MANAGED BY:
KAMIS
19 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 27 September 2017 13:05
Pemkab Nonaktifkan Kepala Desa Buong Baru

Imbas Tuntutan Warga yang Tidak Lagi Percaya

PROTES: Masyarakat desa Buong Baru saat menggelar aksi demo di halaman kantor Desa Buong Baru. Warga meminta agar kepala desa setempat diturunkan dari jabatannya. RIKO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi kantor Kepala Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Senin (25/9). Kedatangan warga ini buntut penilaian warga bahwa kepala desa setempat sering mengatasnamakan masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Aksi demo berlangsung di bawah pengawalan ketat dari aparat Polsek Sesayap, Polsek Sesayap Hilir, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Demopun berjalan dalam koridor kondusif tanpa terjadi aksi anarkis. “Unjuk rasa pada prinsipnya dilindungi oleh Undang-Undang, kepolisian berkewajiban mengawal, menjaga, dan mengayomi dalam pelaksanaan unjuk rasa," kata Kapolses Sesayap Iptu Hadi Sucipto.

Sebagian warga bersama unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dipersilakan bermusyawarah dengan unsur perwakilan pemerintah kabupaten serta dihadiri langsung wakil bupati Markus SE, MM. Dalam musyawarah tersebut, warga menuntut kades untuk mengundurkan diri dari jabatannya, karena warga menilai tidak ingin dipimpin oleh kades yang tidak jujur dan selalu mengatasnamakan masyarakat. “Kami sengaja datang ke sini untuk menuntut Kades Buong Baru untuk turun dari jabatannya, kami tidak mau dipimpin oleh kades yang tidak jujur dan selalu mengatasnamakan warga Buong Baru,” pinta Butet, salah satu warga yang ikut dalam aksi demo tersebut.

Ketua Adat Desa Buong Baru Samsudin juga mengatakan alasan pihaknya menggelar demonstrasi karena kepercayaan masyarakat sudah luntur. “Dalam hal ini kami juga mengerti Kades Buong Baru adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah, tetapi jika perpanjangan pemerintah daerah ini tidak berjalan dengan baik buat apa dipertahankan. Apabila pemerintah daerah mau mempertahankan kades kami masyarakat Buong Baru sepakat akan keluar dari pemerintahan Buong Baru," kata Samsudin. 

Menanggapi keluhan warga Buong Baru, Wakil Bupati Tana Tidung Markus memutuskan mulai kemarin kepala desa Buong Baru dinonaktifkan dari jabatannya untuk sementara waktu. Sembari pemerintah menunggu proses selanjutnya. “Nanti pemerintah akan menunjuk penanggung jawab sementara (pjs) kepala desa sementara. Saya minta waktu 180 hari untuk melakukan proses kepada yang bersangkutan," tegas wakil bupati.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Buong Baru Apdul Rasid menjelaskan, sejak 2 Agustus lalu pihaknya sudah memberhentikan yang bersangkutan sebagai kades di desa tersebut. “Langkah ini bukan semata-mata dari lembaga-lembaga tetapi atas dorongan masyarakat yang tidak ada lagi kepercayaan kepemimpinan kades ini," ujarnya.

Kepala Dinas PMD Syahrin mengatakan, langkah sementara kades akan dinonaktifkan. “Ada mekanisme yang diatur dalam pengangkatan dan penurunan kepala desa. Kalau sudah sesuai baru bisa dilakukan dan itupun kapasitasnya bupati, yang dalam hal ini diwakili wabup dan keputusannya ialah menonaktifkan yang bersangkutan," jelas Syahrin.

Ada enam poin permasalahan yang membuat masyarakat Buong Baru sudah tidak lagi mempercayai kades tersebut. Pertama terkait surat pernyataan bersama masyarakat tertanggal 10 Juli 2017. Kedua warga menilai tidak adil dan tidak ada pemerataan. Ketiga kurangnya pelayanan terhadap masyarakat selama bekerja menjadi kontraktor di perusahaan tertentu. Keempat mengalokasikan lahan kepada masyarakat Malinau tanpa ada kesepakatan dan persetujuan masyarakat setempat yang dianggap menguntungkan sepihak. Kelima terkait surat pelimpahan hak atas tanah kepada warga tertentu pada 10 Oktober 2015. Terakhir terkait proposal dua kali meminta bantuan kepada perusahaan tertentu dengan alasan pembelian kambing untuk acara adat pengobatan kampung setiap tahunnya, yang dianggap warga sebagai penipuan membawa-bawa acara adat untuk memenuhi kepentingan pribadi. (*/rko/ash)


BACA JUGA

Selasa, 17 Oktober 2017 13:43

Meski Sibuk, Sempatkan Mengajar

TANA TIDUNG – Keakraban Bupati Dr. H. Undunsyah, MH. MSI bersama mahasiswa dari Kabupaten Tana…

Selasa, 17 Oktober 2017 12:06

Buka Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD

TANA TIDUNG - Dalam upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten…

Senin, 16 Oktober 2017 11:33

Tim Bappenas Tinjau Pembangunan Infrastruktur

TANA TIDUNG - Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Markus menyambut kedatangan tim Badan Perencanaan…

Senin, 16 Oktober 2017 11:29

Bupati impin Rapat Internal

TANA TIDUNG - Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), H.Undunsyah Sabtu (14/10) lalu memimpin rapat koordinasi…

Sabtu, 14 Oktober 2017 10:25

Wabup: Wajib Daftar di BPJS Ketenagakerjaan

TANA TIDUNG – Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung Markus, SE. MM membuka sosialisasi jaminan ketenagakerjaan…

Kamis, 12 Oktober 2017 12:18

Apresiasi Launching GERMAS

TANA TIDUNG - Pemerintah Kabupaten Tana Tidung (KTT) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes ) Tana Tidung  me-launching…

Selasa, 03 Oktober 2017 11:25

Wabup Hadiri Upacara Pembukaan Latma Kekar Malindo- 41 AB/2017

TANA TIDUNG – Wakil Bupati Markus, SE. MM didampinggi Sekertaris Daerah Drs. H. M. Yusuf Badrun,…

Senin, 02 Oktober 2017 14:08

Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur

TANA TIDUNG - Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Markus, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum…

Senin, 02 Oktober 2017 14:07

Dinkes Pastikan Obat PCC Tidak Beredar di Tana Tidung

TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Tidung (Dinkes KTT) menyatakan obat paracetamol cafein…

Jumat, 29 September 2017 09:45

Gelar Nobar Filem G30S/PKI Bersama Masyarakat

TANA TIDUNG – Dalam menindaklanjuti perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .