MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 September 2017 13:34
Berharap Dilirik Pemerintah dan Berdampak Peningkatan Fasilitas

Pelajar Disabilitas Juarai O2SN Tingkat Nasional (Habis-3)

FOTO BERSAMA: Sebelum berangkat menuju Medan, keempat pelajar SLB yang mewakili Kaltara di kejuaraan O2SN menyempatkan berfoto dengan pembimbingnya. SLB NUNUKAN UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, Berprestasi membawa nama Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya Kabupaten Nunukan terkait prestasi di kejuaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Sekolah Luar Biasa (SLB) Nunukan yang mewadahi para pelajar disabilitas berprestasi tersebut memiliki pesan kepada pemerintah agar dapat lebih diperhatikan.

RIKO ADITYA WARDANA

UCAPAN selamat atas prestasi yang dicapai SLB Nunukan, memang tidak hentinya mengalir dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi. Apalagi, dari sekian atlet penyandang disabilitas lainnya se-Kaltara, hanya SLB Nunukan yang menyabet juara.

Kata Simon, Kepala SLB Nunukan, sesampainya di Nunukan, mereka disambut Organisasi Karang Taruna serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpor) Nunukan. Usai penyambutan, mereka diarak berkeliling Nunukan.

“Ya, kami diajak untuk konvoi. Sempat berkeliling di sejumlah Jalan protokol. Rasa bangga kembali kami rasakan. Apalagi ini untuk pertama kalinya pelajar kami ada yang meraih juara di kejuaraan O2SN tingkat nasional,” ujar Simon kepada pewarta harian ini.

Simon pun tak hentinya mengingatkan kepada masyarakat, jangan hanya memandang dari sebelah mata saja. Meski penyandang disabilitas, mereka dapat membuktikan kepada masyarakat luas jika seorang berkebutuhan khusus juga mampu berprestasi.

Dari pertama dirinya bergelut di lingkungan anak-anak berkebutuhan khsus ini, niat dan tujuannya hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk pelajarnya hingga mampu meraih prestasi gemilang. Ketika melihat perjuangan itu, dirinya berpikir. “Dengan fasilitas minim saja, anak-anak ini sudah bisa berprestasi hingga sejauh ini. Bagaimana jika fasilitas sangat memadai?,” tutur Simon.

Tidak ingin meminta lebih, dirinya hanya berharap ada perhatian dari pemerintah, khsusnya Provinsi Kaltara atas beralihnya kewenangan SLB Nunukan ke pusat. Kurangnya fasilitas menjadi Pekerjaan Rumah (PR) pihaknya. Belum lagi, letak atau lokasi sekolah yang terbilang jauh dari kota, menjadi masalah lama yang dari dulu hingga kini tak pernah kunjung terselesaikan.

Meski begitu, SLB Nunukan tegar hadapi sejumlah kekurangan yang dimiliki sekolah. Hanya memiliki satu unit kendaraan untuk antar jemput pelajar yang cukup jauh dari sekolah, dimanfaatkan pihak sekolah untuk terus konsisten.

“Banyak orang tuanya yang berhalangan mengantar mereka karena terbentur dengan pekerjaan mereka. Terkadang kamilah yang menjemput mereka di rumahnya hingga mengantarkannya kembali ke kediamannya,” ungkap Simon.

Tingkat komunikasi yang terbilang kuat, menjadi modal untuknya berkoordinasi dengan orang tua pelajar. Tak hanya konsisten dalam hal perawatan serta memanfaatkan fasilitas seadanya saja, tapi konsisten berkomunikasi dengan orang tua juga dilakukan SLB Nunukan. “Meski sejauh ini sudah cukup maksimal, tapi kami berharap ada peningkatan lebih, khususnya untuk fasilitas,” kata Simon.

“Selain itu terkait lokasi sekolah kami. Saat ini kami tidak memiliki lapangan, mungkin jika kami punya lahan sendiri, bisa saja kami usulkan lapangan untuk melatih pelajar-pelajar kami yang berpotensi. Semoga saja hasil dari pembuktian prestasi kami, nantinya akan memberikan dampak yang lebih baik untuk sekolah tercinta kami ini,”  harap Simon mengakhiri. (habis/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*