MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 September 2017 11:30
Wakil Rakyat Kembali Jadi Korban Ujaran Kebencian

Anggota DPRD Pilih Bekerja daripada Gubris Akun Palsu

DIHINA: Lembaga legislatif kembali mendapat hujatan di medsos. Anggota DPRD Nunukan pun memilih tak menggubris sejumlah hujatan di medsos. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan kembali dicela atau menjadi korban ujaran kebencian di media sosial (medsos). Namun, para wakil rakyat ini memilih tidak menggubris ujaran kebencian melalui facebook itu.

Itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Nunukan, Hj. Nursan, SH, bahwa hal yang beredar di medsos tak perlu digubris, karena yang menghujat di medsos orang yang tak diketahui, bahkan menggunakan akun palsu. Bahkan, orang tersebut dinilainya termasuk pengecut.

“Jika orang tersebut berani tidak akan menggunakan nama samaran, hinaan yang disebar di medsos saya terima dengan ikhlas,” kata Hj. Nursan kepada Radar Nunukan, Senin (11/9).

Menurutnya, menggubris hal yang tidak jelas di medsos hanya akan menghabiskan energi. Ia pun memilih bekerja sebagai wakil rakyat di parlemen Nunukan daripada harus menggubris hal-hal yang tidak bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Terkait laporan yang telah disampaikannya ke Polres Nunukan, itu akan menjadi pelajaran untuk ke depan. Lanjut dia, jika kali ini ada yang kembali melakukan hinaan di medsos, cukup dibiarkan dan tidak perlu digubris. “Jika itu tidak pantas dipuji tidak menjadi masalah, cukup masyarakat yang menilai sendiri kinerja para anggota DPRD Nunukan,” ujarnya.

Akun Raja Laut yang telah dilaporkan Hj. Nursan, kembali membuat status kontroversial, Minggu (10/9). Ia mempertanyakan terkait pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). “Kenapa ya mereka (DPRD Nunukan, Red.) belum membahas dan mengesahkan APBD P 2017. Padahal pemerintah daerah telah  menyerahkan KUA PPAS DPRD Nunukan, namun sampai hari ini belum lagi dibahas. Ada apa dengan mu pak,” tulis akun Raja Laut di grup facebook Republik Demokrasi Sebatik.

Sambung dia, “Tahu ngak kalian pak dewan ***** pembayaran sisa ADD untuk desa dan staf gaji desa tahap dua ada dia APBD P. ***** kau anggota dewan yang sengaja menghambat pembangunan desa. Reses saja dapat menghabiskan anggaran Rp 20 miliar tidak jelas arah pembangunan, uang hanya dikantongi ******,” tambahnya.

Selain itu, akun Raja Laut memposting gambar dengan mencantumkan enam foto anggota DPRD Nunukan. Serta menuliskan beberapa tulisan di atas foto anggota DPRD yang dicantumkan tersebut. Tulisan tersebut mengarah ke negatif para anggota DPRD Nunukan.

Terkait pembahasan APBD-P, hingga saat ini Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD-P 2017, ternyata belum diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ke DPRD Nunukan. “Belum ada masuk KUA PPAS masuk ke DPRD Nunukan, jika ada yang ingin menghina DPRD Nunukan dibiarkan saja,” tambah Ketua DPD Gerindra Kabupaten Nunukan ini.

Ia menambahkan, jika KUA PPAS diserahkan ke DPRD Nunukan, tidak langsung dibahas. Karena harus dipelajari terlebih dahulu. Jika ada yang mengkiritik DPRD Nunukan, namun tidak mengetahui pekerjaan dari DPRD Nunukan itu sendiri, tentu akan membicarakan sisi negatifnya terus. “Sebaik apapun para anggota DPRD Nunukan, pasti yang dinilai adalah sisi jeleknya saja,” jelasnya lagi. (nal/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 08:46

Warga di Sini Jadi Incaran Buaya dan Ular Sembakung

NUNUKAN – Warga di Desa Tepian, Kecamatan Sembakung membutuhkan perhatian dari pemerintah. Sebab…

Sabtu, 19 Mei 2018 08:44

Layanan Belum Memenuhi Keinginan Masyarakat

NUNUKAN – Sistem birokrasi dalam tubuh pemerintah, masih banyak yang dikeluhkan oleh masyarakat.…

Jumat, 18 Mei 2018 12:38

Defisit, Pembangunan Sulit Terlaksana

NUNUKAN - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Nunukan…

Jumat, 18 Mei 2018 12:13

Pengecer Gas Melon Ilegal Segera Ditangani Tim Satgas

NUNUKAN – Persoalan gas melon 3 kilogram (kg) di wilayah perbatasan belum berakhir. Sampai saat…

Jumat, 18 Mei 2018 12:08

Calon Anggota Legislatif Dilarang Kampanye

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan telah menyampaikan larangan kampanye melalui…

Jumat, 18 Mei 2018 12:06

Pencuri Handphone di Jok Motor Dibekuk

NUNUKAN – Salah seorang pelaku pencurian sejumlah handphone yang diletakkan di kantong serta jok…

Jumat, 18 Mei 2018 12:04

Terjadi Gangguan, Maskapai Ini Gagal Terbang Perdana

NUNUKAN – Maskapai Aviastar yang ditetapkan sebagai pememang lelang Subsidi Ongkos Angkut (SOA)…

Kamis, 17 Mei 2018 11:17

Temukan Barang Terlarang di Lapas

NUNUKAN – Tak ingin kejadian kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob, Depok, beberapa waktu…

Rabu, 16 Mei 2018 11:38

ANJING LIAR MENGGILA..!! Korban Gigitan Bertambah, Penindakan Stagnan

NUNUKAN — Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nunukan dr. Ika Bihandayani tak menampik…

Rabu, 16 Mei 2018 11:24

Stok Blangko Cukup, Server Gangguan

NUNUKAN — Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP kembali terganggu. Server…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .