MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 06 Oktober 2017 12:04
Korban Kebakaran Capai 110 Jiwa
KONDISI: Pasca kebakaran, Pemkab Nunukan membuka posko untuk memberikan bantuan kepada korban. Terlihat korban saat berada di tenda pengungsian yang berada di terminal. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Data sementara korban kebakaran Pasar Sentral Inhutani saat ini telah mencapai 110 jiwa. Dari total ini terdapat 38 kepala keluarga (KK).

“Data sementara yang masuk. Sampai akhir status tanggap darurat yang diberlakukan pemerintah daerah ini kami tetap membuka posko pengaduan,” kata Camat Nunukan, Harman S. IP kepada media ini kemarin.

Ia mengatakan, dari 61 bangunan yang terbakar itu tidak semua menjadi tempat tinggal. Memang ada yang benar-benar menjadi tempat usaha dan memiliki tempat tinggal lain. “Jadi, yang di penampungan itu ada 22 kepala keluarga. Sisanya ke rumahnya dan ke tempat keluarganya,” sebut Harman.

Diungkapkan, kebakaran yang terjadi ini tak hanya melanda 1 Rukun Tetangga (RT) saja. Tapi, menghanguskan 2 wilayah RT. Yakni RT 6 Kelurahan Nunukan Utara. “Kalau kios di blok A itu ada 59 kios itu wilayah RT 10. Kalau 2 rumah warga di atas bukit itu RT 6. Itu data terakhir yang dilaporkan ketua RT,” jelasnya.

Dikatakan, saat ini seluruh korban berada di tenda penampungan yang dibangun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan. Selama 14 hari masa tanggap darurat diberlakukan. “Semua korban diperhatikan. Makannya juga ditanggung semua. Bantuan dari warga dan instansi lain silih berganti masuk. Ada yang langsung ada juga yang menyerahkan ke pihak kami,” bebernya.

Anisa, seorang korban kebakaran mengaku sangat terbantu dengan keberadaan posko bencana. Sebab, dirinya dan anaknya tidak memiliki tempat tinggal lagi. Keberadaan posko ini membuat dirinya dapat menata kembali kios yang selama ini dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal. “Karena untuk menyewa tempat tinggal sudah tidak ada lagi mas. Jadi, 14 hari sudah sangat cukup buat saya usaha lagi,” akunya dengan mimik wajah sedih.

Tak banyak harapan dari para korban, mayoritas sudah memahami kondisi lahan dan bangunan yang selama ini ditempati. Hanya saja, mereka masih berharap perhatian Pemkab Nunukan tidak berkurang sama sekali. “Kami sudah paham. Tapi, kami butuh bantuan. Bagi yang punya modal banyak tidak masalah. Yang seperti saya, yang hanya pedagang kecil sangat sulit,” ujarnya.

Jika misalnya tak mampu membangun, lanjutnya, minimal membantu membersihkan puing-puing kebakaran yang ada saat ini. “Saya sih berharap itu. Nanti kami sendiri berusaha membangunnya. Apalagi jika ada bantuan dana dari pemerintah daerah,” ujarnya berharap. (oya/eza)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:02

Dua Bulan Tangkapan, 3 Kg Sabu Dilarutkan

NUNUKAN – Hampir 3 kilogram (kg) sabu-sabu dimusnahkan di Kantor Polisi Resor (Polres) Nunukan,…

Jumat, 20 Juli 2018 11:47

Gedung UKM Centre Dipertanyakan

NUNUKAN – Keberadaan gedung UKM Centre di Jalan Bahari, Kelurahan Nunukan Utara, kini mulai menjadi…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

Warga Penderita Gangguan Jiwa Masih Terlantar

NUNUKAN – Sempat berkurang, penderita gangguan jiwa kembali terlihat berkeliaran di tempat umum.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:45

PLTMG Mansapa Segera Dibangun

PEMATANGAN lahan telah selesai dikerjakan. Unit-unit bangunan kantor Pembangkit Listrik Tenaga Mesin…

Jumat, 20 Juli 2018 11:34

Tak Lengkap, Parpol Tetap Mengajukan DCS

NUNUKAN - Pengajuan Daftar Calon Sementara (DCS) resmi ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan tepat…

Kamis, 19 Juli 2018 11:18

KPK Tegur Syarat Pemberian TTP ASN

NUNUKAN – Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:04

Pastikan Normal Pertengahan Agustus

NUNUKAN – Masyarakat Nunukan khususnya warga daerah Nunukan Selatan serta Nunukan Timur mempertanyakan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:03

TKI di Wilayah Sabah Dinilai Tersiksa

NUNUKAN – Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia sebagai pahlawan devisa kerap kurang mendapatkan…

Kamis, 19 Juli 2018 11:01

Rutin Pemeliharaan, Listrik PLN Mulai Tahan Banting

NUNUKAN – Sedikit perubahan memang diperlihatkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Nunukan…

Rabu, 18 Juli 2018 23:32

Perpindahan Pelabuhan Perlu Kajian

NUNUKAN – Perpindahan pelabuhan speedboat dari Pos Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .