MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Oktober 2017 21:14
Pilih Berkarir di Makassar dan Menyukai Dunia Broadcasting

Melihat Kisah Sukses Anak Nunukan di Tanah Rantau

Nella Saparinda

PROKAL.CO, Tak sedikit putra-putri Nunukan yang menghabiskan pendidikannya di luar daerah dan memilih untuk tak kembali. Mereka menggeluti karir di tanah rantau, seperti halnya Nella Saparinda. Bagaimana kisahnya, berikut ulasannya.

DIANSYAH

USAI menyelesaikan pendidikannya di Universitas Fajar Makassar dengan status Sarjana Komunikasi, Nella Saparinda, wanita kelahiran Nunukan, 25 Agustus 1992 ini lebih memilih berkarir di kota daeng (sebutan bagi Makassar). Lahir dari anak seorang pengusaha alat olahraga dan pakaian jadi, H. Made Amin dan Hj. Musdalifah ternyata tak membuat wanita sedikit tomboy ini memilih meneruskan usaha orangtuanya di Nunukan.

Ia justru lebih memilih bekerja dan mencoba sesuatu yang baru di kota ia menyelesaikan pendidikannya itu. Pilihan wanita berhijab ini untuk menetap dan berkarir di Makassar, bukan tanpa alasan, selain ingin menjalani kehidupan mandiri alias tak ingin bergantung terhadap orang tua. Ia juga ingin merasakan sulitnya berusaha dalam menapaki kehidupannya, meski latar belakang orangtua yang terbilang sukses. Tak membuat wanita pecinta kodok hijau ini, ingin terus menjadi tanggungan kedua orangtuanya.

Belum begitu lama, ia dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Program Loyalty Member Supervisor di PT Trans Kalla Makassar. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan itu merupakan amanah bagi ia untuk terus membuktikan, jika seorang wanita memiliki kesempatan dalam berkarir.

Kendati tak begitu jauh dari bayang-bayang dunia bisnis, ia merasa, kehidupan di lingkungan keluarganya sedikit banyak mempengaruhinya dalam bekerja di Trans Studio Mall tersebut. Banyak pengalaman dan hal baru yang ia dapati selama bekerja di perusahaan milik Kalla Grup tersebut.

“Selagi kita mau berusaha, tentu ada banyak kesempatan yang bisa kita raih. Yang penting punya niat dan sungguh-sungguh dalam bekerja, InsyaAllah jalan akan selalu terbuka,” ucap wanita bergigi gingsul ini.

Alasan selanjutnya memilih berkarir di luar Nunukan, kata Nella, mengingat Nunukan saat ini sangat minim akan lapangan pekerjaan, apalagi untuk bidang komunikasi. Tapi besar harapannya, ke depan Nunukan dapat menyediakan lapangan pekerjaan bagi tenaga-tenaga kreatif dalam membangun Nunukan.

Sebab, selama ini banyak maind set yang terbangun, jika pekerjaan yang layak di Nunukan hanyalah menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Meski berkarir di luar Nunukan, ke depannya ia juga berkeinginan besar kembali ke daerah ini dengan membawa lapangan pekerjaan baru bagi pemuda Nunukan. Karena, jauh di hatinya lebih dalam, ia sangat berkeinginan melihat Nunukan dapat bersaing dengan daerah-daerah maju di Indonesia.

Menghabiskan pendidikan di Universitas Fajar Makassar yang terkenal akan dunia broadcasting dan advertaising yang memiliki jaringan luas sebagai anak perusahaan Jawa Pos Grup. Ternyata membuat Nella Saparinda memiliki keinginan besar menjajaki dunia tersebut.

Keinginan besarnya menjadi seorang broadcasting, ternyata ia dapatkan saat menjalani kuliah, di mana, saat ia itu selain menghabiskan waktu untuk kuliah. Wanita ini juga aktif sebagai sebagai tim promosi di kampus dan tergabung dalam Event Organizer (EO) kampus kala itu.

Belum lagi, salah satu motivasi besarnya kala itu ingin terjun ke dunia broadcasting ketika melihat salah satu stasiun TV swasta yang diisi anak-anak muda yang kreatif dalam menyajikan program-program terbaik mereka saat itu.

“Sebenarnya alasan kenapa ambil jurusan komunikasi, karena memang ingin terjun ke dunia itu (broadcasting,Red.). Tapi mungkin diberi jalan untuk kerja di Mall dulu,” aku Nella.

Bahkan untuk memantapkan niatnya itu, pada September 2016 lalu, ia berencana untuk melanjutkan pendidikannya mengambil S2 Ilmu Komunikasi di Makassar. Ketika ditanya apa sebenarnya yang menjadi motivasi besar baginya memilih terjun ke dunia broadcasting? Menurutnya, dunia broadcasting pada dasarnya menjadi sarana yang jelas dalam mengapresiasi kreasi maupun kreatifitas kaula muda. Selain itu, sejak SMA ia sudah banyak terlibat dalam dunia broadcasting.

Bukan itu saja, dunia advertaising juga menjadi keinginan tersendiri bagi wanita lulusan SMAN 1 Nunukan angkatan 2010 itu. Di mana, menurutnya dunia adverstaising menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang ingin berkarir dalam menciptakan sebuah produk.

Sebelum memiliki keinginan terjun di dunia broadcasting dan advertaising, Ella bercita-cita untuk dapat menjadi seorang psikolog. Bahkan, mimpinya itu nyaris terwujud, setelah ia lulus dan masuk di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung, Jawa Barat.

Namun, akibat sesuatu hal yang terjadi saat itu, ia akhirnya membuang jauh-jauh mimpinya itu untuk mengenyam pendidikannya itu. Dan pilihannya pun jatuh pada ilmu komunikasi hingga membawanya hingga saat ini.

Dengan rutinitasnya saat ini, ketika ditanya apakah ia tak berkeinginan menekuni dunia bisnis seperti yang dijalankan orangtuanya? Dengan tegas, Ella menjawab, sejatinya ia sangat berkeinginan membangun usaha bisnis sendiri. Di mana, usaha bisnis yang ingin ia tekuni yakni membangun Coffe Shop dengan perpustakaan di dalamnya.

“Makanya sekarang banyak belajar dulu. Kalau sudah siap, mungkin perlahan-lahan baru menekuni dunia itu. Tapi yang jelas, untuk dunia bisnis tetap akan saya jalani, karena biar bagaimana dari kecil sudah berada di lingkungan bisnis,” pungkasnya. (***/eza)

 


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…

Selasa, 12 Desember 2017 10:02

Rekanan Minta Kepastian Pembayaran

NUNUKAN – Puncak kesabaran kontraktor atau rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya…

Selasa, 12 Desember 2017 09:59

Daya Listrik Surplus, Daftar Tunggu Mulai Dilayani

NUNUKAN – Enam unit mesin baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal dengan daya 6…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Rawan Perampokan, Nelayan Takut Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 10:54

Lapas Punya Tujuh Narapidana di Bawah Umur

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan memiliki tujuh penghuni warga binaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:26

Banyak Rampok, Nelayan Was-was Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Harga Rumput Laut Membaik

NUNUKAN – Harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut terus mengalami tren positif. Sempat…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:50

X-Ray Masih Sulit Deteksi Barang Tersembunyi

NUNUKAN – Pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .