MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Oktober 2017 12:11
Tiga Presidium DOB Kompak Ingin Bertemu Presiden

Minta Moratorium Pemekaran Daerah Segera Dicabut

MINTA DIMEKARKAN: Salah satu wilayah yang masuk dalam calon DOB Kabudaya, Kecamatan Lumbis Ogong yang masih tertinggal dan butuh pembangunan meminta segera dimekarkan menjadi daerah otonomi sendiri. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Atas undangan dari Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Irianto Lambrie, para presidium Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Nunukan kompak ke ibu kota Kaltara, Tanjung Selor. Presidium DOB ini ingin bertatap muka langsung dan jika ada kesempatan akan menyampaikan aspirasinya dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Salah satunya Ketua Presidium calon DOB Kota Sebatik, H. Herman, SE, MM mengatakan, kedatangan presiden RI ke Kaltara tentu menjadi momentum untuk menyampaikan kembali keinginan masyarakat Sebatik yang telah lama menantikan DOB.

“Kebetulan para presidium DOB diundang untuk bertemu dengan pak presiden, dari Sebatik diwakili sebanyak tiga orang termasuk saya sendiri,” kata H. Herman kepada Radar Nunukan, Kamis (5/10).

Menurutnya, untuk DOB sendiri yang paling diharapkan dari presiden adalah segera membuka kembali moratorium. Sehingga, Sebatik berpeluang untuk merealisasikan DOB-nya yang memang telah lama dinanti masyarakat di perbatasan itu.

Lanjut dia, jika DOB telah terwujud maka pembangunan di wilayah perbatasan dapat dilakukan dengan cepat. Bahkan perekonomian masyarakat dapat berkembang dengan cepat. Selanjutnya dapat mengimbangi perkembangan negara tetangga Malaysia.

Ia menambahkan, untuk di Sebatik sendiri memang perlahan ada pembangunan dari pemerintah pusat langsung sesuai nawa cita presiden yang membangun dari pinggir. Namun pembangunan yang dilakukan belum maksimal. Berbeda jika jika telah menjadi DOB Kota Sebatik, pembangunan bakal cepat dilakukan. “Masyarakat sangat menanti terwujudnya DOB Sebatik agar dapat bangkit dari ketertinggalan,” tambahnya.

Sementara, tim Presidium calon DOB Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya) Bidang Publikasi, Anto Bolokot mengungkapkan, kehadiran presiden RI yang ketiga kalinya di Kaltara ini telah diselipkan agenda pertemuan dengan beberapa presidium DOB yang ada di Kaltara, termasuk calon DOB Kabudaya.

“Para presidium DOB Kabudaya telah siap untuk bersilaturahmi dengan pak Jokowi, sekarang tim presidium telah berada di Tanjug Selor,” kata Anto Bolokot kepada media ini kemarin.

Lanjut dia, tim presidium calon DOB Kabudaya telah siap menyampaikan beberapa harapan masyarakat terkait DOB. Termasuk meminta agar DOB Kabudaya segera direalisasikan, dengan pertimbangan memberikan pelayanan khusus untuk daerah perbatasan.

Menurutnya, untuk DOB di Kaltara termasuk Kabudaya harus dimekarkan, karena pertimbangan pelayanan pemerintahan yang masih jauh dengan  daerah induk. Termasuk percepatan pembangunan untuk daerah perbatasan, khususnya wilayah yang memang masuk Kabudaya.

“Para presidium sangat berharap dapat langsung bertemu dengan presiden dan sangat berterima kasih dengan pak gubernur karena siap memfasilitasi untuk bersilaturahmi dengan pak Jokowi,” ujarnya.

Sedangkan anggota Presidium DOB Kabupaten Krayan, Aprem SE mengatakan, untuk undangan pertemuan dengan presiden telah diutus para kepala adat. Pada pertemuan tersebut tentu sangat diharapkan ada komunikasi terjalin antara kepala adat dengan presiden RI.

“Semoga ada kesempatan untuk berbincang langsung dengan pak Jokowi, agar dapat menyampaikan terkait keinginan masyarakat Krayan untuk DOB Krayan,” kata Aprem kemarin.

Selain itu, ia sangat berharap agar Presiden RI dapat berkunjung ke Krayan, karena sebelumnya telah diagendakan namun dibatalkan. Ia mengungkapkan, masyarakat di Krayan sangat antusias menanti kedatangan Presiden RI. “Semoga dapat mengagendakan kembali ke Krayan dan melihat langsung kondisi wilayah Krayan,” ujarnya.

Seperti diketahui sebelumnya, di Kabupaten Nunukan telah ada tiga wilayah yang mengusulkan menjadi daerah otonomi. Alasan seluruh wilayah ingin menjadi daerah sendiri karena masih terjadi ketimbangan pembangunan, baik di bidang perekonomian, infrastruktur hingga jauhnya kendali pemerintahan. (nal/eza)


BACA JUGA

Jumat, 23 Februari 2018 10:25

Pasien Terima Obat Kedaluwarsa

NUNUKAN – Telah ditemukan obat-obatan dari salah satu Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) di Sebatik…

Jumat, 23 Februari 2018 10:23

Mantan TKI Ditemukan Meninggal Dunia

NUNUKAN – Masyarakat di sekitar Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jalan Ujang Dewa, Kelurahan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:19

Perkuat Pengawasan, TNI Tambah Koramil

NUNUKAN – Untuk menjaga situasi dan keamanan wilayah perbatasan khusus di Kabupaten Nunukan, Komando…

Kamis, 22 Februari 2018 12:41

Sosok Mayat Ditemukan Depan Kantor Imigrasi

NUNUKAN - Sosok mayat tiba-tiba ditemukan di depan Kantor Imigrasi Kelas II B Nunukan. Jalan Ujang Dewa, …

Kamis, 22 Februari 2018 10:37

Dugaan Pungli PTSL Bakal Ditelusuri ORI

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) akan menindaklanjuti…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

Masak Air Ditinggal, Rumah Jadi Arang

NUNUKAN – Amukan si jago merah melalap satu rumah warga di Jalan Cut Nyak Dien, Gang Bukit Indah,…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Sekolah Tanpa Kursi dan Meja Direspons

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akan mendistribusikan bantuan ke Sekolah…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Desak Perusahaan Berkantor di Nunukan

NUNUKAN – Upaya Dinas Pertanian Ketahanan Pangan (DPKP) Nunukan agar perusahaan besar berkantor…

Rabu, 21 Februari 2018 11:13

Memprihatinkan, ke Sekolah Memakai Perahu

Berada di daerah pelosok memang segalanya masih serba tertinggal. Begitu pula dengan kondisi pendidikan.…

Rabu, 21 Februari 2018 10:54

NAH KENAPA INI..??? Kejari SP3 Kasus Rumjab Bupati

NUNUKAN - Hilangnya rumah jabatan (rujab) Bupati Nunukan sampai saat ini penuh misteri. Entah, pembongkaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .