MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 September 2017 14:23
Gubernur: Ditutup, Ribuan Orang Nganggur

Perintahkan Dinas ESDM dan DLH Tinjau Lokasi

TIDAK TINGGAL DIAM: Sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Malinau, termasuk Bupati Yansen TP, Ketua DPRD Wempi W.Mawa, anggota DPRD lainnya dan Kapolres Malinau meninjau tempat pengolahan limbah tambang batubara di Malinau Selatan, 29 Agustus lalu. FOTO DLH UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN — Aksi demonstrasi memprotes salah satu perusahaan yang diduga mencemari sungai di Malinau oleh Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) dan elemen mahasiswa di Simpang Empat GTM, Tarakan, pada Jumat (8/9) lalu, mendapat respons keras dari Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Irianto Lambrie yang ditemui Radar Tarakan kemarin di salah satu hotel di Tarakan mengatakan, pihak perusahaan tambang batubara sudah melaksanakan komitmennya dan pihak perusahaan juga sudah melakukan tindakan sesuai apa yang sudah direkomendasikan dalam hal ini Pemprov Kaltara melalui dinas terkait. “Orang tindakannya sudah jelas dan ada aturannya. Jadi saya tidak perlu turun langsung ke lapangan,” ungkap orang nomor satu di Kaltara ini.

Dikatakan Irianto, ia sudah memerintahkan jajaran terkait seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memantau kondisi yang sebenarnya di Malinau. Bahkan, jajarannya langsung melakukan penelitian. “Bisa saja orang mengatakan sungai ini tercemar. Tapi hasil uji lab membuktikan tidak ada. Kalau warna hitam ‘kan belum tentu beracun. Misalnya apakah betul orang gatal-gatal? Bisa saja belum tentu dari situ. Uji lab itulah yang secara objektif dan ilmiah bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Dengan hasil uji laboratorium yang dilakukan dinas terkait, Irianto menjelaskan  bahwa cukup menjadi dasar baginya terhadap apa yang harus dilakukan Pemprov Kaltara untuk mengatasi persoalan tambang di Malinau. “Untuk sungai-sungai yang tercemar, Pemprov Kaltara sudah memberikan peringatan kepada pemilik tambang untuk melakukan perbaikan dengan membuang limbah tersebut. Selama perbaikan, kegiatan penambangan mereka dibekukan sementara,” katanya.

 Irianto menegaskan pembekuan bisa dilakukan hingga setahun. Namun karena ada niat baik perusahaan yang merespons cepat rekomendasi Pemprov Kaltara dengan melakukan berbagai upaya perbaikan pembuangan limbah, aktivitas penambangan akhirnya dibuka lebih cepat  dari yang dijadwalkan. Respons cepat ini membuat Irianto mengapresiasi kinerja perusahaan.
Gubernur pun meminta kepada pendemo untuk berpikir lebih arif ketimbang menuntut aktivitas tambang batubara ditutup. Sebab menurut mantan Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, akan banyak yang terdampak jika hal itu dilakukan. “Yang paling merasakan tentu saja para pekerja perusahaan tersebut. Diperkirakan ada ribuan tenaga kerja yang terancam tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya jika ditutup. Dan dapat menyebabkan ribuan pekerja  nganggur,” katanya.

Sebelumnya, dari aksi demonstrasi anggota Jatam dan mahasiswa pada Jumat itu, massa menuntut kepada gubernur untuk turun tangan dengan melihat langsung kondisi sebenarnya. Selain itu, pendemo juga meminta gubernur untuk menutup aktivitas penambangan batubara di Malinau. Karena hanya itu langkah satu-satunya yang dinilai paling tepat untuk menghentikan pencemaran sungai yang diakibatkan penambangan. (eru/ash)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:11

Unjuk Gigi di Genius Olympiad Amerika

TARAKAN - Satuper satusiswa Kaltara unjuk gigi di ajang internasional. Setelah Ari Pardoan Manurung…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:03

Belum Lunas, Sekolah Disegel Tukang

TARAKAN - Pembangunan sekolah secara swakelola di SMKN 2 Tarakan saat ini tiba-tiba terkendala. Tukang…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01

Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog

STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:58

Transportasi Online Beroperasi, Kuotanya Dibatasi

TARAKAN- Transportasi umum berbasis online telah beroperasi di Tarakan, meski saat ini hanya jenis roda…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:56

Sudah Ditinjau, Warga Berharap Realisasi

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Selumit, Jamal Ka’ba mengatakan, untuk mengantisipasi banjir,…

Jumat, 18 Mei 2018 19:43

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris

TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional…

Jumat, 18 Mei 2018 12:00

Suka Bagi Video ISIS

MENILIK kehidupan AS, terduga teroris selama di Tarakan, ia diketahui pernah bersekolah di salah satu…

Jumat, 18 Mei 2018 11:55

Deteksi 17 Terduga Teroris

TARAKAN – Video anggota kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Tarakan membuat publik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .