MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 28 September 2017 14:30
Wali Kota Minta Warga Sekitar TPA Bersabar
DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kondisi over kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) pengolahan sampah Hake Babu mulai dikeluhkan warga sekitar, lantaran kondisinya sudah dianggap mencemari udara di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tarakan Sofian Raga meminta warga bersabar, karena hingga saat ini Pemkot Tarakan sedang melakukan pembangunan TPA baru di wilayah Kecamatan Tarakan Utara, yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2018. “Sabar, warga sekitar TPA Hake Babu saya minta untuk menyesuaikan terlebih dahulu. Saat ini untuk pembangunan TPA baru sedang dilakukan,” bebernya.

Diakuinya, ada kendala yang harus dihadapi dalam proses pembangunan TPA yang baru dengan luas mencapai 40 hektare tersebut. Meski ia tidak merinci apa kendala pembangunan TPA, orang nomor satu di Kota Tarakan ini memastikan persoalan tersebut tidak akan menghambat proses pembangunan TPA. “Pengerjaannya harus terus berjalan,” ucapnya.

Nantinya TPA baru ini akan lebih modern dengan memperhatikan ketentuan yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup. “Nanti semuanya menggunakan sistem sanitary landfill dan dilakukan tes secara berjenjang sebelum dioperasikan. Hal ini dilakukan agar tidak merusak lingkungan sekitar dan memenuhi standar baku mutu aman,” ujarnya.

Selain itu, di dalam TPA baru yang menghabiskan anggaran dari Kementerian PUPR sekira Rp 18 miliar ini, nantinya akan dipersiapkan lahan sekira 4,5 hektare untuk digunakan sebagai area Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS). “Sampah nanti akan diolah menjadi bahan bakar yang digunakan untuk PLTS. Bisa dibangun dari investor maupun pemerintah,” ungkapnya.

Pembangunan PLTS ini sangat penting untuk mengurangi sampah serta dapat memperpanjang usia TPA. “Nanti kita harapkan sampah yang masuk ke dalam TPA baru ini tidak ada yang tersisa setelah diolah menjadi bahan bakar untuk PLTS, hal ini pastinya memperpanjang usia TPA hingga puluhan tahun,” jelasnya. (jnr/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 21:02

Selumit Membara, Dua Rumah Warga Diamuk Si Jago Merah

 TARAKAN - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Selumit  perbatasan RT…

Jumat, 18 Januari 2019 12:23

Hasil Debat Pengaruhi Pilihan

TARAKAN – Aksi saling sindir mewarnai debat perdana pasangan calon…

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*