MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 09 Oktober 2017 22:04
Satria Biru Tundukkan Pelabuhan Baru
ADU GENGSI: Satria Biru berkostum merah putih bermain lebih atraktif di fi naldengan menundukkan Pelabuhan Baru dengan skor 4-1. Tampak pula pemain Satria Biru merayakan golnya ke gawang Pelabuhan Baru. FOTO: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Satria Biru FC berhasil menyabet juara Liga Nunukan Piala TNI 2017 dalam partai final yang dihelat di Stadion Sei Bilal, Minggu (8/10) malam. Dalam fi nal itu, Pelabuhan Baru harus mengakui keunggulan Satria Biru FC dengan skor 4-1. Kemenangan Satria Biru ditentukan lewat gol Alby, Fadli, Ponci dan Rabbi. Sementara, Pelabuhan Baru hanya mampu membalas melalui gol Ali Suarez dari titik putih.

Jalannya pertandingan fi nal ideal yang dikatakan sejumlah pengamat sepakbola Nunukan ini cukup menarik di awal-awal babak pertama. Satria Biru yang berkostum merah putih langsung menggerbak pertahanan Pelabuhan Baru melalui umpan-umpan lambung yang menusuk kotak penalti lawan. Itu terbukti pada menit ke-7. Berawal dari tendangan penjuru, punggawa Satria Biru mengirimkan umpan ke kotak penalti.

 Penjaga gawang Pelabuhan Baru, Yusuf sebenarnya mampu menghalau bola, namun bola terlepas dari genggamannya dan jatuh ke kaki Alby yang langsung mencetoskan gawang dengan mudah. Tak mau larut terlalu lama dari ketertinggalannya, Pelabuhan Baru langsung menyerang pertahanan Satria Biru. Di menit ke-9, Pelabuhan Baru mendapatkan hadiah penalti setelah Gobe dilanggar Alby. Ali Suarez yang menjadi algojo penalti pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyamakan skor.

 Usai Pelabuhan Baru menyamakan skor, permainan kedua tim lebih atraktif. Jual beli serangan tak dapat terhindarkan. Satria Biru masih dengan strateginya dengan mengumpan langsung ke kotak penalti lawan, sedangkan Pelabuhan Baru memanfaatkan kecepatan penyerang andalannya Ali Suarez. Meski demikian, kedua tim masih seimbang hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Satria Biru bermain lebih ngotot dan membuat kerepotan Pertahanan Pelabuhan Baru.

Tujuh menit babak kedua berjalan, Satria Biru kembali memimpin melalui tendangan bebas melalui kaki Fadli di menit 52 yang tidak dapat diantisipasi Yusuf. Kembali tertinggal, Pelabuhan Baru berusaha melepaskan tekanan dari Satria Biru yang terus menekan meski telah unggul. Permainan dari kedua sebelasan pun terlihat bergairah dan tensi pertandingan ikut tinggi yang terbukti dari beberapa kartu kuning yang dikeluarkan Agung, pengadil lapangan di partai final ini.

Pendukung Pelabuhan Baru berupaya menyemangati timnya yang sedang tertinggal. Tak tinggal diam, dari kubu sporter Satria Biru juga menyanyikan yel-yelnya yang yakin dengan kemenangan tim yang didukukung. Itu terbukti 10 menit berakhirnya pertandingan, Ponci yang menjadi pemain pengganti berhasil menyumbangkan gol ketiga bagi Satria Biru melalui tendangan kerasnya dari dalam kotak 12 pas. Tak berselang lama, lampu stadion mendadak padam saat Satria Biru merayakan golnya yang ketiga. Penonton yang berada di tribun stadion pun berteriak meminta Panpel segera menyalakan lampu, bahkan beberapa penonton menyalakan fl are saat stadion dalam kondisi gelap gulita. Padamnya lampu stadion berlangsung sekira 20 menit.

 Lampu stadion kembali menyala, npertandingan 10 menit babak keduapun  dilanjutkan. Satria Biru yang sudah unggul dua gol terlihat tidak terlalu ngotot, justru Pelabuhan Baru berupaya mengejar defi sit golnya dengan terobosan langsung ke Ali Suarez mudah dipatahkan oleh barisan pertahanan Satria Biru. Petaka kembali terjadi pada menit ke-88. Asyik menyerang, Satria Biru memanfaatkan kelengahan pertahanan Pelabuhan Baru dengan menceploskann gol melalui kaki Rabbi yang tinggal berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang Pelabuhan Baru. Memasuki tambahan waktu, tidak ada lagi gol tercipta. Justru lampu stadion kembali padam, wasit pun akhirnya meniupkan pluit panjang tanda berakhirny pertandingan. Satria Biru berhasil menundukkan Pelabuhan Baru dengan skor yang cukup mencolok 4-1. Usai pertandinga, pelatih Pelabuhan Baru mengakui keunggulan Satria Biru.

“Inilah hasilnya, kalah menang biasa. Kami terima, Mereka pantas juara,” ujar Pete, juru taktik Pelabuhan Baru. “ Sebenarnya masuk fi nal saja kami sudah puas,” sambungnya lagi.

 Sementara itu, Boni, pelatih Satria Biru mengaku puas dengan permainan anak asuhnya. “Kami puas. Anak-anak telah bermain dengan baik dan hasilnya memuaskan,” singkatnya. Dalam Liga Nunukan Piala TNI 2017 ini, selain Satria Biru yang berhasil menjadi kampiun. Kubu dari Pelabuhan Baru, Ali Suarez berhasil mencatatkan namanya sebagai top skorer dengan 10 golnya. Dan pemain terbaik disabet pemain nomor punggung 17, Alby dari Satria Biru. (eza)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:30

2018, Pasar Tradisional Terpadu Siap Difungsikan

NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu yang berlokasi di eks kebakaran Beringin itu kini…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:28

Pemkab Dilaporkan ke Lembaga Negara

NUNUKAN – Insiden Walk Out (WO) yang dilakukan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah…

Senin, 16 Oktober 2017 12:06

Malaysia Mulai Hentikan Pengiriman Pisang dari Nunukan?

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia sepertinya mulai kurang berminat dengan komoditi pisang asal Nunukan…

Senin, 16 Oktober 2017 12:03

Sulap Terminal Milik Dishub, Jadikan RTH dan Taman Bermain

Memanfaatkan lahan yang tak digarap dengan baik dan bahkan nyaris tak diperhatikan, membuat sejumlah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:52

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:51

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:51

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:50

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:50

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…

Minggu, 15 Oktober 2017 20:50

Basran, Lima Tahun Mengabdi di Perbatasan

14 Oktober menjadi hari bersejarah bagi salah satu perbankan di Indonesia yakni Bank Pembangunan Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .