MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

ADV

Kamis, 21 September 2017 09:51
BPJS KESEHATAN KOTA TARAKAN Sosialisasi Evaluasi PBI Daerah se-Kota Tarakan

10 Orang Peserta JKN-KIS Terima Piagam Penghargaan

APRESIASI: Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga, M.Si menyerahkan piagam penghargaan kepada peserta JKN-KIS yang tergolong sehat.NELFA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tarakan menggelar kegiatan sosialisasi evaluasi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Daerah se-Kota Tarakan dan penyerahan penghargaan kepada 10 peserta JKN-KIS yang tidak pernah sakit, Rabu (20/9).

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Pemkot Tarakan dihadiri langsung Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga, M.Si, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan Titus Sri Hardianto, para tamu undangan.

Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi, BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Tarakan juga memberikan piagam penghargaan kepada peserta JKN-KIS atas keiikutsertaan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan rutin membayar iuran tepat waktu.

Pemberian piagam penghargaan ini diberikan kepada kepada 10 orang pemegang kartu BPJS Kesehatan yang tidak pernah sakit dan masuk dalam kategori sehat serta rajin membayar iuran tepat waktu.

Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga, M.Si mengungkapkan ucapan terima kasih atas diselenggarakannya sosialiasi evaluasi ini terkait dengan PBI bagi masyarakat yang berhak mendapatkan iuran baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah kota.

“Untuk PBI sendiri sudah berjalan, sosialisasi dilakukan khusus lagi kepada mereka-mereka yang belum ter-cover sebagai peserta PBI. Jadi kami mengundang ketua-ketua RT agar mereka nantinya dapat meneruskannya kepada warga-warganya sehingga seluruh masyarakat di Kota Tarakan ini terjaring sebagai peserta JKN-KIS,” ungkap wali kota.

Lanjut dikatakan Sofian Raga bahwa tujuannya dari program ini adalah bagaimana agar masyarakat kota sehat, masyarakat Kaltara sehat, masyarakat Indonesia sehat, sehingga kita bisa membangun Indonesia dengan sebaik-baiknya.

“Pemberian penghrgaan ini kepada peserta JKN-KIS yang tidak pernah sakit, ini untuk memotivasi yang agar selalu menjaga kesehatannya,” katanya. 

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Sofian Raga mengharapkan kepada peserta yang hadir dalam sosialisasi agar dapat meneruskan kepada masyarakat yang belum mengerti tentang JKN dan BPJS Kesehatan.

“Saya mengharapkan kepada peserta agar sepulangnya dari kegiatan sosialisasi ini dapat meneruskan informasinya kepada masyarakat yang belum paham, belum mengerti tentang JKN dan BPJS Kesehatan,” ucapya.

“Poinnya agar bagaimana seluruh masyarakat Kota Tarakan ini muda menjadi peserta JKN-KIS,” lanjutnya. 

Disamping itu, Sofian Raga juga menyampaikan bahwa pemerintah mendesak dan memaksa agar masyarakat itu sehat. Orang sehat juga diperhatikan oleh negara dan bukan hanya orang sakit, dimana ada penaggulangan untuk orang yang sakit dan ada penaggulangan kesehatan. 

“Sehat ini harus didorong dari seluruh lapisan masyarakat dan ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. Jadi kita mencari orang sehat di Kota Tarakan ini yang masuk dalam peserta JKN-KIS tapi tidak pernah sakit dan kita beri penghargaan,” tutur Sofian Raga.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan, Titus Sri Hardianto mengungkapkan bahwa kegiatan yang terselenggara pada kesempatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan forum komunikasi dan kemitraan. 

Yang mana forum itu diselenggarakan dua kali dalam setahun dan wali kota sebagai pengarah.

Dikatakan Titus bahwa di dalam forum itu salah satu permasalahan yang harus dikerjakan adalah terkait sosialisasi kepada masyarakat luas.  Dimana BPJS Kesehatan selalu berkeinginan untuk bertatap muka dan bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

Pada kesempatan ini dikumpulkan ketua-ketua RT se-Kota Tarakan.  Ketua-ketua RT tersebut diharapkan bisa sebagai penyambung lidah terkait informasi terkini tentang BPJS Kesehatan. 

Selain itu,  RT juga bisa mengedukasi masyarakatnya untuk segera mendaftar BPJS Kesehatan jika belum mendaftar. Dan bagi yang sudah mendaftar agar sekiranya membayar iuran tepat waktu dan juga menerapkan pola hidup sehat. 

“Untuk memberikan motivasi kepada orang-orang yang belum mendaftar dan mempunyai jaminan kesehatan, wali kota mempunyai gagasan bahwasanya peserta JKN-KIS jalur mandiri yang rutin membayar iuran terus dan mereka tidak pernah berobat, agar diberikan penghargaan untuk menjadi contoh bagi masyarakat luas khususnya masyarakat di Kota Tarakan,” paparnya. 

“Dari BPJS Kesehatan kita data 10 orang peserta JKN-KIS yang benar-benar sudah kami filter untuk diberikan penghargaan sehingga mereka merasa diperhatikan,” sambungnya. 

Titus mengharapkan dengan adanya penghargaan kepada peserta JKN-KIS tersebut, cakupan kepesertaan di Kota Tarakan ini dapat terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sementara itu, Muhammad Isnaini selaku penerima piagam penghargaan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota dan BPJS Kesehatan atas apresiasi yang telah diberikan kepadanya.

“Alhamdulillah dari tahun 2014 menjadi peserta JKN-KIS belum pernah sakit dan masih sehat sampai sekarang,” ungkapnya penuh syukur.

Ia rutin membayar iuran setiap bulan untuk kelas satu dan sampai sekarang belum pernah menggunakan kartu JKN-nya karena belum pernah sakit. 

Dikatakan Isnaini bahwa untuk menjaga kesehatan harus menjaga pola makan sehat, makan makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, rajin berolahraga, dan tidur harus teratur.

“Saya bersyukur dengan pemberian penghragaan ini dari pihak BPJS Kesehatan. Semoga jadi motivasi tersendiri buat saya dan motivasi untuk yang lainnya agar terus menjaga kesehatan, disamping itu yang belum menjadi peserta JKN-KIS agar segera mendaftar sebagai peserta ke BPJS Kesehatan,” tutup Isnaini. (adv/nl/har)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:15

Kerja Sama dengan Genbi, Baznas Khitan 49 Anak Duafa

TARAKAN - Sebanyak 49 anak duafa dikhitan di Klinik Baznas Tarakan, Sabtu (14/10) lalu. Kegiatan sosial…

Selasa, 17 Oktober 2017 20:45

Ari Yusnita Perjuangkan Tambahan 5 Ribu Sambungan Jargas di APBNP 2017

JAKARTA - Kota Tarakan telah  dipastikan mendapatkan tambahan kuota jaringan gas rumah tangga (Jargas)…

Senin, 16 Oktober 2017 22:17

Hanura Siap Berkompetisi di Pemilu 2019 Mendatang

TARAKAN - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Tarakan resmi mendaftar dan menyerahan berkas ke KPU…

Kamis, 12 Oktober 2017 15:47

Kembangkan Perekonomian dan Gandeng Pebisnis UMKM

Lazada, destinasi belanja online nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara, pada Sabtu, 30 September 2017,…

Rabu, 11 Oktober 2017 11:37

Ari Yusnita Minta Pemerintah Pusat Kaji Ulang Tegas terhadap Freeport

JAKARTA - Isu tentang usaha pertambangan  PT Freeport Indonesia menjadi menjadi perbincangan serius …

Rabu, 04 Oktober 2017 10:47

Ari Yusnita Minta Hasil Penelitian Disosialisasikan ke Masyarakat

JAKARTA - Ketua dan anggota Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan lapangan ke beberapa Lembaga Pemerintah…

Selasa, 03 Oktober 2017 11:19

BNNK Tarakan dan BNNP Kaltara Gelar Tes Urine di Lingkup Internal

TARAKAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan bersama dengan BNNP Kaltara, Jumat (29/9) lalu…

Sabtu, 23 September 2017 22:20

Jadikan Ajang Kumpul Bareng Komunitas untuk Sosialisasi Mata Uang BI

TARAKAN - Salah satu upaya untuk memperkenalkan Bank Indonesia (BI) di Kalimantan Utara (Kaltara), yakni…

Rabu, 20 September 2017 09:50

Edukasi Mahasiswa Soal Pola Hidup Sehat

JAKARTA - Untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjadi peserta Jaminan Kesehatan…

Selasa, 19 September 2017 13:04

Waspadai Peredaran Pil PCC, Perlu Sosialisasi Intensif di Masyarakat

KITA semua harus mewaspadai terhadap beredarnya pil PCC yg dibagikan secara gratis oleh orang yang tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .