MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Oktober 2017 12:04
Korban Kebakaran Capai 110 Jiwa
KONDISI: Pasca kebakaran, Pemkab Nunukan membuka posko untuk memberikan bantuan kepada korban. Terlihat korban saat berada di tenda pengungsian yang berada di terminal. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Data sementara korban kebakaran Pasar Sentral Inhutani saat ini telah mencapai 110 jiwa. Dari total ini terdapat 38 kepala keluarga (KK).

“Data sementara yang masuk. Sampai akhir status tanggap darurat yang diberlakukan pemerintah daerah ini kami tetap membuka posko pengaduan,” kata Camat Nunukan, Harman S. IP kepada media ini kemarin.

Ia mengatakan, dari 61 bangunan yang terbakar itu tidak semua menjadi tempat tinggal. Memang ada yang benar-benar menjadi tempat usaha dan memiliki tempat tinggal lain. “Jadi, yang di penampungan itu ada 22 kepala keluarga. Sisanya ke rumahnya dan ke tempat keluarganya,” sebut Harman.

Diungkapkan, kebakaran yang terjadi ini tak hanya melanda 1 Rukun Tetangga (RT) saja. Tapi, menghanguskan 2 wilayah RT. Yakni RT 6 Kelurahan Nunukan Utara. “Kalau kios di blok A itu ada 59 kios itu wilayah RT 10. Kalau 2 rumah warga di atas bukit itu RT 6. Itu data terakhir yang dilaporkan ketua RT,” jelasnya.

Dikatakan, saat ini seluruh korban berada di tenda penampungan yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan. Selama 14 hari masa tanggap darurat diberlakukan. “Semua korban diperhatikan. Makannya juga ditanggung semua. Bantuan dari warga dan instansi lain silih berganti masuk. Ada yang langsung ada juga yang menyerahkan ke pihak kami,” bebernya.

Anisa, seorang korban kebakaran mengaku sangat terbantu dengan keberadaan posko bencana. Sebab, dirinya dan anaknya tidak memiliki tempat tinggal lagi. Keberadaan posko ini membuat dirinya dapat menata kembali kios yang selama ini dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal. “Karena untuk menyewa tempat tinggal sudah tidak ada lagi mas. Jadi, 14 hari sudah sangat cukup buat saya usaha lagi,” akunya dengan mimik wajah sedih.

Tak banyak harapan dari para korban, mayoritas sudah memahami kondisi lahan dan bangunan yang selama ini ditempati. Hanya saja, mereka masih berharap perhatian Pemkab Nunukan tidak berkurang sama sekali. “Kami sudah paham. Tapi, kami butuh bantuan. Bagi yang punya modal banyak tidak masalah. Yang seperti saya, yang hanya pedagang kecil sangat sulit,” ujarnya.

Jika misalnya tak mampu membangun, lanjutnya, minimal membantu membersihkan puing-puing kebakaran yang ada saat ini. “Saya sih berharap itu. Nanti kami sendiri berusaha membangunnya. Apalagi jika ada bantuan dana dari pemerintah daerah,” ujarnya berharap. (oya/eza)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 12:13

Warga Ikut Antusias Meriahkan Pawai Tematik

NUNUKAN – Ribuan masyarakat Nunukan antusias memadati jalan protokol, Minggu (19/11). Hal itu…

Senin, 20 November 2017 12:12

Pemilik Warung Siap Duduk Bersama dengan Bupati

NUNUKAN – Permasalahan bakso tikus yang telah menjadi pembicaraan hangat dimasyarakat. Bahkan…

Senin, 20 November 2017 12:11

Tarian Khas Daerah Malaysia Meriahkan Panggung

NUNUKAN – Konsep yang dijanjikan Panitia Pelaksana (Panpel) di malam manggungnya artis ibu kota…

Senin, 20 November 2017 09:37

Bupati Tegaskan Tim Terpadu Kerja Profesional

NUNUKAN - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura angkat bicara soal kinerja Tim Terpadu Pemerintah Kabupaten…

Senin, 20 November 2017 09:35

Dinkes Temukan Rumah Makan Tak Higienis

NUNUKAN – Hasil pemeriksaan kebersihan dapur sejumlah rumah makan di wilayah Kecamatan Nunukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:43

Diisukan Pakai Tikus, Pemilik RM Arema Laporkan Tim Terpadu ke Polisi

NUNUKAN – Merasa nama baik dan reputasi usaha yang dilakukan tercemar, pemilik Rumah Makan (RM)…

Sabtu, 18 November 2017 10:39

Bukan Bakso Terbuat dari Daging Tikus, Hanya...

NUNUKAN – Simpang siurnya informasi yang tersebar di media sosial (medsos) mengenai daging tikus…

Jumat, 17 November 2017 11:39

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan…

Jumat, 17 November 2017 11:37

PLN Masih Menunggu Penentuan Golongan Tarif Listrik

NUNUKAN – Wacana golongan tarif listrik yang bakal dikurangi, PT Perusahan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 November 2017 09:40

Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .