MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 09 Oktober 2017 20:17
Lupa Sila Keempat Pancasila, Rini Justru Salahkan Jokowi

Rini, Ibu Lugu Penerima Hadiah Sepeda dari Presiden

TERIMA HADIAH: Rini warga transmigrasi yang mendapat hadiah sepeda dari presiden. FOTO: DEDI SUHENDRA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Rini, wanita lugu berusia 30tahun warga transmigrasi SP 6 Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara ini, mendadak viral di akun media sosial facebook milik presiden Joko Widodo. Karena lupa sila keempat Pancasila saat diberi
pertanyaan, justru spontan menyalahkan dan menepuk lengan presiden. Berikut ulasannya.

 RURY JAMIANTO, Tanjung Selor

 KEDATANGAN  Presiden Joko Widodo, di Lapangan Agathis, Tanjung Selor Jumat (6/10), sudah sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Kedatangan Jokowi  untuk pertama kalinya itu, tentunya tak sekadar kunjungan kerja (Kunker), melainkan untuk menjalin silaturahami tanpa jarak dengan masyarakat.

Saat Jokowi sudah berada di atas panggung, dengan tepukan ratusan peserta yang hadir saaat itu. Seperti biasa, Jokowi selalu menyisipkan kuis di setiap perjumpaanya dengan masyarakat.

Saat Presiden memberikan pertanyaan, ratusan peserta pun mulai siap-siap untuk mengangkatkan tangan. “Ibu-ibu siapa yang hafal Pancasila?. Angkat tangannya tinggi-tinggi,” kata presiden pada peserta.

Saat semuanya sudah mengangkat tangan, tiba-tiba Jokowi pun lansung menunjuk seorang Ibu-ibu bernama Rini, yang saat itu mengenakan jilbab putih kombinasi corak merah tua, bersama seorang siswa SMA dan seorang siswa SD untuk naik ke atas panggung.

 

Saat itu,  Rini mendapat giliran pertama untuk diberikan pertanyaan oleh presiden. “Ibu sebutkan Pancasila,” kata Jokowi dengan logat khasnya.

Saat mendengar pertanyaan Jokowi itu, Rini pun lantas tersenyum, dan spontan mengatakan bahwa dirinya sudah tidak muda lagi, dan jangan disalahkan apabila mengucap Pancasila tidak tepat. Lantas Jokowi pun bertanya “Kenapa maju?,” tanya Jokowi kepada Rini sambil tersenyum.

 

Rini pun menjawab, ia mengangkat tangannya setinggi-mungkin agar dapat bersalaman dengan presiden.

“Angkat tangan supaya bisa salaman sama Pak Jokowi. Kan belum tentu 10 tahun lagi bisa salaman. Mau tanam padi banyak, belum tentu bisa ke sana (Istana),” ucap Rini dengan lugu.

Meski demikian, Presiden pun tetap meminta Rini  untuk melafalkan Pancasila. Dengan gugup, Rini pun menyebutkan satu persatu sila dalam Pancasila. Sila pertama, kedua dan ketiga dapat diucapkan dengan baik oleh Rini.

Namun, pada saat mengucapkan sila keempat, Rini kurang tepat mengucapkannya. Namun justru Rini menepuk  lengan dan menyalahkan presiden, dan sontak saja Presiden Jokowi kaget saat itu.

Enggak hafal kok saya yang disalahin,” ucap presiden yang disambut gemuruh tawa penerima PKH dan KIP di Lapangan Agatis.

Dan saat itu, Presiden pun mencoba membantu yang pada akhirnya, Rini pun dapat menyebutkan Pancasila dengan tepat yang akhirnya diberikan hadiah sepeda oleh Presiden Jokowi.

Kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) Rini menceritakan, untuk bisa hadir di Lapangan Agathis, dirinya harus berjuang sejak subuh, agar bisa hadir tepat waktu di Lapangan.

“Saya berangkat dari pukul 05.00 Wita, dan tiba di lapangan ini pukul 07.00 Wita,” Kata Rini dengan nada bahagia.

Dengan menaiki perahu ketinting dari wlayah Transmigrasi, Satuan Pemukiman (SP) 6 Tanjung Buka, Rini, harus membayar tranportasi sebesar Rp. 90 ribu untuk dirinya beserta tiga orang anaknya.

Setelah itu, ia pun kembali harus naik angkot untuk menuju Lapangan Agathis. “Ini uang saya kumpul-kumpul  dari hasil jualan di sekolah mas, agar bisa kesini. Saya senang banget bisa salaman sama pak Jokowi,” ucap Rini haru.

Rini, yang merupakan warga Transmigrasi sekaligus penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini, mengaku tak menyangka, ketika ia menjadi salah satu dari tiga orang yang dipanggil presiden untuk naik keatas panggung.

“Saya mengira, siapa yang angkat tangan tinggi-tinggi itu bisa salaman sama Pak Jokowi. Ternyata di kasih pertanyaan. Dan ini saya pertama kali tahu,” ucap Rini.

Adapun persoalan, dirinya sempat menyalahkan dan menepuk lengan presiden, dikatakan Rini, itu spontanitas ia lakukan, tidak ada maksud apa-apa.

“Pak Jokowi itu orangnya sangat merakyat, saya sangat suka dengan beliau, orangnya lucu dan baik, apalagi saya dapat sepeda,” jelasnya.

Adapun sepeda pemberian Jokowi ini nantinya, kata Rini, untuk digunakan anaknya pergi ke sekolah. Karena selama ini, anaknya berjalan kaki saat pergi sekolah.

“Jarak rumah sampai sekolahan enggak jauh sih, cuman yah ini saya mau kasihkan ke anak. Untuk kenang-kenangan dari paka Jokowi,”tuturnya.

Kelucuan Rini di atas panggung ini pun, akhirnya di posting oleh Presiden Joko Widodo, di akun media sosial (Medsos) miliknya.  Kurang lebih enam jam, postingan ini pun menjadi viral, dan sudah di bagikan sebanyak 1.088, dengan komentar positif sebanyak 3.010.

Dalam postingan tersebut, Jokowi menuliskan perasaannya dalam facebook itu. “Saya melihatnya berdiri di kejauhan, dalam keramaian di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, kemarin. Ketika saya melempar pertanyaan, ibu berkerudung itu mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Ia tampak begitu berusaha agar terlihat oleh saya,” tulis Jokowi. (dsh)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:54

Tes SKD Offline, Rawan Kecurangan ?

TANJUNG SELOR – Memasuki hari kesepuluh pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) rekrutmen Calon…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:52

Atasi Kekurangan Daya, PLN Dapat Kiriman 8 Mesin PLTD

TANJUNG SELOR – Untuk memenuhi kebutuhan listrik seiring tumbuh dan berkembangnya Tanjung Selor…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:50

Masyarakat Pesisir Lambat Menuju Hidup Sehat

TANJUNG SELOR – Berbagai hal dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulungan menjadikan wilayahnya berpredikat…

Sabtu, 21 Oktober 2017 09:48

Warga Sipil Miliki Senpi, Jelas Melanggar Hukum !

TANJUNG SELOR – Setelah sebelumnya Arif Sugiono (40) warga Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:42

Sesuai Anjab-ABK Kaltara Butuh 5 Ribu Formasi CPNS

TANJUNG SELOR – Rekrutmen 500 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemprov…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:40

KPU Bulungan Hanya Verifikasi Data 13 Parpol

TANJUNG SELOR – Terhitung sejak tanggal 19 Oktober hingga 15 November mendatang. Komisi Pemilihan…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:38

Baznas Kaltara dan Bulungan Sepakat Bantu Pengobatan Adam

TANJUNG SELOR – Hingga kini Adam Al-Fatah penderita kelainan jantung masih dirawat di Rumah Sakit…

Jumat, 20 Oktober 2017 11:13

Sapi Diberi Waktu Sampai November

BUNYU – Keberadaan sapi yang dibiarkan berkeliaran tanpa ada penjagaan dari pemiliknya, seringkali…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:26

DPU Sebut Pembebasan Lahan Bandara Sudah Beres

TANJUNG SELOR – Meski proyek pengembangan Bandar Udara (Bandara) Tanjung Harapan, telah memasuki…

Kamis, 19 Oktober 2017 12:24

Jual Miras Ilegal, 2 IRT Berurusan Dengan Polisi

TANJUNG SELOR – Akibat kepemilikan jenis Minuman Keras (Miras) ilegal, dua Ibu Rumah Tangga (IRT)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .