MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 09 Oktober 2017 20:17
Lupa Sila Keempat Pancasila, Rini Justru Salahkan Jokowi

Rini, Ibu Lugu Penerima Hadiah Sepeda dari Presiden

TERIMA HADIAH: Rini warga transmigrasi yang mendapat hadiah sepeda dari presiden. FOTO: DEDI SUHENDRA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Rini, wanita lugu berusia 30tahun warga transmigrasi SP 6 Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara ini, mendadak viral di akun media sosial facebook milik presiden Joko Widodo. Karena lupa sila keempat Pancasila saat diberi
pertanyaan, justru spontan menyalahkan dan menepuk lengan presiden. Berikut ulasannya.

 RURY JAMIANTO, Tanjung Selor

 KEDATANGAN  Presiden Joko Widodo, di Lapangan Agathis, Tanjung Selor Jumat (6/10), sudah sangat dinanti-nanti oleh masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara). Kedatangan Jokowi  untuk pertama kalinya itu, tentunya tak sekadar kunjungan kerja (Kunker), melainkan untuk menjalin silaturahami tanpa jarak dengan masyarakat.

Saat Jokowi sudah berada di atas panggung, dengan tepukan ratusan peserta yang hadir saaat itu. Seperti biasa, Jokowi selalu menyisipkan kuis di setiap perjumpaanya dengan masyarakat.

Saat Presiden memberikan pertanyaan, ratusan peserta pun mulai siap-siap untuk mengangkatkan tangan. “Ibu-ibu siapa yang hafal Pancasila?. Angkat tangannya tinggi-tinggi,” kata presiden pada peserta.

Saat semuanya sudah mengangkat tangan, tiba-tiba Jokowi pun lansung menunjuk seorang Ibu-ibu bernama Rini, yang saat itu mengenakan jilbab putih kombinasi corak merah tua, bersama seorang siswa SMA dan seorang siswa SD untuk naik ke atas panggung.

 

Saat itu,  Rini mendapat giliran pertama untuk diberikan pertanyaan oleh presiden. “Ibu sebutkan Pancasila,” kata Jokowi dengan logat khasnya.

Saat mendengar pertanyaan Jokowi itu, Rini pun lantas tersenyum, dan spontan mengatakan bahwa dirinya sudah tidak muda lagi, dan jangan disalahkan apabila mengucap Pancasila tidak tepat. Lantas Jokowi pun bertanya “Kenapa maju?,” tanya Jokowi kepada Rini sambil tersenyum.

 

Rini pun menjawab, ia mengangkat tangannya setinggi-mungkin agar dapat bersalaman dengan presiden.

“Angkat tangan supaya bisa salaman sama Pak Jokowi. Kan belum tentu 10 tahun lagi bisa salaman. Mau tanam padi banyak, belum tentu bisa ke sana (Istana),” ucap Rini dengan lugu.

Meski demikian, Presiden pun tetap meminta Rini  untuk melafalkan Pancasila. Dengan gugup, Rini pun menyebutkan satu persatu sila dalam Pancasila. Sila pertama, kedua dan ketiga dapat diucapkan dengan baik oleh Rini.

Namun, pada saat mengucapkan sila keempat, Rini kurang tepat mengucapkannya. Namun justru Rini menepuk  lengan dan menyalahkan presiden, dan sontak saja Presiden Jokowi kaget saat itu.

Enggak hafal kok saya yang disalahin,” ucap presiden yang disambut gemuruh tawa penerima PKH dan KIP di Lapangan Agatis.

Dan saat itu, Presiden pun mencoba membantu yang pada akhirnya, Rini pun dapat menyebutkan Pancasila dengan tepat yang akhirnya diberikan hadiah sepeda oleh Presiden Jokowi.

Kepada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) Rini menceritakan, untuk bisa hadir di Lapangan Agathis, dirinya harus berjuang sejak subuh, agar bisa hadir tepat waktu di Lapangan.

“Saya berangkat dari pukul 05.00 Wita, dan tiba di lapangan ini pukul 07.00 Wita,” Kata Rini dengan nada bahagia.

Dengan menaiki perahu ketinting dari wlayah Transmigrasi, Satuan Pemukiman (SP) 6 Tanjung Buka, Rini, harus membayar tranportasi sebesar Rp. 90 ribu untuk dirinya beserta tiga orang anaknya.

Setelah itu, ia pun kembali harus naik angkot untuk menuju Lapangan Agathis. “Ini uang saya kumpul-kumpul  dari hasil jualan di sekolah mas, agar bisa kesini. Saya senang banget bisa salaman sama pak Jokowi,” ucap Rini haru.

Rini, yang merupakan warga Transmigrasi sekaligus penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini, mengaku tak menyangka, ketika ia menjadi salah satu dari tiga orang yang dipanggil presiden untuk naik keatas panggung.

“Saya mengira, siapa yang angkat tangan tinggi-tinggi itu bisa salaman sama Pak Jokowi. Ternyata di kasih pertanyaan. Dan ini saya pertama kali tahu,” ucap Rini.

Adapun persoalan, dirinya sempat menyalahkan dan menepuk lengan presiden, dikatakan Rini, itu spontanitas ia lakukan, tidak ada maksud apa-apa.

“Pak Jokowi itu orangnya sangat merakyat, saya sangat suka dengan beliau, orangnya lucu dan baik, apalagi saya dapat sepeda,” jelasnya.

Adapun sepeda pemberian Jokowi ini nantinya, kata Rini, untuk digunakan anaknya pergi ke sekolah. Karena selama ini, anaknya berjalan kaki saat pergi sekolah.

“Jarak rumah sampai sekolahan enggak jauh sih, cuman yah ini saya mau kasihkan ke anak. Untuk kenang-kenangan dari paka Jokowi,”tuturnya.

Kelucuan Rini di atas panggung ini pun, akhirnya di posting oleh Presiden Joko Widodo, di akun media sosial (Medsos) miliknya.  Kurang lebih enam jam, postingan ini pun menjadi viral, dan sudah di bagikan sebanyak 1.088, dengan komentar positif sebanyak 3.010.

Dalam postingan tersebut, Jokowi menuliskan perasaannya dalam facebook itu. “Saya melihatnya berdiri di kejauhan, dalam keramaian di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, kemarin. Ketika saya melempar pertanyaan, ibu berkerudung itu mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Ia tampak begitu berusaha agar terlihat oleh saya,” tulis Jokowi. (dsh)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 10:18

Hasil Tes CPNS Sudah 'Dikantongi'

TANJUNG SELOR – Semua rangkaian pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 12 Desember 2017 10:15

Kapolres Warning Pedagang Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Dari pengawasan harga dan stok sembako yang dilakukan Satgas Gabungan di Pasar…

Selasa, 12 Desember 2017 10:08

Diduga Ngantuk, Ka Masuk Parit hingga Tewas

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal hingga merengut nyawa pengendaranya…

Selasa, 12 Desember 2017 10:07

Orang Tua Tolak Dirawat karena Tak Punya Biaya

Memasuki usia dua bulan biasanya bayi sudah bertambah kuat menopang kepalanya meski masih terhuyung,…

Selasa, 12 Desember 2017 10:05

Terbentur Minim Petugas dan Sapras

MASYARAKAT Kecamatan Bunyutampaknya harus bersabar. Sebab, keinginan agar Polsek Bunyu dapat membuka…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Mr X Dibunuh Temannya Sendiri

TANJUNG SELOR – Selang sehari dari penemuan mayat Mr X yang belakangan diketahui bernama Jumanto…

Senin, 11 Desember 2017 11:01

Penyebab Sheet Pile Ambruk Siap Dibeberkan

TANJUNG SELOR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) memastikan hasil penelitian yang…

Senin, 11 Desember 2017 10:59

Bulungan Masuk Daerah Endemis Rabies

SEJAK 2005 Bulungan dinyatakan sebagai daerah endemis rabies. Tidak hanya pada anjing tapi juga kucing…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:57

Dua Kasus Tipikor Telah Vonis

TANJUNG SELOR – Tiga dari dua kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang ditangani Kejaksaan Negeri…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:54

Minim Dana, Hanya 30 PJU Diperbaiki

TANJUNG SELOR – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPR-KP) Kabupaten Bulungan hanya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .