MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17
KENAPA YA...? Bandara di Kabupaten Ini Semakin Sepi

Hanya Layani Penerbangan Perintis

PENERBANGAN PERINTIS: Bandara Nunukan hanya melayani penerbangan perintis ke Kecamatan Krayan setelah maskapai Kalstar Aviation tidak lagi beroperasi. Tampak pula pesawat perintis yang terparkir di Bandara Nunukan. Foto: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pasca maskapai Kalstar Aviation tidak lagi mendarat di Bandar Udara (Bandara) Nunukan sejak 30 September lalu. Aktivitas Bandara Nunukan memang terlihat lebih sepi, meski demikian bandara tetap beroperasi dengan melayani penerbangan perintis.

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar mengatakan, kondisi Bandara Nunukan beroperasi seperti biasanya. Namun, setelah Kalstar Aviation tidak mendarat, terpantau penumpang semakin sepi. Berbeda ketika masakpai Kalstar masih beroperasi.

“Bandara tetap buka tiap hari, tapi tidak seperti dulu lagi ada pesawat Kalstar Aviation yang dilayani,” kata Nurul Anwar kepada Radar Nunukan, Selasa (3/10).

Ia menjelaskan, setelah maskapai Kalstar tidak mendarat di Bandara Nunukan, saat ini pihak bandara hanya melayani untuk penerbangan perintis. Dari Nunukan ke Kecamatan Krayan dan sebaliknya. Walaupun tanpa Kalstar, kondisi bandara tetap seperti hari-hari sebelumnya.

Pesawat perintis yang melayani penerbangan ke Kecamatan Krayan adalah Hevilift dan Susi Air. Kedua pesawat tersebut masih beroperasi seperti biasa, bahkan tidak pernah kekurangan penumpang. Tiap hari lebih dari dua kali penerbangan ke Kecamatan Krayan.

“Untuk barang kargo masih ada yang melalui Bandara Nunukan, intinya hingga saat ini bandara masih seperti biasa hanya kekurangan Kalstar saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kalstar yang mengangkut penumpang sebanyak 50 orang ini membuat penumpang yang sering menggunakan pesawat tersebut beralih ke transportasi laut, yakni speedboat meski durasi perjalanan menjadi lebih lama. Karena saat ini hanya satu alat transportasi yang dapat digunakan ke Tarakan, yaitu speedboat. Sedangkan untuk transportasi pesawat sudah tidak ada.

“Pasti penumpang semua telah beralih menggunakan alat transportasi lain, untuk kepastian kapan akan ada pengoperasian maskapai Kalstar kembali belum diketahui,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Abdi Jauhari mengatakan, bahwa terkait perhubungan udara saat ini tidak ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, sesuai dengan Undang-Undang (UU) 23/2014 tentang pemerintah daerah.

“Harus masyarakat pahami UU tersebut, kewenangan untuk perhubungan udara telah diserahkan semua ke pihak Bandara Nunukan,” kata Abdi Jauhari kepada media ini kemarin.

Terkait tidak adanya penerbangan Kalstar di Nunukan, ia telah membicarkan dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan. Karena penerbangan Nunukan ke Tarakan sangat dibutuhkan masyarakat yang ingin bepergian dengan waktu lebih cepat.

Untuk itu, ia akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait kondisi penerbangan di Nunukan. Karena selama ini hanya ada satu maskapai yang melayani penerbangan untuk rute Nunukan ke Tarakan. “Saya akan tanyakan ke pemerintah pusat agar bisa menyediakan maskapai yang siap melayani penerbangan rute Nunukan ke Tarakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar ke depan ada penerbangan lain dengan pesawat yang lebih besar dari Kalstar, maka pembangunan runway bandara harus segera diselesaikan. Dipastikan pada akhir 2017 akan selesai pekerjaan dan diperkirakan dapat didarati pesawat jenis ATR.

“Pemkab Nunukan tetap akan berupaya akan melakukan lobi ke pemerintah pusat agar tetap ada penerbangan sejenis dengan maskapai Kalstar,” tuturnya. (nal/eza)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:52

Pengelola Arang Kayu Sempat Diperiksa Polisi

NUNUKAN – PT Palem Segar Lestari yang melakukan pengelolaan arang kayu di Kecamatan Sembakung,…

Jumat, 22 Juni 2018 11:43

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Jumat, 22 Juni 2018 11:30

Bandel, Pedagang Sayur Ditertibkan Lagi

NUNUKAN – Sejumlah pedagang sayur yang berada di trotoar dan di pinggir jalan kembali ditertibkan…

Kamis, 21 Juni 2018 22:30

Transhipment Beras Batal Dilakukan

NUNUKAN – Kapal MV Dong Thien Phu Golden yang mengangkut beras 2.900 ton dari Vietnam, ingin melakukan…

Kamis, 21 Juni 2018 14:37

Solusi Bangun Penangkaran Buaya

NUNUKAN – Keberadaan hewan reptilia jenis buaya di wilayah pesisir, Kelurahan Tanjung Harapan,…

Rabu, 20 Juni 2018 15:36

Arus Balik Normal, Tak Ada Lonjakan Penumpang

  NUNUKAN - PT Perusahaan Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Nunukan, memastikan arus balik akan…

Rabu, 20 Juni 2018 15:16

IIH LEBAY..!! Buaya Ditangkap, Kok.. Tiga Warga yang Kerasukan

NUNUKAN - Buaya di sekitar pesisir Mamolo, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan dinamai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:11

Tujuan Utama Pengiriman Miras Belum Diketahui

NUNUKAN — Penyidikan terus dilakukan oleh pihal Lanal Nunukan terhadap juragan juga anak buah…

Rabu, 20 Juni 2018 11:32

Pasca Lebaran Harga Masih Stabil

NUNUKAN – Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah harga sembilan bahan pokok (Sembako) yang diperjual…

Rabu, 20 Juni 2018 11:30

Tahun Ini, Tak Dapat Remisi

NUNUKAN-Sebanyak 111 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan akan menerima remisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .