MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 10 Oktober 2017 19:30
Tes SKD CPNS Dimulai 11 Oktober

Penambahan 180 Komputer Dibatalkan

DATANGI: Sejumlah peserta CPNS mendatangi kantor BKD untuk mempertanyakan kejelasan jadwal ujian CAT yang diundur. FOTO: IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SERLOR – Menyikapi kondisi terkini penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, terutama terkait dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), panitia daerah terus melakukan koordinasi dengan Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Yakni dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) melalui Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN (Aparatur Sipil Negara).

Informasi terkini, yang terus dipantau langsung oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, berdasar hasil konsultasi dan koordinasi dengan BKN, diputuskan khusus untuk Kaltara pelaksanaan SKD didahulukan. Yaitu mulai 11 Oktober besok hingga 31 Oktober mendatang.

“Awalnya dari Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN menyampaikan, akan menambah bantuan komputer ke Kaltara yang katanya akan sewa. Namun karena harus melalui proses lelang sewa dan administrasi lainnya, dikhawatirkan tidak mengejar waktu. Apalagi seperti kita ketahui, para peserta menunggu kepastian. Atas pertimbangan tersebut, tadi dari komunikasi langsung dengan Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN, yaitu Ibu Heri Susilowati, diputuskan Kaltara boleh melakukan SKD lebih dulu,” jelas Gubernur.

Terkait dengan perangkat komputer untuk  pelaksanaan SKD melalui Computer Assisted Test (CAT), berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Kaltara pada Senin (09/10), dikatakan Irianto, telah disepakati akan menggunakan 100 unit komputer, ditambah 7 cadangan. Dengan rincian, 80 unit milik Pemprov Kaltara dan 27 unit miliki BKD Kabupaten Bulungan.

Gubernur kembali menegaskan, bahwa keputusan pelaksanaan penerimaan CPNS merupakan sepenuhnya kewenangan Panselnas. Dalam hal ini BKN. Sehingga terkait berubah-ubahnya keputusan, semua dari Panselnas yang tentunya dengan pertimbangan-pertimbangan, serta melihat situasi dan kondisi terkini.

“Kenapa Kaltara dibolehkan lebih dahulu melaksanakan SKD? Salah satu pertimbangannya, karena minimnya fasilitas dalam hal ini jumlah komputer untuk pelaksanaan SKD. Sementara melihat jumlah peserta yang sangat banyak,” kata gubernur.

“Jadwal pelaksanaan SKD sudah ada, dan mulai tadi malam (09/10) sudah diumumkan. Para peserta bisa melihat jadwal di laman cpns.kaltaraprov.go.id.

Sekali lagi perlu saya pertegas, penentuan jadwal SKD ini bukan dari BKD Provinsi. Melainkan dari BKN, melalui Panselnas,” tegasnya.

Gubernur menegaskan, seluruh tahapan dan mekanisme dalam penerimaan CPNS adalah kewenangan dari BKN atau Panselnas. Di daerah hanya sebagai fasilitator. Dalam hal ini menyiapkan apa-apa yang diperlukan oleh Panselnas.

Seperti diketahui, dari 18.957 orang yang mendaftar melalui online, setelah melalui verifikasi berkas, sebanyak 12.301 orang dinyatakan lolos dan akan mengikuti SKD. Melihat banyaknya peserta, dan dengan kondisi keterbatasan perangkat komputer untuk pelaksanaan tes melalui CAT, panitia daerah menyampaikan usulan adanya perpanjangan waktu.

Dengan perhitungan sebelumnya, dari 12.301 peserta dibagi dalam 6 sesi, kecuali hari Jumat 5 sesi. Di mana per sesi sebanyak 75 peserta (sesuai kapasitas komputer di Laboratorium CAT), maka setiap hari sebanyak 450 peserta mengikuti tes. Dengan lama sesi 90 menit, diperkirakan memakan waktu 28 hari pelaksanaan.

Rencana semula dari BKN Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN akan menambah computer sebanyak 180 unit. Namun informasi terakhir, pihak BKN tidak berani memastikan bisa tepat waktu. Mengingat pertimbangan masih harus melalui proses lelang dan administrasi lainnya. Sehingga melalui Kepala Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen ASN, Heri Susilowati langsung menyampaikan, penambahan komputer ditangguhkan, dan pelaksanaan SKD sudah bisa dimulai. Yaitu dijadwalkan mulai 11 Oktober hingga 31 Oktober 2017.

“Penambahannya hanya 27 unit yang pinjaman dari  BKD Kabupaten Bulungan. Jadi jumlah yang dipergunakan nanti ada 100 unit. Dengan teknis pelaksanaan yang sama, yaitu 6 sesi, kecuali Jumat (5 sesi). Di mana setiap sesi diikuti 100 orang, atau dalam sehari bisa 600 orang. Sehingga diperkirakan memakan waktu 21 hari,” terangnya.

Lebih jauh gubernur menegaskan, dalam pelaksanaan SKD nanti seluruh perangkat dan lain-lainnya dalam kendali Panselnas dari pusat. Termasuk server, langsung dari pusat. “Informasi dari panitia daerah, mulai kemarin (9/10) tim pengawas berikut server dan soal-soal SKD sudah ada di Tanjung Selor. Dan telah disetting pada komputer yang ada di laboratorium CAT di Jl Durian Tanjung Selor,” ungkap Irianto.

Gubernur menambahkan, kepada para peserta SKD agar tidak mempercayai setiap informasi mengenai jadwal SKD yang dirilis pihak manapun, kecuali dari BKN, Panselnas maupun Pemprov Kaltara. Sebab, rilis resmi SKD itu, hanya disampaikan oleh panitia daerah melalui laman resminya, cpns.kaltaraprov.go.id atau di laman resmi BKN, yaitu di sscn.bkn.go.id. (humas)

 


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 12:01

Hujan Deras, Tiga Desa Ini Terendam Banjir

TANJUNG SELOR - Tiga desa di Kecamatan Tanjung Palas Utara yakni Panca Agung,  Karang Agung dan…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:01

KPU Tegaskan Sudah Mengacu ke PKPU

TANJUNG SELOR – Seleksi anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang digelar Komisi Pemilihan…

Sabtu, 17 Februari 2018 11:00

Perayaan Imlek Berlangsung Aman

TANJUNG SELOR – Perayaan Tahun Baru Imlek 2569 yang dilaksanakan di Ibu Kota Kaltara, Tanjung…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:59

Penerima PKH Bertambah 1.100 Keluarga

TANJUNG SELOR – Keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Bulungan yang…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:57

Lampion, Jeruk Mandarin, Kue Keranjang hingga Angpao

Meski perayaan Imlek di Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara) Tanjung Selor tak seramai kota besar lainnya.…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:37

Anjing Tanah, Tahun Politik yang Damai

TANJUNG SELOR – Menyambut Hari Raya Imlek tahun ini, warga etnis Tionghoa di Tanjung Selor, Ibu…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:34

Kaltara Peringkat Satu di Indonesia

TANJUNG SELOR - Proses perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP di lima kabupaten/kota…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:33

Pernah Terjun ke Politik dan Jadi Sopir Dadakan Bupati

Alan Teddy, salah seorang tokoh etnis Tionghoa di Tanjung Selor memiliki kisah hidup yang cukup menarik…

Kamis, 15 Februari 2018 11:42

Tahun Ini LPG Subsidi Hanya Dijatah 1,5 Juta

TANJUNG SELOR – Tahun ini, Kabupaten Bulungan hanya dijatah sekitar 1,5 juta tabung liquefied…

Kamis, 15 Februari 2018 11:36

Angkot Terbalik, Tiga Penumpang Dilarikan ke RS

TANJUNG SELOR - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jelarai, sebuah angkutan kota (angkot) berwarna…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .