MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 September 2017 10:39
Gerdema Itu Nyata, Desa Pedalaman Berhasil
KUNJUNGI DESA : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si (jaket hitam) saat singgah di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu, akhir bulan Agustus lalu. Tampak bupati juga menyalami warga Desa Long Simau dan desa telah terlihat rapi serta tertata. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Setiap manusia mempunyai hak untuk hidup layak dan tentu haknya juga harus dilindungi. Untuk memenuhi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah pusat, mengusung program Gerakan Desa Membangun (Gerdema).

Program ini merupakan konsep pembangunan yang dilaksanakan oleh Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si dan Wakil Bupati Malinau Topan Amrullah, S.Pd, M.Si, sejak periode pertama menjabat sebagai bupati dan wakil bupati dan kini memasuki periode kedua.

“Intinya begini, setiap orang harus dilindungi haknya. Hak untuk menikmati. Nah bagaimana kita menciptakan upaya untuk melindungi hak mereka untuk hidup layak, ya kita kan punya konsep pembangunan (Gerdema) dan kita membuat pembangunan itu menyentuh ke semua aspek,” ucap Bupati Malinau Yansen TP saat diwawancarai media ini di ruang kerjanya akhir bulan Agustus lalu.

Saat ini, kata Yansen, di periode kedua ia menjabat sebagai bupati, program Gerdema makin ditingkatkan dengan adanya tiga program unggulan. Yaitu RT Bersih, Beras Daerah (Rasda) dan Wajib Belajar 16 Tahun.

Tiga program unggulan tersebut, terutama RT Bersih, tentunya untuk membuat masyarakat hidup layak. Karena, tegas Bupati Malinau yang akan memimpin Malinau hingga tahun 2021 nanti ini, program RT Bersih merupakan cerminan tata kelola konsep kehidupan manusia yang sesungguhnya.

“Di manapun setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Malinau ini, haruslah tertata konsep hidupnya. Apakah dia di pedalaman atau di mana saja, tidak ada bedanya,” tegasnya.

Maka dari itu, ia tegaskan kembali, bukan tempat yang mengubah kita, tapi kitalah yang mengubah tempat. Sebab itu, di manapun warga Malinau, konsep pembangunannya sesuai tata nilai kehidupan masyarakat yang baik. Yaitu berkepribadian rapi, tertib, bersih, sehat, indah dan harmonis.

Saat penulis ikut bupati dalam sebuah kegiatan di Kecamatan Mentarang Hulu akhir Agustus lalu, bupati bersama Ketua DPRD Malinau Wempi W. Mawa, Ketua Pengadilan Negeri Malinau Arief Boediono, SH, MH, Dandim 0910 Malinau Letkol Inf Yudha Sandi P dan rombongan sempat singgah di Desa Long Simau, Kecamatan Mentarang Hulu.

Setibanya di Desa Long Simau yang merupakan sebuah desa di pedalaman dan jarak dari ibu kota bisa mencapai puluhan hingga ratusan kilometer ini, tampak tak seperti sebuah desa yang ada di benak orang kota yang mungkin beranggapan bahwa desa di pedalaman itu tidak tertata, bangunan apa adanya dan kotor. Ternyata di Desa Long Simau malah sebaliknya. Desa itu rapi, bersih, tertata dan rumahnya bagus-bagus.

“Nah itu baru satu kamu lihat, nanti kalau kamu masuk ke desa-desa lain, katakanlah misalnya, masuk ke Desa Sungai Tubu, kemudian Long Titi, mungkin kamu pikir Long Titi itu kan (desa) terpencil, pedalaman dan tidak ada yang lihat. Coba kamu pergi ke sana, kamu akan kaget lagi, ternyata rumah mereka tertata rapi, jalan mereka tertata rapi, konsep hidupnya sudah ada. Ini kan yang mencerminkan keberhasilan mereka membangun desa dan RT mereka dengan program Gerdema itu,” bebernya saat ditanya penulis bahwa ternyata desa di pedalaman Kabupaten Malinau juga tak kalah pembangunannya dengan desa-desa di kota dalam segala bidang.

Menurutnya, sebuah konsep gerakan itu bisa terjadi kalau ada kapasitasnya. Kapasitasnya adalah sejauh mana pemahaman tentang nilai-nilai hidup masyarakat sendiri di bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

“Kalau itu (kapasitas) sudah ada pada kita, seperti yang kamu lihat kemarin kan (Desa Long Simau), ya kalau kita katakan baik, ya masih belum baik, tetapi kalau kamu melihat itu daerah pedalaman, pasti kaget melihatnya, rumah mereka bagus, tertata, rapi dan bahkan lebih bersih dari kota (ibu kota kabupaten, Red.),” ungkapnya.

Jadi, kata bupati lagi, dapat disimpulkan bahwa, kalau menjalankan program Gerdema dengan sungguh-sungguh, pendekatan dengan program unggulannya RT Bersih, Rasda dan Wajib Belajar 16 Tahun, ia yakin seperti yang dilihat di Desa Long Simau, karena di manapun masyarakat itu berada, mereka tetap menikmati kehidupan yang layak.

“Itu intinya. Jadi bukan tanpa maksud saya mengatakan bukan tempat yang mengubah kita, tapi kita yang mengubah tempat. Jadi di manapun kita berada, kita bisa mengubah keadaan. Keberhasilan itu bisa diraih karena program yang tepat. Kalau kita katakan di mana bukti Gerdema itu bisa jalan, ya itu (Desa Long Simau). Di mana bukti kamu lihat RT Bersih jalan, ya itu (Desa Long Simau),” pungkasnya. (ags).


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:43

Tes CPNS, Berharap Masyarakat Lokal yang Lulus

MALINAU – Kabupaten Malinau tahun ini mendapat kuota 230 formasi penerimaan Calon Pegawai Negeri…

Jumat, 21 September 2018 10:41

Di Malinau Miliki 102 Perda

MALINAU – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Perlindungan Masyarakat (Linmas)…

Jumat, 21 September 2018 10:38

Perintah UU, Linmas dan Damkar Bergabung ke Satpol PP

MALINAU – Mungkin sebagian orang belum tahu bahwa Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang…

Kamis, 20 September 2018 12:07

Program Rasda Mengubah Masyarakat Jadi Mandiri

MALINAU – Program Beras Daerah (Rasda) yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau…

Kamis, 20 September 2018 12:05

Berkat Rasda, Kebutuhan Beras Daerah Terpencil Terpenuhi

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengungkapkan, program Beras Daerah (Rasda) menjadikan…

Kamis, 20 September 2018 12:04

Fasilitas Penunjang Lokasi Irau Disiapkan

MALINAU – Selain membangun stand pameran untuk pelaksanaan Irau ke-9 dan Hari Ulang Tahun (HUT)…

Rabu, 19 September 2018 10:56

ASN Diminta Tingkatkan Semangat Kerja

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si sangat mengapresiasi semangat para Aparatur Sipil Negara…

Rabu, 19 September 2018 10:55

Bupati: Irau Ajang Promosi Daerah

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan, pesta budaya Irau Malinau ke-9 dalam rangka…

Rabu, 19 September 2018 10:54

Pemkab Bangun 140 Stan Pameran

MALINAU – Persiapan demi persiapan pelaksanaan pesta budaya Irau ke-9 dan Hari Ulang Tahun (JUT)…

Selasa, 18 September 2018 11:35

Bupati Minta Panitia Persiapkan dengan Baik

MALINAU – Kurang dari sebulan lagi pelaksanaan pesta budaya Irau ke-9 dalam rangka menyambut Hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .