MANAGED BY:
RABU
24 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 September 2017 14:13
Bikin Berang, Ombudsman Datangi Telkom
BAHAS SOLUSI: Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amiruddin saat duduk bersama dengan General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto, di kantor PT Telkom Witel Kaltara di Jalan Mulawarman, Tarakan, kemarin (13/9). RURY JAMIANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, SECARA mendadak, Kepala Perwakilan Ombudsman Kaltara, Ibramsyah Amiruddin, datang menyambangi Kantor PT Telekomunikasi (Telkom) di Jalan Mulawarman, Tarakan, kemarin (13/9). Kedatangannya ini dengan mimik wajah kesal sembari marah-marah.

Sejak pukul 10.31 Wita, Kepala Ombudsman sudah berada di Kantor PT Telkom dan bertemu langsung dengan General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto.

Berdasarkan pantauan Radar Tarakan, pertemuan yang berlangsung kurang lebih 30 menit itu, Ombudsman meminta kepada pihak Telkom untuk memperbaiki pelayanan jaringan internet, yang selama ini sudah mengganggu aktivitas perekonomian masyarakat Tarakan.

“Terkait kendala, masyarakat sedikit bisa memahami kondisi yang sebenarnya terjadi. Dan kami menyarakan untuk pihak Telkom, agar masuk ke media sosial facebook, untuk memberikan informasi. Asalkan jangan berbalas pantun, kasih tahu saja apa kendalannya dan tentunya nanti ada masukan dari masyarakat yang bisa dipetik oleh pihak Telkom,” ungkap Ibramsyah.

Dikatakannya, kedatanganya ke PT Telkom ini secara spontanitas untuk mengkritisi Telkom yang berkaitan dengan pelayanan jaringan. “Kalau marah yah saya marah, tapi marahnya  saya ini membawa saran dan solusi untuk pihak Telkom,” bebernya.

Namun, setelah berbicara panjang lebar dengan General Manager Telkom, Ibramsyah mengetahui bahwa kejadian ini ternyata merupakan di luar kendali, lantaran kerusakan layanan internet disebabkan faktor alam, bukan human erorr. “Kalau dia human error atau ada unsur kesengajaan dari pihak Telkom, maka dari itu saya akan marahi. Terkait Undang-Undang (UU) Nomor 25 bisa menon-job-kan orang, dan saya ngak nakut-nakutin. Aturannya memang sudah begitu,” jelasnya.

Ombudsman pun meminta kepada pihak Telkom untuk mencoba melaporkan ke gubernur, dengan membuat surat perihal titik-titik alur kabel fiber optic, untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak pengembang agar tahu lokasi di mana saja yang tertanam kabel Telkom. “Karena kalau ini bermasalah terus, maka akan terganggunya pelayanan masyarakat, terutama investor di Tarakan. Apabila kontraktor ini lalai, maka kontraktor itu yang harus bertanggung jawab,” tegasnya.

Menyikapi hal ini, General Manager Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto mengatakan apresiasinya terhadap kunjungan perwkilan Ombudsman Kaltara ini. “Kalaupun Telkom dimarahi Ombudsman, saya orang yang paling pertama rela. Karena Ombudsman marah karena cinta. Saya yakin dari 30 menit kami bicara Ombudsman memberikan bantuan masukan yang luar biasa demi peningkatan pelayanan Telkom,” ungkapnya.

Prio pun menuturkan sudah beberapa kali menyampaikan ke masyarakat perihal kerusakan, bahkan saat pertemuan dengan anggota DPRD Tarakan. “Saya menyimpulkan ada empat faktor yang menyebabkan jaringan Telkom di Kaltara ini terganggu, mulai dari perambahan lahan, pohon tumbang, kabel yang suka dirusak hewan, serta adanya pembangunanan jalan yang luar biasa, baik itu di bukit dan kontur tanah itu sendiri yang terkadang bisa memicu terjadinya kerusakan jaringan,” jelas Prio. (eru/ash)


BACA JUGA

Selasa, 23 Januari 2018 12:50

Rekor Awal Tahun, Empat Jam Padam

TARAKAN – Meski sudah berganti tahun, namun persoalan pemadaman listrik masih terjadi. Padahal…

Selasa, 23 Januari 2018 12:48

Lebih Banyak Menghabiskan Hari-Harinya di Rumah Sakit

Adam Al Fatah anak sulung pasangan Siti (28) dan Hery (38), harus merasakan sakit yang sudah dideritanya…

Selasa, 23 Januari 2018 12:47

Dana Suvenir Balon Capai Rp 100 Juta

TARAKAN – Memasuki masa kampanye Pilwali Tarakan para pengusaha jasa pembuatan spanduk, baliho…

Selasa, 23 Januari 2018 12:45

Enam Kelurahan Rawan Kecurangan

TARAKAN - Kecurangan pada proses pemilihan umum (Pemilu), menjadi atensi khusus yang harus disikapi…

Selasa, 23 Januari 2018 12:36

Tak Cukup Bukti, Laporan Dihentikan

TARAKAN - Gugatan pasangan Sabirin Sanyong dan Tajuddin Tuwo (Santun) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU),…

Selasa, 23 Januari 2018 12:29

Hanura Terancam Jadi Penonton pada Pemilu di Kaltara, Kok Bisa?

TARAKAN - Konflik yang terjadi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) belum…

Selasa, 23 Januari 2018 12:27

Tegaskan Imunisasi Dihalalkan MUI

TARAKAN – Target 92 persen pemberian imunisasi kepada anak-anak hingga saat ini oleh Dinas Kesehatan…

Selasa, 23 Januari 2018 12:23

Drainase Tersumbat Pasir dan Sampah

TARAKAN – Pada umumnya permasalahan di setiap lingkungan rukun tetangga (RT) hampir sama. Jika…

Senin, 22 Januari 2018 14:22

Balon-Tim Sukses Harus Melek UU

PERSOALAN biaya kampanye memang rentan mengarah ke arah black campaign. Belajar dari pengalaman sebelum-sebelumnya,…

Senin, 22 Januari 2018 14:19

Arief Jadi Wali Kota Selama 130 Hari

TARAKAN – Sang petahana Sofian Raga yang memutuskan untuk ingin melanjutkan kerjanya, pada Pilwali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .