MANAGED BY:
RABU
18 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV

RADAR KALTARA

Senin, 11 September 2017 10:39
Gerdema Itu Nyata, Desa Pedalaman Berhasil
KUNJUNGI DESA : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si (jaket hitam) saat singgah di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu, akhir bulan Agustus lalu. Tampak bupati juga menyalami warga Desa Long Simau dan desa telah terlihat rapi serta tertata. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Setiap manusia mempunyai hak untuk hidup layak dan tentu haknya juga harus dilindungi. Untuk memenuhi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat, mengusung program Gerakan Desa Membangun (Gerdema).

Program ini merupakan konsep pembangunan yang dilaksanakan oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah, S.Pd, M.Si, sejak periode pertama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati dan kini memasuki periode kedua.

“Intinya begini, setiap orang harus dilindungi haknya. Hak untuk menikmati. Nah bagaimana kita menciptakan upaya untuk melindungi hak mereka untuk hidup layak, ya kita kan punya konsep pembangunan (Gerdema) dan kita membuat pembangunan itu menyentuh ke semua aspek,” ucap Bupati Malinau Yansen TP saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya akhir bulan Agustus lalu.

Saat ini, kata Yansen, di periode kedua ia menjabat sebagai bupati, program Gerdema makin ditingkatkan dengan adanya tiga program unggulan. Yaitu RT Bersih, Beras Daerah (Rasda) dan Wajib Belajar 16 Tahun.

Tiga program unggulan tersebut, terutama RT Bersih, tentunya untuk membuat masyarakat hidup layak. Karena, tegas Bupati Malinau yang akan memimpin Malinau hingga tahun 2021 nanti ini, program RT Bersih merupakan cerminan tata kelola konsep kehidupan manusia yang sesungguhnya.

“Di manapun setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malinau ini, haruslah tertata konsep hidupnya. Apakah dia di pedalaman atau di mana saja, tidak ada bedanya,” tegasnya.

Maka dari itu, ia tegaskan kembali, bukan tempat yang mengubah kita, tapi kitalah yang mengubah tempat. Sebab itu, di manapun warga Malinau, konsep pembangunannya sesuai tata nilai kehidupan masyarakat yang baik. Yaitu berkepribadian rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis.

Saat penulis ikut bupati dalam sebuah kegiatan di Kecamatan Mentarang Hulu akhir Agustus lalu, bupati bersama Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, Ketua Pengadilan Negeri Malinau Arief Boediono, SH, MH, Dandim 0910 Malinau Letkol Inf Yudha Sandi P dan rombongan sempat singgah di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu.

Setibanya di Desa Long Simau yang merupakan sebuah desa di pedalaman dan jarak dari ibu kota bisa mencapai puluhan hingga ratusan kilometer ini, tampak tak seperti sebuah desa yang ada di benak orang kota yang mungkin beranggapan bahwa desa di pedalaman itu tidak tertata, bangunan apa adanya dan kotor. Ternyata di Desa Long Simau malah sebaliknya. Desa itu rapi, bersih, tertata dan rumahnya bagus-bagus.

“Nah itu baru satu kamu lihat, nanti kalau kamu masuk ke desa-desa lain, katakanlah misalnya, masuk ke Desa Sungai Tubu, kemudian Long Titi, mungkin kamu pikir Long Titi itu kan (desa) terpencil, pedalaman dan tidak ada yang lihat. Coba kamu pergi ke sana, kamu akan kaget lagi, ternyata rumah mereka tertata rapi, jalan mereka tertata rapi, konsep hidupnya sudah ada. Ini kan yang mencerminkan keberhasilan mereka membangun desa dan RT mereka dengan program Gerdema itu,” bebernya saat ditanya penulis bahwa ternyata desa di pedalaman Kabupaten Malinau juga tak kalah pembangunannya dengan desa-desa di kota dalam segala bidang.

Menurutnya, sebuah konsep gerakan itu bisa terjadi kalau ada kapasitasnya. Kapasitasnya adalah sejauh mana pemahaman tentang nilai-nilai hidup masyarakat sendiri di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

“Kalau itu (kapasitas) sudah ada pada kita, seperti yang kamu lihat kemarin kan (Desa Long Simau), ya kalau kita katakan baik, ya masih belum baik, tetapi kalau kamu melihat itu daerah pedalaman, pasti kaget melihatnya, rumah mereka bagus, tertata, rapi dan bahkan lebih bersih dari kota (ibu kota kabupaten, Red.),” ungkapnya.

Jadi, kata bupati lagi, dapat disimpulkan bahwa, kalau menjalankan program Gerdema dengan sungguh-sungguh, pendekatan dengan program unggulannya RT Bersih, Rasda dan Wajib Belajar 16 Tahun, ia yakin seperti yang dilihat di Desa Long Simau, karena di manapun masyarakat itu berada, mereka tetap menikmati kehidupan yang layak.

“Itu intinya. Jadi bukan tanpa maksud saya mengatakan bukan tempat yang mengubah kita, tapi kita yang mengubah tempat. Jadi di manapun kita berada, kita bisa mengubah keadaan. Keberhasilan itu bisa diraih karena program yang tepat. Kalau kita katakan di mana bukti Gerdema itu bisa jalan, ya itu (Desa Long Simau). Di mana bukti kamu lihat RT Bersih jalan, ya itu (Desa Long Simau),” pungkasnya. (ags).


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 13:21

Apel Bukan Seremonial

MALINAU – Fungsi dan tugas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) menurut Bupati Malinau Dr.Yansen…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:19

KNPI Audiensi dengan Bupati

MALINAU – Selasa (17/10), Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menerima kunjungan pengurus Komite…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:18

Tinggal 3.000 Jiwa Penduduk Belum Terasuransikan

MALINAU - Seluruh masyarakat Kabupaten Malinau yang mau mengasuransikan diri serta anggota keluarganya,…

Rabu, 18 Oktober 2017 13:17

106 Guru SD Ikuti Pelatihan

Menyukseskan Kurikulum 2013 (K13), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malinau mengadakan…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:47

Pemerintah dan Dewan Sambut Positif

MALINAU-Bupati Dr Yansen TP MSi menyambut baik atas masuknya investor baru yang melakukan ekspose pembangkit…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:46

Bupati Minta Investor Tuntaskan 20 Tahapan Pembangunan

MALINAU- Keberadaan PLTA Mentarang diyakini  Bupati Dr Yansen TP MSi akan memberi dampak positif…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:45

Bupati: Silakan Buat Kegiatan Nyata Bagi Guru di Malinau

MALINAU-Bupati Dr Yansen TP MSi sangat menyambut baik dilaksanakannya diklat berjenjang tingkat dasar…

Senin, 16 Oktober 2017 12:00

Pemimpin Harus Berani Menghadapi Tantangan

MALINAU – Menjadi seorang pemimpin tentunya harus mencontohkan yang baik kepada yang dipimpinnya,…

Senin, 16 Oktober 2017 11:58

POPM Filariasis Harus Capai 80 Persen

MALINAU-Jika penduduk Kabupaten Malinau yang telah meminum obat pencegahan massal kaki gajah atau filariasis…

Senin, 16 Oktober 2017 11:38

Kades dan Camat Diminta Ingatkan Warga

MALINAU-Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Malinau dr John…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .