MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Oktober 2017 19:46
Tidak Ada Anggaran, Dinsos Angkat Tangan

Untuk Penanganan Orang Terlantar dan Alami Gangguan Jiwa

PROGRAM PUSAT: Sebelum diberikan obat anti kaki gajah, kesehatan masyarakat diperiksa. FOTO: PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sebagai daerah transit dan menjadi lokasi deportasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari wilayah Sabah, Malaysia membuat persoalan sosial kian kompleks. Salah satunya banyak orang terlantar, bahkan ada yang mengalami gangguan jiwa saat tiba di Nunukan setelah dideportasi.

Salah seorang warga Nunukan yang sering menemukan orang yang terlantar dan mengalami gangguan jiwa, Hasan mengatakan, sering terlihat perempuan dewasa di sekitar Aalun-alun yang sering menari. Perempuan tersebut sering menjadi tertawaan masyarakat. “Kasihan ibu itu, sepertinya terlihat mengalami gangguan kejiwaan dan sering sakit,” kata Hasan, Minggu (8/10).

Menurutnya, dengan kondisi warga yang terlantar dan mengalami gangguan kejiwaan seharusnya dirawat keluarganya. Bukan hanya seorang ibu yang terlantar, bahkan ada seorang pria yang mengaku dideportasi dari Tawau, Malaysia dan mengaku tidak memiliki keluarga di Nunukan. Selama ini hanya mengaku tidur di masjid dan hanya meminta kepada warga untuk makan sehari-harinya.

“Di Nunukan memang banyak orang stres, jalan sana sini pasti ketemu orang mengalami gangguan kejiwaan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Nunukan sebagai daerah transit dan tempat deportasi dari Tawau, Malaysia. Kemungkinan pengaruh di pulangkan dari negara tetangga dan tidak memiliki keluarga di Nunukan yang membuatnya sulit untuk berkomunikasi dengan keluarga di kampung. “Orang terlantar ini harus ada pihak yang menangani, karena harus dipahami bersama bahwa Nunukan ini tidak terlepas dari orang yang mengalami gangguan kejiwaan,” tambahnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitas Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Nunukan, Alis Sujono mengatakan, untuk bantuan warga yang mengalami gangguan kejiwaan untuk 2017 ini ditiadakan. Karena anggaran saat ini mengalami defisit.

“Pada 2016 lalu ada dua orang yang dilakukan rehabilitasi, namun untuk 2017 ini tidak ada sama sekali karena anggaran untuk itu tidak ada,” beber Alis Sujono kepada media ini kemarin.

Menurutnya, warga Nunukan sering ada yang menghubungi Dinsos Nunukan, untuk meminta penanganan terhadap orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Namun tak dapat dilakukan, karena terbentur persoalan anggaran.

Sesuai data dari Dinsos Nunukan, orang yang mengalami gangguan kejiwaan sekira 40 orang dan mayoritas adalah orang yang dipulangkan dari Malaysia atau korban deportasi. Sebelumnya orang yang mengalami gangguan kejiwaan mendapat penanganan dari Dinsos Nunukan. “Sebelumnya ada penanganan dilakukan, namun saat ini hanya memantau keberadaan orang yang mengalami gangguan kejiwaan saja. Mau dilakukan rehabilitas anggaran tidak ada,” tambahnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:28

Penyeberangan ke Negara Tetangga Kembali Dibuka

NUNUKAN - Pasca lebaran H+3 penyeberangan Nunukan-Tawau, Malaysia telah kembali normal. Aktivitas di…

Senin, 18 Juni 2018 13:23

Diterkam Buaya, Sudding Nyaris Meregang Nyawa

NUNUKAN - Seorang warga Tanjung Harapan Mamolo, Kecamatan Nunukan Selatan, Kaltara diserang buaya mengakibatkan…

Senin, 18 Juni 2018 11:00

Ribuan Miras Ilegal Nyaris Lolos Edar

NUNUKAN - Belasan ribu botol Minuman Keras (Miras) ilegal asal Malaysia yang akan diselundupkan ke Berau,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Pelabuhan Sei Jepun Dipadati Penumpang

SEBATIK - Transportasi laut dengan tujuan Nunukan-Sebatik, ramai dimanfaatkan warga Nunukan untuk berkunjung…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:53

Wabup Suguhkan Gado-Gado dan Coto Makassar saat Open House

NUNUKAN - Open house yang digelar Wakil Bupati Nunukan H. Faridil Murad di rumah jabatannya, Jalan Ujang…

Jumat, 15 Juni 2018 21:56
Idulfitri 1439 Hijriah

Bupati Cantik Ini Layani Tamunya hingga Malam

NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, menggelar open house di kediamannya di Jalan Ujang Dewa,…

Jumat, 15 Juni 2018 08:28

Datang Subuh demi Saf Terdepan

NUNUKAN - Masjid Islamic Center Hidayaturahhman Nunukan dipadati masyarakat yang antusias melaksanakan…

Kamis, 14 Juni 2018 21:35

Begini Euforia Warga Sebatik Rayakan Takbiran

SEBATIK - Warga di perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .