MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 September 2017 10:32
Nelayan Menanti Bantuan yang Telah Dijanjikan

Enam Bulan Menanti, Belum Terealisasi

PENGHASILAN UTAMA: Nelayan Kota Tarakan yang telah tercatat, menanti bantuan yang dijanjikan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Bantuan berupa satu paket alat konferterkit yang semula berbahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan bakar gas (BBG) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sampai saat ini belum juga terealisasi.

Kepala Bidang Perikanan Kota Tarakan, Husna Ersant Dirgantara mengatakan bantuan tersebut hanya diberikan kepada para nelayan yang hanya menggunakan mesin ketinting dengan daya 6,5 sampai dengan 13 pk. “Kami hanya mendata saja, nanti selanjutnya akan dilakukan oleh provinsi karena sudah menjadi wewenang provinsi,” ujarnya.

Dari data yang dimiliki tercatat 3.700 nelayan, dan saat ini jumlah nelayan yang menggunakan mesin ketinting sudah berjumlah 1.400 jiwa. Untuk diketahui, pergantian alat konferterkit tersebut bersumber pada keluhan nelayan mengenai ketersediaan BBM. dengan adanya BBG pada pemakaian alat konferterkit tersebut, akan memberikan kesan irit pada setiap penggunaannya, hingga mencapai 40 persen lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan BBM, ramah lingkungan dan pemenuhan untuk stok gas yang akan diberikan secara khusus kepada para nelayan.

Sementara itu Ketua Persatuan Nelayan Kecil (PNK) Rustan mengatakan memang untuk bantuan itu ada wacana dari pemerintah dan pihaknya juga sudah didaftar dan didapati 900 nelayan sudah dilakukan pendataan untuk nelayan yang menggunakan mesin ketinting.

“Memang sudah dari Februari wacana itu, dan kami didaftar sudah empat bulan yang lalu, tetapi sampai sekarang tidak ada yang terealisasikan,” ungkapnya.

Dirinya hanya berharap pemerintah bisa merealisasikan apa yang menjadi wacana dan bukan hanya sekedar berjanji saja. Karena pihaknya juga membutuhkan bantuan itu untuk kehidupan nelayan yang memang saat ini untuk menggunakan BBM sangat sulit.

“Kalau memang mau berikan, tolong secepatnya. Jangan hanya janji saja, karena ini sudah mau penghabisan tahun,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, untuk tahun ini tidak ada bantuan yang diberikan dari pemerintah untuk mesin ataupun alat tangkap. Terakhir pemerintah hanya memberi bantuan tahun 2015. “Bantuan 2015 itu diberikan mesin ketinting dan mesin gantung setelah itu tidak ada lagi diberikan,” katanya. (*/yus/udn)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 15:34

Terciduk Bawa Sabu-Sabu, Pria Ini Mencoba Kabur

  TARAKAN - Petugas Avsec kembali berhasil menggagalkan upaya  penyelundupan sabu yang dilakukan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:18

Korban Tagihan ‘Gajah’ Siap Lapor

TARAKAN -Anda Lumba (28), salah satu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam di Kelurahan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:17

Inspirasi ‘Dokter Darman’ sejak di Bangku Sekolah Dasar

dr. Khairul dan Effendhi Djuprianto adalah dua tokoh yang lahir dari keluarga perantau. Dari kecil berjuang…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:16

Rindu Anak-Istri, Lima Warga Filipina Baca Yasin

TARAKAN - Lima warga Filipina yang diselamatkan kapal tunda Kie Trans 29 setelah terombang-ambing di…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:12

Kenalkan Batik lewat Kontes Dangdut

PEMBAGIAN kain batik khas Kota Tarakan menghiasi kontes Liga Dangdut (Lida) Indonesia yang ditayangkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:10

Dua Kadis Diperiksa Lima Jam

TARAKAN – Dua kepala dinas (kadis) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan yang menunjukkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:06

Sepanjang Jalan Bergelombang

TARAKAN – Ketua RT 58, Kelurahan Karang Anyar, Obert, SE., MM mengatakan, permasalahan yang ada…

Sabtu, 24 Februari 2018 10:05

Sore Ini Gowes Bareng Komunitas Sepeda se-Kota Tarakan

TARAKAN - Demi menjalin silaturahim dan meningkatkan tali persaudaraan antara sesama goweser Bumi Paguntaka,…

Sabtu, 24 Februari 2018 09:46

Loss Contact Seminggu hingga Helikopter Nyasar ke Malaysia

Sembilan personel Satgas Pamtas Yonif 621/Manuntung sudah menyelesaikan misi patroli patok. Ini merupakan…

Jumat, 23 Februari 2018 10:49

Korban Salah Catat Bermunculan

TARAKAN – Ternyata tak hanya Lukas Yusuf, saja yang syok akan tagihan airnya yang melonjak senilai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .