MANAGED BY:
SENIN
20 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Selasa, 12 September 2017 11:30
Wakil Rakyat Kembali Jadi Korban Ujaran Kebencian

Anggota DPRD Pilih Bekerja daripada Gubris Akun Palsu

DIHINA: Lembaga legislatif kembali mendapat hujatan di medsos. Anggota DPRD Nunukan pun memilih tak menggubris sejumlah hujatan di medsos. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan kembali dicela atau menjadi korban ujaran kebencian di media sosial (medsos). Namun, para wakil rakyat ini memilih tidak menggubris ujaran kebencian melalui facebook itu.

Itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Nunukan, Hj. Nursan, SH, bahwa hal yang beredar di medsos tak perlu digubris, karena yang menghujat di medsos orang yang tak diketahui, bahkan menggunakan akun palsu. Bahkan, orang tersebut dinilainya termasuk pengecut.

“Jika orang tersebut berani tidak akan menggunakan nama samaran, hinaan yang disebar di medsos saya terima dengan ikhlas,” kata Hj. Nursan kepada Radar Nunukan, Senin (11/9).

Menurutnya, menggubris hal yang tidak jelas di medsos hanya akan menghabiskan energi. Ia pun memilih bekerja sebagai wakil rakyat di parlemen Nunukan daripada harus menggubris hal-hal yang tidak bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Terkait laporan yang telah disampaikannya ke Polres Nunukan, itu akan menjadi pelajaran untuk ke depan. Lanjut dia, jika kali ini ada yang kembali melakukan hinaan di medsos, cukup dibiarkan dan tidak perlu digubris. “Jika itu tidak pantas dipuji tidak menjadi masalah, cukup masyarakat yang menilai sendiri kinerja para anggota DPRD Nunukan,” ujarnya.

Akun Raja Laut yang telah dilaporkan Hj. Nursan, kembali membuat status kontroversial, Minggu (10/9). Ia mempertanyakan terkait pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). “Kenapa ya mereka (DPRD Nunukan, Red.) belum membahas dan mengesahkan APBD P 2017. Padahal pemerintah daerah telah  menyerahkan KUA PPAS DPRD Nunukan, namun sampai hari ini belum lagi dibahas. Ada apa dengan mu pak,” tulis akun Raja Laut di grup facebook Republik Demokrasi Sebatik.

Sambung dia, “Tahu ngak kalian pak dewan ***** pembayaran sisa ADD untuk desa dan staf gaji desa tahap dua ada dia APBD P. ***** kau anggota dewan yang sengaja menghambat pembangunan desa. Reses saja dapat menghabiskan anggaran Rp 20 miliar tidak jelas arah pembangunan, uang hanya dikantongi ******,” tambahnya.

Selain itu, akun Raja Laut memposting gambar dengan mencantumkan enam foto anggota DPRD Nunukan. Serta menuliskan beberapa tulisan di atas foto anggota DPRD yang dicantumkan tersebut. Tulisan tersebut mengarah ke negatif para anggota DPRD Nunukan.

Terkait pembahasan APBD-P, hingga saat ini Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD-P 2017, ternyata belum diserahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ke DPRD Nunukan. “Belum ada masuk KUA PPAS masuk ke DPRD Nunukan, jika ada yang ingin menghina DPRD Nunukan dibiarkan saja,” tambah Ketua DPD Gerindra Kabupaten Nunukan ini.

Ia menambahkan, jika KUA PPAS diserahkan ke DPRD Nunukan, tidak langsung dibahas. Karena harus dipelajari terlebih dahulu. Jika ada yang mengkiritik DPRD Nunukan, namun tidak mengetahui pekerjaan dari DPRD Nunukan itu sendiri, tentu akan membicarakan sisi negatifnya terus. “Sebaik apapun para anggota DPRD Nunukan, pasti yang dinilai adalah sisi jeleknya saja,” jelasnya lagi. (nal/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:43

Diisukan Pakai Tikus, Pemilik RM Arema Laporkan Tim Terpadu ke Polisi

NUNUKAN – Merasa nama baik dan reputasi usaha yang dilakukan tercemar, pemilik Rumah Makan (RM)…

Sabtu, 18 November 2017 10:39

Bukan Bakso Terbuat dari Daging Tikus, Hanya...

NUNUKAN – Simpang siurnya informasi yang tersebar di media sosial (medsos) mengenai daging tikus…

Jumat, 17 November 2017 11:39

Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu Digenjot

NUNUKAN – Pembangunan Pasar Tradisional Terpadu terus di genjot, Dinas Perdagangan memastikan…

Jumat, 17 November 2017 11:37

PLN Masih Menunggu Penentuan Golongan Tarif Listrik

NUNUKAN – Wacana golongan tarif listrik yang bakal dikurangi, PT Perusahan Listrik Negara (PLN)…

Kamis, 16 November 2017 09:40

Hasil Sampel Positif Mengandung Daging Tikus

NUNUKAN – Isu tidak sedap kembali diterima warga Kabupaten Nunukan. Khususnya penggemar kuliner…

Kamis, 16 November 2017 09:38

Pemkab Selidiki Keaslian Hasil Laboratorium

NUNUKAN – Tak ingin gegabah langsung mengambil tindakan tegas, Pemerintah Kabupaten Nunukan memilih…

Rabu, 15 November 2017 13:00

Dua Pekan, Polisi Tilang 414 Pengendara

NUNUKAN – Berakhir sudah Operasi Zebra yang dilakukan serentak se-Indonesia selama 14 hari. Di…

Rabu, 15 November 2017 12:59

Pos Lintas Batas Negara Akan Dibangun

NUNUKAN – Rapat teknis dan sidang ke-22 Tim Sosial Ekonomi Malaysia Indonesia (Sosek Malindo),…

Selasa, 14 November 2017 10:29

KPU Temukan Data Ganda KTA Parpol

NUNUKAN – Proses verifikasi administrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan terhadap sejumlah…

Selasa, 14 November 2017 10:20

Kelanjutan SOA Barang dan Penumpang Dipastikan Aman

NUNUKAN – Masalah klasik persoalan Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) barang dan penumpang untuk wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .