MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 05 Oktober 2017 11:17
KENAPA YA...? Bandara di Kabupaten Ini Semakin Sepi

Hanya Layani Penerbangan Perintis

PENERBANGAN PERINTIS: Bandara Nunukan hanya melayani penerbangan perintis ke Kecamatan Krayan setelah maskapai Kalstar Aviation tidak lagi beroperasi. Tampak pula pesawat perintis yang terparkir di Bandara Nunukan. Foto: RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pasca maskapai Kalstar Aviation tidak lagi mendarat di Bandar Udara (Bandara) Nunukan sejak 30 September lalu. Aktivitas Bandara Nunukan memang terlihat lebih sepi, meski demikian bandara tetap beroperasi dengan melayani penerbangan perintis.

Kepala Bandara Nunukan, Nurul Anwar mengatakan, kondisi Bandara Nunukan beroperasi seperti biasanya. Namun, setelah Kalstar Aviation tidak mendarat, terpantau penumpang semakin sepi. Berbeda ketika masakpai Kalstar masih beroperasi.

“Bandara tetap buka tiap hari, tapi tidak seperti dulu lagi ada pesawat Kalstar Aviation yang dilayani,” kata Nurul Anwar kepada Radar Nunukan, Selasa (3/10).

Ia menjelaskan, setelah maskapai Kalstar tidak mendarat di Bandara Nunukan, saat ini pihak bandara hanya melayani untuk penerbangan perintis. Dari Nunukan ke Kecamatan Krayan dan sebaliknya. Walaupun tanpa Kalstar, kondisi bandara tetap seperti hari-hari sebelumnya.

Pesawat perintis yang melayani penerbangan ke Kecamatan Krayan adalah Hevilift dan Susi Air. Kedua pesawat tersebut masih beroperasi seperti biasa, bahkan tidak pernah kekurangan penumpang. Tiap hari lebih dari dua kali penerbangan ke Kecamatan Krayan.

“Untuk barang kargo masih ada yang melalui Bandara Nunukan, intinya hingga saat ini bandara masih seperti biasa hanya kekurangan Kalstar saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kalstar yang mengangkut penumpang sebanyak 50 orang ini membuat penumpang yang sering menggunakan pesawat tersebut beralih ke transportasi laut, yakni speedboat meski durasi perjalanan menjadi lebih lama. Karena saat ini hanya satu alat transportasi yang dapat digunakan ke Tarakan, yaitu speedboat. Sedangkan untuk transportasi pesawat sudah tidak ada.

“Pasti penumpang semua telah beralih menggunakan alat transportasi lain, untuk kepastian kapan akan ada pengoperasian maskapai Kalstar kembali belum diketahui,” tambahnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Abdi Jauhari mengatakan, bahwa terkait perhubungan udara saat ini tidak ditangani Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, sesuai dengan Undang-Undang (UU) 23/2014 tentang pemerintah daerah.

“Harus masyarakat pahami UU tersebut, kewenangan untuk perhubungan udara telah diserahkan semua ke pihak Bandara Nunukan,” kata Abdi Jauhari kepada media ini kemarin.

Terkait tidak adanya penerbangan Kalstar di Nunukan, ia telah membicarkan dengan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan. Karena penerbangan Nunukan ke Tarakan sangat dibutuhkan masyarakat yang ingin bepergian dengan waktu lebih cepat.

Untuk itu, ia akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait kondisi penerbangan di Nunukan. Karena selama ini hanya ada satu maskapai yang melayani penerbangan untuk rute Nunukan ke Tarakan. “Saya akan tanyakan ke pemerintah pusat agar bisa menyediakan maskapai yang siap melayani penerbangan rute Nunukan ke Tarakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar ke depan ada penerbangan lain dengan pesawat yang lebih besar dari Kalstar, maka pembangunan runway bandara harus segera diselesaikan. Dipastikan pada akhir 2017 akan selesai pekerjaan dan diperkirakan dapat didarati pesawat jenis ATR.

“Pemkab Nunukan tetap akan berupaya akan melakukan lobi ke pemerintah pusat agar tetap ada penerbangan sejenis dengan maskapai Kalstar,” tuturnya. (nal/eza)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:05

Tahun Depan, PLN Bangun Pembangkit Baru

NUNUKAN – Meski baru meresmikan enam unit mesin baru dengan daya 6 megawatt (mw), PT Perusahaan…

Rabu, 13 Desember 2017 10:03

ITCC-Jawa Pos Kembali Rekrut Pelajar di Perbatasan

NUNUKAN – Memasuki tahun keempat, Indonesia Tionghoa Culture Center (ITCC) Jawa Pos Group kembali…

Rabu, 13 Desember 2017 09:57

867 Gram Sabu-Sabu Diamankan Bea Cukai

NUNUKAN – Selama periode Januari hingga Desember 2017, Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai…

Selasa, 12 Desember 2017 10:02

Rekanan Minta Kepastian Pembayaran

NUNUKAN – Puncak kesabaran kontraktor atau rekanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan akhirnya…

Selasa, 12 Desember 2017 09:59

Daya Listrik Surplus, Daftar Tunggu Mulai Dilayani

NUNUKAN – Enam unit mesin baru Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sei Bilal dengan daya 6…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Rawan Perampokan, Nelayan Takut Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 10:54

Lapas Punya Tujuh Narapidana di Bawah Umur

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nunukan memiliki tujuh penghuni warga binaan…

Senin, 11 Desember 2017 09:26

Banyak Rampok, Nelayan Was-was Melaut

NUNUKAN – Nelayan di Pulau Sebatik semakin was-was saat turun melaut. Aksi perampok bersenjata…

Senin, 11 Desember 2017 09:25

Harga Rumput Laut Membaik

NUNUKAN – Harga komoditas unggulan Nunukan, yakni rumput laut terus mengalami tren positif. Sempat…

Sabtu, 09 Desember 2017 10:50

X-Ray Masih Sulit Deteksi Barang Tersembunyi

NUNUKAN – Pengungkapan narkoba yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .