MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Oktober 2017 21:14
Pilih Berkarir di Makassar dan Menyukai Dunia Broadcasting

Melihat Kisah Sukses Anak Nunukan di Tanah Rantau

Nella Saparinda

PROKAL.CO, Tak sedikit putra-putri Nunukan yang menghabiskan pendidikannya di luar daerah dan memilih untuk tak kembali. Mereka menggeluti karir di tanah rantau, seperti halnya Nella Saparinda. Bagaimana kisahnya, berikut ulasannya.

DIANSYAH

USAI menyelesaikan pendidikannya di Universitas Fajar Makassar dengan status Sarjana Komunikasi, Nella Saparinda, wanita kelahiran Nunukan, 25 Agustus 1992 ini lebih memilih berkarir di kota daeng (sebutan bagi Makassar). Lahir dari anak seorang pengusaha alat olahraga dan pakaian jadi, H. Made Amin dan Hj. Musdalifah ternyata tak membuat wanita sedikit tomboy ini memilih meneruskan usaha orangtuanya di Nunukan.

Ia justru lebih memilih bekerja dan mencoba sesuatu yang baru di kota ia menyelesaikan pendidikannya itu. Pilihan wanita berhijab ini untuk menetap dan berkarir di Makassar, bukan tanpa alasan, selain ingin menjalani kehidupan mandiri alias tak ingin bergantung terhadap orang tua. Ia juga ingin merasakan sulitnya berusaha dalam menapaki kehidupannya, meski latar belakang orangtua yang terbilang sukses. Tak membuat wanita pecinta kodok hijau ini, ingin terus menjadi tanggungan kedua orangtuanya.

Belum begitu lama, ia dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Program Loyalty Member Supervisor di PT Trans Kalla Makassar. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan itu merupakan amanah bagi ia untuk terus membuktikan, jika seorang wanita memiliki kesempatan dalam berkarir.

Kendati tak begitu jauh dari bayang-bayang dunia bisnis, ia merasa, kehidupan di lingkungan keluarganya sedikit banyak mempengaruhinya dalam bekerja di Trans Studio Mall tersebut. Banyak pengalaman dan hal baru yang ia dapati selama bekerja di perusahaan milik Kalla Grup tersebut.

“Selagi kita mau berusaha, tentu ada banyak kesempatan yang bisa kita raih. Yang penting punya niat dan sungguh-sungguh dalam bekerja, InsyaAllah jalan akan selalu terbuka,” ucap wanita bergigi gingsul ini.

Alasan selanjutnya memilih berkarir di luar Nunukan, kata Nella, mengingat Nunukan saat ini sangat minim akan lapangan pekerjaan, apalagi untuk bidang komunikasi. Tapi besar harapannya, ke depan Nunukan dapat menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga-tenaga kreatif dalam membangun Nunukan.

Sebab, selama ini banyak maind set yang terbangun, jika pekerjaan yang layak di Nunukan hanyalah menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski berkarir di luar Nunukan, ke depannya ia juga berkeinginan besar kembali ke daerah ini dengan membawa lapangan pekerjaan baru bagi pemuda Nunukan. Karena, jauh di hatinya lebih dalam, ia sangat berkeinginan melihat Nunukan dapat bersaing dengan daerah-daerah maju di Indonesia.

Menghabiskan pendidikan di Universitas Fajar Makassar yang terkenal akan dunia broadcasting dan advertaising yang memiliki jaringan luas sebagai anak perusahaan Jawa Pos Grup. Ternyata membuat Nella Saparinda memiliki keinginan besar menjajaki dunia tersebut.

Keinginan besarnya menjadi seorang broadcasting, ternyata ia dapatkan saat menjalani kuliah, di mana, saat ia itu selain menghabiskan waktu untuk kuliah. Wanita ini juga aktif sebagai sebagai tim promosi di kampus dan tergabung dalam Event Organizer (EO) kampus kala itu.

Belum lagi, salah satu motivasi besarnya kala itu ingin terjun ke dunia broadcasting ketika melihat salah satu stasiun TV swasta yang diisi anak-anak muda yang kreatif dalam menyajikan program-program terbaik mereka saat itu.

“Sebenarnya alasan kenapa ambil jurusan komunikasi, karena memang ingin terjun ke dunia itu (broadcasting,Red.). Tapi mungkin diberi jalan untuk kerja di Mall dulu,” aku Nella.

Bahkan untuk memantapkan niatnya itu, pada September 2016 lalu, ia berencana untuk melanjutkan pendidikannya mengambil S2 Ilmu Komunikasi di Makassar. Ketika ditanya apa sebenarnya yang menjadi motivasi besar baginya memilih terjun ke dunia broadcasting? Menurutnya, dunia broadcasting pada dasarnya menjadi sarana yang jelas dalam mengapresiasi kreasi maupun kreatifitas kaula muda. Selain itu, sejak SMA ia sudah banyak terlibat dalam dunia broadcasting.

Bukan itu saja, dunia advertaising juga menjadi keinginan tersendiri bagi wanita lulusan SMAN 1 Nunukan angkatan 2010 itu. Di mana, menurutnya dunia adverstaising menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang ingin berkarir dalam menciptakan sebuah produk.

Sebelum memiliki keinginan terjun di dunia broadcasting dan advertaising, Ella bercita-cita untuk dapat menjadi seorang psikolog. Bahkan, mimpinya itu nyaris terwujud, setelah ia lulus dan masuk di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat.

Namun, akibat sesuatu hal yang terjadi saat itu, ia akhirnya membuang jauh-jauh mimpinya itu untuk mengenyam pendidikannya itu. Dan pilihannya pun jatuh pada ilmu komunikasi hingga membawanya hingga saat ini.

Dengan rutinitasnya saat ini, ketika ditanya apakah ia tak berkeinginan menekuni dunia bisnis seperti yang dijalankan orangtuanya? Dengan tegas, Ella menjawab, sejatinya ia sangat berkeinginan membangun usaha bisnis sendiri. Di mana, usaha bisnis yang ingin ia tekuni yakni membangun Coffe Shop dengan perpustakaan di dalamnya.

“Makanya sekarang banyak belajar dulu. Kalau sudah siap, mungkin perlahan-lahan baru menekuni dunia itu. Tapi yang jelas, untuk dunia bisnis tetap akan saya jalani, karena biar bagaimana dari kecil sudah berada di lingkungan bisnis,” pungkasnya. (***/eza)

 


BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:43

Kapal Filipina Sandar di Tunon Taka

KAPAL ML SMJ-2 asal Filipina sandar di Pelabuhan Tunon Taka, sejak Minggu (23/9). Kapal dengan 95,5…

Rabu, 26 September 2018 12:17

Terganggu Keberadaan Kabel

NUNUKAN - Kabel yang melintang di sepanjang jalan protokol di pusat perkotaan Nunukan, bahkan hingga…

Rabu, 26 September 2018 12:16

Sulit Lakukan Perbaikan Data Pemilih

NUNUKAN – Data pemilih yang masih banyak bermasalah menjadi pekerjaan berat bagi penyelenggara…

Rabu, 26 September 2018 12:10

Dua WNI Masih Disandera, Pelaku Minta Uang Tebusan 4 Juta Ringgit

NUNUKAN – Pelaku penculikan terhadap dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan…

Rabu, 26 September 2018 12:00

Bawa Kabur Perahu Juragan, Nakhoda Perahu Masuk DPO

NUNUKAN – Salah seorang nakhoda perahu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:19

Fokus CPNS, Rekrut P3K Belum Pasti

NUNUKAN – Pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang berusia di…

Selasa, 25 September 2018 14:14

Kampanye Harus Ikuti Aturan

NUNUKAN – Sebanyak 16 partai politik (parpol) yang mengikuti pemilihan umum (pemilu) di Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:06

Terdakwa Kecelakaan Speedboat Didakwa Empat Pasal

NUNUKAN – Dua terdakwa perkara kecelakaan speedboat pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal…

Selasa, 25 September 2018 14:04

Dua Pelaku Jambret Jadi Tersangka

NUNUKAN – Dua pelaku penjambretan handphone berinisial PY (19) dan SK (19), yang terjadi di depan…

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .