MANAGED BY:
RABU
20 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 Oktober 2017 10:11
Minta Sepeda, Dapatnya Suvenir Kain Batik
ANTUSIAS: Pelajar dan masyarakat menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang berkunjung ke Embung Rawasari di Kelurahan Karang Harapan kemarin. JANURIANSYAH RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SEJAK pukul 05.00 Wita warga Kelurahan Karang Anyar sudah menunggu rombongan Presiden Jokowi melintas di Jalan Aki Balak. Disusul dengan para pelajar SMKN 2 Tarakan yang setia menunggu Presiden ini sejak pukul 07.00 Wita.

Salah seorang pelajar SMKN 2 Tarakan yang duduk di kelas X, Femi Musa mengatakan dia dan teman-temannya telah berdiri dan menunggu presiden asal Solo Jawa Tengah itu melintasi Jalan Aki Balak sejak pukul 07.00 wita, karena merupakan momen yang bersejarah untuknya dan teman-temannya.

“Kami rela menunggu Pak Jokowi, kapan lagi mau lihat presiden kita kalau bukan sekarang. Kesempatan kan tidak datang dua kali,” katanya.

Terlihat juga beberapa satuan keamanan dari kepolisian yang menjaga agar para pelajar dan masyarakat tidak melewati garis kuning yang telah dibentangkan.. “Jangan lewati garis kuningnya, baris yang rapi,” kata salah seorang petugas.

Salah seorang satu warga Kelurahan Karang Anyar yang juga menunggu Presiden Jokowi melintas di Jalan Aki Balak, Megawati (33) mengatakan saat arak-arakan orang nomor satu di Indonesia itu melintas dia sudah bersiap berada di barisan paling depan dengan harapan Jokowi akan berhenti untuk menyapanya.

“Memang saya sudah diberi tahu kalau pak presiden akan berhenti di jalan ini, makanya saya sudah bersiap sejak pukul 05.00 Wita,” kata Mega sapaan akrabnya.

Doa Megawati pun terkabul, tepat pukul 08.34 Wita, arak-arakan mobil presiden pun berhenti dan seketika itu juga, warga dan juga Megawati langsung menyerbu untuk dapat menyalami orang nomor satu di Indonesia itu dan juga mengabadikan gambar presiden.

Mega sendiri setelah berhasil menyalami presiden, kemudian berteriak untuk meminta sepeda dan akhirnya dirinya mendapatkan souvenir berupa kain batik. Mega pun bersyukur dapat melihat langsung wajah presiden yang biasanya hanya dapat dilihat melalui, layar kaca televisi.

“Saya teriak minta sepeda, tetapi beliau berikan souvenir kain batik. Senang banget lah, apalagi bisa melihat wajah presiden,” katanya bangga.

Dikatakannya wajah Jokowi saat ditemui secara langsung berbeda dengan saat melihat di televisi. Karena saat Mega melihat langsung, wajah sang presiden lebih putih dan bercahaya. Berbeda dengan yang selama ini dilihatnya.

“Beda banget, aslinya sangat ganteng dan putih,” ujarnya.

Jokowi sendiri memang sempat berhenti sebentar di Jalan Aki Balak dengan membagikan beberapa buku tulis dan souvenir untuk anak-anak dan juga masyarakat yang sudah menunggunya.

RELA PANAS-PANASAN UNTUK MELIHAT JOKOWI LANGSUNG

Meski terik matahari menyinari, para anak murid TK Yayasan Ekadyasa Tarakan tetap berbaris, sembari membawa bendera Merah Putih tepat di depan tugu 99 hanya untuk menyambut Presiden Jokowi yang berkunjung ke Tarakan. Namun sayang, presiden asal Solo Jawa Tengah itu tidak turun dari mobil, hanya melambaikan tangan dan senyum.

Salah seorang guru TK Yayasan Ekadyasa, Oni Marlinda (22) mengatakan awalnya pihaknya hanya ingin berolahraga saja di Tugu 99 tersebut. Namun, karena melihat banyak anak sekolah lain yang juga ikut menyambut presiden, maka mereka pun tak ingin tertinggal.

"Kami juga ingin meramaikan datangnya presiden kami," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala TK Yayasan Ekadyasa, Sri Handayani (34) mengatakan, menyambut kedatangan Presiden Jokowi ini merupakan, salah satu kegiatan yang dinilai penting. Apalagi keinginan dirinya untuk mengenalkan kepada anak-anak didiknya secara langsung, mengenai sosok orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Menurut pantauan Radar Tarakan, sambil berteriak mengarahkan murid-muridnya untuk angkat tangan dan melambaikan bendera, mobil Indonesia dengan plat 1 akhirnya melintas kawasan Tugu 99 yang berada di Jalan Mulawarman pada pukul 08.15 wita.

“Pak Jokowi! Pak, sini pak,” teriak guru-guru TK Yayasan Ekadyasa.

Sayangnya, usai melihat sambutan dari guru-guru dan murid TK, Jokowi hanya tersenyum dan melambaikan tangan dari dalam mobilnya. Hal tersebut tentu membuat guru-guru dan murid TK sedikit kecewa.

“Yah, bapak hanya melambai dari dalam mobil,” ujar Sri kecewa.

Kendati begitu, pihak TK Yayasan Ekadyasa merasa puas sebab telah melihat Jokowi secara langsung. Nah, 10 menit setelah mobil rombongan pengawal presiden melintas, barulah murid-murid TK tersebut diarahkan kembali ke sekolah untuk belajar.

Melalui kunjungan Presiden RI ke Kota Tarakan tersebut, Sri mengharapkan agar presiden dapat lebih perhatian kepada pendidikan anak dan tenaga honorer, khususnya guru di Kota Tarakan.

"Semoga bapak lebih perhatian kepada kami dan anak-anak," singkatnya. (*/yus/*/yed/nri)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 12:04

Serang Warga, ‘Cupping’ Biasa Diberi Makan

NUNUKAN - Seorang warga Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Syamsuddin alias…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Digelar Sabtu hingga Tak Ada Buras dan Ketupat

Hampir seluruh umat muslim di Indonesia melaksanakan salat id serentak pada Jumat (15/6). Namun berbeda…

Rabu, 20 Juni 2018 12:01

Harga Daging Ayam Mulai Turun

TARAKAN – Harga daging ayam mulai turun pada H+3 Lebaran. Dari pantauan Radar Tarakan, sejumlah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:58

Sebagian Aset Pertamina Dikembalikan Pemkot

TARAKAN – 52 aset pinjam pakai antar Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan dengan Pertamina sementara…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Sampah Meningkat, Petugas Lembur

TARAKAN - Usai Hari Raya Idulfitri, sampah rumah tangga di Tarakan menumpuk, begitu juga pemandangan…

Rabu, 20 Juni 2018 11:55

Realisasi Kebutuhan Uang Capai Rp 598 Miliar

TARAKAN – Tahun ini realisasi kebutuhan uang Ramadan dan Idulfitri 1439 Hijriah melebihi target…

Rabu, 20 Juni 2018 11:54

Usai Lebaran Tidak Ada Lonjakan Pasien

TARAKAN – Pasca Lebaran tidak ada peningkatan penyakit yang begitu signifikan di Rumah Sakit Umum…

Rabu, 20 Juni 2018 11:51

Baliho Rusak karena Faktor Alam

TARAKAN – Pemandangan sejumlah baliho yang rusak di kawasan simpang Intraca dan Juata Laut diprediksi…

Rabu, 20 Juni 2018 11:50

Rawan Kejahatan, Butuh Enam Tiang PJU

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus melakukan…

Selasa, 19 Juni 2018 21:04

Gempa 4,6 Skala Richter, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

TARAKAN - Gempa berkekuatan 4,6 skala richter (SR) mengguncang wilayah Timur Laut Tarakan, Selasa (19/6). …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .