MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Rabu, 13 September 2017 09:04
Laki-Laki Rentan Kekerasan Seks

2017, Simfoni 44 Kasus Kekerasan Anak

PENCEGAHAN: Peran orang tua sangat diharapkan dapat membentuk karakter anak sehingga bisa meminimalisir terjadi kekerasan terhadap anak. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat selama 2017 kekerasan terhadap anak di Kaltara masih terjadi. Bahkan hingga saat ini mencapai 44 kasus.

Dari jumlah tersebut 6 kasus di antaranya dialami anak-anak yang berusia 0-5 tahun, 6-12 tahun sebanyak 16 orang dan 13-18 tahun sebanyak 22 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),  Dr. Surya Chandra Surapaty saat memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Anak Nasional, Hari Olahraga Nasional dan Hari Keluarga Nasional yang digelar di  gedung Dome Sport Center, Sabtu (9/9).

Bentuk kekerasan yang dialami anak-anak di Kaltara, aku dia beragam, baik fisik maupun non fisik. Seperti kekerasan seksual, pemukulan, bully, pornografi, eksploitasi dan lainnya.

“Peran keluarga sangat penting dalam hal ini, yakni peran mewujudkan keluarga  sejahtera dan keluarga yang tangguh,” ungkapnya.

Agar bisa membangun karakter anak untuk menjadi generasi penerus mulai di lingkungan kecil, yakni keluarga.

”Kalau keluarga tangguh dan sejahtera, secara otomatis dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan Sekertaris Menteri Deputi Bidang Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu. Menurutnya, membangun karakter pada anak di tengah  maraknya kekerasan pada anak merupakan langkah yang tepat.

Bahkan, kata dia, saat ini prevalensi kekerasan fisik mencapai 50 persen. Artinya, satu ruangan yang diisi dua anak, satu diantaranya kemungkinan pernah mengalami kekerasan fisik.

Sementara untuk kekerasan berganda, yakni kekerasan seksual, kekerasan fisik dan kekerasan secara psikis, prevalensinya mencapai 40 persen. Kekerasan anak perempuan di usia 13 – 17 tahun 3 persen, kemudian anak laki – laki 5 persen.

”Ternyata anak laki –laki lebih rentan terhadap kekerasan seksual,” sebutnya.

Kenapa laki-laki? Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh adanya budaya patriarki  yang akibatnya terpendam dan mudah dipengaruhi lingkungannya. Misalnya eksploitasi penjualan anak laki – laki di Tanggerang  karena budaya patiarki ini.

”Makanya seperti gunung es karena memang tidak terlihat,” ujarnya.(*/iin/ana)


BACA JUGA

Jumat, 22 September 2017 11:47

Asisten I Berang, Peserta CPNS Tak Tertib

TANJUNG SELOR – Proses antrean untuk mendapatkan nomor antre verifikasi berkas CPNS di lingkungan…

Jumat, 22 September 2017 11:44

Lima Calon Peserta Pingsan

PADATNYA masyarakat yang ingin mendapatkan nomor antrean menyerahkan berkas, membuat lima calon peserta…

Jumat, 22 September 2017 11:35

Omzet Pedagang Keliling Naik 100 Persen

MOMEN penyerahan berkas calon peserta seleksi PNS di lingkungan Pemprov Kaltara sejak 11-25 September…

Jumat, 22 September 2017 10:59

Hindari Razia, Pengendara Matic Nekat Lawan Arus

TARAKAN – Dalam razia yang dilaksanakan di Mako Polres Tarakan, Rabu (20/9) sekira pukul 14.30…

Jumat, 22 September 2017 10:51

Antrean Verifikasi Berkas CPNS Dikeluhkan

TANJUNG SELOR – Pendaftar seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara yang mengantre untuk mendapatkan…

Jumat, 22 September 2017 10:48

Dishub Godok Perda Angkutan Perusahaan

DINAS Perhubungan Kaltara saat ini sedang menunggu persetujuan dari DPRD Kaltara terkait usulan Peraturan…

Jumat, 22 September 2017 10:44

Hanya Dua Malam Dirawat, Adelia Tutup Usia

Innalillahi Wainnalilahi Rojiun. Dan segala sesuatu yang bernyawa telah Allah tetapkan batas waktunya,…

Jumat, 22 September 2017 10:43

Dua Warga Terindikasi Positif Kaki Gajah

TANJUNG SELOR – Dari 140 warga Desa Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah yang menjalani tes…

Kamis, 21 September 2017 14:14

Rela Berdesak-desakan, Pendaftar CPNS asal Tarakan Ini Pingsan

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan para calon peserta seleksi CPNS di lingkup Pemprov Kaltara…

Kamis, 21 September 2017 10:55

Wow...18 Ribu Peserta Ikut  Ramaikan Pawai 1 Muharam

TANJUNG SELOR - Sekitar 18 ribu peserta, mulai pelajar, ormas Islam hingga pengurus masjid di Tanjung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .