MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Oktober 2017 12:18
Enam Oktober Akan Jadi Hari Bersejarah

DOB Jadi Isu Utama yang Akan Disampaikan

Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR –Harapan masyarakat Tanjung Selor selama ratusan tahun untuk dikunjungi oleh Presiden Republik Indonesia akan terkabulkan hari ini (6/10).

Sebab, jika sesuai rencana, hari ini Presiden Joko Widodo akan berkunjung ke Kota Ibadah dalam ragka melihat secara langsung kondisi ibu kota provinsi yang hingga kini masih berstatus kecamatan tersebut.

Rencana kedatangan inipun disambut positif Gubernur Kaltara H. Irianto Lambrie. Bahkan, orang nomor satu di Bumi Benuanta---sebutan lain Kaltara itu mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Presiden ke-7 yang meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Tanjung Selor untuk kali pertama. Sebab, dari beberapa kali pergantian Presiden, baru kali ini orang nomor satu di Indonesia menginjakkan kakinya ke Tanjung Selor selama Tanjung Selor terbentuk.

“Ini (6 Oktober 2017) merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Bulungan, khususnya warga Tanjung Selor,” ujar Irianto kepada Radar Kaltara saat ditemui di Pelabuhan VIP Kayan I Tanjung Selor, Selasa (3/10).

Mantan Sekprov Kaltim ini mengatakan, banyak hal yang akan disampaikan ke Presiden dalam kunjungan kerjanya yang kali ketiga ke provinsi termuda di Indonesia ini. Pertama melaporkan mengenai perkembangan perjalanan pemerintahan di Kaltara selama 4 tahun terbentuk.

Disamping itu, kata dia, hal lain yang juga disampaikan ke Presiden yaitu aspirasi masyarakat perbatasan yang ingin membentuk lima daerah otonomi baru (DOB) dengan motivasi untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

“Jadi pada kesempatan ini saya juga mengundang semua dewan presidium DOB di Kaltara ini, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pihak perusahaan yang sudah lama beroperasi di sini (Kaltara),” katanya seraya mengatakan, jumlah undangan diperkirakan lebih 1.000 orang.

Selain itu, lanjut mantan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltara pertama ini, melalui penyampaiannya secara lisan beberapa waktu lalu, Presiden menyebutkan memang ingin berkunjung ke Bulungan untuk melihat perkembangan investasi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

“Saya juga pernah menyampaikan ke beliau bahwa beliau belum pernah ke ibu kota (Tanjung Selor). Dua kali ke Kaltara hanya ke Tarakan dan Sebatik, sementara Tanjung Selor merupakan satu-satunya ibu kota provinsi yang belum Bapak (Jokowi) kunjungi,” bebernya.

Tak hanya itu, Jokowi juga ingin melihat kesiapan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur yang sudah dipromosikan dan masuk program pemerintah untuk keja sama dengan negara lain.

“Itu sudah ada perpres-nya. Kita juga berterima kasih karena KIPI ini sudah masuk di perpres,” tuturnya, seraya mengatakan masih banyak program besar di Kaltara yang memerlukan dukungan pemerintah pusat, di antaranya pembangunan jembatan Bulan (Bulungan-Tarakan).

Terpisah, Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon menyambut baik kedatangan RI 1 ke salah satu provinsi di perbatasan NKRI ini. Dia berharap momen ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menyampaikan kondisi riil Kaltara yang saat ini masih sangat memerlukan uluran tangan dari pemerintah pusat.

“Kita berharap ada kesempatan bagi masyarakat untuk berdialong dengan beliau (Presiden), mengenai usulan lima DOB di Kaltara dan kesempatan juga bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan kondisi terakhir pembangunan infrastruktur di Kaltara ini,” kata Marten.

 Harapannya, pemerintah pusat dapat memberikan perhatian khusus yang disertai target untuk penyelesaian pembangunan infrastruktur, baik yang sudah hingga saat ini masih berproses maupun yang belum tersentuh sama sekali oleh pemerintah.

“Kita sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah mengucurkan anggaran dalam bentuk DAU dan DAK. Tapi kita berharap perhatian itu tetap dilakukan dan jika perlu ditingkatkaan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan yang ada,” harapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua I DPRD Kaltara, Abdul Djalil Fatah juga mengatakan hal yang sama. Politisi Partai Golkar ini juga menekankan soal percepatan pembentukan lima DOB di Kaltara itu merupakan usulan yang diprioritaskan.

“Kalau kita melihat fakta dan kenyataan yang ada, beberapa daerah yang dimekarkan di Bulungan ini, mulai dari Tarakan, Malinau, Nunukan dan Tana Tidung, semuanya berkembang karena dikelola dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Adapun yang menjadi pertimbangan dari usulan tersebut yaitu untuk membuka keterisoliran di daerah perbatasan, dan itu merupakan tanggung jawab dari pemerintah pusat karena Kaltara ini merupakan kawasan perbatasan NKRI.

Selain itu, Anggota Komisi III DPRD Kaltara, Norhayati Andris mengharapkan ada satu hal yang dapat menjadi bukti nyata bahwa Presiden Jokowi sangat memperhatikan daerah perbatasan yang juga merupakan beranda terdepan NKRI ini.

Salah satu di antaranya, yaitu memprioritaskan usulan DOB di Kaltara yang gunanya untuk mempercepat pelayanan masyarakat serta menciptakan penyamarataan pembangunan infrastruktur di daerah perbatasan dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI.

“Karena mereka (masyarakat perbatasan) inilah yang setia menjaga perbatasan mulai dari nenek moyang mereka dengan segala keterbatasan dan keterisoliran. Sehingga kehadiran negara di perbatasan itu sangat dirindukan oleh masyarakat di sana,” tuturnya.

Semantara, kata politisi PDI Perjuangan ini, sejauh ini masyarakat perbatasan tidak pernah meminta dan mengharapkan sesuatu dari pemerintah. Tapi dengan hati yang tulus masyarakat perbatasan ini tetap merasa bangga menjadi warga Indonesia.

“Oleh karena itu, selaku perwakilan dari masyarakat perbatasan kami berharap pemerintah pusat dalam hal ini Pak Presiden dapat memprioritaskan untuk merealisasikan usulan DOB di Kaltara ini,” pungkasnya.

Keinginan untuk percepatan DOB terbentuk, khususnya DOB Tanjung Selor juga disampaikan Ketua Lembaga Adat Tidung Kabupaten Bulungan Yunus. Menurutnya, permasalahan DOB ini memang perlu menjadi bahan dialog penting dengan Presiden. Karena itu, jika ada kesempatan yang diberikan untuk berdialog, Yunus ingin fokus membahas DOB Tanjung Selor.

“Saya rasa hanya DOB yang ingin saya sampaikan,” sebutnya.

Hal senada dikatakan Ketua Lembaga Adat Bulungan Datu Buyung Perkasa. Pihaknya meminta orang nomor satu di Indonesia itu dapat membantu penyelesaian DOB.

“Apalagi, terkait pembentukannya ini sudah jelas dan tertuang dalam undang-undang,” tegasnya.

Karenanya, melalui kunjungan kali pertama Presiden di Tanjung Selor DOB dapat terwujud.

Datu Buyung juga mengakui kerabat keraton Kesultanan Bulungan sangat bersyukur jika kunjungan Presiden dapat terealisasi hari ini.

“Pastinya suasana haru juga kami rasakan di kerabat keraton. Bahkan, sampai menitikkan air mata setelah mendengar wacana kunjungan itu (Presiden),’’ ujarnya.

Pihaknya berharap, Jokowi tiba di sini tetap dalam keadaan sehat. Dan prosesi adat bakal digelar yakni penyambutan dengan Tepung Tawar. Tepung Tawar ini merupakan syarat dalam menyambut kedatangan pejabat di Bulungan.

“Mungkin soal penyambutan hanya Tepung Tawar. Sedangkan, prosesi lainnya seperti potong sapi atau kambing sebagai syarat tak kami lakukan. Disamping kondisi keuangan dan kurangnya koordinasi,’’pungkasnya.(iwk/omg/ana)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 17:35

Taman Sungai Kayan Akan Dipadukan dengan Kapal Wisata

TANJUNG SELOR - Keberadaan taman di tepian Sungai Kayan atau Taman Sungai Kayan (TSK) dan Taman Kaltara…

Minggu, 20 Mei 2018 17:31

Dua Tahun Wilayah Ini Tak Punya Dokter

TANJUNG SELOR – Sejak dua tahun terakhir, Puskesmas Desa Long Bang, Kecamatan Peso Hilir mengalami…

Sabtu, 19 Mei 2018 17:16

Waspada Takjil Tak Layak Konsumsi

TANJUNG SELOR – Seperti tahun-tahun sebelumnya, di Bumi Tenguyun –sebutan lain Bulungan…

Sabtu, 19 Mei 2018 17:10

Di Wilayah Ini, KTP Warganya Masih Berlogo Provinsi Lain

TANJUNG SELOR - Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kovensional maupun KTP elektronik (e-KTP) di…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:54

Ombudsman Survei SOP di Rutan dan Lapas

TANJUNG SELOR - Ombudsman RI perwakilan Kaltara sedang menghimpun informasi dari masyarakat tentang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:52

Polisi Belum Tetapkan Tersangka

TANJUNG SELOR – Sejumlah aparat gabungan telah melakukan penertiban terhadap penjualan bensin…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:50

Berkas Pencabulan Anak Segera Dilimpahkan ke Kejari

TANJUNG SELOR – Kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi belum lama ini di daerah Kilometer…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:48

Pasokan BBM Aman Hingga Idul Fitri

TANA TIDUNG – Memasuki Ramadan, stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Agen Premium, Minyak…

Jumat, 18 Mei 2018 17:31

Ini Bentuk Kapal Wisata yang Akan Dimiliki Kaltara

TANJUNG SELOR - Tahapan pembangunan atau pembuatan Kapal Pariwisata Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 18 Mei 2018 17:27

Beras untuk Warga Miskin Ini Dijual Bebas

TANJUNG SELOR – Menjual beras sejahtera (rastra) yang diperuntukan bagi warga dengan kategori…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .