MANAGED BY:
MINGGU
22 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 28 September 2017 14:30
Wali Kota Minta Warga Sekitar TPA Bersabar
DOK/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kondisi over kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) pengolahan sampah Hake Babu mulai dikeluhkan warga sekitar, lantaran kondisinya sudah dianggap mencemari udara di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tarakan Sofian Raga meminta warga bersabar, karena hingga saat ini Pemkot Tarakan sedang melakukan pembangunan TPA baru di wilayah Kecamatan Tarakan Utara, yang ditargetkan dapat beroperasi pada akhir 2018. “Sabar, warga sekitar TPA Hake Babu saya minta untuk menyesuaikan terlebih dahulu. Saat ini untuk pembangunan TPA baru sedang dilakukan,” bebernya.

Diakuinya, ada kendala yang harus dihadapi dalam proses pembangunan TPA yang baru dengan luas mencapai 40 hektare tersebut. Meski ia tidak merinci apa kendala pembangunan TPA, orang nomor satu di Kota Tarakan ini memastikan persoalan tersebut tidak akan menghambat proses pembangunan TPA. “Pengerjaannya harus terus berjalan,” ucapnya.

Nantinya TPA baru ini akan lebih modern dengan memperhatikan ketentuan yang sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup. “Nanti semuanya menggunakan sistem sanitary landfill dan dilakukan tes secara berjenjang sebelum dioperasikan. Hal ini dilakukan agar tidak merusak lingkungan sekitar dan memenuhi standar baku mutu aman,” ujarnya.

Selain itu, di dalam TPA baru yang menghabiskan anggaran dari Kementerian PUPR sekira Rp 18 miliar ini, nantinya akan dipersiapkan lahan sekira 4,5 hektare untuk digunakan sebagai area Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS). “Sampah nanti akan diolah menjadi bahan bakar yang digunakan untuk PLTS. Bisa dibangun dari investor maupun pemerintah,” ungkapnya.

Pembangunan PLTS ini sangat penting untuk mengurangi sampah serta dapat memperpanjang usia TPA. “Nanti kita harapkan sampah yang masuk ke dalam TPA baru ini tidak ada yang tersisa setelah diolah menjadi bahan bakar untuk PLTS, hal ini pastinya memperpanjang usia TPA hingga puluhan tahun,” jelasnya. (jnr/ash)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 12:08

Deadline Ganti Rugi Belum Pasti

TARAKAN – Gangguan sistem jaringan yang sempat dirasakan kurang lebih 200 pelanggan karena tidak…

Jumat, 20 Juli 2018 12:05

Lakukan Perbaikan Optimis Raih WTP

TARAKAN – Wali Kota Tarakan Sofian Raga berharap laporan keuangan selanjutnya bisa mendapatkan…

Jumat, 20 Juli 2018 12:04

Kesbangpol Belum Lakukan Verifikasi

TARAKAN – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto menegaskan…

Jumat, 20 Juli 2018 11:29

Sisihkan APBD untuk Lansia

Tarakan—Angka harapan hidup masyarakat Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hal itu seiiring…

Jumat, 20 Juli 2018 11:28

Penutup Gorong-Gorong Rusak

TARAKAN – Rutin mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan setiap…

Jumat, 20 Juli 2018 11:26

JR Otak Curanmor di Tiga Lokasi

TARAKAN – Selain sebagai pelaku pencurian 38 aki tower milik Telkomsel dan XL, JR yang sebelumnya…

Jumat, 20 Juli 2018 11:23

Usai Menegur, Kepala MS Berdarah

TARAKAN – Niat hanya menegur tetangganya, RA, yang menambatkan kapalnya tidak di lokasi semestinya,…

Kamis, 19 Juli 2018 21:15

CELAKA INI..!! Stok Air Tersisa untuk Tiga Hari

TARAKAN - Kondisi air bersih di Bumi Paguntaka kian krisis. Komposisi air di tiga embung sudah semakin…

Kamis, 19 Juli 2018 21:12

Transportasi Online Dianggap Ilegal

TARAKAN – Kemarin, aksi damai kembali dilakukan Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI)…

Kamis, 19 Juli 2018 11:34

Ratusan Sopir Angkot Demo Tolak Grab

TARAKAN - Ratusan sopirĀ  angkot yang tergabung dalam SPTI dan sopir angkutan konvensional lainnya, Kamis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .