MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Kamis, 14 September 2017 14:13
Bikin Berang, Ombudsman Datangi Telkom
BAHAS SOLUSI: Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amiruddin saat duduk bersama dengan General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto, di kantor PT Telkom Witel Kaltara di Jalan Mulawarman, Tarakan, kemarin (13/9). RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SECARA mendadak, Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amiruddin, datang menyambangi Kantor PT Telekomunikasi (Telkom) di Jalan Mulawarman, Tarakan, kemarin (13/9). Kedatangannya ini dengan mimik wajah kesal sembari marah-marah.

Sejak pukul 10.31 Wita, Kepala Ombudsman sudah berada di Kantor PT Telkom dan bertemu langsung dengan General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, pertemuan yang berlangsung kurang lebih 30 menit itu, Ombudsman meminta kepada pihak Telkom untuk memperbaiki pelayanan jaringan internet, yang selama ini sudah mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat Tarakan.

“Terkait kendala, masyarakat sedikit bisa memahami kondisi yang sebenarnya terjadi. Dan kami menyarakan untuk pihak Telkom, agar masuk ke media sosial facebook, untuk memberikan informasi. Asalkan jangan berbalas pantun, kasih tahu saja apa kendalannya dan tentunya nanti ada masukan dari masyarakat yang bisa dipetik oleh pihak Telkom,” ungkap Ibramsyah.

Dikatakannya, kedatanganya ke PT Telkom ini secara spontanitas untuk mengkritisi Telkom yang berkaitan dengan pelayanan jaringan. “Kalau marah yah saya marah, tapi marahnya  saya ini membawa saran dan solusi untuk pihak Telkom,” bebernya.

Namun, setelah berbicara panjang lebar dengan General Manager Telkom, Ibramsyah mengetahui bahwa kejadian ini ternyata merupakan di luar kendali, lantaran kerusakan layanan internet disebabkan faktor alam, bukan human erorr. “Kalau dia human error atau ada unsur kesengajaan dari pihak Telkom, maka dari itu saya akan marahi. Terkait Undang-Undang (UU) Nomor 25 bisa menon-job-kan orang, dan saya ngak nakut-nakutin. Aturannya memang sudah begitu,” jelasnya.

Ombudsman pun meminta kepada pihak Telkom untuk mencoba melaporkan ke gubernur, dengan membuat surat perihal titik-titik alur kabel fiber optic, untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak pengembang agar tahu lokasi di mana saja yang tertanam kabel Telkom. “Karena kalau ini bermasalah terus, maka akan terganggunya pelayanan masyarakat, terutama investor di Tarakan. Apabila kontraktor ini lalai, maka kontraktor itu yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Menyikapi hal ini, General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto mengatakan apresiasinya terhadap kunjungan perwkilan Ombudsman Kaltara ini. “Kalaupun Telkom dimarahi Ombudsman, saya orang yang paling pertama rela. Karena Ombudsman marah karena cinta. Saya yakin dari 30 menit kami bicara Ombudsman memberikan bantuan masukan yang luar biasa demi peningkatan pelayanan Telkom,” ungkapnya.

Prio pun menuturkan sudah beberapa kali menyampaikan ke masyarakat perihal kerusakan, bahkan saat pertemuan dengan anggota DPRD Tarakan. “Saya menyimpulkan ada empat faktor yang menyebabkan jaringan Telkom di Kaltara ini terganggu, mulai dari perambahan lahan, pohon tumbang, kabel yang suka dirusak hewan, serta adanya pembangunanan jalan yang luar biasa, baik itu di bukit dan kontur tanah itu sendiri yang terkadang bisa memicu terjadinya kerusakan jaringan,” jelas Prio. (eru/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 11:27

Baru Tiga Tahun Sudah Rusak

TARAKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan mendapat sorotan tajam karena dianggap tak refresentatif…

Sabtu, 18 November 2017 11:25

Terlalu Memilih Pekerjaan, Kesempatan Terbuang

TARAKAN – Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Tarakan mengungkap serapan tenaga kerja selama…

Sabtu, 18 November 2017 11:22

WADUH..!! Investor Pemasok Gas Mundur

TARAKAN – Sebelumnya banyak investor yang siap menyuplai gas ke PT PLN (Persero) Unit Layanan…

Sabtu, 18 November 2017 11:11

Dua Hari, Tiga Korban Tewas di Jalan

TARAKAN - Nahas, sebuah mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi KT 1680 RE yang dikemudikan Muhammad…

Sabtu, 18 November 2017 11:10

Sentra Industri Telan Biaya Rp 20 Miliar

TARAKAN - Sentra indusri kecil dan menengah saat ini tengah dibangun di Jalan Hake Babu dengan luas…

Sabtu, 18 November 2017 11:08

Reklame Mendominasi Perizinan

TARAKAN – Sejak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Tarakan menjadi Dinas Penanaman Modal,…

Sabtu, 18 November 2017 11:04

Dua Jembatan di Dua Gang Rusak

TARAKAN - Ketua RT 2, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Ihsan mengatakan, terdapat dua titik jembatan yang…

Sabtu, 18 November 2017 11:03

Pedagang Berburu Uang Kecil

Tarakan-Dalam memenuhi kebutuhan masyarakat di Kota Tarakan,  pendistibusian uang baru terus dilakukan…

Sabtu, 18 November 2017 10:59

Genset Rp 2,9 Juta ‘Diembat’ Paman

TARAKAN – Entah apa yang ada di benak TC (nama diinsialkan), pelaku pencuri genset keponakan sendiri.…

Jumat, 17 November 2017 12:24

JANJI YA...!! Mulai Desember Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – Persoalan listrik di Bumi Paguntaka memang belum berakhir. Kekurangan pasokan gas masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .