MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Oktober 2017 12:14
Nasib Bocah-Bocah Pedalaman Kaltara
Meski Tak Berseragam, Tetap Semangat Sekolah
MIRIS: Meski tidak mampu membeli seragam sekolah, kedua murid SDN 06 Long Telenjau ini tetap semangat bersekolah.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pentingnya pendidikan untuk menambah ilmu pengetahuan kini mulai disadari masyarakat pedalaman di Kalimantan Utara, salah satunya di Desa Long Telenjau, Kecamatan Peso Hilir.

Di desa ini, tepatnya di RT 3 terdapat SDN 06 yang mulai beroperasi sejak tahun 1980-an. Meski kondisi sekolah dalam keterbatasan, namun semangat anak-anak yang bermukim di daerah yang hanya bisa dikunjungi lewat jalur sungai Bereun inipun tetap bersemangat untuk bersekolah.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan Yunus Luat mengapresiasi antusias anak-anak suku Punan di Long Getawan, Long Telanjau dalam bersekolah.

“Meski tidak berseragam ke sekolah karena ketidakmampuan membeli seragam, mereka masih tetap semangat bersekolah,” kata Yunus kepada Radar Kaltara, Kamis (6/10).

Dibanding sebelumnya di bawah tahun 1980-an, anak-anak Punan di Long Gentawan ini sulit dikumpulkan apalagi bersekolah. Sebab sebagian besar orang tua lebih mementingkan mencari sesuap nasi dengan mencari madu di dalam hutan ketimbang menyekolahkan anaknya.

Namun antusiasnya anak-anak ini tidak diimbangi dengan infrastruktur dalam hal ini halaman sekolah yang bisa digunakan untuk upacara.

“Karena di depan ruang kelas satu hingga enam ada rumah dinas, sehingga tak ada halaman sekolah,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi tersebut, pria yang pernah menjabat Camat Tanjung Palas Barat ini yakin sekira 40 murid yang bersekolah di SDN 06 tersebut tidak pernah melaksanakan upacara bendera.

Padahal upacara merupakan hal penting dalam penerapan penguatan pendidikan karakter bagi murid agar cinta pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena itu rumah dinas perlu dibongkar dan dibangun baru di lokasi yang lain,” ujarnya, seraya mengatakan rumah dinas empat pintu tersebut sudah tak layak pakai.

”Kita sudah punya lahan seluas  19x10 meter, bisa digunakan untuk rumah dinas empat pintu,” sebutnya.

Yang menjadi kendala, Pemkab Bulungan dalam hal ini Disdikbud Bulungan tak punya anggaran.

“Kalau saya secara pribadi mengharapkan bisa dibangun dengan dana DAK (dana alokasi khusus),” ujarnya.

Sebelumnya Pemkab Bulungan telah merehab beberapa bagian bangunan sekolah yang sudah rusak, di antaranya plafon.

”Sudah kami laksanakan dengan anggaran ABPD sekira Rp150 juta,” ujarnya.

Namun anggaran tersebut belum bisa mengakomodir semua kebutuhan murid, salah satunya sanitasi dalam hal ini WC.

Menurutnya, hal-hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah. Karena masyarakat Punan, walaupun berada di dalam hutan dan terisolir juga punya hak yang sama dengan anak-anak yang ada di kota.

“Mereka sebagai generasi bangsa semangat bersekolah,” ujarnya.

Dia menambahkan, jarak tempuh dari Long Gentawan ke Long Telanjau melalui jalur Sungai Bereun memakan waktu sekira 2 jam. Dan sungai merupakan jalan satu-satunya dengan menggunakan perahu bermesin ketinting.

Karena itu, Yunus pernah berbicang dengan pihak perusahaan kayu di daerah yang dihuni sekira 40 kepala keluarga ini untuk membuka akses jalan darat.

“Jaraknya sekira 5-6 km tembus jalan perusahaan, kalau saat ini hanya lewat sungai,” pungkasnya.(ana)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 14:12

Belasan Lapter Belum Dikembangkan

TANJUNG SELOR – Dari 23 lapangan terbang (lapter), yang rencananya akan dikembangkan oleh Pemerintah…

Senin, 22 Oktober 2018 14:10

Jalan Perbatasan Sesuai Kontrak Kerja

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie mengatakan, saat ini pengerjaan…

Senin, 22 Oktober 2018 13:58

705 Pendaftar Tak Lolos Seleksi

TANJUNG SELOR – Pengumuman hasil seleksi adiministrasi pendaftar Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS)…

Senin, 22 Oktober 2018 13:55

Cek Data, Demi Hak Pilih

TANJUNG SELOR – Waktu gerakan melindungi hak pilih (GMHP) berakhir pekan depan. Penyelenggara…

Senin, 22 Oktober 2018 13:53

Napi Palu Harus Dikembalikan

TANJUNG SELOR – Ratusan narapidana (napi) yang ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Palu,…

Senin, 22 Oktober 2018 13:43

Hoax Marak, Polda Siap Pantau Medsos

TANJUNG SELOR –Meski di Kaltara dapat dikatakan relatif aman dalam masalah penyebaran hoaks atau…

Senin, 22 Oktober 2018 10:31

Nikmati Sunset Terbaik di Pantai Sei Kura

TARAKAN - Hampir mirip dengan Pantai Serdang yang sama-sama memiliki hamparan pasir yang begitu luas…

Senin, 22 Oktober 2018 10:16

Sayangnya..!! 35 Kuota Dokter Kosong, Total 5.520 Orang Pelamar

TANJUNG SELOR – Dari 500 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang diberikan untuk Pemerintah…

Senin, 22 Oktober 2018 10:14

Bupati Diberi Gelar Pangeran Aswan Naratama

Prosesi ritual adat Bulungan dalam rangka hari ulang tahun (HUT) ke-228 Kota Tanjung Selor dan ke-58…

Senin, 22 Oktober 2018 10:12

Dua Daerah Rawan Distribusi Logistik

TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mempersiapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .