MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 25 September 2017 10:49
Online Tutup, Pemberkasan Berlanjut

Ishak: 60 Persen Formasi untuk Kaltara Hoax

MULAI BERKURANG: Antrean penyerahan berkas berlangsung tertib di Kantor BKD, Minggu (24/9). PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Hari ini (25/9) pukul 00.00 Wita merupakan hari terakhir pendaftaran tes CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara secara online melalui website sscn.bkn.go.id. Namun untuk penyerahan sekaligus verifikasi berkas berlanjut hingga 29 September.

Kepala BKD Provinsi Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, untuk menghindari terjadi penumpukan berkas, peserta diminta untuk menyerahkan berkas 28 September.

“Kami upayakan tanggal 28 September semua berkas sudah dikumpul,” ujarnya kepada Radar Kaltara kala ditemui di ruang kerjanya, Minggu (24/9).

Kecuali, sambung dia, ada alasan tertentu yang mengharuskan terlambat, akan tetap dilayani pada tanggal 29 September.”Karena tanggal 30 malam hasil verifikasi sudah harus diumumkan,” ujarnya.

Terkait dengan adanya selembaran kertas yang ditandatangani Kepala BKD Kaltara dan BKD Papua tersebar di media sosial, yang menyebutkan adanya usulan proporsi 60 persen untuk putra daerah dan 40 persen non putra daerah, dibenarkan Ishak.

Namun aku dia, hal itu hanya merupakan usulan yang disampaikan bersama Provinsi Papua dan Papua Barat yang sama-sama menginginkan hal tersebut ke Kemenpan-RB.

“Setelah dilakukan komunikasi dengan Menpan-RB, yang dituangkan dalam pesyaratan melalui gubernur, ternyata itu agak sulit dilakukan,” ungkapnya (24/9).

Apalagi untuk tahun ini, yang dibutuhkan adalah tenaga-tenaga yang memang profesional, tenaga yang benar-benar mampu untuk melaksanakan tugasnya.

“Jadi dengan formasi umum tidak mengenal batasan, semua tergantung dari hasil tes, sehingga bukan tidak mungkin nanti kalau justru hal itu akan terbalik (non putra daerah 60 persen),” bebernya.

Artinya, jika ada yang mengatakan formasi 60 persen formasi CPNS yang diperebutkan tahun ini merupakan jatah putra-putra Kaltara, hal itu tidak benar.

“Berita itu hoax, kami memang pernah mengusulkan, tapi tidak disetujui,” jelasnya.

Untuk saat ini, tambah dia, hanya Provinsi Papua yang bisa menerapkan 60 persen untuk putra/putri papua dan 40 persen yang berasal dari luar Papua.

“Sebab mereka masih otonomi Khusus,” tegasnya.

Sementara Kaltara, kata dia, masih sama dengan pemerintahan provinsi lainnya.

 “Karena kita ini baru saja terbentuk, sehingga tidak mendapatkan otonomi khusus,” jelasnya.

Terkait dengan penyerahan berkas, pria yang pernah mengabdi di Pemkab Bulungan ini mengatakan, telah mencapai sekira 10.000, namun untuk online belum dapat dipastikan.

“Sejauh ini masih ada saja berkas yang bermasalah kami temukan,” ungkapnya.

Di antaranya penggunaan ijazah berbahasa Inggris. Untuk masalah ini sering ditemukan pada pendaftar yang berasal dari alumni Universitas Mulawarman, Samarinda.

“Memang ada dua ijazah yang dikeluarkan, satu berbahasa Inggris satu berbaha Indonesia, nah, ya digunakan yang berbahasa Indonesia bukan Inggris,” imbuhnya.

Sebab, dalam peraturan perundang-undangan juga sudah jelas, penggunaan peneriman CPNS harus menggunakan ijazah bahasa Indonesia.

“Biasanya ijazah berbahasa Inggris digunakan untuk melanjutkan atau mencari pekerjaan di luar negeri,” sebutnya.

Memang aku dia, untuk kasus ini tidak banyak ditemukan oleh tim verifikasi. Namun yang namanya aturan harus diterapkan.

“Mau tak mau yang pakai ijazah berbahasa Inggris, kami gugurkan berkasnya, kalau tidak diganti,” tuturnya.

Sedangkan untuk IPK minimal 2,30 untuk pendaftar yang memiliki KTP Kaltara merupakan bentuk perhatian dari pemerintah, dan diharapkan bisa bersama mengikuti tes CPNS.

“Jadi bukan berarti dengan IPK 2,30 itu mereka tidak bisa membangun Kaltara, hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi,” jelasnya, seraya berharap anak-anak Kaltara bisa bersaing. “Jadi bisa dibuktikan. Seandainya anak-anak kaltara yang banyak lulus itu sangat luar biasa sekali,” ujarnya.

Sehingga, kata dia, pemerintah juga tak perlu khawatir dengan berbagai alasan untuk mutasi ke daerah lain.”Jadi kita upayakan anak-anak Kaltara dapat ikut tes CPNS,”pungkasnya.(*/pij/ana)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:04

Ratusan Mahasiswa Ini 'Serang' Kantor Dewan

TANJUNG SELOR - Disahkannya Undang-Undang (UU) MD3 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI beberapa waktu…

Selasa, 20 Februari 2018 10:37

Warga Pimping Terancam Krisis Air Bersih

TANJUNG SELOR – Warga Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara terancam krisis air bersih untuk…

Selasa, 20 Februari 2018 10:35

Albothyl Masih Beredar di Apotek

TANJUNG SELOR – Meski izin edarnya Albothyl dalam bentuk cairan obat luar konsentrat sudah dicabut…

Selasa, 20 Februari 2018 10:34

Polres Tunggu Hasil Uji Labfor Surabaya

TANJUNG SELOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulungan hingga kini belum melimpahkan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:33

BNN Bentuk Balai Rehabilitasi Napza

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan menyetujui rencana pinjam pakai Panti Sosial Anak Terlantar Harapan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:32

Bupati Beri ‘Lampu Hijau’ ke Honorer

TANJUNG SELOR – Meski belum ada kepastian dilakukannya rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)…

Selasa, 20 Februari 2018 10:30

Ratusan ODGJ Berkeliaran di Jalan

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan mencatat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat…

Senin, 19 Februari 2018 10:30

JPU Tuntut Terdakwa Dimiskinkan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) retribusi tambat…

Senin, 19 Februari 2018 10:29

PBB dan PKPI Tidak Memenuhi Syarat

TANJUNG SELOR – Dua dari 16 partai politik (parpol) yang memenuhi syarat (MS) sebagai peserta…

Senin, 19 Februari 2018 10:25

Penggantian Pukat Hela Tunggu KKP

TANJUNG SELOR –Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara (Kaltara) hingga kini belum…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .