MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 27 September 2017 13:05
Pemkab Nonaktifkan Kepala Desa Buong Baru

Imbas Tuntutan Warga yang Tidak Lagi Percaya

PROTES: Masyarakat desa Buong Baru saat menggelar aksi demo di halaman kantor Desa Buong Baru. Warga meminta agar kepala desa setempat diturunkan dari jabatannya. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kantor Kepala Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/9). Kedatangan warga ini buntut penilaian warga bahwa kepala desa setempat sering mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Aksi demo berlangsung di bawah pengawalan ketat dari aparat Polsek Sesayap, Polsek Sesayap Hilir, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Demopun berjalan dalam koridor kondusif tanpa terjadi aksi anarkis. “Unjuk rasa pada prinsipnya dilindungi oleh Undang-Undang, kepolisian berkewajiban mengawal, menjaga, dan mengayomi dalam pelaksanaan unjuk rasa," kata Kapolses Sesayap Iptu Hadi Sucipto.

Sebagian warga bersama unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dipersilakan bermusyawarah dengan unsur perwakilan pemerintah kabupaten serta dihadiri langsung wakil bupati Markus SE, MM. Dalam musyawarah tersebut, warga menuntut kades untuk mengundurkan diri dari jabatannya, karena warga menilai tidak ingin dipimpin oleh kades yang tidak jujur dan selalu mengatasnamakan masyarakat. “Kami sengaja datang ke sini untuk menuntut Kades Buong Baru untuk turun dari jabatannya, kami tidak mau dipimpin oleh kades yang tidak jujur dan selalu mengatasnamakan warga Buong Baru,” pinta Butet, salah satu warga yang ikut dalam aksi demo tersebut.

Ketua Adat Desa Buong Baru Samsudin juga mengatakan alasan pihaknya menggelar demonstrasi karena kepercayaan masyarakat sudah luntur. “Dalam hal ini kami juga mengerti Kades Buong Baru adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, tetapi jika perpanjangan pemerintah daerah ini tidak berjalan dengan baik buat apa dipertahankan. Apabila pemerintah daerah mau mempertahankan kades kami masyarakat Buong Baru sepakat akan keluar dari pemerintahan Buong Baru," kata Samsudin. 

Menanggapi keluhan warga Buong Baru, Wakil Bupati Tana Tidung Markus memutuskan mulai kemarin kepala desa Buong Baru dinonaktifkan dari jabatannya untuk sementara waktu. Sembari pemerintah menunggu proses selanjutnya. “Nanti pemerintah akan menunjuk penanggung jawab sementara (pjs) kepala desa sementara. Saya minta waktu 180 hari untuk melakukan proses kepada yang bersangkutan," tegas wakil bupati.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Buong Baru Apdul Rasid menjelaskan, sejak 2 Agustus lalu pihaknya sudah memberhentikan yang bersangkutan sebagai kades di desa tersebut. “Langkah ini bukan semata-mata dari lembaga-lembaga tetapi atas dorongan masyarakat yang tidak ada lagi kepercayaan kepemimpinan kades ini," ujarnya.

Kepala Dinas PMD Syahrin mengatakan, langkah sementara kades akan dinonaktifkan. “Ada mekanisme yang diatur dalam pengangkatan dan penurunan kepala desa. Kalau sudah sesuai baru bisa dilakukan dan itupun kapasitasnya bupati, yang dalam hal ini diwakili wabup dan keputusannya ialah menonaktifkan yang bersangkutan," jelas Syahrin.

Ada enam poin permasalahan yang membuat masyarakat Buong Baru sudah tidak lagi mempercayai kades tersebut. Pertama terkait surat pernyataan bersama masyarakat tertanggal 10 Juli 2017. Kedua warga menilai tidak adil dan tidak ada pemerataan. Ketiga kurangnya pelayanan terhadap masyarakat selama bekerja menjadi kontraktor di perusahaan tertentu. Keempat mengalokasikan lahan kepada masyarakat Malinau tanpa ada kesepakatan dan persetujuan masyarakat setempat yang dianggap menguntungkan sepihak. Kelima terkait surat pelimpahan hak atas tanah kepada warga tertentu pada 10 Oktober 2015. Terakhir terkait proposal dua kali meminta bantuan kepada perusahaan tertentu dengan alasan pembelian kambing untuk acara adat pengobatan kampung setiap tahunnya, yang dianggap warga sebagai penipuan membawa-bawa acara adat untuk memenuhi kepentingan pribadi. (*/rko/ash)


BACA JUGA

Selasa, 12 Desember 2017 09:42

Di Safari Natal, Gelar Pengobatan Gratis

TANA TIDUNG – Ratusan warga di Kecamatan Tana Lia menyerbu kegiatan bakti sosial yang diadakan…

Selasa, 12 Desember 2017 09:39

Wabup Sempatkan Monitoring Proyek Jalan

TANA TIDUNG – Wakil Bupati Tana Tidung Markus, SE, MM melaksanakan kegiatan monitoring proyek…

Senin, 11 Desember 2017 10:42

Safari Natal Tahun Ini Dianggap Lebih Meriah

TANA TIDUNG – Hari keempat kegiatan Safari Natal kembali dilakukan Wakil Bupati Kabupaten Tana…

Jumat, 08 Desember 2017 10:52

Safari Natal Berlanjut ke Seludau

TANA TIDUNG – Safari Natal hari kedua oleh Pemkab Tana Tidung yang dipimpin Wakil Bupati Kabupaten…

Kamis, 07 Desember 2017 11:46

Rakordal II, Evaluasi Kinerja SKPD

TANA TIDUNG- Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) menggelar rapat koordinasi pengendalian (Rakordal)…

Rabu, 06 Desember 2017 10:18

Safari Natal Perdana, Kunjungi Desa Sedulun

 TANA TIDUNG – Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Markus SE. MM, mulai melangsungkan…

Kamis, 30 November 2017 14:20

Korpri, Pilar Pemersatu Bangsa

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), H.Undunsyah, menjadi inspektur upacara (Irup) saat…

Kamis, 30 November 2017 14:06

Bupati Lepas Peserta Umrah Gratis

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), H.Undunsyah secara resmi melepaskan keberangkatan…

Rabu, 29 November 2017 11:27

Pemkab Bahas Persiapan Kabupaten Sehat

TANA TIDUNG – Sekertaris Daerah Kabupaten Tana Tidung (KTT) Drs. H. M. Yusuf Badrun, M.AP, membuka…

Selasa, 28 November 2017 10:42

Bangun Kesepakatan dengan Balai Rehabilitasi

TANA TIDUNG – Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Markus, SE.MM menandatangani nota nota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .