MANAGED BY:
SENIN
18 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 September 2017 09:36
Tenggelam sebelum Ditenggelamkan

Kapal Penangkap Ikan Filipina Kembali Masuki Perairan Indonesia

ILEGAL: Sembilan ABK MPB Siekka terjaring di perairan Sulawesi, Indonesia. LANTAMAL UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Laut Indonesia memang menggiurkan bagi negara luar. Jumat (8/9) Lantamal XIII Tarakan kembali mendapati kapal milik warga Filipina yang berada di garis laut Sulawesi, tanpa izin.

Komandan Lantamal XIII Tarakan Laksamana Pertama TNI, Ferial Fachroni mengatakan, pada Jumat lalu Gugus Tempur Laut Armada Timur (Guspurla Armatim) yang menggunakan KRI Multitatuli-561, mendeteksi adanya kapal ikan yang mencurigakan berada pada titik perairan Sulawesi.

Hingga akhirnya Guspurla Armatim mendatangi kapal asing tersebut. Namun sebelum sempat didekati, kapal tersebut mencoba untuk kabur sehingga pihaknya melakukan pengejaran. Hingga akhirnya personel Guspurla Armatim melakukan tembakan peringatan yang dimulai dari kaliber 47 tetapi tak juga diindahkan. Akhirnya TNI melakukan tembakan menggunakan meriam dengan kaliber 37 MM, sebanyak dua butir. Barulah kapal asing tersebut berhenti.

"Jadi sempat kejar-kejaran. Diberi tembakan peringatan yang dimulai dari kaliber kecil tidak berhenti akhirnya kami menggunakan kaliber 37. Setelah itu kapal tersebut berhenti," ungkap Ferial.

Setelah menyerah, TNI AL langsung melakukan pemeriksaan dan diketahui kapal tersebut bernama Philipina MPB Siekka yang di dalamnya terdapat 9 warga Filipina. Bukan itu saja, Guspurla Armatim juga mendapati barang bukti ikan campuran yang diduga diambil di perairan Indonesia tanpa izin sebanyak 200 kilogram (kg).

Dengan dasar ini, Guspurla Armatim membawa kapal dan anak buah kapal (ABK) Philipina MPB Siekka untuk dilakukan proses lebih lanjut ke Lantamal Tarakan.

Sayangnya, pada saat perjalanan menuju Tarakan, MPB Siekka mengalami kebocoran pada ruang mesin sehingga petugas mencoba untuk melakukan perbaikan, agar kapal tersebut bisa sampai ke Bumi Paguntaka. Tetapi setelah dilakukan perbaikan, kapal tersebut tidak kunjung membaik, sementara air mulai masuk ke dalam kapal hingga akhirnya kapal tersebut tenggelam.

Beruntung kesembilan ABK berhasil dipindahkan ke KRI Multitatuli-561.

"Kami berupaya untuk memperbaiki kapal, namun kebocoran tidak bisa diatasi, dan kapal itu akhirnya tenggelam. Pada 9 September, seluruh ABK MPB Siekka berhasil diserahkan ke Lantamal Tarakan untuk diproses sesuai peraturan,”jelas Ferial.

Ikan dan peralatan yang dimiliki oleh ABK MPB Siekka, dipastikan tenggelam dalam perjalanan sehingga fisik barang bukti tidak dapat dibawa ke Lantamal Tarakan.

Untuk proses hukum selanjutnya, dia telah melakukan koordinasi bersama Kejari Tarakan serta Imigrasi Tarakan agar dapat menindaklanjuti pelanggaran ini. “Kami sudah koordinasi. Tetap akan ada pasal-pasal lebih yang akan dikenakan. Namun, hasil pemeriksaan, akan kami serahkan kepada aparat-aparat yang bersangkutan," ujarnya.

Philipina MPB Siekka akan dikenakan ketentuan pasal di dalam Undang-Undang (UU) 45/2009 tentang tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31/2004 tentang Perikanan, karena melakukan penangkapan ikan secara tidak sah.(*/yed/nri/dd)

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Pengunjung Air Terjun Tembus 10 Ribu

TARAKAN – Di hari libur, setiap masyarakat pasti hendak mencari lokasi rekreasi bersama dengan…

Senin, 18 Juni 2018 11:38

Daging Ayam, Kejutan Tahun Ini

ADANYA peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi dan komunikasi, kelompok perumahan, air listrik,…

Senin, 18 Juni 2018 11:24

THR HABIS, UTANG KEMUDIAN

Momentum Lebaran pada perayaan Idulfitri memang selalu dinanti-nanti. Berbagai persiapan menyambut hari…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Penutupan Bisa Memancing HIV/AIDS Berkembang

TARAKAN – Penutupan lokalisasi harus waspadai akan bahaya penyakit human immunodeficiency virus/acquired…

Senin, 18 Juni 2018 11:10

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 11:09

Jalan Perumahan PNS Juata Permai Rusak Parah

TARAKAN - Belum adanya perbaikan akses jalan di daerah Perumahan PNS yang ada di Kelurahan Juata Permai,…

Senin, 18 Juni 2018 10:55

Hasil Panen Berjatuhan Lewati Jalan Rusak

TARAKAN – Kondisi semenisasi yang hancur dan berlubang, cukup menghambat aktivitas warga RT 15,…

Minggu, 17 Juni 2018 17:08

Satu Unit Rumah Nyaris Dilahap Si Jago Merah

TANJUNG SELOR - Satu  rumah milik pasangan suami istri, Takim dan Nurhayati yang berada di Jalan…

Sabtu, 16 Juni 2018 22:43

Pelabuhan Masih Sepi, Belum Ada Lonjakan Penumpang

  TARAKAN - Lonjakan penumpang arus balik belum terlihat di Pelabuhan Tengkayu I (SDF), Sabtu (16/6).…

Sabtu, 16 Juni 2018 18:33

Bagi yang Berlebaran, Imbauan Ini Jangan Anda Sepelekan

TARAKAN – Ribuan umat muslim memadati Islamic Center Baitul Izzah di Kampung Empat, Tarakan Timur,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .