan. Sebab, masih ada hal yang kemungkinan lebih baik dibandingkan dengan apa yang ingin dicapai saat ini.

Sementara Vikar (28), peserta asal Makassar lulus passing grade dengan hasil yang cukup memuaskan itu mengaku tegang saat mengikuti proses tes. Pria yang mengambil formasi analis data dan informasi itu sejak 25 September 2017 sudah berada di Kaltara.

Menyikapi hal itu Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie melalui Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Muhammad Ishak mengatakan, peserta yang dinyatakan lulus passing grade bukan berarti sudah ditetapkan sebagai CPNS.

“Tapi hasil akhir yang lulus akan dirangking lagi sesuai dengan kebutuhan formasinya masing-masing dikalikan dengan tiga kali lipat jumlah formasi,” jelasnya.

Dicontohkannya, formasi analis data dan informasi dibutuhkan 41 orang, jumlah itu dikalikan dengan tiga yaitu 143 orang yang diambil untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Jadi di bawah 143 itu sudah tereliminasi dalam artian gugur,” sebutnya. Artinya, hasil akhir dari 12.301 peserta yang lulus verifikasi berkas lalu akan dikerucutkan menjadi 1.500 orang yang nantinya ditetapkan untuk mengikuti SKB.

Namun, untuk dilaksanakan atau tidaknya SKB nanti semuanya diserahkan ke panitia seleksi nasional (panselnas) dari Badan Kepegawian Negara (BKN), karena yang memiliki kewenangan sepenuhnya itu di panselnas meskipun dalam ketentuannya SKB itu wajib.

Terkait kehadiran, pihaknya tidak memerima alasan bagi yang terlambat, karena sudah ada ketentuan dan jadwal juga sudah diedarkan secara umum melalui website resmi Pemprov Kaltara, BKN dan berbagai media sosial lainnya.

“Pastinya jadwal sudah ada, jadi tinggal dari yang bersangkutan (peserta) saja mau menyikapinya seperti apa. Intinya di sini tidak ada peserta yang diistimewakan oleh panitia,” tegasnya. (iwk/ana)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:26

2018, Kaltara Kebagian 440 CJH

TANJUNG SELOR -  Meski musim haji 2018 masih lama, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah merilis…

Rabu, 13 Desember 2017 10:24

Polsek Gerebek Empat Warga Bunyu Pasca Pesta Sabu

BUNYU - Maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bunyu menjadi perhatian aparat Polsek Bunyu.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:08

Pemerintah Tanggung Pengobatan Umairah

TANJUNG SELOR – Masni (27), orang tua Umairah, bayi dua bulan pasien penyempitan usus Rumah Sakit…

Rabu, 13 Desember 2017 10:07

SMPN 1 Tanjung Selor Butuh Rp 6 M

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  memastikan SMPN 1 Tanjung Selor membutuhkan…

Selasa, 12 Desember 2017 10:15

Kapolres Warning Pedagang Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Dari pengawasan harga dan stok sembako yang dilakukan Satgas Gabungan di Pasar…

Selasa, 12 Desember 2017 10:08

Diduga Ngantuk, Ka Masuk Parit hingga Tewas

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal hingga merengut nyawa pengendaranya…

Selasa, 12 Desember 2017 10:07

Orang Tua Tolak Dirawat karena Tak Punya Biaya

Memasuki usia dua bulan biasanya bayi sudah bertambah kuat menopang kepalanya meski masih terhuyung,…

Selasa, 12 Desember 2017 10:05

Terbentur Minim Petugas dan Sapras

MASYARAKAT Kecamatan Bunyutampaknya harus bersabar. Sebab, keinginan agar Polsek Bunyu dapat membuka…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Mr X Dibunuh Temannya Sendiri

TANJUNG SELOR – Selang sehari dari penemuan mayat Mr X yang belakangan diketahui bernama Jumanto…

Senin, 11 Desember 2017 11:01

Penyebab Sheet Pile Ambruk Siap Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) memastikan hasil penelitian yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .