MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 September 2017 14:06
Hujan, Longsor Menghantui
BELUM DIBERSIHKAN: Meski sudah menerima bantuan dari pemerintah kota maupun pihak kelurahan, rumah warga yang tertimpa longsor belum dilakukan pembersihan. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Membangun rumah di daerah pegunungan memang sangat berisiko. Apalagi saat musim hujan, rawan longsor sehingga menghantui warga setempat. Hal tersebut yang dirasakan oleh warga RT 14, Kelurahan Sebengkok.

Seperti yang dikatakan Ketua RT 14, Kelurahan Sebengkok, Aminah. Ia menjelaskan beberapa bulan lalu rumah warganya tertimpa longsor. Saat itu memang musim hujan sehingga sangat rawan. “Biasanya hujan tapi tidak longsor, tidak tahu kenapa pada saat itu ada rumah warga kena longsor,” ujarnya kepada Radar Tarakan.

Di daerah tersebut terdapat tiga rumah warga yang berada di bawah pegunungan. Namun saat kejadian beberapa bulan lalu hanya satu rumah warga yang tertimpa longsor. Aminah mengatakan, bagian dapur rumah warga tersebut tertimbun longsor dan pintunya tidak bisa terbuka. “Bagian dapurnya itu tertutup sama tanah,” lanjutnya.

Diceritakan Aminah secara singkat, setelah mendapatkan laporan dari warganya tersebut, dirinya langsung melaporkan ke Kantor Kelurahan Sebengkok dan langsung mendapatkan tanggapan. Pihak kelurahan langsung menindaklanjuti ke pemerintah kota. “Jadi saat itu juga sudah ditinjau sama pemerintah dan dapat bantuan uang tunai juga. Dari kelurahan juga memberikan sembako,” tuturnya.

Namun hingga saat ini bekas longsor tersebut belum dibersihkan, lantaran ia hanya tinggal bersama anaknya. Aminah bermaksud agar dilakukan penyiringan di daerah tersebut. Oleh karena itu dirinya pernah mengajukan untuk dilakukan penyiringan sepanjang 10 meter dengan tinggi tiga meter.

“Kalau penyiringan belum ditindaklanjuti, soalnya kan yang bantuan dari pemerintah juga tidak mencukupi kalau mau buat penyiringan sendiri. Belum lagi materialnya, pekerjanya,” jelasnya.

Ia mengatakan satu titik saja yang menimpa rumah warga, sedangkan yang lainnya hanya terkikis. Sehingga masih bisa ditanggulangi. Meskipun demikian warganya juga merasa was-was jika sewaktu-waktu terjadi longsor. “Yang kena rumah saja saya laporkan, karena yang terkikis masih bisa ditanggulangi,” bebernya.

Selain itu, warganya juga mempermasalahkan mengenai parit yang sering tersumbat sehingga air mudah meluap saat hujan. Karena luapan air tersebut sering menggenangi halaman rumah warga. Padahal sebelumnya pihaknya pernah kerja bakti bersama Ketua FKKRT. “Padahal kami pernah kerja bakti sama Pak Rusli Jabba dan staf lainnya, tapi tersumbat lagi,” kata Aminah.

Ia mengatakan kemungkinan parit yang dialiri air dari pegunungan terhalang oleh batu sehingga tidak lancar. Lebar parit tersebut sekiranya 1,5 meter. Warganya juga pernah bertanya bagaiaman solusinya, sebab jika ingin membongkar parit yang tertutup itu otomatis akan membutuhkan dana saat dilakukan semenisasi ulang.

“Kalau jembatannya mau dibongkar kan harus cari dana dulu untuk semenisasi ulang. Jadi sampai sekarang belum dikerjakan,” ucapnya.

Dengan demikian dirinya berharap, dua dari beberapa permasalahan di wilayahnya segera mendapatkan perhatian dari pemerintah. Khususnya penyiringan sebab sangat memprihatinkan bagi warga setempat.

“Kalu hujan kan takutnya rumah warga di belakang, kasihan kalau longsor,” pungkasnya. (*/one/udn)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 21:29

Situasional, Tembak di Tempat

TARAKAN - Instruksi tembak di tempat kepada orang yang dicurigaI sebagai teroris hanya bisa dilakukan…

Minggu, 20 Mei 2018 20:47

Gubernur Seriusi Blok Gas Sei Menggaris

JAKARTA – Kelistrikan menjadi perhatian serius Gubernur Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr.…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:11

Unjuk Gigi di Genius Olympiad Amerika

TARAKAN - Satuper satusiswa Kaltara unjuk gigi di ajang internasional. Setelah Ari Pardoan Manurung…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:03

Belum Lunas, Sekolah Disegel Tukang

TARAKAN - Pembangunan sekolah secara swakelola di SMKN 2 Tarakan saat ini tiba-tiba terkendala. Tukang…

Sabtu, 19 Mei 2018 09:01

Antisipasi Ramadan, Seribu Ton Beras Dipasok Bulog

STOK beras di Bulog Tarakan dipastikan aman untuk Kaltara beberapa bulan ke depan. Pasalnya, beras yang…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:58

Transportasi Online Beroperasi, Kuotanya Dibatasi

TARAKAN- Transportasi umum berbasis online telah beroperasi di Tarakan, meski saat ini hanya jenis roda…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:56

Sudah Ditinjau, Warga Berharap Realisasi

TARAKAN – Ketua RT 9, Kelurahan Selumit, Jamal Ka’ba mengatakan, untuk mengantisipasi banjir,…

Jumat, 18 Mei 2018 19:43

Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lain Histeris

TARAKAN – Penumpang Lion Air berinisial EF terpaksa diamankan petugas Avsec Bandara Juwata Internasional…

Jumat, 18 Mei 2018 12:00

Suka Bagi Video ISIS

MENILIK kehidupan AS, terduga teroris selama di Tarakan, ia diketahui pernah bersekolah di salah satu…

Jumat, 18 Mei 2018 11:55

Deteksi 17 Terduga Teroris

TARAKAN – Video anggota kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Tarakan membuat publik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .