MANAGED BY:
RABU
26 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17
KENAPA YA...? Bandara di Kabupaten Ini Semakin Sepi

Hanya Layani Penerbangan Perintis

PENERBANGAN PERINTIS: Bandara Nunukan hanya melayani penerbangan perintis ke Kecamatan Krayan setelah maskapai Kalstar Aviation tidak lagi beroperasi. Tampak pula pesawat perintis yang terparkir di Bandara Nunukan. Foto: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pasca maskapai Kalstar Aviation tidak lagi mendarat di Bandar Udara (Bandara) Nunukan sejak 30 September lalu. Aktivitas Bandara Nunukan memang terlihat lebih sepi, meski demikian bandara tetap beroperasi dengan melayani penerbangan perintis.

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar mengatakan, kondisi Bandara Nunukan beroperasi seperti biasanya. Namun, setelah Kalstar Aviation tidak mendarat, terpantau penumpang semakin sepi. Berbeda ketika masakpai Kalstar masih beroperasi.

“Bandara tetap buka tiap hari, tapi tidak seperti dulu lagi ada pesawat Kalstar Aviation yang dilayani,” kata Nurul Anwar kepada Radar Nunukan, Selasa (3/10).

Ia menjelaskan, setelah maskapai Kalstar tidak mendarat di Bandara Nunukan, saat ini pihak bandara hanya melayani untuk penerbangan perintis. Dari Nunukan ke Kecamatan Krayan dan sebaliknya. Walaupun tanpa Kalstar, kondisi bandara tetap seperti hari-hari sebelumnya.

Pesawat perintis yang melayani penerbangan ke Kecamatan Krayan adalah Hevilift dan Susi Air. Kedua pesawat tersebut masih beroperasi seperti biasa, bahkan tidak pernah kekurangan penumpang. Tiap hari lebih dari dua kali penerbangan ke Kecamatan Krayan.

“Untuk barang kargo masih ada yang melalui Bandara Nunukan, intinya hingga saat ini bandara masih seperti biasa hanya kekurangan Kalstar saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kalstar yang mengangkut penumpang sebanyak 50 orang ini membuat penumpang yang sering menggunakan pesawat tersebut beralih ke transportasi laut, yakni speedboat meski durasi perjalanan menjadi lebih lama. Karena saat ini hanya satu alat transportasi yang dapat digunakan ke Tarakan, yaitu speedboat. Sedangkan untuk transportasi pesawat sudah tidak ada.

“Pasti penumpang semua telah beralih menggunakan alat transportasi lain, untuk kepastian kapan akan ada pengoperasian maskapai Kalstar kembali belum diketahui,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Abdi Jauhari mengatakan, bahwa terkait perhubungan udara saat ini tidak ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, sesuai dengan Undang-Undang (UU) 23/2014 tentang pemerintah daerah.

“Harus masyarakat pahami UU tersebut, kewenangan untuk perhubungan udara telah diserahkan semua ke pihak Bandara Nunukan,” kata Abdi Jauhari kepada media ini kemarin.

Terkait tidak adanya penerbangan Kalstar di Nunukan, ia telah membicarkan dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan. Karena penerbangan Nunukan ke Tarakan sangat dibutuhkan masyarakat yang ingin bepergian dengan waktu lebih cepat.

Untuk itu, ia akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait kondisi penerbangan di Nunukan. Karena selama ini hanya ada satu maskapai yang melayani penerbangan untuk rute Nunukan ke Tarakan. “Saya akan tanyakan ke pemerintah pusat agar bisa menyediakan maskapai yang siap melayani penerbangan rute Nunukan ke Tarakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar ke depan ada penerbangan lain dengan pesawat yang lebih besar dari Kalstar, maka pembangunan runway bandara harus segera diselesaikan. Dipastikan pada akhir 2017 akan selesai pekerjaan dan diperkirakan dapat didarati pesawat jenis ATR.

“Pemkab Nunukan tetap akan berupaya akan melakukan lobi ke pemerintah pusat agar tetap ada penerbangan sejenis dengan maskapai Kalstar,” tuturnya. (nal/eza)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 26 September 2018 12:43

Kapal Filipina Sandar di Tunon Taka

KAPAL ML SMJ-2 asal Filipina sandar di Pelabuhan Tunon Taka, sejak Minggu (23/9). Kapal dengan 95,5…

Rabu, 26 September 2018 12:17

Terganggu Keberadaan Kabel

NUNUKAN - Kabel yang melintang di sepanjang jalan protokol di pusat perkotaan Nunukan, bahkan hingga…

Rabu, 26 September 2018 12:16

Sulit Lakukan Perbaikan Data Pemilih

NUNUKAN – Data pemilih yang masih banyak bermasalah menjadi pekerjaan berat bagi penyelenggara…

Rabu, 26 September 2018 12:10

Dua WNI Masih Disandera, Pelaku Minta Uang Tebusan 4 Juta Ringgit

NUNUKAN – Pelaku penculikan terhadap dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penculikan…

Rabu, 26 September 2018 12:00

Bawa Kabur Perahu Juragan, Nakhoda Perahu Masuk DPO

NUNUKAN – Salah seorang nakhoda perahu masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:19

Fokus CPNS, Rekrut P3K Belum Pasti

NUNUKAN – Pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan yang berusia di…

Selasa, 25 September 2018 14:14

Kampanye Harus Ikuti Aturan

NUNUKAN – Sebanyak 16 partai politik (parpol) yang mengikuti pemilihan umum (pemilu) di Nunukan,…

Selasa, 25 September 2018 14:06

Terdakwa Kecelakaan Speedboat Didakwa Empat Pasal

NUNUKAN – Dua terdakwa perkara kecelakaan speedboat pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal…

Selasa, 25 September 2018 14:04

Dua Pelaku Jambret Jadi Tersangka

NUNUKAN – Dua pelaku penjambretan handphone berinisial PY (19) dan SK (19), yang terjadi di depan…

Senin, 24 September 2018 13:50

Unggas Masih Dilarang Masuk

NUNUKAN – Flu burung yang menyerang ribuan unggas di Sabah, Malaysia membuat Balai Karantina Pertanian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .