MANAGED BY:
MINGGU
18 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 09 Oktober 2017 22:12
Harga Rumput Laut Makin Bergairah
NAIK LAGI: Harga rumput laut kembali naik hingga menyentuh angka Rp 14 ribu yang sebelumnya juga menunjukkan tren positif. FOTO: RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dalam beberapa bulan terakhir harga rumput laut yang melonjak naik terus konsisten, bahkan perlahan merangkak naik menyentuh harga Rp 14 ribu, yang sebelumnya sudah berada pada tren psoitif Rp 12 ribu.

Selama tiga bulan, sejak Juli hingga Oktober ini, harga rumput laut sudah mencapai kenaikan hingga Rp 2 ribu. Meski kenaikan terbilang bertahap, namun ini pencapaian yang luar biasa bagi sejumlah pembudi daya rumput laut di Nunukan.

Jelas hal ini membuat sejumlah pembudi daya rumput laut bersyukur atas terus meningkatnya harga rumput laut. Seperti yang diakui Baso, warga Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat ini. “Sekarang sudah Rp 14 ribu, semoga saja terus naik, jangan turun lagi,” ujar Kahar kepada Radar Nunukan ketika diwawancarai kemarin.

Menurut Baso, Rp 14 ribu menjadi harga yang terbilang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Harga ini membuat sejumlah pembudi daya rumput laut semangat untuk terus melakukan budi daya rumput laut.

“Jelas kami rajin, ini peluang. Tidak disangka harga rumput yang dulunya hanya Rp 6 ribuan saja, sekarang sudah Rp 14 ribu. Petani ini berlomba-lomba terus produksi,” kata Baso.

Memang diakuinya, proses kenaikan harga terbilang bertahap. Mulai naik dari Rp 500 hingga Rp 700. Kemudian, naik hingga mencapai Rp 2 ribu. “Semoga saja terus naik pelan-pelan seperti itu,” harap Baso menambahkan.

Peningkatan produksi pun memang terus dilakukan petani. Kembali bergairahnya harga menjadi pemicunya. Meski begitu, pihaknya juga konsisten menjaga serta meningkatkan kualitas rumput laut. Ini juga menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi mereka. Bisa saja harga kembali menurun lantara kualitas juga menurun.

“Ya, itu cara satu-satunya mempertahankan harga (dengan memperhatikan kualitas, Red.) jangan sampailah harga anjlok lagi,” beber Baso.

Sementara itu, Carles, pekerja rumput laut yang biasanya mengangkut juga merasakan dampak kenaikan harga. Di mana, dirinya mengaku mengalami peningkatan dalam pengangkutan rumput laut. Dalam seminggu diakuinya bisa mengangkut hingga 20 kali truk dengan perkiraan 150 ton.

“Ya, sekarang tiap hari itu angkat rumput laut lebih banyak dibandingankan bulan-bulan sebelumnya. Kalau perbulan, sampailah itu empat ribuan ton. Biasanya paling banyak itu sebulannya hanya dua ribu ton lebih,” ungkap Carles.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perikanan, Drs. H Sabaruddin juga sudah berpesan kepada petani untuk meningkatkan kualitas rumput laut. Menurutnya, hal itu adalah menjadi pekerjaan rumah semua pihak. Sebab, jika kualitas menurun, tidak menutup kemungkinan permintaan konsumen terhadap rumput laut menurun dan hargapun akan anjlok. (raw/eza)

Wajib Pertahankan Kualitas Rumput Laut


BACA JUGA

Sabtu, 17 Februari 2018 11:18

Pintu Resmi Libur, Jalur Tikus Diincar

NUNUKAN -  Aktivitas jalur penyeberangan resmi Nunukan-Tawau, Malaysia, Jumat (16/2)  libur,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:54

Berharap Tanpa Gangguan Kriminal

NUNUKAN – Ratusan lampion serta belasan lilin raksasa kembali mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:53

Lihat Pemuda Candu Lem, Laporkan!

BADAN Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan mengimbau masyarakat melaporkan jika melihat atau…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:31

Jalan Lingkar Diguyur Rp 22 M, Tapi Jangan Asal

NUNUKAN – Jalan Lingkar di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat yang mengalami longsor pada…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:30

Agar Tak Dipermainkan Pemilik Modal

NUNUKAN – Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sebatik yang belum selesai dibangun pada 2017 lalu,…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:29

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Sabtu, 17 Februari 2018 10:28

Abrasi Masih Mengancam Desa Manurung

NUNUKAN – Abrasi pantai yang membuat rumah ambruk di Desa Manurung, Kecamatan Sebatik Timur hingga…

Kamis, 15 Februari 2018 11:57

Express Air Belum Jelas

USAI melakukan proving flight atau percobaan penerbangan di Kaltara awal Februari lalu. Maskapai Xpress…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…

Kamis, 15 Februari 2018 11:16

4.000 Warga Terancam Kehilangan Hak Suara

NUNUKAN – Memilih pemimpin atau wakil rakyat menjadi hak setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .