MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 September 2017 09:04
Laki-Laki Rentan Kekerasan Seks

2017, Simfoni 44 Kasus Kekerasan Anak

PENCEGAHAN: Peran orang tua sangat diharapkan dapat membentuk karakter anak sehingga bisa meminimalisir terjadi kekerasan terhadap anak. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) mencatat selama 2017 kekerasan terhadap anak di Kaltara masih terjadi. Bahkan hingga saat ini mencapai 44 kasus.

Dari jumlah tersebut 6 kasus di antaranya dialami anak-anak yang berusia 0-5 tahun, 6-12 tahun sebanyak 16 orang dan 13-18 tahun sebanyak 22 orang.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),  Dr. Surya Chandra Surapaty saat memberikan sambutan di acara Peringatan Hari Anak Nasional, Hari Olahraga Nasional dan Hari Keluarga Nasional yang digelar di  gedung Dome Sport Center, Sabtu (9/9).

Bentuk kekerasan yang dialami anak-anak di Kaltara, aku dia beragam, baik fisik maupun non fisik. Seperti kekerasan seksual, pemukulan, bully, pornografi, eksploitasi dan lainnya.

“Peran keluarga sangat penting dalam hal ini, yakni peran mewujudkan keluarga  sejahtera dan keluarga yang tangguh,” ungkapnya.

Agar bisa membangun karakter anak untuk menjadi generasi penerus mulai di lingkungan kecil, yakni keluarga.

”Kalau keluarga tangguh dan sejahtera, secara otomatis dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Hal itu juga dibenarkan Sekertaris Menteri Deputi Bidang Perlindungan Anak Pribudiarta Nur Sitepu. Menurutnya, membangun karakter pada anak di tengah  maraknya kekerasan pada anak merupakan langkah yang tepat.

Bahkan, kata dia, saat ini prevalensi kekerasan fisik mencapai 50 persen. Artinya, satu ruangan yang diisi dua anak, satu diantaranya kemungkinan pernah mengalami kekerasan fisik.

Sementara untuk kekerasan berganda, yakni kekerasan seksual, kekerasan fisik dan kekerasan secara psikis, prevalensinya mencapai 40 persen. Kekerasan anak perempuan di usia 13 – 17 tahun 3 persen, kemudian anak laki – laki 5 persen.

”Ternyata anak laki –laki lebih rentan terhadap kekerasan seksual,” sebutnya.

Kenapa laki-laki? Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh adanya budaya patriarki  yang akibatnya terpendam dan mudah dipengaruhi lingkungannya. Misalnya eksploitasi penjualan anak laki – laki di Tanggerang  karena budaya patiarki ini.

”Makanya seperti gunung es karena memang tidak terlihat,” ujarnya.(*/iin/ana)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 17:34

Baru Satu Daerah Usulkan Kebutuhan CPNS

TANJUNG SELOR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) segera menyerahkan usulan…

Kamis, 24 Mei 2018 17:31

CATAT..!! Wilayah Ini Butuh Ratusan Guru

TANJUNG SELOR – Jumlah tenaga pengajar di Kalimantan Utara (Kaltara) untuk Sekolah Menengah Atas…

Kamis, 24 Mei 2018 11:27

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:26

Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Pekat

TANJUNG SELOR - Petugas gabungan berhasil menjaring dua pasangan muda-mudi bukan pasangan resmi dan…

Kamis, 24 Mei 2018 11:23

Pembersihan Sungai Kayan Belum Terealisasi

TANJUNG SELOR – Wacana Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kaltara dalam program pembersihan sampah…

Kamis, 24 Mei 2018 11:21

BUMR Investasi Rp 260 M untuk Pertanian Modern

TANJUNG SELOR – Beberapa waktu lalu Pemkab Bulungan telah mengunjungi PT Badan Usaha Milik Rakyat…

Rabu, 23 Mei 2018 17:35

Pencetakan KIA di Wilayah Ini Belum Merata

TANJUNG SELOR – Proses percetakan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk lima kabupaten kota di Kalimantan…

Rabu, 23 Mei 2018 17:33

Belasan Ton BBM Bersubsidi Ini Diamankan Polisi

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil mengamankan satu…

Rabu, 23 Mei 2018 11:54

Takjil Diindikasi Gunakan Pewarna yang Dilarang

TANJUNG SELOR – Sepekan berjalannya ibadah puasa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan akhirnya melakukan…

Rabu, 23 Mei 2018 11:52

Usulan DOB Perlu Dikaji Ulang

TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di beberapa daerah di Indonesia,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .