MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 13 September 2017 09:36
Tenggelam sebelum Ditenggelamkan

Kapal Penangkap Ikan Filipina Kembali Masuki Perairan Indonesia

ILEGAL: Sembilan ABK MPB Siekka terjaring di perairan Sulawesi, Indonesia. LANTAMAL UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Laut Indonesia memang menggiurkan bagi negara luar. Jumat (8/9) Lantamal XIII Tarakan kembali mendapati kapal milik warga Filipina yang berada di garis laut Sulawesi, tanpa izin.

Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI, Ferial Fachroni mengatakan, pada Jumat lalu Gugus Tempur Laut Armada Timur (Guspurla Armatim) yang menggunakan KRI Multitatuli-561, mendeteksi adanya kapal ikan yang mencurigakan berada pada titik perairan Sulawesi.

Hingga akhirnya Guspurla Armatim mendatangi kapal asing tersebut. Namun sebelum sempat didekati, kapal tersebut mencoba untuk kabur sehingga pihaknya melakukan pengejaran. Hingga akhirnya personel Guspurla Armatim melakukan tembakan peringatan yang dimulai dari kaliber 47 tetapi tak juga diindahkan. Akhirnya TNI melakukan tembakan menggunakan meriam dengan kaliber 37 MM, sebanyak dua butir. Barulah kapal asing tersebut berhenti.

"Jadi sempat kejar-kejaran. Diberi tembakan peringatan yang dimulai dari kaliber kecil tidak berhenti akhirnya kami menggunakan kaliber 37. Setelah itu kapal tersebut berhenti," ungkap Ferial.

Setelah menyerah, TNI AL langsung melakukan pemeriksaan dan diketahui kapal tersebut bernama Philipina MPB Siekka yang di dalamnya terdapat 9 warga Filipina. Bukan itu saja, Guspurla Armatim juga mendapati barang bukti ikan campuran yang diduga diambil di perairan Indonesia tanpa izin sebanyak 200 kilogram (kg).

Dengan dasar ini, Guspurla Armatim membawa kapal dan anak buah kapal (ABK) Philipina MPB Siekka untuk dilakukan proses lebih lanjut ke Lantamal Tarakan.

Sayangnya, pada saat perjalanan menuju Tarakan, MPB Siekka mengalami kebocoran pada ruang mesin sehingga petugas mencoba untuk melakukan perbaikan, agar kapal tersebut bisa sampai ke Bumi Paguntaka. Tetapi setelah dilakukan perbaikan, kapal tersebut tidak kunjung membaik, sementara air mulai masuk ke dalam kapal hingga akhirnya kapal tersebut tenggelam.

Beruntung kesembilan ABK berhasil dipindahkan ke KRI Multitatuli-561.

"Kami berupaya untuk memperbaiki kapal, namun kebocoran tidak bisa diatasi, dan kapal itu akhirnya tenggelam. Pada 9 September, seluruh ABK MPB Siekka berhasil diserahkan ke Lantamal Tarakan untuk diproses sesuai peraturan,”jelas Ferial.

Ikan dan peralatan yang dimiliki oleh ABK MPB Siekka, dipastikan tenggelam dalam perjalanan sehingga fisik barang bukti tidak dapat dibawa ke Lantamal Tarakan.

Untuk proses hukum selanjutnya, dia telah melakukan koordinasi bersama Kejari Tarakan serta Imigrasi Tarakan agar dapat menindaklanjuti pelanggaran ini. “Kami sudah koordinasi. Tetap akan ada pasal-pasal lebih yang akan dikenakan. Namun, hasil pemeriksaan, akan kami serahkan kepada aparat-aparat yang bersangkutan," ujarnya.

Philipina MPB Siekka akan dikenakan ketentuan pasal di dalam Undang-Undang (UU) 45/2009 tentang tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31/2004 tentang Perikanan, karena melakukan penangkapan ikan secara tidak sah.(*/yed/nri/dd)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 22:10

WASPADA..!!! Pelaku Gendam di Tarakan Mulai Kelayapan

TARAKAN - Maraknya aksi kejahatan tidak mengenal waktu dan siapa korbannya.  Kali ini, Saleh yang…

Jumat, 22 September 2017 21:15

Penandatanganan NPHD Akhirnya Dilaksanakan

TARAKAN- Proses penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH), akhirnya resmi dilaksanakan pada…

Jumat, 22 September 2017 12:10

Kapal Pesiar Lady Candy “Enggan” Bersandar di Pelabuhan

TARAKAN – Kapal pesiar Lady  Candy berbendera Cayman Island, akhirnya tiba  perairan…

Jumat, 22 September 2017 12:08

Ratusan Anak Dicebur ke Laut

TARAKAN –Ratusananak dilempar ke laut saat jam masih menunjukan pukul 06.00 Wita kemarin (21/9)…

Jumat, 22 September 2017 12:06

Tahu Lewat Browsing Internet, Ingin Membangun Kaltara di Bidang Kesehatan

Memiliki pendidikan yang tinggi hingga ke luar negeri merupakan impian sebagian anak di Indonesia. Termasuk…

Jumat, 22 September 2017 12:02

Seleksi Sekkot Tarakan Menuju Masa Akhir

SELEKSI Sekertaris Kota (Sekkot) Tarakan sudah mencapai tahap assessment dan penulisan essay yang telah…

Jumat, 22 September 2017 11:58

Dua Tahun Vakum, PWI Tarakan Terbentuk Lagi

PENGURUSAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Tarakan yang vakum sejak 2015 lalu coba dihidupkan…

Jumat, 22 September 2017 11:56

Berkah CPNS, Tiket Tujuan Tanjung Selor Ludes

TARAKAN – Membludaknya peserta calon Pegawai Negeri Sipil yang ingin mengantarkan berkasnya ke…

Jumat, 22 September 2017 11:51

Rektor UBT: Alumni Tak Perlu Bayar Legalisir Ijazah

Rektor UBT Prof Dr. Adri Patton pun menegaskan bahwa selama kepemimpinannya di kampus ini, ia tidak…

Jumat, 22 September 2017 11:50

Lima Tahun Poskamling Vakum

TARAKAN – Ketua RT 14, Kelurahan Karang Rejo, Hamidah mengatakan, ada imbauan dari Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .