MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 09 Oktober 2017 22:25
INGAT YA...!! Medsos Bisa Hadirkan Orang Ketiga

Kenal dari Facebook, Kini Jadi Istri Siri

ILUSTRASI: ZETSET.NET

PROKAL.CO, TARAKAN – Media sosial (medsos) sudah tidak dapat lagi dipisahkan di era milenial saat ini. Dampak positif dan negatif medsos pun tidak bisa dipungkiri, hal ini juga menjadi salah satu alasan pasangan suami istri ingin bercerai.

Serba-serbi persoalan mulai dari bertemu dengan teman lama melalui medsos, hingga berujung hadirnya pihak ketiga memicu pertengkaran di dalam rumah tangga.

Panitera Muda Hukum di Pengadilan Agama (PA) Tarakan Muhammad, mengungkap rata-rata kebanyakan perkara kasus cerai yang ditanganinya itu akibat tekanan psikologi karena, adanya pertengakaran. Yang dipicu dari berbagai permasalahan, mulai dari permasalahan ekonomi, termasuk orang ketiga sehingga rasa saling percaya antara suami istri sudah tidak ada lagi.

Kebanyakan pengajuan gugatan cerai didominasi oleh perempuan. Alasan yang paling banyak, karena adanya orang ketiga, yang dimiliki suami. Bisa jadi si perempuan tidak ingin dimadu atau diduakan. Sehingga pengajuan untuk bercerai menjadi jalan satu-satunya.

“Kebanyakan alasan si laki-laki yang memiliki perempuan lain. Perempuan juga ada, tapi jarang terjadi,” ungkap Muhammad.

Lebih lanjut Muhammad menjelaskan, untuk menekan angka perceraian, PA Tarakan kerap kali melakukan mediasi ke pasangan yang mengajukan gugatan cerai. Namun, jika sudah diberikan nasihat tetap ingin berpisah, maka pengadilan meminta mereka untuk memenuhi persyaratan yang ada.

“Diberikan nasihat agar tidak bercerai, yang sabar jika menghadapi suami atau istrinya,” jelas Muhammad.

Sama halnya ketika memasuki masa persidangan, proses mediasi pun terlebih dulu akan diberikan. Dengan harapan gugatan dapat dicabut kembali, dan dapat bisa bersama-sama saling memperbaiki diri. Tetapi jika keduanya tetap sepakat tidak bisa bersama lagi, maka perkara akan dilanjutkan. “Maka itu urusan di persidangan. Dikabulkannya perceraian dan tidak itu wewenang dari hakim,” terangnya.

RELA DINIKAHI SIRI KARENA RASA CINTA

Radar Tarakan mencoba menemui salah seorang perempuan yang dianggap menjadi orang ketiga, yang kini rela menjadi istri siri lelaki yang dikenalnya melalui Facebook.

Sebut saja Cinta, perempuan berusia 35 tahun yang kini memutuskan hidup menjadi istri siri. Cinta sama sekali tak pernah membayangkan, jika dia harus menikah siri dengan lelaki yang sudah berstatus menjadi suami orang.

Diceritakannya, alasan dia lebih memilih pria yang sudah terikat pernikahan dan rela menjadi istri muda itu berawal dari ketidak sengajaan. Awal perkenalannya dengan suami sirinya itu pada Agustus tahun lalu, melalui platform yang diciptakan oleh Mark Zuckerberg yakni Facebook. Awalnya Cinta sama sekali tidak tertarik dengan lelaki ini. Karena menurutnya lelaki tersebut bukanlah tipe suami impiannya. Ditambah dengan postingan-postingan lelaku itu yang kerap kali bersama anak dan istrinya.

“Awalnya cuma teman saja, entah bertemannya mulai kapan di Facebook dengan dia (suami sirinya). Dulunya kalau dia pasang status selalu muncul di beranda saya, dan berawal dari like-like status aja,” tutur Cinta.

Menurut Cinta, dulunya Facebook menjadi tempat satu-satunya yang bisa dijadikan menuangkan seluruh perasaanya. Tak peduli nyinyiran orang atas statusnya saat itu.

Hingga suatu hari, Cinta membuat status patah hati terhadap seorang pria yang merupakan rekan kerjanya. Rasa sayang yang dimilikinya ternyata bertepuk sebelah tangan.

Dalam postingan Cinta kala itu, dia tak menyangka ada seorang pria mengomentari statusnya, dengan memberikan dukungan semangat agar Cinta tetap bisa semangat menjalani hidupnya.

“Dia menuliskan komentar agar saya bisa sabar karena itu merupakan ujian dan tetap semangat juga terus berdoa,” cerita Cinta.

Awalnya  Cinta tak ingin menggubrisnya, karena dia berpikir pria tersebut sudah beristri. Namun karena merasa tidak enak, dia pun mencoba membalas komentar si pria itu dengan menuliskan. “Yah, namanya Jomblo mau gimana lagi,” balasnya saat itu.

Singkat cerita, si pria tersebut pun memberikan sebuah motivasi dan saran, hingga perkenalan itu pun terus berjalan. Dan saling memberi semangat satu sama lain, yang akhirnya bertukar nomor Whatsapp.

Satu minggu berkomunikasi melalui chat Whatsapp, pria tersebut pun ingin menjalin komunikasi lebih dengan dekat Cinta. Dengan alasan, ingin menghibur hatinya yang sedang gundah saat itu. “Dan waktu itu dia juga sudah saya anggap teman yang selalu mendukung saya,” jelas Cinta.

Akhirnya, komunikasi keduanya terus berlanjut. Terciptalah rasa nyaman di antara mereka berdua. Akhirnya rasa sayang mulai tumbuh, karena menurutnya suaminya itu humoris, bijak dan dewasa yang membuat dia kagum.

Di saat komunikasi antara mereka berdua jarang terjadi. Hati Cinta terasa gundah dan kembali dituangkannya ke media Facebook. Namun, orang yang ia tunggu-tunggu, tak kunjung memberikan komentar di Facebook-nya. Cinta pun mencoba menghubungi pria tersebut berulang kali, hingga terdengar suara perempuan melalui sambungan telepon. Karena merasa takut, Cinta pun mematikan telepon dan memilih untuk tidak menghubungi pria tersebut beberapa waktu. 

“Entah kenapa, saat itu ada sebuah perasaan yang membuat aku penasaran, timbul rasa sayang dan menyukainya, padahal dia sudah beristri. Di mata saya dia orangnya sangat dewasa, lucu, humoris, dan membuat saya begitu tenang ketika berada di dekatnya,” jawabnya.

Lama kelamaan, Cinta pun memberanikan diri untuk menelpon kembali si pria tersebut. Dan saat pria itu mengangkatnya, Cinta pun secara spontan meminta untuk bertemu karena dia ingin mengungkapkan perasaanya. “Mau hasilnya gimanapun saya sudah nggak peduli. Yang penting saya sudah mengungkapkan perasaan,” tutur Cinta.

Tetapi pria yang dicintainya itu tak menggubris ungkapan perasaan Cinta, yang dianggapnya tidak masuk akal. Karena lelaki tersebut sudah terikat pernikahan dan sudah dikaruniai tiga orang anak. Selang beberapa minggu memutuskan tidak berhubungan, si pria kembali menghubungi Cinta, dengan menanyakan kabar Cinta saat itu.

“Mungkin karena saya sudah dibutakan oleh rasa cinta saat itu. Jadi saya jelaskan kalau saya benar-benar sayang dengan dia. Tidak peduli dia sudah punya anak dan istri,” tutur Cinta.

Singkat cerita akhirnya mereka memutuskan untuk menikah siri. Sejak menikah di bawah tangan itu, Cinta tinggal di kamar kos-kosan yang sudah disewa oleh suami sirinya tersebut. “Senang aja saat itu, seperti baru jatuh cinta,” beber Cinta.

Cinta mengalami banyak perubahan. Tidak lagi aktif bermain medsos, dia disibukan dengan mengurusi rumah tangganya saja. Meski berbeda dengan kehidupan rumah tangga seperti perempuan lainnya. “Yah suami saya ke kos saat Sabtu dan Minggu. Tapi itu nggak tentu juga, yang penting bisa bersama-sama sudah cukup,” ungkap Cinta.

Diakuinya, perbuatannya ini memang menyakiti perempuan lain. Namun, dia tak bisa membendung perasaan yang sudah dianugerahkan kepadanya. “Perasaan ini sudah tidak bisa saya pendam. Toh suami saya juga akhirnya mau,” jelas Cinta.

Kurang lebih dua bulan menikah tanpa sepengetahuan istri pertama suaminya, jalinan hubungan Cinta pun begitu bahagia. Sebelum akhirnya, pernikahan siri itu terbongkar  melalui Facebook sang suami. “Istrinya tahu hubungan kami dari Facebook-nya. Entah dia melihat apa di dalam akun Facebook itu,” tutur Cinta.

Hingga akhirnya hubungan terlarang itu diketahui oleh istri pertama suaminya, pertengkaran antara keduanya pun terus terjadi. Kendati begitu hubungan Cinta dan suaminya tetap berjalan seperti biasanya. “Padahal dia sudah ketahuan, tapi tetap ke kosan saya,” ungkap Cinta.

Menurut Cinta, dia memiliki kelebihan dibandingkan istri pertama suaminya itu. Dia lebih pintar berdandan dan memanjakan suami. Selalu mengerti apa yang diinginkan sang suami. “Kalau saya yah suami pulang saya layani mulai dari menyiapkan makanan dan lainnya. Agar dia nyaman dan tidak menambah pikiran suaminya,” jelas Cinta.

DULU TAK SUKA BERDANDAN

Seiringberjalannya waktu, kehidupan berumah tangga biasanya tak lepas dari rasa bosan karena harus menjalani aktivitas yang berulang-ulang. Istri yang harus merelakan waktunya untuk mengurus rumah tangga, biasanya lupa mengurus dirinya sendiri.

Sehingga tak jarang para istri sudah tidak lagi memperhatikan penampilannya. Dan sang suami pun sudah mulai semakin cuek.

Hal inilah yang dialami, Desi (nama samaran) perempuan berusia 30 tahun ini, merupakan salah satu di antara perempuan yang menjadi korban, yang suaminya berpaling dengan perempuan lain.

 “Saya bukan tipe orang yang suka bermain media sosial, namun karena masalah ini saya mulai belajar. Bahwa, media sosial ini ternyata yang mempersatukan suami saya dengan perempuan lain,” tutur Desi.

Tak hanya melalui  media sosial, ia pun mencoba mencari info ke rekan kerja suaminya. Namun, hasilnya nihil, ia tak mendapatkan petunjuk sama sekali.

Singkat cerita, Tuhan memberikan petunjuk kepada Desi.  Saat dia membuka Facebook pribadinya, yang lama tak dibukanya, dia pun mulai mencoba  invite akun Facebook milik sang suami. Dengan mengubah menggunakan  wajah perempuan lain. Di sanalah baru Desi tahu, ternyata ada perempuan lain yang selama ini, sedang menjalin komunikasi dengan suaminya. “Selama ini ternyata mereka sudah saling berkomunikasi,” jelasnya.

Tak cukup sampai di situ, ia pun mencoba meng-invite pertemanan si perempuan tersebut, yang diduga terdapat jalinan asmara di antara mereka.

Namun, lagi-lagi, bak melihat hantu di siang bolong, ternyata perempuan yang diduga ada asmara bersama suaminya itu,  selama ini sudah menjadi temannya sejak lama di Facebook.

“Di situ saya langsung marah, ternyata dia orang yang saya kenal. Saya nggak menyangka dia sejahat itu, padahal kami biasanya bertemu, meski tidak terlalu akrab,” ujarnya.

Rasa emosi yang memuncak, akhirnya Desi memberanikan diri untuk chat perempuan tersebut. Dengan rasa kesal dia lalu tak sengaja mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan.

 “Saya chat dia sambil marah, intinya saya ngomong saat itu kalau kamu kenapa tega mengambil suami orang yang sudah memiliki anak,” tulis Desi saat memulai obrolan melalui chat ke perempuan tersebut.

Si perempuan, pun sempat mengelak dan berkata yang tidak-tidak dan menuduh Desi sudah memfitnahnya. Setelah didesak, akhirnya perempuan tersebut mengaku dia menjalani hubungan terlarang dengan suami Desi.

“Dia bilang ke saya, kalau suami saya suka dengan dia karena, dia lebih cantik dari saya. Dia juga bilang kalau saya ini perempuan yang sibuk dengan pekerjaan dan tidak memberikan perhatian ke suami,” cerita Desi.

Mendengar perkataan tersebut, Desi pun kembali marah, dan sempat mengacam perempuan itu untuk dilaporkan kepolisi, karena hidup rumah tangganya sudah diganggu.“Saya benar-banar emosi, mau saya laporin ke polisi,”urainya.

Singkat cerita sejak kejadian itu, Desi pun mencoba meminta pengakuan suami, namun hingga saat ini belum ada kejelasan. Bahkan, menurut Desi, setiap hari Sabtu sang suami menghilang bak di telan bumi.

Meski begitu, Desi tetap fokus merawat sang anak, Desi mencoba terlihat baik-baik saja di depan anak-anak mereka. “Saya mencoba agar anak-anak tidak tahu akan kejadian ini, takutnya akan berdampak pada masa tumbuh kembang mereka,” tutur Desi.

Sejak kejadian itu, Desi mulai belajar untuk lebih memperhatikan penampilan. Dia mulai aktif berdandan dan sering merawat diri ke salon.

“Masih ada trauma, sakit yang membuat saya hampir gila. Saya pura-pura bahagia, karena saya tidak mau permasalahan saya di ketahui orang,” jelasnya.

Desi yang biasanya terlihat membersih-bersihkan rumah di waktu senggang, mulai tidak dilakukannya lagi. Dia lebih banyak bersosialisasi dengan teman-temannya, agar tidak terlalu memikirkan perlakukan suaminya.

“Saya juga tidak tahu harus bagaimana lagi, untuk meredamkan emosi saya kadang saya pegi ke salon untuk berisitirahat dan menjernihkan pikiran,”katanya. (tim/nri)

 

 

 

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Kamis, 23 November 2017 12:44

Air Sampai Masuk Dalam Rumah

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Bumi Paguntaka sejak pukul 03.00 Wita kemarin hingga pagi hari…

Kamis, 23 November 2017 12:41

Tanggul Penahan Teror Warga

TARAKAN -  Bencana longsor kembali terjadi di Kota Tarakan, sejak hujan deras yang sedari dini…

Kamis, 23 November 2017 12:39

Irau Tengkayu Kembali Dilaksanakan Setiap Tahun

TARAKAN – Festival Irau Tengkayu yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali sesuai keputusan Wali…

Kamis, 23 November 2017 12:38

Kukuh Tak Ingin Niaga, MAF Terancam Tutup

TARAKAN – Setelah sekian lama melayani penerbangan di kawasan perbatasan Kaltara, Mission Aviation…

Kamis, 23 November 2017 12:36

Misi Operasi Senyap Melalui Tempur Jelajah

TARAKAN – Tiga  pesawat Skadron Udara 16  (Skadud 16), yang berasal dari Lanud Roesmin…

Kamis, 23 November 2017 12:34

Tak Capai Target, PGN Tambah Dua Kelurahan

TARAKAN - Jaringan gas (Jargas) sebanyak 5.000 sambungan tahun depan di tiga kelurahan telah selesai…

Kamis, 23 November 2017 12:32

Tim Gabungan Gelar Razia, Menyasar Wajib Pajak

TANA TIDUNG – Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Samsat Kabupaten Tana Tidung berkerja sama dengan…

Kamis, 23 November 2017 12:23

Jalan Menuju Dua Sekolah Becek

TARAKAN – Jalan selalu saja dikeluhkan masyarakat, khususnya RT 16, Kelurahan Karang Harapan.…

Rabu, 22 November 2017 13:21

Badrun Menunggu Menit-Menit Akhir

TARAKAN – Kontestasi pemilihan wali kota Tarakan 2018 masih samar, apakah hanya akan diikuti dua…

Rabu, 22 November 2017 13:14

PLN Dalam Masa Pemeliharaan, Pemadaman Dua-Tiga Jam

TARAKAN – Pemadaman listrik di luar jadwal masih terjadi. Namun, durasi pemadaman tidak terlalu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .