MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 13 September 2017 09:04
Laki-Laki Rentan Kekerasan Seks

2017, Simfoni 44 Kasus Kekerasan Anak

PENCEGAHAN: Peran orang tua sangat diharapkan dapat membentuk karakter anak sehingga bisa meminimalisir terjadi kekerasan terhadap anak. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat selama 2017 kekerasan terhadap anak di Kaltara masih terjadi. Bahkan hingga saat ini mencapai 44 kasus.

Dari jumlah tersebut 6 kasus di antaranya dialami anak-anak yang berusia 0-5 tahun, 6-12 tahun sebanyak 16 orang dan 13-18 tahun sebanyak 22 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),  Dr. Surya Chandra Surapaty saat memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Anak Nasional, Hari Olahraga Nasional dan Hari Keluarga Nasional yang digelar di  gedung Dome Sport Center, Sabtu (9/9).

Bentuk kekerasan yang dialami anak-anak di Kaltara, aku dia beragam, baik fisik maupun non fisik. Seperti kekerasan seksual, pemukulan, bully, pornografi, eksploitasi dan lainnya.

“Peran keluarga sangat penting dalam hal ini, yakni peran mewujudkan keluarga  sejahtera dan keluarga yang tangguh,” ungkapnya.

Agar bisa membangun karakter anak untuk menjadi generasi penerus mulai di lingkungan kecil, yakni keluarga.

”Kalau keluarga tangguh dan sejahtera, secara otomatis dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan Sekertaris Menteri Deputi Bidang Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu. Menurutnya, membangun karakter pada anak di tengah  maraknya kekerasan pada anak merupakan langkah yang tepat.

Bahkan, kata dia, saat ini prevalensi kekerasan fisik mencapai 50 persen. Artinya, satu ruangan yang diisi dua anak, satu diantaranya kemungkinan pernah mengalami kekerasan fisik.

Sementara untuk kekerasan berganda, yakni kekerasan seksual, kekerasan fisik dan kekerasan secara psikis, prevalensinya mencapai 40 persen. Kekerasan anak perempuan di usia 13 – 17 tahun 3 persen, kemudian anak laki – laki 5 persen.

”Ternyata anak laki –laki lebih rentan terhadap kekerasan seksual,” sebutnya.

Kenapa laki-laki? Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh adanya budaya patriarki  yang akibatnya terpendam dan mudah dipengaruhi lingkungannya. Misalnya eksploitasi penjualan anak laki – laki di Tanggerang  karena budaya patiarki ini.

”Makanya seperti gunung es karena memang tidak terlihat,” ujarnya.(*/iin/ana)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 10:26

2018, Kaltara Kebagian 440 CJH

TANJUNG SELOR -  Meski musim haji 2018 masih lama, Kementerian Agama (Kemenag) RI telah merilis…

Rabu, 13 Desember 2017 10:24

Polsek Gerebek Empat Warga Bunyu Pasca Pesta Sabu

BUNYU - Maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Kecamatan Bunyu menjadi perhatian aparat Polsek Bunyu.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:08

Pemerintah Tanggung Pengobatan Umairah

TANJUNG SELOR – Masni (27), orang tua Umairah, bayi dua bulan pasien penyempitan usus Rumah Sakit…

Rabu, 13 Desember 2017 10:07

SMPN 1 Tanjung Selor Butuh Rp 6 M

KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  memastikan SMPN 1 Tanjung Selor membutuhkan…

Selasa, 12 Desember 2017 10:18

Hasil Tes CPNS Sudah 'Dikantongi'

TANJUNG SELOR – Semua rangkaian pelaksanaan seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 12 Desember 2017 10:15

Kapolres Warning Pedagang Produk Malaysia

TANJUNG SELOR – Dari pengawasan harga dan stok sembako yang dilakukan Satgas Gabungan di Pasar…

Selasa, 12 Desember 2017 10:08

Diduga Ngantuk, Ka Masuk Parit hingga Tewas

TANJUNG SELOR – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tunggal hingga merengut nyawa pengendaranya…

Selasa, 12 Desember 2017 10:07

Orang Tua Tolak Dirawat karena Tak Punya Biaya

Memasuki usia dua bulan biasanya bayi sudah bertambah kuat menopang kepalanya meski masih terhuyung,…

Selasa, 12 Desember 2017 10:05

Terbentur Minim Petugas dan Sapras

MASYARAKAT Kecamatan Bunyutampaknya harus bersabar. Sebab, keinginan agar Polsek Bunyu dapat membuka…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Mr X Dibunuh Temannya Sendiri

TANJUNG SELOR – Selang sehari dari penemuan mayat Mr X yang belakangan diketahui bernama Jumanto…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .